The Dip: Saat Kita Berada di “Cekungan”

by Deddy Andaka on January 6, 2009

Kali ini saya mau merekomendasikan sebuah buku yang menurut saya sangat layak untuk dibaca. Sebuah buku kecil berjudul “The Dip” karya Seth Godin, seorang marketer yang masuk dalam “The 50 Gurus who Shaped The Future of Marketing” (Pak Hermawan Kartajaya juga masuk dalam 50 marketer besar tersebut lho…). Dan buku ini sendiri sudah terbit dalam bahasa Indonesia.

The Dip - Seth Godin's book

Kita ini seperti hidup dalam sebuah dunia piramida, dimana makin ke puncak makin sedikit orang yang berhasil mencapainya. Celakanya (-atau untungnya bila Anda yang berada di puncak), sedikit orang tersebut hampir mendapatkan segalanya. Sudah biasa bagi kita mendengar peringkat 1 mendapatkan keuntungan 10 kali lipat dibandingkan dengan peringkat 10 dan 100 kali lipat dibandingkan dengan peringkat 100.

Lalu mengapa hanya sedikit orang yang berhasil mencapai puncak?

Menurut Seth Godin, sebelum mendaki sebuah puncak kesuksesan, ada “the dip” atau “cekungan” yang harus dilalui. Ternyata banyak orang yang lebih memilih untuk berhenti berusaha menjadi yang terbaik. Mereka menyerah pada “the dip“.

Namun menariknya, Seth Godin tidak serta merta mendukung usaha yang tidak kenal kata berhenti. Hidup ini pilihan. Termasuk juga di dalam memilih harus “bertahan” atau “berhenti”.

Vince Thomas Lombardi, seorang pelatih American Football pernah menyatakan:

Orang yang berhenti tidak pernah menang. Sebaliknya, para pemenang tidak pernah berhenti.

Tidak. Para pemenang selalu dapat berhenti. Namun mereka berhenti hanya karena sesuatu yang benar dan pada saat yang tepat.

Apakah sesuatu yang benar itu? Kapankah saat yang tepat? Seth Godin akan menjawabnya melalui “The Dip“! ๐Ÿ˜‰

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 40 comments… read them below or add one }

Donny Kapahang January 7, 2009 at 1:18 am

There’s no such thing as coincidence, makasih banyak mas. Saya membaca postingan ini pada saat yang sangat amat tepat. Pokoknya makasiii bgt!

Reply

Deddy Andaka, dr January 7, 2009 at 6:37 am

Orang-orang menyebutnya “the sign” ๐Ÿ˜›

Reply

Ardy Pratama January 7, 2009 at 1:47 am

kayaknya keren nih buku…

Reply

Deddy Andaka, dr January 7, 2009 at 6:39 am

Iya mas, bukunya kecil dan tipis (88 halaman). Jadi enak dibaca kapan saja dan dimana saja. Hehe…

Reply

rezq January 7, 2009 at 2:06 am

ebooknya kira2 dah ada belum ya? ๐Ÿ˜ˆ

Reply

Deddy Andaka, dr January 7, 2009 at 6:41 am

Sudah ada dari dulu. Karena awalnya buku ini lahir dalam format ebook. Tapi ebook versi Indonesia-nya sepertinya belum ada deh ๐Ÿ˜‰

Reply

Aby January 7, 2009 at 5:32 am

wah kayaknya bukunya menarik, ada bahasa indonesia lagi

makasih infonya

Reply

Deddy Andaka, dr January 7, 2009 at 6:42 am

Klo ngga menarik ngga saya rekomendasiin mas. Hehe…

Reply

Permana Jayanta January 7, 2009 at 8:37 am

wah, baca reviewnya jadi pengen beli nih … bagus ini …

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:20 pm

Beli deh mas. Ga nyesel kok ๐Ÿ™‚

Reply

koko January 7, 2009 at 9:41 am

sudah baca…agak berbau2 marketing juga, tapi sebenarnya bisa diterapkan di berbagai bidang kehidupan…

sekarang yang susah itu apakah itu saatnya kita berhenti atau kita hanya berada di the dip dan bakalan naik lagi…

Koko
lplpx.com

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:21 pm

Yep, kategori buku ini emang masuk ke marketing. Tapi bukankah sekarang marketing memang masuk ke semua segi kehidupan?

Reply

Filendra January 7, 2009 at 3:05 pm

wah seperti nya buku bagus ya. tapi the dip itu seperti buku lama juga.
pengen cari ah buku the dip ini.
terima kasih sudah sharing, googling trus sampai kesini deh

Reply

Deddy Andaka, dr January 9, 2009 at 5:59 am

Di luar sih buku ini sudah lama. Tapi di Indonesia masih tergolong baru lho…

Reply

Angels January 7, 2009 at 3:32 pm

kalo keluar dari zona aman (spt yg dilakukan andy f.noya). itu the dip bukan? ๐Ÿ™„

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:23 pm

Keluar dari zona aman bisa diartikan menjadi berbeda. Dan terkadang menjadi berbeda lebih mudah daripada menjadi yang terbaik. Berbeda itu perlu. Menjadi yang terbaik juga perlu. Kalau bisa ya dua2nya ๐Ÿ˜›

Reply

yudi January 7, 2009 at 8:26 pm

langsung tertarik pas baca repiunya, langsung ke gramed dewi sartika dulu nih ๐Ÿ˜€

Namun menariknya, Seth Godin tidak serta merta mendukung usaha yang tidak kenal kata berhenti. Hidup ini pilihan. Termasuk juga di dalam memilih harus โ€œbertahanโ€ atau โ€œberhentiโ€.

itu bagian yang paling bikin penasaran tentang buku ini :mrgreen:

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:57 pm

Kalau di Gramed dewi sartika ngga ada, silakan cari di TB Gunung Agung ๐Ÿ˜‰

Reply

yudi January 8, 2009 at 9:00 pm

bener banget pak dokter, saya cari di dewi sartika, gatsu dan simpang siur ga ada semua :mrgreen:

Reply

tipis January 7, 2009 at 9:20 pm

weh ada terjemahannya gk ya? englishku ancur lebur ๐Ÿ™

Reply

Ardo January 7, 2009 at 10:09 pm

Terjemahannya udah ada Mas. Udah banyak tersedia di toko-toko buku.
Tapi menurut saya terjemahannya sama sekali nggak bagus. Saya malah nggak ngerti kalo baca yang bahasa indonesia.
Lebih baik memang baca yang asli biar kita bener2 ngerti maksud godin

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:23 pm

Dengan terjemahan yang sekarang masih bisa dimengerti kok maksudnya…

Reply

"icha" January 7, 2009 at 10:31 pm

wah, jadi tambah semangat nih baca buku “the dip” nya
makasiih.. :mrgreen:

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:24 pm

Have you finish it yet? ๐Ÿ˜Ž

Reply

audy January 8, 2009 at 7:39 am

waow..buku keren ni kayanya…langsung ke toko buku d….thanks yaaah mas infonya…

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:26 pm

Buku2nya Seth Godin emang mantab semua… ๐Ÿ˜‰

Reply

Putu_arya January 8, 2009 at 3:35 pm

Mengajarkan kita ada saatnya kita berada pada titik paling terendah dalam hidup kita. Selanjutnya tergantung pilihan kita… Rekomendasi buku yang bagus dr deddy

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:27 pm

Sekedar mau berbagi Ar. Btw, mana nih blognya? hehe…

Reply

zee January 8, 2009 at 3:50 pm

Ada versi bahasa Indonesianya ya? Kalo cuma 88hal, bolehlah, pasti ga akan bosan bacanya. **butuh penambah semangat soalnya ๐Ÿ™‚

Reply

Deddy Andaka, dr January 8, 2009 at 6:30 pm

Ada ada… iya, 88 halaman rasanya singkat banget. Klo saya sih ngerasa kurang panjang. Hehehe…

Reply

MasterClickCom January 8, 2009 at 9:32 pm

Yang ada berhubungan dengan Hermawan Kartajaya, sy berminat sekali. Ilmu marketing beliau sungguh “ringan” alias tidak ribet.

Reply

pudakonline January 8, 2009 at 10:44 pm

Namun menariknya, Seth Godin tidak serta merta mendukung usaha yang tidak kenal kata berhenti. Hidup ini pilihan. Termasuk juga di dalam memilih harus โ€œbertahanโ€ atau โ€œberhentiโ€.

Hm..disini yang bikin penasaran

Reply

langgar January 10, 2009 at 6:58 pm

ya saya setuju dengan pendapat pudakonline. ๐Ÿ˜›

Reply

yoki January 10, 2009 at 7:03 pm

“berhenti di saat yg tepat” hmmm… prnah baca kyaknya di cosaaranda. memang kita hrs mengalami sendiri pengalaman hidup supaya bs menentukan saat yg tpat untuk berlanjut atau berhenti.

btw mampir ksini jadi mau belรฌ buku ๐Ÿ™‚

Reply

nindrianto January 13, 2009 at 10:39 am

mmm..sepertinya menarik nih bukunya..apa karena diulas oleh bang andaka nih?… ๐Ÿ™„

Reply

Setiaji January 17, 2009 at 11:56 pm

Saya setuju kalau kesuksesan itu butuh proses. Bahkan “berhenti” juga sebenarnya sebuah proses. Hanya persepsi umum biasanya selalu jargon “Jangan pernah Berhenti”.
Padahal berhenti juga baik untuk “kesehatan” mental kita. Berhenti untuk sedikit merenung, ketimbang sampai garis finish tapi sudah sekarat tidak bisa menikmati hasilnya ๐Ÿ™‚

Reply

dani January 21, 2009 at 3:04 pm

saya mau berhenti ngeblog aja..kayaknya enakan baca tulisan org dibanding ngeblog..ntar kl ada ide baru ngeblog lg..sptnya saya sdg merasa ada di the dip..saya ngga butuh yg terbaik ๐Ÿ™‚ kl sbg yg diberkati boleh lah ๐Ÿ˜€
saya nangkep itu salah satu makna buku itu ๐Ÿ™‚

Reply

Nur February 10, 2009 at 7:52 pm

๐Ÿ˜› wah bukunya keren tu kyknya…tebal ga bukunya?? …kalo ga tebal saya mw baca dech ๐Ÿ˜›

Reply

fisto April 11, 2009 at 1:57 am

buku yg bagus. saya juga sudah baca. kayaknya pernah diposting juga di blog saya, tapi lupa…hehehe…males ngeceknya.. ๐Ÿ˜€

Reply

minion rush cheats April 29, 2014 at 12:40 pm

I blog often and I really thank you for your content. The article has
really peaked my interest. I will take a note of your website and
keep checking for new details about once a week. I subscribed to your RSS feed too.

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: