Pilar Konsultasi Dokter Online (4)

by Deddy Andaka on March 6, 2008

Seri Pilar Konsultasi Dokter Online :

  1. Pilar Konsultasi Dokter Online (1)
  2. Pilar Konsultasi Dokter Online (2)
  3. Pilar Konsultasi Dokter Online (3)
  4. Pilar Konsultasi Dokter Online (4)

Kini sampailah kita di penghujung tulisan Pilar Konsultasi Dokter Online yang akan membangun pilar terakhir, Fundamental Four, yang bersama pilar-pilar sebelumnya akan saling memperkokoh satu sama lain sehingga tujuan utama dari penulisan postingan ini yaitu memperefektif konsultasi dokter online dapat tercapai.

fundamental_four.jpg

FUNDAMENTAL FOUR

Merupakan empat hal penting yang perlu digali oleh seorang dokter dalam mencari “faktor-faktor resiko” atau hal-hal apa saja yang berhubungan dengan penyakit atau keluhan pada pasien. Adapun Fundamental Four terdiri dari :

  1. Penyakit Sekarang (Present Illness)
    Penyakit sekarang dideskripsikan sesuai format Sacred Seven yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Jadi Sacred Seven itu merupakan bagian dari Fundamental Four yang pertama ini.
  2. Riwayat Kesehatan Sebelumnya (Past Health History)
    Pasien perlu menceritakan tentang penyakit-penyakit sebelumnya yang pernah dialami. Apakah pernah mengalami keluhan yang sama, riwayat masuk rumah sakit, riwayat pengobatan, riwayat operasi, kecelakaan serta riwayat alergi obat. Bila pasien pernah melakukan berbagai pemeriksaan sebelumnya, bisa dicantumkan di sini. Seperti misalnya hasil pemeriksaan darah atau pun foto rontgen (berdasarkan keterangan dokter yang memeriksa).
  3. Riwayat Kesehatan Keluarga (Family Health History)
    Hal ini penting untuk mencari kemungkinan penyakit keturunan atau penyakit infeksi. Pada pasien bayi dan anak-anak, perlu juga diceritakan riwayat kehamilan dan kelahiran.
  4. Riwayat Pribadi/Sosial (Personal/Social History)
    Riwayat pribadi meliputi data-data sosial (keluarga, tetangga, teman), ekonomi, pendidikan dan kebiasan. Perlu juga diceritakan mengenai kebiasaan merokok, minum alkohol, termasuk penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkoba) maupun aktifitas seksual. Sesuaikan saja dengan keluhan. Kalau misalnya pilek ya ga perlu sampai ke aktifitas seksual. Tapi kalau misalnya gatal atau keluar nanah dari kemaluan nah baru perlu.

Penutup
Yak, akhirnya selesai juga! Demikianlah Pilar-pilar Konsultasi Dokter Online. Tulisan ini lebih ditujukan kepada mereka yang hendak berkonsultasi secara online dengan dokternya sehingga konsultasi online dapat menjadi lebih efektif. Seperti kata dr. Dani, “Pasien cerdas, Dokter senang”. Konsultasi Dokter Online juga bukan bermaksud menggantikan posisi dokter secara “real”. Karena seperti pada bagan Konsep Asuhan Medik. Anamnesis hanya merupakan satu bagian dari Subjective (S). Dan masih ada aspek-aspek yang belum terjamah seperti halnya raut muka pasien. Sebuah catatan: Sudah merupakan keharusan bagi dokter untuk menjaga kerahasian identitas dan penyakit pasiennya. So… Jangan takut untuk konsultasi yah. Kritik, saran dan masukan ditunggu demi penempurnaan tulisan ini.

Ucapan Terima Kasih
Tak lupa terima kasih buat rekan-rekan sekalian yang sudah memberi komentar di postingan sebelumnya: dr. Dani yang selalu mensupport, Widarta ama Wiellyam yang sudah rela berbingung-bingung ria sampai perlu review offline untuk tulisan-tulisan selanjutnya, dr. Cock atas percakapan waktu kursus ATLS yang sudah menginspirasi tulisan ini, begitu juga untuk Miss Pinky (siapa sih namanya non?). Terima kasih juga untuk Martha yang telah mereview dan memberi masukan secara offline agar bahasanya jadi bisa dimengerti. Hehe… Juga rekan-rekan yang lain: Ridho, Suryawan, Sherly, Jufri, Isni, Landy, Jimmy, Sonny, Quelopi, Anton, Arham, Shenita, Bina dan Asri Tadda terima kasih.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 9.0/10 (1 vote cast)
Pilar Konsultasi Dokter Online (4), 9.0 out of 10 based on 1 rating

{ 27 comments… read them below or add one }

Wiellyam March 6, 2008 at 6:10 pm

wow 4 seri boo… 😯
emang di dunia kedokteran pelajarannya juga 4 seri ya atau seri ini dibuat sendiri? πŸ™‚

Reply

Deddy March 6, 2008 at 6:30 pm

Pelajaran tentang Konsultasi Dokter Online? Wah… ga diajarin kayak gitu tuh. Haha… Sebenernya pengen tak lanjutin jadi beberapa seri lagi, tapi takut visitornya kapok bingung terus πŸ˜€

Reply

Wiellyam March 6, 2008 at 7:42 pm

wah keren ya bisa buat sendiri. biar pengunjungnya nggak kapok, serinya dibuat seminggu sekali aja.

Reply

Deddy March 6, 2008 at 8:11 pm

Kalau tentang Sacred 7 ama Fundamental 4 memang diajarin kok di kedokteran, cuma untuk diimplementasikan ke Konsultasi Dokter Online beserta gambar2nya baru dah dipikirin sendiri…

dani March 6, 2008 at 9:34 pm

nah mantap..tp kl masi masi ada lanjutannya..gpp dibuat seri lainnya..gak enak kan tanggung2.. πŸ™‚

Reply

Deddy March 7, 2008 at 7:40 am

Cukup segitu dulu deh. Hehe… biar yang laen yang nerusin πŸ˜‰

Reply

aLe March 7, 2008 at 3:48 am

maknyuss artikelnya..

btw nama si Pink itu Hana oM πŸ˜‰

ohya, kyaknya leyoutnya kelebaran deh utk ukuran di Indonesia yg masih ramai dgn resolusi 1024×768 :mrgreen:

Reply

Deddy March 7, 2008 at 7:44 am

Wuih kalau masalah database nama-nama cewek blogger, emang aLe dah pusatnya. Rajin amat sensusnya Le? πŸ™‚ Iya, untuk resolusi emang ‘cacat’ nih. Belum sempet ngerombak lagi…

Reply

aLe March 7, 2008 at 10:27 pm

sensus? gubrag πŸ˜†

Reply

ridhocyber March 7, 2008 at 10:46 am

seep deh akhirnya tercapai juga doter online!!!

Reply

pink March 7, 2008 at 4:19 pm

nah begitu donk… kan blognya jadi dapet nilai plus2 kalo ada konsultasi onlinenya.

Reply

sherly March 7, 2008 at 8:01 pm

di sini ga ada tukang pijet pak hehehe…
wah ini tambah antusias aja rek bahas ttg kedokteran πŸ˜‰

Reply

Deddy March 9, 2008 at 12:25 pm

Hu hu hu iya nih, apalagi setelah dimuat di majalah Cermin Dunia Kedokteran, ga afdol klo ngga ngebahas tentang dunia kedokteran… πŸ™‚

Reply

vi March 8, 2008 at 10:04 am

good good good…..

Reply

anton March 8, 2008 at 6:01 pm

F4 yg boy band taiwan itu jangan2 terinspirasi dari sini. πŸ˜†
sori, pak dokter. mau komen yg lain bingung mesti komen apa soale. πŸ˜€

Reply

Ketut Widarta March 9, 2008 at 12:12 am

ampe seri berapa niech artikelnya bos..
thanks buat selamat nyepi nya πŸ˜‰

Reply

Deddy March 9, 2008 at 12:36 pm

Lha Dar… itu kan ada tulisan “Penutup” dan ucapan “Terima Kasih”. Ketauan nih ga baca. Ho ho ho… 😎

Reply

snydez March 9, 2008 at 12:50 pm

meteor garden . f4 πŸ™‚

*koment gak penting :d

Reply

bina (gombez) March 10, 2008 at 3:38 am

wah..ada namaku..terima kasih juga mas deddy..sama-sama deh pokoknya!manusia hidup kalo nggak saling bantu mo bantu siapa lagi..ya gak?(sok-soaan..hehe..)

Reply

Deddy March 10, 2008 at 6:16 am

Setuju! Lets make a better life…

Reply

Dexno March 10, 2008 at 3:50 am

Nah.. ne mare dokter adane.. bagi2 ilmu gratis.. walaupun ilmunya yang di dapat itu bayar, tapi mau dibagikan secara gratis. hehehhe… keto mare je..

Btw, udah praktek sekarang boz? dimana?

Reply

Deddy March 10, 2008 at 6:20 am

Mudah-mudahan dengan Pilar Konsultasi Dokter Online ini, dokternya juga ga repot bolak balik bales email untuk 1 orang aja πŸ˜€

Sekarang lg praktek di desanya Widarta tuh, Pupuanville, Tabanan Rock City.

Reply

Rekyan July 2, 2008 at 11:21 pm

😳 Saya seorang ibu berusia 31 tahun dan berprofesi sebagai guru SMP. Pada th 2002 saat saya hamil pertama (melahirkan kembar), terdapat benjolan kecil dalam leher saya. Pada th1995 saat SMA, saya pernah mengalami luka bakar dan menimbulkan bekas keloid pada leher saya. Sekarang setelah 6 th benjolan tersebut membesar (sebesar telur ayam) di dalam leher saya, dan apabila digunakan untuk menelan, benjolan tersebut ikut bergerak seperti jakun, dan terasa sakit sekali seperti tertusuk duri besar sampai ke telinga dalam bagian tengah, kepala pun ikut pusing teramat sangat. Saya sudah periksa ke dokter bedah spesialis, diagnosanya dikatakan stroma dan harus dioperasi.Pertanyaan saya:
1. Apakah penyebab munculnya penyakit stroma di leher saya tersebut ?
2. Apakah penyakit saya ini berbahaya dan tergolong kanker?
3. Apakah penyembuhannya harus dengan jalan operasi?
4. Apakah ada obat atau makanan lain yang dapat dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit saya ini ?
5. Apakah pantangan yang harus saya cermati untuk mencegah membesarnya ukuran stroma ini?
Demikian pertanyaan saya ini, saya mohon jawaban dan saran yang pasti sangat berharga sekali bagi saya. Saya tunggu di email saya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Reply

FK Unair December 17, 2008 at 12:59 pm

Karena saya bacanya langsung 4 seri secara sinergi, fase bingungnya berkurang. Posting yang menarik. Memang masih banyak kendala saat ini agar konsultasi online efektif. Kalo sekedar tanya jawab penyakit mungkin no problem, tapi untuk konsultasi penyakit yg perlu penanganan segera,agak sulit. Pasien mmg harus cerdas agar komunikasi bisa nyambung. Lha wong face to face aja masih sering miss-comunication dan ini bisa terjadi pada pasien yang notabene tingkat sosial-ekonomi & pendidikannya lumayan lho. Tapi apa yang tampaknya sulit, bukan berarti mustahil khan. Paling tidak kita sebagai Dokter harus selalu mengupgrade diri (bukan cuma wordpress n anti virusnya aja) baik dalam ilmu kedokteran maupun IT agar saat era itu tiba…Kita udah siap ambil peranan.Salam kenal, kapan2 mampir ke blog saya. Thanks….dr.Antin.FK Unair ’92

Reply

anna und die liebe December 17, 2010 at 5:47 am

Hey dude, was just browsing through the yahoo searching for some stuff and came across your blog. I am impressed by the design that you have on this blog. It shows how well you understand this subject. Bookmarked this page, will come back later. You, my friend, ROCK!!!. Greets from arbeitsrecht wiesbaden

Reply

Amy June 28, 2011 at 8:36 am

Pagi Dokter..
Saya mahasiswi berusia 21tahun, 14 September 2010 saya pernah operasi cabut kuku jempol kaki kiri, dan 9 November 2010 saya juga operasi cabut kuku jempol kaki kanan, keduanya sakit bengkak dan bernanah sehingga saya tidak bisa menggunakan sepatu, awalnya dikarenakan salah potong kuku sehingga menusuk dan memang bentuk kuku saya kotak. Sekarang kedua kuku sudah tumbuh tapi ternyata masih tetap bernanah dan bengkak, sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan jika terbentur sedikit saja bisa berdarah dan nyeri. Saya hanya rutin membersihkahnya dengan alkohol untuk tahap perawatan sendiri, karena kalau ke dokter hanya di beri antibiotik. Dan kedua ibu jari saya akan basah jika terkena air.
Pertanyaan saya:
a. Apa yang harus saya lakukan agar luka sekitar jempol kering dan tidak bernanah lagi? Apakah harus melakukan operasi untuk kedua kalinya?
b. Adakah obat untuk mengeringkan luka, karena daging di sekitar jempol basah dan tidak menempel ke kuku, supaya tidak melakukan operasi lagi?
Mohon saran ya Dok, karena tidak mungkin selamanya saya merasakan nyeri seperti ini, terimakasih.

Reply

konsultasi dokter babe September 29, 2017 at 4:19 pm

Mudah-mudahan dengan adanya artikel ini, konsultasi dokter online semakin membaik ya πŸ™‚

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: