Violete
Ketika tadi siang ketemu dengan Wiwid di acara keluarga di pantai Canggu, aku mendapat kabar kalau Vivi telah meninggal dunia dua hari yang lalu. Ya Tuhan, padahal seminggu sebelumnya cewe penyuka warna violet tersebut baru berulang tahun yang ke-23.

Sedikit flashback, aku berkenalan dengan Vivi sekitar dua tahun yang lalu di Surabaya. Kebetulan dia temen baiknya sepupuku, Wiwid. Memang ga banyak yang bisa diceritakan, saat itu aku ke UK Petra untuk bertemu Wiwid, dan karena dia masih ada kuliah maka aku nunggu di tempat legendarisnya arek-arek Petra di mana lagi kalau bukan “kolam jodoh” dan di sanalah aku berkenalan dengannya.
Setelah itu, lama tak ada contact dengan Vivi. Wiwid pun selesai kuliah di Petra dan balik ke Bali. Pas mampir ke rumah Wiwid, aku melihat hidung-hidungan babi yang dipake untuk kostum perpisahan mereka. Iseng-iseng aku pake, foto narsis dan pasang di friendster. Secara tak sengaja, Vivi ngeliat foto itu dan ngontact aku karena ngerasa kenal dengan hidung-hidungan babi itu. Haha…
Setelah itu jadi contact lagi dengan Vivi. Beberapa kali sempat kirim-kiriman msg dan chat via Yahoo Messenger sampai terakhir dia bilang mau ngelanjutin kuliah di China…
Dan hari ini aku menerima kabar duka… Sekarang yang tersisa hanya account Friendster-nya yang membisu dan kenangan yang melekat pada hati sahabat-sahabat yang ditinggalkannya. Terakhir login di Friendster 4 hari yang lalu dan sebuah pesan tertulis di shout box-nya :
????????? ????????????
Jangan khawatir terhadap segala sesuatu, karena perjalananmu sudah kutemani
Bener-bener ngga nyangka kamu akan pergi secepat ini Vi. Semoga kamu dapat tempat terbaik di sisi-Nya…
ps: Turut berduka cita juga atas meninggalnya mantan Presiden RI, HM Soeharto. Semoga atas jasa-jasa kebaikan yang telah beliau lakukan beliau diterima di sisi-Nya…

Jurnal pribadi 





Walau cuma pernah ketemu sekali namun berkesan. Lalu beberapa kali message di friendster, dan cukup kaget juga sih denger kabar Vivi telah tiada, maka turut berduka cita atas meninggalnya Vivi. Umur manusia tuhan juga yang menentukan, maka yang dapat kulakukan hanya berharap semoga Vivi mendapat tempat terbaik di surga, en moga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk menghadapi cobaan ini. Met jalan Vivi, moga Tuhan besertamu.
Masih inget Den waktu itu kamu numpahin teh botol pas kenalan ma dia
Yah… semua tinggal jadi kenangan…
Umur kita di tangan Tuhan mas deddy..saya turut berduka cita, semoga temannya diterima disisinya. Amin
Thanks mas Bina, iya… dan sebagai manusia kita hanya bisa bersiap diri sampai saat itu tiba. Agar hidup ini menjadi bermakna dan tidak sia-sia… turut berduka juga atas meninggalnya nenek mas Bina yah…
hiks…
i still cannot believe it…
Pas kamu ngasi tau temenmu di Beijing meninggal, kk asal nebak aja bilang Vivi. When u said “yes”, i cant believe it too…
still cannot believe i too…
padahal sebenarnya vivi sendiri mo balik indo kemarin sabtu…
di saat2 dia lagi bahagianya dengan pacarnya dan baru lewat bbrp hari dr ulang tahunnya, vivi malah meniggalkan kita
hiks…
hidup memang berjalan dengan misterius ya…
wahhh… so sorry to hear that
kynya banyak yg lg berduka yah… Pak Harto meninggal, kakekku meninggal, eh ternyata Deddy juga keilangan temennya…..
Btw, maap ga ngenalin… Ituh saking groginya lama ga ktemu, Ded. KeKeKeKe… Sekarang aja deh ta’knalin. Namanya Gde….
Wah, banyak blogger Indo yang berduka nih…
Yah, laen kali klo ketemu celebs jangan grogi gitu dunk Fen…
Sorry to hear that…
turut berduka cita
klo pak dokter sndr apa kabar neh,
smoga baek2 saja, aMin.,
maaf aLe lama gak mampir ksini ^^
saya baik2 saja kok Lix. Lama ga mampir juga nih, maklum “seret” koneksi internet. Hehe…
salam kenal, kita sama2 dari bali.
Hi, Met kenal juga Pink…
i’m so sorry to hear that, sama nenekku juga baru meninggal dunia senin tapi aku percaya Tuhan menginginkan hal terbaik untuk kita semua.
waduh… berita duka.
kenangan tinggallah kenangan, get a better life