RSS: Sebuah Media Promosi

by Deddy Andaka on December 1, 2007

Sekapur Sirih tentang RSS :

  1. RSS: Pedang Bermata Dua
  2. RSS: Sebuah Media Promosi
  3. RSS: Rasa Sayang-Sayange

Terinspirasi oleh komentar Sonny di postingan sebelumnya, jadi ingin melanjutkan tulisan tentang makhluk bernama RSS ini. Dari postingan sebelumnya :

Bayangkan jika orang cenderung untuk hanya melihat barang dagangan di etalase tanpa pernah masuk ke sebuah toko, tentunya transaksi tidak akan pernah terjadi kan?

Nah solusinya? Jadikan RSS sebagai sebuah media promosi. Yakinkan pembeli bahwa dia akan dapat melihat lebih banyak lagi bila dia masuk ke dalam toko. Dengan kata lain “Custom RSS“. Tampilkan hanya sedikit pembukaan dari postingan, dan hal ini sudah bisa dilakukan pada blog dengan WordPress (termasuk WordPress.com) dan Blogger dengan sedikit sentuhan saja.

Pada WordPress, Custom RSS terletak pada Options > Reading dengan merubah settingan Syndication Feeds menjadi summary. Bagi yang hobby menggunakan tag –more–, postingan akan dipotong pada bagian ini.

Custom RSS pada WordPress

Sedangkan pada Blogger terletak pada Settings > Site Feed lalu merubah Blog Feed ke pilihan short. Postingan akan dipotong pada paragraf pertama atau maksimal 255 karakter.

Custom RSS pada Blogger

Selesai? Tunggu, itu saja belum cukup. Aku ingin meminjam istilah “Marketing 2.0” (sampai tulisan ini dibuat, sudah ada Marketing 3.0)-nya Hermawan Kartajaya. Marketing 2.0 adalah Customer Centric. Dalam hal ini customer adalah pembaca dan tentunya mereka sama seperti kita, memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri didalam memutuskan apakah subscribe ke RSS, membaca summary, lalu akhirnya memutuskan untuk membaca secara utuh tulisan kita. Sebagai contoh, pertimbangan awal yang aku pikirkan ketika membaca sebuah tulisan adalah judul. Judul yang menarik tentunya akan menggugah rasa ingin tau untuk membaca sampai tuntas. Ini cuma satu contoh saja.

Tips terbaik adalah tempatkan dirimu sebagai pembaca, tanyakan kepada diri sendiri pertimbangan-pertimbangan apakah yang kita pikirkan. Dengan embel-embel, kalau pembaca tidak tertarik paling tidak kita nyaman membaca tulisan kita sendiri! ๐Ÿ™‚

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 25 comments… read them below or add one }

landy December 1, 2007 at 10:45 am

Tips terbaik adalah tempatkan dirimu sebagai pembaca, tanyakan kepada diri sendiri pertimbangan-pertimbangan apakah yang kita pikirkan. Dengan embel-embel, kalau pembaca tidak tertarik paling tidak kita nyaman membaca tulisan kita sendiri!

hal-hal seperti ini yang kadang kita lupa, kita terlalu terobsesi dengan orang lain sehingga lupa bahwa ada yang lebih penting dari hanya sekedar meyakinkan orang lain , yaitu meyakinkan diri sendiri dengan tulisan kita.

makasih ya bro tips hari ini nya. good posting

Reply

imcw December 1, 2007 at 9:09 pm

Makasi, Mas. Tips yang bagus. Selama ini saya cuek dengan RSS ini, ternyata banyak faedahnya.

Reply

imcw December 1, 2007 at 9:11 pm

Ternyata dari Bali ID ya? Beh semeton BBC kalo begitu. ๐Ÿ™‚

Reply

Deddy December 1, 2007 at 11:06 pm

Napi BBC bli? Bali Blog Community ya?

Reply

Rozy December 1, 2007 at 11:01 pm

Sepakat Mas Dedy.Bagi saya selain menghias ruang blog, RSS itu jg utk ajang promosi.
Terima kasih atas lanjutan artikelnya… ๐Ÿ™‚

Reply

Deddy December 1, 2007 at 11:06 pm

Terima kasih juga atas pertanyaan di postingan sebelumnya mas…

Reply

andi bagus December 2, 2007 at 8:05 am

mantap tutorial nya.lgs praktekin..

Reply

dani iswara December 2, 2007 at 10:43 am

mendingan short atau full feeds ya ded..

*) bakalan ada pupuan blog community ngga nih.. ๐Ÿ˜€

Reply

Deddy December 3, 2007 at 2:33 pm

ho ho ho… boro2 ada blog community, ada inet yang memadai aja uda syukur banget dah di pupuan. tunggu G3 dimasuk desa nih ๐Ÿ™‚

Reply

snydez December 3, 2007 at 8:57 am

.. konsekuensi nya juga harus diterima, terutama untuk yang free hosted di blogger.com.
kalo pilihannya “short”, dan rajin mem-permalink postingan orang lain di postingan sendiri, maka akibatnya ga akan muncuk di “link to this post” nya ๐Ÿ™‚

kalo yang hosted di wordpress.com, biarpun make yang summary, masih bisa mengakali postingan ber-permalink dengan meletakkan custom post nya di Excerpt

Reply

Deddy December 3, 2007 at 2:36 pm

Waduh Son, apa aku musti bikin postingan ketiga tentang RSS ya? hahaha… Thanks infonya ๐Ÿ˜‰

Reply

snydez December 3, 2007 at 3:47 pm

bikin aja ded,, biar trilogi ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜‰
custom RSS dan konseksuensi nya : *nyumbang judul ๐Ÿ˜›

Reply

AdityaWirawan December 4, 2007 at 7:03 pm

Yup… kalo bisa kita membuat RSS kita memancing pengunjung untuk datang ke blog kita. Jadi dibuat sedikit (atau intro saja)

Reply

aLe December 5, 2007 at 3:23 am

wah, tips keren neh ๐Ÿ˜‰

mungkin itu juga kali ya yg buat aLe selalu memutus postingan di awal ๐Ÿ˜€

Reply

liezmaya December 5, 2007 at 10:21 am

udah nyadar sih sebelumnya, tapi sekarang lebih sadar haha
tengkyu mas

Reply

poetra December 6, 2007 at 6:02 am

yang paling membantu untuk saya, adalah meringankan biaya gprs, bli.. hehehe..
tapi boleh dicoba idenya, nanti saya coba ๐Ÿ™‚

oh ya, salam kenal juga dari jakarta…

Reply

Deddy December 12, 2007 at 12:13 am

Buat ngecek comment yang masuk ke blog ya? ๐Ÿ˜‰ Klo untuk baca RSS orang sih nanggung coz setengah2…

Reply

Fauzan December 7, 2007 at 4:07 pm

Content is the king.
alah ngomong apa gw coba ๐Ÿ˜€

Reply

mikey December 10, 2007 at 8:53 am

aku setuju banget …
emang ampuh tuk media promosi …
bantu juga di segi SEO …

Reply

Swasasi March 23, 2008 at 6:36 pm

Jadi enaknya bagaimana ya mas? kalau aku sih mendingan ditutup RSS feed/atom feednya karena banyak yang membuat hubungan tanpa ijin itu sehingga malah blogku jadi rangkingnya lebih rendah dibanding yang hanya membuat link link singkat itu.

Setelah di cut mereka nggak muncul lagi di rank server!
Balasan bisa di emailkan ya mas.
Thanks.

Reply

Deddy March 25, 2008 at 7:39 pm

Maksud ttg hubungan tanpa izin itu apa karena mereka ngefeed judulnya atau keseluruhan artikelnya?

Kalau mereka ngefeed judulnya saya rasa tidak masalah karena itu bisa jadi media promosi blog. Namun kalau mereka ngefeed seluruh artikelnya tanpa mencantumkan sumbernya, nah bisa jadi masalah…

Mungkin perlu ditegur dulu via comment atau email. Kalau ngga bisa, ada kok cara2 untuk proteksi postingan kita dari feed yang tidak bertanggung jawab, seperti mencantumkan URL kita pada postingan. Kalau masalah ranking mereka lebih tinggi, rangking apanya? Google? Rasanya tidak semudah itu blog yang hanya ngefeed postingan orang bisa mendapat ranking yang lebih tinggi.

Salam…

Reply

konoacollection September 23, 2008 at 5:12 am

Makasih infonya tp saya masih bingung nih… maklum baru….

Reply

toko bunga di jakarta April 18, 2009 at 9:49 pm

MAKASIH INFONYA…
BERGUNA BANGET NIH..

Reply

antoni mandalika February 3, 2010 at 1:32 pm

good luck buat semua nya

Reply

antoni mandalika February 3, 2010 at 1:35 pm

bagi yg membutuhkan konsultasi spiritual silahkan hub no 081901139577

Reply

Leave a Comment

{ 8 trackbacks }

Previous post:

Next post: