Poco-poco vs Dansa

by Deddy Andaka on February 3, 2008

Megawati menyatakan bahwa kinerja pemerintah SBY-JK hanya maju-mundur bak tarian poco-poco. “Maju selangkah, mundur selangkah. Maju dua langkah, mundur dua langkah”, ujarnya pada peringatan HUT ke-35 PDIP di Palembang, Sumsel, Kamis lalu (31/1) dan disambut tawa riuh yang mendengar.

Lalu kritikan ini dijawab oleh Jusuf Kalla dengan kiasan pula, “Poco-poco itu kan sehat. Gerakannya bersatu. Jadi itu (tari poco-poco) langkah yang paling ritmis. Saya kira poco-poco jauh lebih baik dari dansa yang berputar-putar, (tapi) sambil menjual gas yang murah. Mengerti kan maksudnya?” [Suara Karya]

Ah… semakin sukar saja membedakan mana realitas mana republik mimpi…

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 33 comments… read them below or add one }

Adis February 3, 2008 at 9:59 pm

Coba wanita itu ngomong joke tadi di ambon tmpt asal tarian itu,bisa berabe…
Kampanye kok negatif gitu…

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:31 pm

dan kenapa di saat negara kita sedang berusaha menaikkan “nilai” budaya bangsa ya…

Reply

dodot February 3, 2008 at 10:09 pm

emang kamus mereka tebal semua, poco-poco atau dansa tapi tetap bikin sengsara apa bedanya? puyeng dech nari melulu

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:33 pm

penonton aja puyeng ya… apalagi yang nari… ๐Ÿ™„

Reply

Shenita February 3, 2008 at 11:32 pm

Yang di atas nari-nari, yang di bawah megap-megap… Hihihi…

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:35 pm

Resiko jadi penonton Shen, apalagi yang bukan duduk di kursi VIP, berjubel deh…

Reply

Hair February 4, 2008 at 12:18 pm

Pemerintahan sekarang ama pemerintahan bu Mega sama aja, sama2 menari balet
Gak Nyambung yach?

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:38 pm

Kalau balet apaan? Banyakan jinjit karena kebanjiran ya? ๐Ÿ˜†

Reply

landy February 4, 2008 at 1:29 pm

lagi ngomongin seleb dance he..he..he..

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:45 pm

Nah menurut om Landy Wowor, mereka dikasi nilai berapa? ๐Ÿ˜Ž

Reply

bina (gombez) February 4, 2008 at 10:46 pm

mas deddy aku ngga paham yang mas bilang jual gas murah..maksudnya apaan ya?katro ya?hehehehe..

Reply

Deddy February 4, 2008 at 10:53 pm

aku petik dari beritanya ya. Lengkapnya silakan baca sendiri ๐Ÿ™‚

Maret 2002, Megawati berkunjung ke China dalam jangka menawarkan LNG. Sambutan pemerintah China sendiri sangat hangat, sampai-sampai Megawati diajak berdansa oleh Presiden RRC Jiang Zemin. Namun, menanggapi tawaran Megawati, Pemerintah China ternyata menawar gas LNG dengan harga sangat murah. Bahkan akhirnya RRC membeli LNG dari Australia.

Reply

ridhocyber February 5, 2008 at 12:30 am

berita ini sempat saya baca juga di detik.com

lucu banget menurut saya…

kok pada saling sinis, saling sindir, bukannya saling membangun, berpikir mencari wacana yang lebih bagus buat bangsa ini…

kalo tiap organisasi politik memikirkan kepentingan nya tanpa memikirkan kepentingan bangsa, terus mo di bawa kemana bangsa ini??????

Reply

Deddy February 13, 2008 at 6:10 am

Mungkin mau dibawa ke arah Reublik Mimpi kali bang ๐Ÿ˜›

Reply

BlogDokter February 5, 2008 at 1:28 pm

Tidak ada yang bisa dikatakan dan diperbuat selain nyegir :mrgreen:

Reply

Deddy February 13, 2008 at 6:12 am

Ribut juga masalah ga slese ya Dok, ya uda… saya ikutan nyengir dah… :mrgreen:

Reply

imsuryawan February 6, 2008 at 10:14 pm

Kalo di editorial media indonesia nya metro tv bilang:
… Kalo di negara-negara lain pemerintahnya sibuk nyuruh rakyatnya biar bersatu, nah kalo Indonesia rakyatnya yg sibuk nyuruh pemimpinnya bersatu..
wkwkwkwkwkwkwkw…

Reply

Deddy February 13, 2008 at 6:15 am

iya tuh, di negara kayak Amerika aja pemimpinnya akur gitu. Malah jadi duta untuk memajukan nama bangsa dan diri sendiri. Indonesia oh Indonesia…

Reply

ikez February 8, 2008 at 1:44 am

lihat lah orang2 ituh, yang katanya pemimpin dan petinggi negeri..
kekanakan semua ๐Ÿ˜•

Reply

Deddy February 13, 2008 at 6:18 am

Tua itu pasti… dewasa itu pilihan ๐Ÿ˜‰

Reply

IMeBook February 8, 2008 at 2:20 pm

Yang penting lihat majunya saja, kalau mundur…ya gak usah ikutan

Reply

Deddy February 13, 2008 at 6:20 am

Coba kalau parkir mobil ga boleh mundur ya… bakalan repot dah โ—

Reply

jimmy February 10, 2008 at 12:56 am

kampanye belon mulai aja udah perang begini.. gimana nanti pas kampanye ya?

Reply

Deddy February 13, 2008 at 7:41 am

tunggu aja acara parodi terbaru di Metro TV “Demo Crazy”.
Demo Gila? Jangan gila doooonk… ๐Ÿ˜†

Reply

santi February 11, 2008 at 6:17 pm

Apa kabar??? Gong Xi Fa Chai… Mana angpaonya??? ๐Ÿ˜†

Reply

Deddy February 13, 2008 at 7:47 am

Bukannya yang ngasi angpao itu yang uda merit San? ๐Ÿ˜‰

Reply

Angel February 11, 2008 at 11:30 pm

ded… gw berkali2 tiap jalan2 kesini … dibaca tetep aja ga ngerti maksudnya ๐Ÿ˜ณ
*tak mengerti politik*
๐Ÿ˜†

Reply

Deddy February 13, 2008 at 7:49 am

Mending urusin masalah design blogku yang baru Njel ๐Ÿ™‚

Reply

Abu Maula February 13, 2008 at 10:35 am

Apa sih yang telah dilakukan megawati ketika menjadi presiden? tidak lebih baik dari yang telah dilakukan oleh SBY-JK. Meskipun demikian masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. SBY-JK harus tegas, tinajau ulang berbagai kontrak asing yang merugikan rakyat. Jangan hanya jadi makmum AS dan antek-anteknya. Jadilah Imam yang memberikan rasa aman, nyaman bagi makmumnya. Laksanakan politik luar negeri yang benar-benar bebas-aktif sebagai diamanatkan oleh konstitusi.

Reply

Deddy February 14, 2008 at 7:48 am

Istilahnya sekarang pesta sudah usai, SBY-JK dapat tugas cuci piring… ๐Ÿ˜†

Reply

Zee February 15, 2008 at 6:01 pm

Biasa itu, klo udah mau dekat pemilu, mulai deh sok kasih komentar, toh jamannya mega dulu jg ga beres, korupsi malah lebih merajalela.

Bener tu kt JK, drpada dansa??? kekekek….

Reply

isdiyanto February 18, 2008 at 10:49 am

belajarlah berpolitik yang santun..
kritik akan sangat bermanfaat manakala kritik itu membangun, memberikan solusi,
bukan hanya saling menjatuhkan.

Reply

Renungan Harian November 6, 2010 at 1:37 pm

Poco poco, untuk kesehatan juga bagus, poco poco itu asal manado ya

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: