Renungan Tahun Baru 2009

Sudah menjadi suatu hal yang umum bagi kita untuk mencoba merenung di akhir tahun dan membuat resolusi-resolusi untuk tahun berikutnya. Dan membuat sebuah tulisan tentang renungan tahun baru sudah menjadi “tradisi” di blog ini sejak 2 tahun yang lalu. Mungkin bagi yang belum sempat membaca silakan dilihat di Renungan Tahun Baru 2007 dan 2008.

Bila di tahun 2007 lalu saya mengajak untuk lebih banyak “Berbuat” daripada “Berharap”, dan di tahun 2008 merencakan, melaksanakan dan mengevaluasi suatu resolusi, maka menyambut tahun 2009 ini saya ingin mengajak untuk lebih banyak “bersyukur”; menghargai apa yang kita miliki dan sebanyak apa yang telah kita lakukan.

Seringkali bersyukur diidentikkan dengan sikap nerimo, pasrah terhadap kondisi yang kita alami, lalu dijadikan alasan bagi mereka yang tidak mau berusaha. Sering kita mendengar kalimat, “Sudahlah… ngga perlu repot-repot. Syukuri aja apa yang sudah ada…“. Menurut saya persepsi seperti ini sedikit keliru. Seharusnya bersyukur dijadikan sebagai sebuah landasan untuk sikap mental kita dan dapat memotivasi kita untuk berbuat yang lebih baik dan lebih baik lagi. Manusia tidak ada yang sempurna. Dokter, Polisi, Jaksa, Hakim, bahkan Presiden bukanlah manusia setengah dewa. Mereka penuh ketidaksempurnaan. Karena itu selalu ada celah untuk memperbaiki diri bagi mereka yang mau berusaha.

Masih ingat dengan tulisan saya yang berjudul “Bengkala: Deaf Village” ? Sebuah desa dimana 2% dari penduduknya mengalami bisu tuli.

Pernahkah kita merenungkan bahwa betapa beruntungnya kita karena masih dapat berkata-kata, sedangkan di sisi lain ada orang yang untuk mengucapkan “Terima kasih” saja tidak bisa? Seberapa sering kita menggunakan perkataan kita ini untuk berkata-kata yang tidak baik? Bahkan sampai menyakiti orang lain.

Pernahkah kita merenungkan bahwa betapa beruntungnya kita karena masih dapat mendengar, sedangkan di sisi lain ada orang yang tidak bisa mendengarkan suara orang-orang yang dicintainya? Seberapa sering kita menggunakan pendengaran kita untuk mencari tahu gosip-gosip yang tidak jelas juntrungannya? Tidakkah mendengaran tutur-tutur kejernihan akan jauh lebih bermanfaat?

Kita bukanlah manusia yang sempurna.
Namun selalu ada celah untuk memperbaiki diri bagi mereka yang mau berusaha…

Dan bila merunut pada arsip blog ini, maka banyak hal yang patut saya syukuri di tahun 2008 ini.

Saya bersyukur, saya masih bisa menulis blog pada tahun ke-7 blog saya
Saya bersyukur, saya diterima sebagai PPDS di bagian Neurologi FK UNUD
Saya bersyukur, pindahan hosting baru blog ini berjalan dengan lancar
Saya bersyukur, lamaran saya diterima oleh wanita yang saya cintai
Saya bersyukur, kakak saya telah menjadi seorang dokter spesialis Obgyn
Saya bersyukur, saya diberi kesempatan menjadi pembicara seminar

Dan masih banyak lagi syukur-syukur yang lain yang tidak saya ungkapkan di blog ini.

“Selamat Natal dan Tahun Baru 2009″

Terima kasih Tuhan…

VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
This entry was posted in Renungan and tagged , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

32 Comments

  1. Posted December 24, 2008 at 7:30 pm | Permalink

    alhamdulillah saat ini saya masih diberi sakit. flu berat :) berarti Tuhan masih cinta sama saya :) . selamat tahun baru. semoga hidup jadi lebih indah :)

    • Posted December 24, 2008 at 11:35 pm | Permalink

      Tapi jangan lantas nerimo aja ya mas. Klo sakit ya diobati. Hehe… Semoga lekas sembuh, biar bisa tahun baruan dengan nyaman.

      • Posted December 26, 2008 at 1:49 am | Permalink

        hehe iya dok, tuh saya baru posting ttg sakit saya :D ya harus usaha donk dan doa tentunya :) happy holiday :)

  2. Posted December 24, 2008 at 10:04 pm | Permalink

    saya bersyukur juga atas semua yang diberiNya pada tahun ini, dan akan berusaha sebaik-baiknya agar 2009 menjadi lebih baik :grin:

  3. Martha
    Posted December 24, 2008 at 10:52 pm | Permalink

    Thank’s GOD…
    Saya sangat bersyukur atas anugrah Tuhan hingga saat ini.
    Semoga tahun depan bisa labih bersyukur lagi dibanding tahun ini :lol:
    Semoga semua makhluk berbahagia….. :smile:
    -SELAMAT TAHUN BARU 2009-

  4. Posted December 25, 2008 at 12:14 am | Permalink

    Sy bersukur atas apa yang telah saya terima. :smile:

  5. Posted December 25, 2008 at 12:16 am | Permalink

    Saya bersyukur sekali, tapi saya akan sangat bersyukur jika bisnis online ai berjalan lancar. :smile:

    • Posted December 25, 2008 at 7:46 am | Permalink

      Karena itu never say give up mas… Yang namanya bisnis itu ga ada yang instant. Butuh perjuangan…

  6. Posted December 25, 2008 at 3:02 am | Permalink

    perasaan dari tadi BW kesana kemari bnyak blogger yg ngepost ttg renungan?

    • Posted December 25, 2008 at 7:47 am | Permalink

      Trend menyambut tahun baru mas. Tapi saya bukan bermaksud latah… toh tradisi ini sudah saya jalani sejak 2 tahun yang lalu ;)

  7. Posted December 25, 2008 at 7:44 am | Permalink

    Saya bersyukur belum terlambat mengenal dunia blog ini. Yah mudah-mudahan dokter-dokter juga mulai membiasakan diri oret oret.

    • Posted December 25, 2008 at 7:48 am | Permalink

      Ngga ada kata terlambat untuk belajar dok… Mudah2an dokter terus mau berbagi. Btw… thanks atas analogi kapas dan air-nya :)

  8. Posted December 25, 2008 at 8:30 am | Permalink

    Moga-moga taun depan jadi lebih baik. :mrgreen:

  9. Posted December 25, 2008 at 9:08 am | Permalink

    saya bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk bisa internetan dan ngeblog, dan kesempatan ini akan saya pergunakan sebaik2nya untuk kebaikan saya sendiri dan orang lain :wink:

  10. Posted December 25, 2008 at 10:25 am | Permalink

    postingan yang bagus.. punya telinga tapi tidak mendengar.. ada orang yang tidak dapat mendengar suara orang yang dicintainya.. semoga tahun depan lebih baik lagi :wink:

  11. Posted December 25, 2008 at 12:22 pm | Permalink

    renungan yang sangat dalam…saya bersyukur karena membaca postingan ini dan mengingatkan saya untuk selalu bersyukur :grin:

  12. Posted December 25, 2008 at 1:15 pm | Permalink

    Saya selalu bersyukur.. Tuhan selalu mengingatkan saya dengan cara yang berbeda.. kadang Melalui orang yg berbeda pula..
    Bersyukur jg kenal dgn dok.. :grin:

  13. Posted December 25, 2008 at 2:46 pm | Permalink

    Selamat Tahun Baru 2009, semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini.

  14. Posted December 25, 2008 at 3:23 pm | Permalink

    Sy bersyukur masih hidup sampai detik ini *aminn*
    Met Taon Baru, Ded! Merry Xmas too :)

  15. Posted December 25, 2008 at 8:38 pm | Permalink

    Yang sangat saya syukuri di tahun 2008 adalah saya mulai ikutan ngeblog, ketinggalan banget ya Dr.Deddy…But better late than never. Dalam waktu yang singkat banyak yang saya dapat dari ngeblog, kebahagiaan bisa sharing informasi, banyak teman baru saat blogwalking, reuni denagn teman2 lama melalui blog, dll. BTW, boleh tukeran Link Dok? Selamat Tahun Baru…! Wish the the best in everything U do…

  16. Posted December 26, 2008 at 10:38 am | Permalink

    saya jadi teringat kiriman e mail teman tentang cerita anak2 yang kehilangan tangan atau kaki tapi mempunyai semangat hidup yang luar biasa. Tag line nya “we are always smile every morning”
    jujur saya menangis, malu, sbg manusia terlalu byk berkeluh kesah. Dikit2 ngeluh, ngambek, marah dsb. Pada suatu waktu kita hrs coba berhenti dan evaluasi diri dan tanyakan pada diri “apa sih yang selama ini kita cari?”
    Mudah2 an tahun 2009 kita bisa menjadi insan yang berprestasi dan bermanfaat bagi sesama

  17. dewa
    Posted December 29, 2008 at 8:36 pm | Permalink

    Tahun BAru bukan berarti membuka lembaran baru tapi kita harus mencari kualitas dan kriteria kita tuk menuju ke masa depan…… masa depan kita masih panjang…..

    SeLaMaT Tahun BaRu yEaCh……. 2009

  18. Posted December 30, 2008 at 11:30 am | Permalink

    Betul sekali Dok, di akhir tahun ini saya merasa Tuhan semakin sayang pada saya, dan saya pun semakin bersyukur atas apa yang telah diberikan…

    Nice post dok..

  19. Posted December 30, 2008 at 2:34 pm | Permalink

    Selamat tahun baru dengan penuh harapan tahun itu mengakhiri ke depan umur panjang … :lol:

  20. Posted December 31, 2008 at 8:12 am | Permalink

    Best Wishes for a Happy and Prosperous New Year 2009.

  21. evita
    Posted December 31, 2008 at 9:22 am | Permalink

    AlhamDulillah…
    ditahun br inu gw dpt kjaan baru dan gw bs balikn lg sm mantan gw…
    harpn gw ditahun baru ini keberuntungan dn kesenangan akn lbh byk menghampiri gw dgn tidk lupanya rs bsyukur gw sama ALLAH..
    Thx y GOD u R mY LOveLy…

  22. Posted January 1, 2009 at 5:14 am | Permalink

    met tahun baru 2009,semoga kita dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan semoga kita tambah sukses….amin

  23. Posted January 1, 2009 at 4:46 pm | Permalink

    selamat tahun baru 2009

    sumoga lebih

    sukses sukses sukses

  24. oelil
    Posted January 4, 2009 at 10:35 am | Permalink

    Selamat Tahun Baru 2009 buat semuanya ya…

    Syukuri apa yang telah kita dapatkan selama ini dan tetap semangat & sukses di 2009 walau krisis global masih membayangi…

    Salam untuk semua.

  25. Posted January 11, 2009 at 4:26 pm | Permalink

    Wah Pak Dokter, sebuah renungan yang sangat menarik nih buat awal tahunan gini.
    Salam kenal yah.

One Trackback

  1. By Renungan Tahun Baru 2010 | Deddy Andaka 's Blog on December 18, 2009 at 4:17 pm

    [...] datang. Sebuah momentum yang dapat digunakan untuk mengubur hal-hal yang tidak baik di tahun-tahun sebelumnya untuk kemudian menatap optimis ke depan. Meski kita tahu bahwa tidak perlu menunggu satu tahun [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting