Di artikel sebelumnya saya menyebutkan salah satu ciri khas dari Web 3.0 adalah “Kenapa harus mencari (searching) kalau Anda bisa langsung menemukannya?”. Meski demikian, bukan berarti kita sudah tidak memerlukan mesin pencari lagi. Yang membedakan adalah kita tahu kemana harus mencari!

Bayangkan bila Google atau Bing adalah sebuah perpustakaan yang besar dan lengkap. Hampir semua buku dapat ditemukan di sana. Sayangnya banyak buku yang antara judul dan isinya tidak berhubungan. Atau banyak buku yang ditulis oleh entah siapa. Kalau Anda sedang menulis suatu karya ilmiah tentu saja hal ini menjadi masalah besar.
Saya setuju dengan pendapat Afwan Auliyar, “Era Web 3.0 adalah era kepercayaan“. Menurut saya, lebih baik Anda mendapatkan 1 visitor yang percaya pada kredibilitas Anda daripada 100 visitor dari mesin pencari namun tidak mempercayai apa yang Anda tulis.
Lalu, masihkah SEO diperlukan? Jawaban saya adalah: masih. SEO masih diperlukan sebagai penunjuk jalan ketika pertama kali kita ingin pergi ke suatu tempat. Namun begitu kita sudah mengetahui alamat yang dituju dan kita merasa betah di sana, kunjungan berikutnya mungkin kita sudah tidak memerlukan penunjuk jalan itu lagi.
Misalnya begini, dulu kalau saya ingin mencari artikel ataupun jurnal-jurnal kedokteran saya akan searching di Google. Hasilnya tentu sangat beragam. Terkadang saya menemukan tulisan yang bagus namun tanpa identitas penulis yang jelas. Atau pernah juga dibawa ke situs yang malah tidak berhubungan dengan apa yang saya cari.
Sampai akhirnya saya mengenal HighWire Press, sebuah proyek dari Perpustakaan Universitas Standford yang khusus memuat artikel dan jurnal-jurnal dari majalah atau sumber-sumber yang dapat dipercaya. Tentu saja hal ini akan menghemat waktu saya untuk memilah-milah ‘artikel sampah’ (maaf) di Google. Berikutnya sudah jelas, bookmark that page!
Untuk alasan yang sama, kedepannya mungkin orang sudah tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu di mesin pencari untuk sekedar mencari lirik lagu maupun berita-berita terkini.
*Gambar dibuat dengan Wordle.net*


18 Comments
Namun seperti yang sering saya ungkapkan (memangnya saya siapa
).. Search Engine tetap terus memutar otaknya agar hasil pencarian sesuai yang diharapkan oleh pencari.. Meskipun pada akhirnya penyampah juga terus memutar otaknya untuk tetap berada di halaman pencarian.. Tidak akan berhenti yah kalo begitu terus..
yah datanglah Web 3.0..
Makanya bisa terjadi pergeseran ke search engine yang lebih spesifik. Klo search jurnal-jurnal kedokteran di HighWire Press tentu terjamin dan ngga bakalan ada deh yang “nembak keyword” atau judul-judul palsu.
Manggut manggut ga ngerti
setuju sama Dhimas… *halah sok ngerti
dan saya juga sepakat dengan tulisan ini..
Sangat informatif…langsung meluncur ke site recommended…trims dok…
Untuk situs jurnal kedokteran-nya emang ada yang bayar dan gratis dok. Tapi yang gratisan cukup banyak kok… Semoga bermanfaat.
Makasih (master) mas deddy mampir ke blog nyubi, masih ijo, level newbie..
Masih harus belajar banyak saya mas… Once again thx 4 visited me
(Bukan nyepam saya ya…)
Wah, saya bukan master mas. Lagian masalah nyubi atau ngga bukan masalah baru atau lama. Siapa yang mau belajar pasti lebih cepet maju. Semangat!
yup, karena dunia internet uda di penuhi dengan pembisnis jadi gitu deh…. SEO jadi salah sasaran hehehhehe
info yang bagus bos.
Ayo mulai dari diri sendiri, dari hal2 kecil… dan dari sekarang. Save SEO Indonesia!
Huhu,
Sepakat,
Pengunjung bnyk,
Tp cm nyepam jg nyebelin
Mending komentar sedikit tp bukan spam ya Le
lagi mencerna kata-kata… sambil ngunyah permen karet. tetep masih bingung, ke TKP dulu aja deh…
Pegangan mas klo bingung. Hehehe… ati2 juga jgn sampe permen karetnya ketelen…
wew…. sepertinya memang kredebelitas itu perlu ..
sehingga bagi pengelola website, atau blog sepertinya juga jngan meninggalkan SEO sebagai penunjuk jalan, tapi dilain pihak juga content harus senantiasa di perbaiki kualitasnya
intinya berlatih… berlatih… dan berlatih ya mas
Boleh saya ikut nimbrung, Mas. Jika era web 3.0 sudah dimulai itu artinya apakah internet dan buku bisa berdiri sejajar sebagai sumber yang sangat bisa dipercaya? Kalau era sekarang antara informasi yang benar dan menipu hampir dikata berimbang keberadaannya di internet.
Saya pernah baca di Blog seorang kawan sampai2 Roy Suryo pernah mengatakan para Blogger dikatakan penipu semua.
Mudah2an kita para Blogger tidak sakit hati mendengar ini
Sekarang pun internet dan buku sudah berdiri sejajar sebagai sumber yang bisa dipercaya kok. Tergantung ngambil dari mana. Sama halnya buku, kan tidak semua buku bisa dijadikan referensi.
Internet seperti Wikipedia yang bisa diedit banyak orang tentu memiliki tingkat kepercayaan yang tidak tinggi untuk sebuah referensi ilmiah. Begitu juga dengan blog. Dalam evidence base, pendapat ahli itu memiliki tingkat kepercayaan yang rendah lho… Apalagi pendapat yang tertulis di blog.
Masalah pernyataan RS, saya sih ngga terlalu ambil pusing. Yang penting kan bukan generalisasi. Malah saya juga pernah nulis “All SEOers are Liars”. Tapi tentu maksud saya bukan semuanya…
One Trackback
[...] kemudian bilang, “yang penting isinya bung!” Apalagi sekarang ini udah memasuki Era Web 3.0 dimana di Era tersebut adalah era kepercayaan. Lama-lama google akan memahami struktur theme yang [...]