Pesan Kesehatan
Pelajaran yang dipetik Cosa mengingatkankanku pada pesan kesehatan yang aku lihat beberapa minggu yang lalu. Waktu itu aku sedang mengcopy kartu keluarga untuk memperpanjang KTP. Di tembok tempat foto copy tersebut terpampang tulisan sebagai berikut:
Saat diberi nasehat untuk menjaga kesehatan,
alasannya tidak punya uang (ada pun dikatakan tidak ada).Saat penyakit menggerogoti dan menghabiskan banyak uang,
(tidak ada uang pun dicari sampai ada).Saat diminta untuk mendengarkan tentang pentingnya kesehatan,
(senggang pun dikatakan sibuk).Saat malaikat pencabut nyawa datang menjemput,
(sesibuk apapun harus ikut).
Cukup menggelitik, apalagi bacanya di sebuah tempat foto copy, bukan di tempat pelayanan kesehatan atau pun semacamnya. Namun hal ini juga menandakan kalau masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya kesehatan (mudah-mudahan bukan hanya slogan belaka). Semoga…
Tags: Health

Jurnal pribadi 





Kalau sebagian masyarakat kita dah sadar akan arti kesehatan berati kemungkinan besar penyakit2 sudah semakin jarang ya pak dokter ???
uhmm… ga musti sih…
btw mas landy, ada yg nyariin tuh ngajak kenalan
semakin jarang yang sakit, gimana dong dokternya?
Ya seneng dunk… kan tujuannya emang menyehatkan orang. Hehe…
Hayooo… mikirnya pasti ga ada pasien trus dokternya melarat? nggalah…
kesehatan adalah harta yang tak ternilai
Respond from other blog
[...] Tag: Be Healthy, Be Happy! Karena sehat merupakan salah satu kunci kebahagiaan. So, mari kita jaga kesehatan kita! *pesan dari sponsor [...]
Pingback by Be Green: Stop Global Warming | Deddy Andaka's Blog — br> December 12, 2007 @ 12:02 am