Pilar Konsultasi Dokter Online (1)

Seri Pilar Konsultasi Dokter Online :

  1. Pilar Konsultasi Dokter Online (1)
  2. Pilar Konsultasi Dokter Online (2)
  3. Pilar Konsultasi Dokter Online (3)
  4. Pilar Konsultasi Dokter Online (4)

Usulan dari Miss Pinky untuk membuat page Konsultasi Dokter Online membuatku berpikir dua kali. Pertama, di daerah tempatku praktek sekarang, akses internet masih merupakan barang langka. Sudah kucoba untuk connect lewat TelkomNet instant maupun menggunakan GPRS GSM, namun hasilnya nihil. Koneksi 3G juga belum masuk desa. Dan biasanya aku connect kalau pas lagi ke Denpasar. Itu pun seminggu 1-2 kali saja. Sedangkan bila membuka tempat konsultasi online, tentunya pasien menginginkan respon jawaban yang cepat.

Kedua, aku berpikir… efektif ga sih konsultasi dokter online? Berdasarkan sedikit pengalaman dan pengamatan dari rubrik konsultasi di surat kabar atau pun majalah, sering kali informasi yang disertakan pasien sedikit sekali sehingga jawaban dari dokter pun menggantung dan tak jarang malah balik bertanya. Hal ini menyebabkan perlunya beberapa kali surat-menyurat sebelum dokter dapat memberikan jawaban dan saran-saran yang tepat sasaran. Tidak efektif kan?!

Konsep Asuhan Medik

Berangkat dari situ, aku mencoba menulis tentang Pilar Konsultasi Dokter Online yang akan memberikan sedikit informasi kepada pasien tentang cara berpikir dokter, sehingga dalam mengirimkan surat konsultasi (secara online) pasien dapat menyertakan informasi-informasi yang kiranya dibutuhkan dokter dalam memberikan jawaban.

Bagaimana Dokter Bekerja

Salah satu konsep asuhan medik (medical care) yang umum digunakan adalah sistem SOAP. Dimana S adalah Subjektif atau keluhan yang dirasakan pasien, O adalah Objektif atau data yang didapatkan dokter melalui pemeriksaan fisik, A adalah assesment atau diagnosis yang ditegakkan melalui S dan O, lalu yang terakhir, P adalah Planning atau rencana terapi ataupun pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis pasti.

Konsep lain juga dikemukakan oleh Prof. Dr. dr. Daldiyono Sp.PD., KGEH dalam bukunya yang berjudul “Menuju Seni Ilmu Kedokteran - Bagaimana Dokter Berpikir dan Bekerja“. Konsep asuhan medik dapat dijabarkan dalam rumus sebagai berikut:

SOM/D R(t+d) KPrPE

S : Data klinik subjektif
O : Data klinik objektif
M/D : Rumusan Masalah-Diagnosis
R(t+d) : Rencana terapi dan diagnosis
K : Komunikasi
Pr : Pelaksanaan rencana
P : Pemantauan
E : Evaluasi

Apabila rumusan tersebut dibuat dalam bentuk lain, yaitu bentuk lingkaran, dapat dilihat pada gambar di atas.

Di manakah pilar-pilar konsultasi dokter online dapat ditegakkan? Melihat target dari konsultasi online adalah dapat merumuskan masalah dan diagnosis (M/D) dan tidak mungkinnya dilakukan pengumpulan data objektif (O) melalui pemeriksaan fisik, maka pilar konsultasi dokter online harus dioptimalkan melalui pengumpulan data klinik subjektif (S). Namun perlu diingat bahwa melalui anamnesis subjektif (S), baru 68% kasus dapat diprediksikan diagnosisnya.

Nah, pada tulisan berikutnya akan dibahas bagaimana mengoptimalkan pengumpulan data subjektif ini sehingga konsultasi dokter online bisa menjadi lebih efektif.

Tags: ,

RSS feed | Trackback URI

40 Responses to “Pilar Konsultasi Dokter Online (1)”

    Gravatar
    Comment by Wiellyam
    2008-02-25 09:28:08

    :roll: apaan lagi nih? bikin binggung aja. dunia dokter ada seperti ini juga ya, nggak mau kalah dari dunia bisnis atau marketing :mrgreen:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-25 09:32:51

    Pegangan Wiell kalau bingung ;)
    Cuma pengen menjembatani antara dunia dokter dan pasien. Paling ga pasien jadi tahulah informasi apa sih yang diperlukan seorang dokter dalam menganalisa penyakit pasien melalui konsultasi online…

     
     
    Gravatar
    Comment by ridhocyber
    2008-02-25 15:20:39

    mungin saat ini di indonesia blom efektif…

    tapi gak ada salahnya kalo di buat konsultasi online, walaupun tak beriat konsultasi setidaknya pengunjung mendapat banyak informasi penting…

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-28 09:43:09

    Mudah2an di tulisan berikutnya dapat memperfektif konsultasi online ini…

     
     
    Gravatar
    Comment by imsuryawan
    2008-02-25 17:04:51

    Saya ga ngerti bro! Tapi kalo diliat dari niatnya bagus kok! hehehe…

     
    Gravatar
    Comment by sherly
    2008-02-25 17:22:56

    memang prakteknya dimana ya??
    aku rasa konsultasi online itu ga seenak konsultasi langsung, ntah ya kalo face to face koq rasanya lebih mantep gitu…

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-28 10:25:44

    Di sebuah desa nan permai di ujung Tabanan bernama Pupuanville ;)
    Yupe, emang lebih mantab klo konsultasi langsung, tapi setidaknya konsultasi online bisa buat mereka yang rada males pergi ke dokter. Apalagi konsultasinya gratis. Ho ho ho…

     
     
    Gravatar
    Comment by Jufri
    2008-02-25 19:37:11

    Inovasi baru tuh oom kalo bener terwujud :D

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-28 10:47:23

    Sekarang saja sudah banyak kok konsultasi dokter online di Indonesia ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by isni
    2008-02-25 21:42:49

    oo bgitu ya.. pantes ada temen yg juga dokter klo ditanya “klo gini kenapa nih..” (lagi di S) dia ga langsung jawab. tapi malah ditanya balik.. rupanya dia sedang berada pada tahap “O”
    hehehe…

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-28 12:06:10

    Begitulah Is… :) Coba deh ntar cocok2in perilaku dokter dari artikel ini. hehe…

     
     
    Gravatar
    Comment by Landy
    2008-02-25 23:24:30

    Ayo bung aku dukung ;)

     
    Gravatar
    Comment by jimmy
    2008-02-26 02:42:08

    saya juga dukung! nanti saya pasti jadi pasien tetap pak dokter :lol:

     
    Gravatar
    Comment by snydez
    2008-02-26 10:05:39

    eumm..kaya’nya perlu jadi dokter + MBA dulu baru ngerti nih .. ;)

     
    Gravatar
    Comment by dani
    2008-02-26 19:21:58

    terus lanjutannya nanti..mungkin bs dipresiasi..

    form kontak langsung dibuat spt form anamnesis :)
    kl perlu form kontak umum dan konsul kesehatan dibedain :)

    kl gak salah, salah satu blog/situs/forum/milis dah make aturan ini, jd yg mo konsul mesti ngisi form detil br dijawab..kl perlu pake alamat sesuai KTP + foto :)

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-28 12:23:49

    Wah bagus tuh idenya untuk bikin form anamnesis. Hehe…

     
     
    Gravatar
    Comment by BlogDokter
    2008-02-26 23:14:55

    Kadang konsultasi online disalah kaprahkan dengan pengobatan online. Banyak pasien ingin mendapatkan lebih dari sekedar konsultasi untuk mendapatkan second opinion. Kalau sudah begini susah jadinya. :)

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-03-02 00:46:10

    Hehe… saya pikir itu waktunya dokter untuk mengedukasi pasien. Kan ada bagian (K)-nya… komunikasi ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by Ghira
    2008-02-27 01:58:36

    :grin: :?: :?:

     
    Gravatar
    Comment by quelopi
    2008-02-28 23:43:15

    konsultasi online bagus juga, apalagi kalau sekali seminggu ada conference gitu :idea:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-03-02 00:48:17

    wah, kalau conference via messenger bisa berabe tuh, coz konsultasi kan sifatnya rahasia. Klo conference mah sama aja kayak koar2 di pasar gitu…

     
     
    Gravatar
    Comment by Widarta
    2008-02-29 01:10:10

    wadowww..
    kok ribet gitu ded…
    ngak mudeng :D

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-03-02 00:49:34

    Bacanya pelan2 dar. Dihayati… bila perlu diprint. Wahaha… biar kalau konsul ntar mantab :D

     
     
    Gravatar
    Comment by ridhocyber
    2008-02-29 03:04:34

    OOT : dapet pr nih Buat postingan MLM LINK

     
    Gravatar
    Comment by anton
    2008-02-29 05:48:27

    kalo konsultasi secara niskala saja bisa, masak secara online enggak? :mrgreen:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-03-02 00:51:33

    hehehe… apalagi klo liat orang konsul via telp di Bali TV, trus disembuhin dengan ditiup2 aja tuh gagang telp. Sakti dah… :lol:

     
     
    Gravatar
    Comment by pink
    2008-03-02 08:21:54

    yup, dicoba aja. lagian ga ada salahnya kan nyoba. lagian ini pasti berguna buat pengunjung, paling enggak mereka bisa konsultasi apa gitu misalnya. gut luck deh…

     
     
     
     
    Gravatar
    2008-07-09 21:03:16

    Salam kenal Dok….

    Tulisan yang menarik…bagus Dok. sudah 2 tahun lebih saya melayani konsultasi kes via surat kabar…betul apa yg disampaikan dokter bahwa kadang jawaban kita dibuat netral…karena keterbatasan data….yah..

    Gravatar
    Comment by Deddy Andaka
    2008-07-10 08:24:42

    Ternyata dengan memberikan pengertian tentang cara berfikir dokter ke masyarakat membuat surat konsultasi menjadi lebih teratur lho dok. Coba saja… ;)
    Salam!

     
     
    Gravatar
    Comment by viena
    2008-09-29 00:35:28

    slamat mlm dok..
    beberapa hri yg lalu saya test sekret vagina. akan tetapi saya msh krng mengerti apa hasil dri tes trsb. saya sngt mengharapkan dokter menjelaskan nya secara detail.
    berikut ini hasil lab saya:

    epietel positif

    lekosit 5-7

    intra sel negatif

    ekstra sel negatif

    coccus pos gram negatif

    batang neg gram negatif

    coccobacil positif

    hypha positif

    budding negatif

    trichomonas negatif

    dri hasil lab di atas yg ingin saya tanyakan adlh sbb :

    1. apakah ada infeksi atau organ intim saya yg bermasalah ??? ( mohon di uraikan dengan jelas )
    2. apakah obat yg paling ampuh untuk mengatasi jamur atau bakteri vagina ???
    3. menurut hasil lab ini, apakah saya berkenan jika melakukan senggama tdk memakai kondom ??? serta adakah dampak negatif yg akan di derita oleh pasangan saya ???

    saya sangat mengharapkan bantuan serta jawaban atas pertanyaan yg saya ajukan ini. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

    wassalam

    viena

     
    Gravatar
    Comment by Rehan
    2008-12-20 10:42:17

    Mungkin yang harus dipastikan dulu adalah ruang lingkup konsultasinya kali ya. Yang penting bahwa ruang konsultasi ini bukan ditujukan untuk menetapkan diagnosis.

    ya emang sulit kalo mau netapin diagnosis, karena terbatas datanya. Dari anamnesis aja ngga bisa negakkan diagnosis, apalagi kalo komunikasinya cuma stau arah.

    Tapi jangan menyerah, dunia kedokteran harus menemukan jalan untuk ini. Mudah-mudahan teman-teman dokter bisa mencarikan “ATURAN MAIN” ruang konsultasi ini…
    jadi bisa berguna buat pasien2

     
    Gravatar
    Comment by Nasir
    2009-03-24 13:51:37

    Mohon bantuan menjawab konsultasi di http://dokternasir.web.id/bagaimana-menghitung-dan-menentukan-masa-subur/#comment-689, sebelumnya terima kasih.

     
    Gravatar
    Comment by novi Subscribed to comments via email
    2009-05-23 12:05:50

    :oops:

     
    Gravatar
    Comment by novi Subscribed to comments via email
    2009-05-23 12:10:49

    :oops:
    salam kenal dok,saya wanita 26 th. saya sdh menikah dan sdh mempunyai satu orang putri. berumur 2th.
    dok,yg saya mau tykan knp setelah punya anak saya jd malas berhubungan intim dgn suami saya?
    saya memang melayani dia tp saya ga ada rasa apa2,knp ya dok?
    sampai2 suami saya jengkel terhadap saya?
    gimana solusinya,dan apakah ada penyakit tertentu pd diri saya?
    trims… :razz:

     
    Gravatar
    Comment by nina Subscribed to comments via email
    2009-05-27 14:05:36

    Dok,saya punya anak lelaki umur 10 tahun. Kemaluannya kecil,sehingga dia malu dg tmn2 yg lain. Keponakan saya ada jg yg spt itu,tp setelah dibawa ke dokter dan disuntik hormon sdh kembali normal. Masalahnya anak saya gak berani suntik,ada gak obat yg aman dok? Tq!

     
    Gravatar
    Comment by Tolong Subscribed to comments via email
    2009-06-18 17:21:58

    Saya seorang lelaki berusia 26 Th sudah menikan sekitar 5 Th yg lalu dan saat ini telah dikaruniai seorang anak lelaki berusia 3,5 Th.
    Saya tinggal di salah satu kota kecil di Propinsi xxx. dimana di kota saya tsb tidak ada dokter spesialis kulit dan kelamin.
    sekitar satu tahun yang lalu (junisaya mulai “jajan” diluar. dan sampai dengan saat ini kurang lebih sudah 9 kali saya berhubungan badan dengan wanita lain yg bukan merupakan istri saya.

    Setelah saya membaca beberapa artikel di internet mengenai Gonorhea (kencing nanah), yang saya alami menunjukan ciri-ciri yang sama. yaitu :
    1. rasa nyeri dan panas pada saluran kencing ketika buang air kecil;
    2.adanya bercak-bercak bekas nanah pada celana dalam yang saya gunakan.
    3. beberapa waktu yang lalu saya melihat ada setetes nanah yang keluar dari kemaluan saya.

    gejala-gejala tersebut diatas saya rasakan sejak 4 minggu yang lalu.

    Sejauh ini saya belum pergi ke dokter oleh karena tidak adanya dokter spesialis di kota tempat saya tinggal juga karena saya merasa malu untuk pergi ke dokter.

    Istri s.d saat ini belum mengetahui apa yang saya alami, dan saya sdh 3 minggu tdk berhubungan badan dengan istri dan istri selalu protes krn dia menganggap saya telah memenuhi kebutuhan seksual saya diluar,padahal krn saya takut menularkan penyakit saya ini kepada istri.

    dari artikel-artikel yang saya baca tersebut obat2an yang diberikan kepada penderita gondhorea adalah antibiotik.
    dan saya sudah mengkonsumsi antibiotik sebanyak 1 lempeng (10buah) jenis ETAMOX 500 Mg dan sejauh ini belum ada perubahan.
    sebenarnya saya ingin mencoba CIPROFLOXACIN 500 Mg atau AMPISILIN 500 Mg, sebab ada sebuah blog yang menyebutkan dua jenis antibiotik tersebut diatas merupakan obat untuk mengatasi gonorhea. namun saya belum berani mencobanya karena takut kumannya malah kebal terhadap antibiotik. saya ingin berkonsultasi ke dokter namun saya tidak berani.

    sejauh ini saya tidak memiliki alergi terhadap satu jenis obat-obatan.

    Mohon kiranya bantuan dari dokter.
    sekalian untuk mengantisipasi istri saya, karena saya takut bila dia sudah tertular. namun saya ingin memberinya obat tanpa adabya curiga ybs.

    saya sangat memohon sekali bantuan nya

    atas perhatian yang diberikan saya ucapkan terima kasih.

    xxx

     
    Gravatar
    Comment by Toto Suryo Cipto Subscribed to comments via email
    2009-06-23 05:12:55

    halo Dok.
    Saya Toto umur 22 dari bandung.
    mau konsultasi.
    udah 2 taun lebih Saya gak bisa jinjit.
    gara2nya waktu itu Saya maen bola(futsal) tanpa pemanasan dahulu.
    setelah itu 2 minggu kaki Saya kalo naik turun tangga sakit.
    2 minggu sakitnya sembuh tapi jadinya Saya susah jinjit.
    gak ada rasa sakit atau apa..
    kalo dipake jinjit kerasa berat sekali.
    udah Saya periksa ke dokter tulang,syarat,umum semuanya normal (termasuk rontgen,emg,darah).
    waktu periksa ke dokter tulang katanya ada kelemahan otot betis.
    Saya disuruh visiotherapi naik sepeda,berenang,olah raga naik turun tangga.
    Saya sudah jalanin therapi tersebut selama +- 6 bulan tapi tidak ada perubahan.
    mungkin Dokter ada solusi lain atau juga mengetahui penyebabnya??
    sekian konsultasi dari Saya.
    jawaban Dokter akan sangat membantu Saya.
    Terima kasih.

     

    Respond from other blog

    1. [...] tulisan pertama tentang Pilar Konsultasi Dokter Online dipublish, beberapa komentar menyatakan cukup bingung dengan tulisan tersebut. Karena itu, sebelum [...]

      Pingback by Pilar Konsultasi Dokter Online (3) | Andaka.com March 4, 2008 @ 3:42 pm

    2. [...] dari blog dr. Deddy Andaka. Memuat tulisan berseri (3 seri). Coba kunjungi Pilar Konsultasi Dokter Online (1). Tulisan ini sebenarnya jika dikembangkan dalam suatu sistem informasi, akan menjadi sistem [...]

      Pingback by Tulisan Menarik Blog Kedokteran Indonesia » Dani Iswara .Net March 14, 2008 @ 10:26 am

    3. [...] Konsultasi Dokter Online (4) Seri Pilar Konsultasi Dokter Online :Pilar Konsultasi Dokter Online (1)Pilar Konsultasi Dokter Online (2)Pilar Konsultasi Dokter Online (3)Pilar Konsultasi Dokter Online [...]

      Pingback by Pilar Konsultasi Dokter Online (4) | Andaka.com June 9, 2008 @ 11:46 am

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Subscribe to comments via email
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Blogger Indonesia

AanAdelAdonAfwanAgungAlfaAlixAndiAngelAnggieAntonArifArthaAryAstriAviantoAyahshivaBaladikaBayuBrokencodeChoridinCosa ArandaDaengLimpoDausDawamDek DidiDeniDevariDewiDexnoDhinataDianDidi RustamDodotDominikus JujuDonnyEcaEkadsEkoEkowanzEnda NasutionEris KurniadiEveFauzanFelixFennyFerdiGauzGhozaliGoenrockGuidoGung DewiGusanHeldaHenkyHilda TobingHudatoriqIinIndra KurniadiIsniIzandiJauhariJimmy SunKoolsonicLandyLiezmayaMas RidhoMedhy AgintaMikeyNiekeNindriantoNingtyasOkaOktaPandePande TirtayasaPermanaPinkPradityaPralanggaPrima AlmaziniPutri AstitiPutu AdiPutyRaffaellRamayadiRidhoRiduRonyRozySammySandiSawaliSherlyShireiSlamet WidodoSonnySukandiaSulisSuryawanThomasTikaTonyTyazUdhienViarWahyuWidartaWiraWiwidXeroYanuarYudiYuliaYulianaZalukhuZamZee

Links

Bloggerian Forum # Blogsport # IDI Bali # Planet Bloggerian # SEO Indonesia # SEO Kita # Wikiblogia # Wordpress Forum # Wordpress Republik #

My Flickr

angpao girlchangi airportmy grandmaBengong