Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan

Pemanasan global (Global Warming) memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang kesehatan. The Washington Post menggambarkannya dalam sebuah diagram yang menarik:

Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan

Pada gambar di atas, kita dapat melihat bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti: perubahan cuaca dan lautan, pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan.

Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.

Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita ambil contoh meningkatnya kejadian Demam Berdarah. Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.

Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.

Demikian besar pengaruh pemanasan global terhadap kesehatan kita. Masihkah kita menutup mata terhadap semua ancaman ini? Lets take action now!

Be Healthy, Be Happy!

This entry was posted in Green Marketing, Health and tagged , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

86 Comments

  1. Posted May 26, 2008 at 12:24 am | Permalink

    dok kalo pemanasan global sama efek rumah kaca itu sama ya?

    • Posted May 28, 2008 at 4:45 pm | Permalink

      Sebelumnya harus disamakan dulu persepsi mengenai “efek rumah kaca”. Pada awalnya sebutan efek rumah kaca digunakan pada bidang pertanian, yang dicari adalah menghangatnya suru ruangan pada rumah kaca sehingga tanaman yang memang memerlukan suhu hangat dapat dibudidayakan dengan baik.

      Lebih lanjut, pengertian “efek rumah kaca” yang sering disebutkan dalam artikel-artikel mengenai global warming adalah sebuah proses di mana atmosfer memanaskan sebuah planet yang menyerupai efek rumah kaca pada bidang pertanian.

      Sedangkan pemanasan global sendiri adalah meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.

      Jadi menurut saya pemanasan global berbeda dengan efek rumah kaca. Dimana efek rumah kaca lebih ke proses, sedangkan pemanasan global lebih ke akibatnya. CMIIW

  2. Posted May 26, 2008 at 11:18 am | Permalink

    Kayaknya kalo BBM naik bisa sedikit mengurangi pemanasan global ya?

    • Posted May 28, 2008 at 4:48 pm | Permalink

      Menurut saya sih bukan dilihat dari naik ngganya BBM. Tapi kesadaran kita untuk berhemat. Lha… kalau misalnya BBM naik tapi ramai ada demo dan bikin macet jalan sampai sepanajang 5 km, apa ngga mubasir tuh BBM?

  3. Posted May 26, 2008 at 3:03 pm | Permalink

    andai masyarakat level bawah lebih aware juga dengan kondisi ini ya Ded, soalnya walau banyak lsm koar2 masalah global warming, tp masyarakat bawah yang berinteraksi langsung blum tentu mau menjalankan program2 anti global warming, karena bagi mereka yang penting mereka bisa makan hari itu :grin:

    • Posted May 28, 2008 at 5:09 pm | Permalink

      Seperti pada tulisan sebelumnya yang berjudul “Kampanye Global Warming, Seperti Apa?” ada 3 faktor: Pengetahuan, Sikap dan Perilaku yang saling berkaitan dalam Global Warming.

      Nah, masyarakat bawah mungkin sering ngga aware dengan kondisi ini. Pengetahuan mereka tentang global warming mungkin bisa dibilang kurang. Tapi perilaku mereka bisa jadi sudah lebih peduli dibandingkan mereka yang memiliki pengetahuan tentang global warming lho… Karena untuk makan hari itu aja mereka masih berusaha, gimana mau boros listrik? So, otomatis mereka akan berhemat energi… Hehe… just opinion…

  4. Posted May 26, 2008 at 6:15 pm | Permalink

    jujur kalau saya itu termasuk orang yang manasin bumi ini juga, soalnya sekarang meme sudah menggunakan kayu bakar buat masak….
    dilema memang, saya pengennya ikutan dalam kampanye global warming, tapi….. :mad: :???: :cry:

    • Posted May 28, 2008 at 5:12 pm | Permalink

      Masih banyak cara buat stop global warming kan?
      terbentur pada satu cara jangan lantas menghambat langkah kita untuk cara yang lain…

  5. Posted May 26, 2008 at 7:20 pm | Permalink

    Wah keren grafisnya…boleh pinjem buat presentasi ya Ded?

    • Posted May 28, 2008 at 5:41 pm | Permalink

      Silakan dok, asal kreditnya jangan diilangin ya ;)

  6. Posted May 27, 2008 at 12:35 am | Permalink

    Wha kayaknnya harus 3M nih…

    1. Mulai dari hal kecil
    2. Mulai dari diri sendiri
    3. Mulai dari sekarang..

    :mrgreen:

    • Posted May 28, 2008 at 5:43 pm | Permalink

      Wah dapet dari mana tuh 3M Wiel? Asik juga…
      “3M Untuk Mencegah Global Warming” :idea:

  7. Posted May 27, 2008 at 9:46 am | Permalink

    aduh jadi ngeri lagi deh baca postingannya… hik hik hik :cry: kasian anak2 dan cucu2 kita… mudah2an global warming bisa kita atas bersama…

    • Posted May 28, 2008 at 5:53 pm | Permalink

      Dengan strategi 3M-nya Wielyam bagus tuh.
      Yah, mungkin kita tak bisa menghentikan yang namanya global warming. Setidaknya kita mencoba untuk menghambatnya… Semoga Bumi masih menjadi tempat yang baik untuk dijadikan tempat tinggal bagi anak cucu kita kelak…

  8. Posted May 27, 2008 at 1:15 pm | Permalink

    Pelan-pelan, ternyata bumi & alam sudah hampir rusak. Serem ngebayangin gimana nanti kalo tanah Jakarta semakin turun…

    • Posted May 29, 2008 at 12:23 am | Permalink

      Yang ini akibat penggunaan air tanah yang berlebihan ya? Ditambah bangunan2 di Jakarta yang semakin menjulang sehingga lebih besar bebannya dari pada daya tahan tanah kota Jakarta. Saya juga sempat nonton liputannya (klo ga salah di SCTV).

  9. Posted May 28, 2008 at 1:40 am | Permalink

    bumi dirusak kita merasakan akibatnya..bnayk sekali bencana2 yang terjadi didunia ini..apakah ini epek pemanasan global juga?

    • Posted May 29, 2008 at 12:37 am | Permalink

      Bisa jadi. Pada diagram di atas digambarkan global warming akan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti perubahan cuaca yang ekstrem yang sering banget menimbulkan bencana2 di dunia…

  10. Posted May 28, 2008 at 9:50 am | Permalink

    Gara2 global warming juga anak saya ikut terkena DHF dan masuk ICU. Padahal mas Dedy kan di Bali anak saya di Bandung. Kok bisa ya …
    Ini juga akibat global warming. Global menyebabkan perubahan cuaca dan iklim sehingga daerah sebaran nyamuk aedes menjadi lebih luas. Sehingga nyamuk aedes yang dari Bali bisa sampe ke Bandung.. :grin:
    Padahalk biasanya sih klo endemik gitu paling cuma satu RT/RW…

    • Posted May 29, 2008 at 12:42 am | Permalink

      Bisa aja mas Ruud. Btw, anaknya sudah sembuh belum?

  11. Posted May 29, 2008 at 8:59 am | Permalink

    Baru tahu kalau efek global warming bisa sampai kayak gitu.

    • Posted May 29, 2008 at 10:49 am | Permalink

      Masih banyak efek global warming pada berbagai aspek kehidupan manusia yang lain. So, let go green! :mrgreen:

  12. Posted May 29, 2008 at 12:14 pm | Permalink

    Terus terang saya juga ngeri bacanya..apalagi akibatnya, tetapi ya itu tadi karena akibatnya belakangan akhirnya yang tersadar sedikit sekali. Coba kalo akibatnya duluan..

    Jika boleh informasi ini di duplikasi & disebarkan saja ya.. tentunya dengan kredit ditampilkan. Biar semuanya lebih sadar untuk mengerti apa itu global warming serta dampaknya…

    Ngemeng ngemeng, yang harus kita hindari apa ya?

    • Posted May 29, 2008 at 3:03 pm | Permalink

      Kalau akibatnya duluan ntar kayak lumpur lapindo… solusi ngga ada, akibat jalan terus. Hehe… Informasi ini silakan disebarkan, bukankah dengan begitu kita juga sudah mengkampanyekan global warming? ;)

      Yang harus dihindari pemborosan energi. tapi tetep diingat, peduli global warming bukan berarti menghambat efektivitas kerja. Lets go green!

  13. Posted May 29, 2008 at 12:39 pm | Permalink

    aduh..motorku masi ngepul-pul tuh asepnya..maklum 2 tak.. :(
    theme ijo ini bakalan tahan lama kayaknya

    • Posted May 29, 2008 at 3:15 pm | Permalink

      Mudah2an tahan lama nih themenya dok.
      Belum kepikiran buat ganti nih. Hehe…

  14. Posted May 29, 2008 at 5:06 pm | Permalink

    utk menghindari global warming, jalan kaki aja deh hehehe selain sehat jg ga berpolusi :D

    • Posted May 29, 2008 at 5:31 pm | Permalink

      Klo di luar sih enak ya Sher, jalan kaki sudah jadi budaya. Sistem tempat tinggalnya juga flat2 sehingga bisa cari flat yang deket ama tempat kerja. Belum lagi transportasi umumnya yang bagus dan murah. Kebayang ga klo budaya jalan kaki diterapin di Indonesia… atau Bali dulu deh. Hehe…

  15. Posted May 29, 2008 at 7:23 pm | Permalink

    Kayaknya rencana kredit sepeda hrs segera direalisasikan nih,pdhal hardisk pc rusak hehe.Mau membudayakan jalan kaki infrastrukturnya gk ada. Hr ini indonesia resmi keluar dr opec, statusnya udah berubah dr negara pengexport minyak menjadi negara pengimport minyak, kira2 ada dampaknya gk ya buat rakyat?

    • Posted May 31, 2008 at 3:33 pm | Permalink

      Yusuf Kalla bilang harga bensin sekarang masih belum stabil. Mudah2an ga stabil itu maksudnya masih bisa turun ya. Hehe… ngarep… tapi yah, kita lihat saja. Kita kan cuma penonton :wink:

  16. Posted May 30, 2008 at 12:38 am | Permalink

    Serba salah sih ya dok, kita pengen mencegah/meminmalisasi pemanasan global ini, tapi juga kebutuhan hidup memaksa kita untuk melakukan hal yang berpotensi terhadap pemanasan global. Misalnya saja kebutuhan akan perumahan, kebutuhan pokok, BBM dan sebagainya. Tidak mungkin dunk kita menikah tanpa menghasilkan keturunan, dan dengan bertambahnya populasi ini tentu saja akan semakin menambah kebutuhan akan hal-hal diatas.

    Bener ga dok?

    • Posted May 31, 2008 at 3:35 pm | Permalink

      Saya sempat baca pertumbuhan populasi yang tidak terkontrol juga berpengaruh pada global warming. Coba deh lihat pada skema di postingan berikutnya. Katanya : Dua anak cukup. Wah, klo beneran dua anak cukup bisa2 saya ga lahir nih. haha…

  17. Posted May 30, 2008 at 7:18 am | Permalink

    mulai dari hal2 kecil aja kali ya dalam rangka meminimalkan global warming misalnya hemat energi dll.

    • Posted May 31, 2008 at 3:43 pm | Permalink

      iya bli. ada skema bagus di posting berikutnya. check them out!

  18. Posted May 31, 2008 at 1:12 pm | Permalink

    Walau dampaknya sudah jelas, tapi sepertinya sebagian besar kita masih kurang peduli :???: .

    Ada saran Dok?

    • Posted May 31, 2008 at 3:47 pm | Permalink

      Lakukan yang terbaik menurutmu untuk membuat orang lain peduli. Ini hanya permulaan mas Rozy, wajar kalau belum banyak yang “ngeh”

  19. Posted June 3, 2008 at 2:15 am | Permalink

    Pengaruh pemanasan global sangat besar, eh apakah pemecah hujan yang biasa dilakukan dengan penyinaran juga dapat mempengaruhi pemanasan blobal ini :?:

  20. ayi
    Posted June 24, 2008 at 1:03 pm | Permalink

    sebenarnya masih banyak cara untuk mencegah terjadinya pemanasan global

    buat msyrakat untuk sadar dan bangun dari tidur jangan mikir harta terus and pemerintah jngan mikirin kekuasaan aku yakin

    INDONESIA………..BISA………
    ASAL mau dan iklas jangan mikirin diri sendiri karna indonesia masih punya cara lain wat ngatasi pemanasan global dengan cara mengelola pikiran hati dan sekitar untuk maju kedepan sana mudah mudahan indonesia bisa membantu mengurangi pemanasan global heee……………..

  21. made
    Posted June 24, 2008 at 1:07 pm | Permalink

    jaNgan mikir ke belakang lihat kedepan cari dongk solusinya jika kita gigih and semgat
    wa yakin pasti bisa

    PeMAnasan gloBAL lewat……………… :mrgreen:

  22. Tata
    Posted July 26, 2008 at 11:41 am | Permalink

    global warming tuh ko kya bom aja yach, :lol: cz tiba2 meledak sejalannya pengaruh efek rumah kaca, so temen2 sekalian kalo km2 pada mo buat rumah, mending pake selaen mirror ja :razz: . selamatkan dunia yang indah ini dengan tangan temen2a sekalian

  23. ryulibra
    Posted August 22, 2008 at 3:16 pm | Permalink

    arhhh..tension laa,tak tau nak letak apa dekat assignment saya..isi dekat sini tak cukup laa..true from my heart…

  24. ryulibra
    Posted August 22, 2008 at 3:19 pm | Permalink

    :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad:

  25. Posted September 1, 2008 at 12:24 am | Permalink

    Wah, gak nyangka kalo efeknya jd berantai gt, skrg tinggal kembali ke setiap individu untuk mencegah agar tidak menjadi semakin parah.

  26. Posted September 15, 2008 at 12:08 am | Permalink

    Good Article! Boleh di-copas ga? :mrgreen: Saya rasa akan menarik kalau artikel ini juga saya bagikan di blog saya. Tentunya dengan mencantumkan blog anda juga Boleh kan? :grin:

  27. Posted October 12, 2008 at 4:11 pm | Permalink

    kapan manusia bisa benar2 sadar dampak global warming y………?

  28. Arul
    Posted October 16, 2008 at 10:38 pm | Permalink

    Klo pingin mengurangi global warming, ya dari diri sendiri dulu :!:

    misal pake kertas ketikan seperlunya, buang sampah pada tempatnya, malam-malam hari listrik seperti lampu :idea: dimati’in, soalnya listrik paling besar sumbanganya pada pemanasan global…

    Ya kalo keluar rumah baiknya pake sepeda aja :!: , daripada sepeda motor atau mobil, syukur-syukur jalan kaki kalo cuman dekat… padahal sekarang cuman mau beli sesuatu di warung sebelah biasanya pake sepeda motor, sepeda aja kan lebih baik, kenyataannya tetap gak sadar juga tuh… :evil:

    Go Green … :smile:

    Live Green … :grin: :wink: :lol:

  29. maulandhy_teknik_lingkunan ITENAS
    Posted November 2, 2008 at 5:36 pm | Permalink

    permasalahan pemanasan gLobal emang santer dibicarakan,,maka dari itu qta generasi muda harus selalu menjaga bumi ini dari “kiamat” duniawi,,
    simple koq,, :wink: contohnya nih..klo lampu atw listrik yg ga dipke,dimatiin aj,,lumayan tuh,hitung2 ortu qta ga ribet bayar listrik,,selalu nge_reuse barang2 bekas pke yg bisa difungsiin untuk yang lain,,untung juga khan,,en yg seperti orang lain bilang kLo buang sampah jgn smbarangan..
    gtu aj deh..simple khan.. :razz:

  30. Posted November 7, 2008 at 11:58 am | Permalink

    pemanasan global berdampak buruk sekali bagi saya……becozzzzzzzzz puanassss buanget ytowwwww!!!

  31. Posted November 7, 2008 at 12:02 pm | Permalink

    sampai kapan ne mau gini terus….!!! bentar panas, bentar dingin eittzzzz moro – moro ujan dueres buanget..
    flu ne…, sakit kepala….., gara – gara global warming…
    BRENTIIN DUNK….!!!! :wink: :twisted:

  32. Posted November 14, 2008 at 11:26 pm | Permalink

    Sedang cari2 materi tentang isu lingkungan untuk bahan mengajar, eh…sampai ke blog bagus dan informatif ini. Boleh juga tidak menggunakan artikel ini untuk materi di kelas? Kredit akan diberikan ke pak dokter, tentu saja :wink:

    Ohya…di tempat saya tinggal, karena semakin melambungnya biaya berkendaraan pribadi dan taksi (bukan hanya harga bensin tapi juga pajak penggunaan jalan bahkan sewa parkir), masyarakat mulai beralih menggunakan kendaraan umum spt MRT dan bis.

    Sebenarnya penggunaan kendaraan umum di sini sudah cukup lumrah, tapi masih ada sebagian masyarakat yang masih manja dan malas mengubah gaya hidup mereka. Jadi masih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.

    Karena alasan yang sudah disebutkan taid…yang sudah pasti semakin membuat kantong bolong, mulailah semakin banyak orang memanfaatkan jasa angkutan umum. Atau janjian naik mobil bareng2 dengan teman dan tetangga, supaya murah :lol:

    Jadi kalau memang sudah terpojok…sepertinya kita bisa berubah. Tapi harusnya tidak perlu begitu kan?

  33. Posted November 26, 2008 at 3:58 pm | Permalink

    mas… pinjam artikelnya ya… tentang global-global itu loh…,. thanks

  34. Lya..
    Posted November 30, 2008 at 6:22 pm | Permalink

    :roll: kita hrus pedulu lingkungan donk!!!! secara yang hidup dan berpijak kan kita-kita juga??? apa ngga ngeri sama dampak-dampak global warming??? :grin: lets keep our environment, guyss!!!!

  35. HEBU
    Posted December 20, 2008 at 1:02 am | Permalink

    perlu ada penyebaran informasi or pendidikan kepada masyarakat utamanya masyarakat “bawah” tentang apa itu pemanasan global, apa penyebabbya, apa dampaknya, dan bagaimana cara penyelesaian dan pencegahannya.informasi ini bakuan hanya berkutat di kalangan akademisi saja,othreeeee.
    kiamat makin dekat bung!!!!!!!!!!!!!!!

  36. anna
    Posted January 7, 2009 at 9:31 pm | Permalink

    Kpn iah Indonesia bisa bebas dari Global Warming??

    Biar aq g kepanasan agy… :roll:

  37. Handy Uchiha
    Posted January 16, 2009 at 6:39 pm | Permalink

    Gw gak tau banyak tentang Efek’y tuk kesehatan Manusia..

    tpi 1 hal yg gw tau pasti bahwa Pemnasan Global itu mnybapkan Kerusakn Lingkungan yg pda Akhrnya akn mnyengsarakan Seluruh Hidup Umt manusia di BUMI …

    Cintailah BUMI ini Karna disinilah kita DiLahirkan.. Hidup.. Mati..

    Sgala kenangan indah terjadi disni …

    qta pasti gak mw smw’y hilang sirna akibat ulah kita sendri…

    Lebih baik terlamabat drpda tidak sma sekali …

    Hidup Sehat & Jagalah Lingkungan Kita Sebaik2nya …

    Let’s Be Healty & Go Green .. !!!!

  38. yanti
    Posted February 28, 2009 at 3:14 pm | Permalink

    pengenya sih indonesia memiliki kesadaran yang sendiri……………..

    secara umum masyarakat indonesia bukan ga tau tentang global warmig ini
    masalahnya banyak yang ga mau tau ……………………
    itulah penyakit indonesia yang paling parah…………… kalau sudah kena barulah timbul penyesalan bukan kasadaran yang seharusnya dimulai,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  39. Posted April 5, 2009 at 11:30 am | Permalink

    KALAU MENURUT Q SEHARUSNYA KITA SADAR BAHWA BUMI TEMPAT KITA DAN SUDAH SEMESTINYA KITA JAGA, BUKAN MALAH KITA TERUS MENERUS MEMBUAT SUATU PERUBAHAN YANG MENJADI MOMOK BAGI GENERASI SELANJUTNYA. :???:
    SAATNYA KITA KEMBALIKAN BUMI SEPERTI AWAL, INDAH SEPERTI SURGAWI :wink :wink: :wink: :wink: :

  40. nDha
    Posted April 29, 2009 at 11:49 am | Permalink

    se7 bangeetttts :!: :!: :!: :!: :mrgreen:

    :grin: :cool:

6 Trackbacks

  1. [...] tulisan sebelumnya mengenai “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini [...]

  2. [...] image diatas . Untuk masalah global warming lebih jelasnya baca tulisan dokter Deddy disini, disini dan disini [...]

  3. [...] Sumber : [...]

  4. [...] Di Indonesia sendiri, kegiatan ini difokuskan di Jakarta. Namun bukan berarti di daerah lain tidak boleh berpartisipasi. Ingat, ini tentang dari planet mana Anda berasal kan? Menurut saya ini sungguh ide yang bagus. Namun kegiatan semacam ini memerlukan suatu tindakan yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan yang sekali bergaung setelah itu hilang begitu saja. Setidaknya event ini dapat digunakan sebagai momentum untuk kembali mengingatkan orang-orang akan dampak Global Warming. [...]

  5. By Pemanasan Global « Wileeknight's Blog on January 14, 2010 at 12:24 am

    [...] “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini menjadi tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun 2008, yaitu Protecting Health from Climate Change atau Melindungi Kesehatan dari Perubahan Iklim. Sebenarnya masalah kesehatan merupakan masalah ‘hilir’ dari pemanasan global (Global Warming) dan perubahan iklim (Climate Change). Hulu permasalahannya ada pada bidang lain yang lebih dulu merasakan dampaknya. Dokter dan tenaga medis lainnya menjadi ‘tukang cuci piring‘ jika hanya mengobati saja. Karena itu, yang jauh lebih penting adalah upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah terjadi dan upaya untuk mengurangi dampak buruk dengan berbagai langkah pencegahan. [...]

  6. [...] “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini menjadi tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun 2008, yaitu Protecting Health from Climate Change atau Melindungi Kesehatan dari Perubahan Iklim. Sebenarnya masalah kesehatan merupakan masalah ‘hilir’ dari pemanasan global (Global Warming) dan perubahan iklim (Climate Change). Hulu permasalahannya ada pada bidang lain yang lebih dulu merasakan dampaknya. Dokter dan tenaga medis lainnya menjadi ‘tukang cuci piring‘ jika hanya mengobati saja. Karena itu, yang jauh lebih penting adalah upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah terjadi dan upaya untuk mengurangi dampak buruk dengan berbagai langkah pencegahan. [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting