Serupa Tapi… Sama!

by Deddy Andaka on January 6, 2010

Karena di rumah sedang mati lampu, saya pun memutuskan untuk ke tempat favorite saya untuk mencari inspirasi, Gramedia. Saya tertarik pada sebuah buku kecil tentang Manajemen Waktu. Sampai saya baca di resume di belakang buku ada kalimat “Hukum Parkinson dalam Manajemen Waktu“. Hmm… sepertinya tidak asing… maka saya pun mengintip isi buku tersebut. Dan ternyata… *jreeeng!* isinya serupa… tapi sama dengan postingan saya di sini. Coba saja bandingkan (click pada gambar untuk memperbesar tampilan).

Di buku tersebut memang nama orang yang ada di sampul buku ditulis sebagai “Penyusun”, bukan “Penulis”. Dan memang, setelah saya coba seach di Google, ternyata buku itu isinya hasil copy & paste dari tulisan-tulisan yang ada di internet. Tapi tetap saja… tulisan blog juga hasil karya cipta. Mencantumkan tulisan orang lain tanpa izin dan tanpa credit penulisnya apalagi menjadi sebuah buku (yang notabene dijual) jelas tidak benar. Apalagi di daftar pustaka yang tercantum sebagai sumber rujukan adalah situs seperti kapanlagi.com atau google.com. Oh my God…!

Saya coba mencari kontak email atau telepon penulis maupun penerbit, namun tidak ada pada buku. Begitu juga ketika saya cari di Google maupun Facebook. Nihil! Bukannya mau nuntut, sekedar mengingatkan… apa susahnya sih minta izin dan mencantumkan nama penulis maupun sumbernya dengan benar?

Hal seperti ini jelas bukan yang pertama. Sutradara Iman Brotoseno juga pernah mengalami hal serupa (baca: Tulisan saya dijiplak dan dibuat Buku!). Begitu juga Cosa Aranda, Didi Suprapta dan entah siapa lagi.

Muncul sebuah pertanyaan, apakah UU ITE juga melindungi tulisan-tulisan pada blog yang dijiplak dan diterbitkan tanpa izin  menjadi sebuah buku yang hak ciptanya dilindungi oleh undang-undang?

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 50 comments… read them below or add one }

Anonymous January 1, 1970 at 8:00 am
Eka Kusmawan January 6, 2010 at 1:40 am

Duhhh… sakitnya Ded. Bagaimana ya rasanya milik kita dirampas orang… I am very concerned and feel your pain..!

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:44 pm

ngga terlalu sakit sih dok. gregetan aja… hehe…

Reply

andi sakab January 7, 2010 at 12:29 am

padahal apa susahnya yach. kasih credit toh sebagai sumber kita ga nuntut banyak-banyak cuma sebuah penghargaan dengan di cantumkan nama. mungkin takut loyalitynya berkurang kali. apa penerbitnya asal kerja tayang.

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:45 pm

itu dia… padahal saya juga ga minta royalti. minta izin dan mencantumkan nama penulis saya pikir sudah merupakan suatu apresiasi terhadap hasil karya seseorang…

Reply

Andre Junior January 7, 2010 at 12:40 am

yeah kasus ini bukan 1 atau 2 kasus yang ada di negeri ini, atau di dunia ini… seperti halnya pencurian foto yang kemudian dimuat di surat kabar, ataupun majalah.
walau mencantumkan kredit title, tapi kalau tidak meminta ijin lebih dulu sama aja bo’ong.

pernah suatu kali ada pernyataan menarik dari Arbain Rambey, seorang fotografer senior harian Kompas, di suatu workshop beliau mengatakan, ‘kalau Anda menaruh foto di Internet, itu berarti anda siap bila foto anda dicolong orang lain’. Nah lho!

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:50 pm

ada juga kasus pencurian foto seperti itu ya, Ndre? Klo foto masih mending karena bisa “dilapisi” pake watermark. Atau resolusinya yang dikecilin sehingga tidak layak cetak.

Lha… kalau tulisan?

Reply

Nasir January 7, 2010 at 12:53 am

Luar biasa, plagiator yang sukses… Kayaknya berhak banget kalo mengajukan tuntutan plagiat lho dok, buktinya dari tanggal aja, kalo yang belakangan berarti dia yang njiplak. Ini tidak cuma UU ITE, tapi juga HAKI. Gimana dok?

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:54 pm

Kalau tanggal sih nga bisa dipakai bukti karena bisa aja tanggal pada blog diubah. Lucunya ada kalimat yang ikut ter-copy tanpa diedit terlebih dahulu:

“Mungkin sebuah contoh untuk Hukum Parkinson ini adalah kejadian yang saya alami akhir Juli lalu.”

Nah, kejadian akhir Juli itu ada link-nya lhoo… :mrgreen:

Trus ada juga yang bahas tentang “review berbayar”. Kok tiba2 ngomongin review berbayar? Jadi aneh kan?

Reply

jimmy January 7, 2010 at 1:02 am

memang keterlaluan ya! ini termasuk resiko jadi penulis yang baik, diplagiat! dan anehnya itu buku koq ga ada info penerbitnya ya dok..

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:56 pm

info penerbitnya ada. tapi sepertinya ga lengkap gitu karena ga ada nama jalan atau nomornya. Atau memang begitu ya? penerbitnya dari Yogyakarta.

Reply

Stovila January 7, 2010 at 4:59 am

Tuntut Ded. Kamu pasti punya kan koneksi jaksa atau media >)

Walau gak ada nama penerbitnya, pasti bisa dilacak. Gramedia nya di minta usut, distributed dari mana itu buku dll dll.

Begitu ketemu langsung gebukin muka ‘penyusun’ nya pake pinggiran buku tersebut :D

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 2:59 pm

Wew… ga pake tuntut2anlah. Buang-buang waktu. Mending energi positivi dipake buat nulis. Lagian ngapain pake koneksi jaksa atau media segala? Emang mau makelar kasus, Ka? hehe…

Nama penerbitnya ada, alamatnya juga ada. Tapi sepertinya ga lengkap, atau memang begitu ya…

Reply

iskandaria January 7, 2010 at 12:25 pm

Artikel blog saya juga pernah dicopas (oleh seorang blogger sih).

Setuju banget kalo undang-undang ITE harusnya juga melindungi upaya pembajakan karya cipta di dunia online. Jangan cuma ngurusin curhat orang yang dianggap mencemarkan nama baik :x :x

Reply

Deddy Andaka January 7, 2010 at 3:05 pm

dijadiin buku juga? Blogger makan blogger? Hmm…
klo tulisan dicopas di blog, tulisan blog ini juga uda cukup banyak yang dicopas. Tapi jadi buku tumben2an nih :mrgreen:

Reply

Isnuansa January 7, 2010 at 11:13 pm

Kalo kasusnya Mas Imam kan penulis n penerbitnya akhirnya minta maaf kan ya? Kalo saya nggak lupa baca diblognya.

Dokter bisa juga tuh minta penyusun n penerbitnya mengakui…

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:39 am

sudah ketemu kepala penerbitnya. sudah dikontak tapi belum ada respon…

Reply

snydez January 7, 2010 at 11:19 pm

astaga, google dijadikan rujukan?
udah coba nanya via gramedia nya dok? siapa tau mereka berbaik hati ngasi info

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:46 am

masih berusaha menghubungi penerbitnya son. ketemu nih di fb, tapi ya itu… belum direspon…

Reply

Haris_DokterBisnis.Net January 8, 2010 at 7:40 am

Waduh…kayaknya aku harus lebih hati2 ini…siapa tahu ntar kelupaan nyantumin penulisnya mah…repot jadinya….makasih infonya

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:47 am

loh… penulis buku? yah… musti dibiasakan mencantumkan sumbernya. tapi yang benar ya…. jangan google.com :mrgreen:

Reply

imadewira January 8, 2010 at 5:20 pm

wah… satu korban lagi.. berikutnya siapa ya?

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:48 am

jangan2 berikutnya bli Wira. apalagi blognya berisi tips2 wordpress gitu, kan buku-buku wp lagi ngetrend ;-)

Reply

Andrik Sugianto January 8, 2010 at 9:20 pm

ngeri banget ya dok….ketika kita sudah peras otak, keluarin keringat untuk menghasilkan karya, eh……begitu mudahnya orang menjiplak.
tapi ngomong2 saya pernah nulis artikel di blog tentang alexa dan itu termotivasi dari tulisan dokter, tapi say sdh kasih trackbacknya koq. g pa2 kan?

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:49 am

kalau untuk blog sih gpp, saya juga terinspirasi dari tulisan-tulisan orang kok… tapi kemudian saya resume-kan.

Reply

Kevin Nanda Leonardo January 8, 2010 at 3:27 pm

Ciu Deddy sih tulisannya bagus bagus, jadi dicontek orang deh ; ) … moga orang itu nyadar diri yaaa

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:50 am

ebat ni Kevin uda bisa baca tulis… :lol:

Reply

wahyu January 9, 2010 at 1:31 am

yang nerbitin juga mesti disalahkan nih…
kayanya gampang banget nerbitkan buku tanpa dicek asal usulnya..

kalau sumbernya asal copas dari internet..adik saya yg masih sd juga bisa buat buku…
urggghhhhhh…kesel!!

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:51 am

iya, tergantung penerbit juga. mungkin kalau penerbit besar tulisan itu ga nembus kali ya…

Reply

lo5t January 9, 2010 at 1:59 am

masih ada yah pembajakan hak cipta :o :o :o :razz: :razz:

Reply

Deddy Andaka January 9, 2010 at 6:53 am

kita sudah terbiasa dengan pembajakan. pake operating sistem bajakan, nyari crack di internet, download mp3, movie… ect… welcome to Indonesia! :)

Reply

wartaislam January 9, 2010 at 9:30 am

sungguh ironis sekali bos

Reply

freedownload January 10, 2010 at 3:46 am

kadang itu yang membuat kita males nulis dengan memeras otak, mending kopas aja terus seo in ;-)

Reply

freedownload January 10, 2010 at 3:48 am

kalau buku di kopi paste cape juga yah mas ;-)

Reply

henri January 11, 2010 at 1:36 am

Parah tuh !! Mungkin di kira ga bakal ada yang tahu atau ga ada merhatiin,makannya seenak udelnya aja.

Reply

bekalsehat January 11, 2010 at 11:41 am

Memang plagiat semacam itu harusnya tahu diri,jangan asal main comot saja

Reply

afwan auliyar January 11, 2010 at 12:27 pm

klo mirip2 seh masih mending … dan sekedar referensi juga gpp, tp klo sampai sama dan tidak dicantumkan, bener2 karya cipta yang dibajak neh :)

Reply

grOsir baju muslim January 13, 2010 at 9:30 am

ada ada aja ya kasus pencuriannya

Reply

atlet renang January 13, 2010 at 3:13 pm

waduh,gimana ni klw dh kyk gini… ko bisa yh

Reply

tipis January 14, 2010 at 7:51 am

saya tuh juga pernah ngejiplak dok, cuman saya tulis ulang dan nyantumin sumbernya, untuk bahan blog saya. pernah saya copas mentah2 dari LA Times walaupun sumber saya cantomkan, gak lama editornya langsung ngimel saya dan marah2 haha. kapok saya. emang sakit rasanya dicopas, apalagi untuk dikomersilkan. saya pernah juga ngerasain RSS Feed blog saya ditembak. jadi ya semua postingan saya keposting diblognya dia. ancur deh. UU ITE prasaan selalu bikin pelaku internet terpojok, gak pernah ada positifnya

Reply

jokostt January 15, 2010 at 9:46 am

Turut prihatin, Mas Andika. Urusan jiplak menjiplak memang membuat kita jadi tidak nyaman menulis. Apalagi kalau dijiplak dan dikomersialkan, tentu tidak akan rela. Saya turut prihatin. Kejadian seperti ini sama-sama kita alami. Saya juga pernah artikel saya yang membahas tentang PLN, saya tulis berdasarkan pengalaman saya sebagai engineer (profesi saya) selama belasan tahun, dicopas oleh belasan blogger. Dipakai nyari duit di internet.

Semoga kreatifitas tidak menjadi mati dengan maraknya jiplak menjiplak seperti ini.

Reply

Jokostt January 15, 2010 at 5:08 pm

Maaf, Mas Deddy Andaka. Saya kok jadi salah sebut nama anda.

Reply

Cahya January 15, 2010 at 10:48 am

Wah banyak korban nih…, apa karena semakin banyak tulisan di internet yang bagus orang menjadi malas berkreasi menulis idenya sendiri ya. Berarti tulisan ini bagus.

Atau mungkin karena tidak semua orang menyetujui adanya Blog dan Hak yang diakui?

Reply

cincau March 22, 2010 at 7:19 pm

wah pantasan bror pinter . karena rajin membaca buku, luar biasa.

Reply

luhde April 5, 2010 at 3:20 pm

aduh, duh, makin banyak yg suka gampang. tapi gramedia, sebagai penerbit plus toko buku top kok tak menerapkan verifikasi ya. Mestinya dibuat perjanjian ya, kalau terbukti di kemudian hari karya tulis buku adalah plagiat, maka ada sanksi2 tertentu

hidup blogger!

Reply

feekyu May 13, 2010 at 2:33 pm

Kalo yang seperti itu emang banyak sekarang. nggak tahu salah siapa :shock:

Reply

foredi bali July 12, 2011 at 6:29 pm

Terima kasih untuk tipsnya, saya mau coba semoga juga.

Reply

Florencio Humston July 31, 2011 at 12:03 am

Very good written information. It will be useful to anybody who employess it, as well as yours truly :) . Keep doing what you are doing – looking forward to more posts.

Reply

Alya Hanie March 15, 2012 at 5:52 pm

ehm waduhh
sing sbar yoo
cz org hebat mmng pst ad aj yg ga ska
ambil hikmah’a aja sob… :lol:

Reply

1 park residences April 25, 2012 at 2:23 pm

menarik artikelnya…salam kenal yaaa.. :)

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: