Global Warming Series :
- Blogger Indonesia Peduli Global Warming
- Kampanye Global Warming, Seperti Apa?
- Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan
- Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming)
Pemanasan global (Global Warming) memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang kesehatan. The Washington Post menggambarkannya dalam sebuah diagram yang menarik:

Pada gambar di atas, kita dapat melihat bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti: perubahan cuaca dan lautan, pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan.
Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.
Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita ambil contoh meningkatnya kejadian Demam Berdarah. Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.
Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.
Demikian besar pengaruh pemanasan global terhadap kesehatan kita. Masihkah kita menutup mata terhadap semua ancaman ini? Lets take action now!
Be Healthy, Be Happy!


85 Comments
emang bener sih gara-gara global warming aku jadi putus sama si doi,nggak kebayang kan,mo tahu lebih lanjut hubungi ajah ke no 081280305232 heeeeeeeee
Mbak nomornya kok ga bisa dihubungi lagi…udah ganti yang baru ya..?
hubungiii 085640148998
Menyedihkan banget kalo diliat dari beberapa aspek, lebih banyak kerugian yang didapat daripada keuntungan yang diperoleh.
Diharapkan kepada para cukong kayu, para pebisnis (tambang, batubara, dll) memperhatikan hal ini.
Save our earth.
Trus bagaimana dunk??? ada solusinya???
Untuk mengurangi pemanasan global, mari kita kurangi CO2, baik dari kendaraan bermotor, listrik, ataupun industri. Saya membaca satu poster di salah satu industri elektronik besar di Bekasi, bahwa “setiap penghematan listrik 1 KWh = pengurangan CO2 sebesar 0,712 Kg”, berarti setiap orang bisa ikut aktif dalam mengurangi pemanasan global, paling tidak dengan menghemat pemakaian listrik setiap bulannya.
Dari manakah penghematan signifikan yang bisa kita dapat? Menurut penelitian yang dilakukan oleh salah satu BUMN di gedung2 komersial, pemakaian mesin pendinginlah (AC, chiller) yang paling besar memakai daya listrik, sekitar 60-70% dari seluruh tagihan listriknya.
wah ternyat berbagai macam penyakit ada hubungannya secara tidak langsung sama pemansan global ya..ckcckkcck.. baru ngeh saya..
hal ini mudah2an membuat kita sebagai penghuni bumi lebih sadar akan bahaya dan akibat dari pemanasan global ini ya.. amin..
thanks ya atas artikelnya… save our earth
Sebuah renungan bagi kita! sebuah teguran dalam bagi kita! sebuah keserakahan yang mengakibatkan sesaknya nafas Bumi makanya, kita harus berfikir dan merenung!, kita himbau teman-teman, keluarga dan khusunya diri KITA sendir! untuk tidak merusak bumi tercinta kita lagi! demi kita dan cucu-cicit kita ,, nice post !!
wahhh…
tu khan!!??
qt hrs slamatkan planet qt ne….
mulailah dr hal yang kcil
ocehhh
kita musti hati2 om. and waspada ama yang kita perbuat .
kita sudah tahu dampak pemanasan global terhadap kesehatan sangat mengerikan mari kita mulai mengatasi pemanasan global buka hanya bicara tapi melakukannya dengan cara menanam pohon,mengunakan bahan yang dapat di daur ulang,mengunakan kendaraan umum,hemat pakai plastik,bila mau beli makanan usahakan bawak rantang agar hemat plastik,jangan merokok dan ubah pola makan dengan pola makan banyak sayur dan buah/vegetarian selain sehat juga mengatasi pemanasan global,kalau kita banyak makan sayur petani banyak tanam sayur,maka banyak tumbuhan yang membantu mengatasi pemanasan bumi
untuk lebih lanjut bisa dilihat di pemanasanglobal.net
dee-idea.blogspot.com
ke aku
harus jaga alam neeh
Global warming ??? siapa takut………
http://geourban.wordpress.com/2010/01/09/gosip-global-warming/
lkukan gerakan 1 hari bwat 100 thun
galakkan tanam minimal satu pohon untuk satu orang setiap tahun di pekarangan
bagi q pemanasan global cukup bahaya bagy kehidupan manusia
ngeri gima maksud y’
selamatkan hutan kita,ingat hutan adalah paru2 dunia,,ingat kita hidup di dunia ini bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi kita masih punya anak cucu nanti,masa depan mereka ada di tangan kita,,mari kita bersama-sama ingatkan para pembalak liar yang tidak bertanggung jawab,utuk sadar mulai dari sekarang,,ingat huatan tidak pernah menyakiti
lingkungan akan ramah jika kita juga menjaga lingkungan
oke………….lah….klu………….bek……bek….bek……bekgtu………
wah.. bagus sekali..
satu lagi mba … pemanasan global berdampak langsung pada temperamental seseorang dalam arti seseorang menjadi lebih mudah marah, iya ngga?
6 Trackbacks
[...] tulisan sebelumnya mengenai “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini [...]
[...] image diatas . Untuk masalah global warming lebih jelasnya baca tulisan dokter Deddy disini, disini dan disini [...]
[...] Sumber : [...]
[...] Di Indonesia sendiri, kegiatan ini difokuskan di Jakarta. Namun bukan berarti di daerah lain tidak boleh berpartisipasi. Ingat, ini tentang dari planet mana Anda berasal kan? Menurut saya ini sungguh ide yang bagus. Namun kegiatan semacam ini memerlukan suatu tindakan yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan yang sekali bergaung setelah itu hilang begitu saja. Setidaknya event ini dapat digunakan sebagai momentum untuk kembali mengingatkan orang-orang akan dampak Global Warming. [...]
[...] “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini menjadi tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun 2008, yaitu Protecting Health from Climate Change atau Melindungi Kesehatan dari Perubahan Iklim. Sebenarnya masalah kesehatan merupakan masalah ‘hilir’ dari pemanasan global (Global Warming) dan perubahan iklim (Climate Change). Hulu permasalahannya ada pada bidang lain yang lebih dulu merasakan dampaknya. Dokter dan tenaga medis lainnya menjadi ‘tukang cuci piring‘ jika hanya mengobati saja. Karena itu, yang jauh lebih penting adalah upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah terjadi dan upaya untuk mengurangi dampak buruk dengan berbagai langkah pencegahan. [...]
[...] “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini menjadi tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun 2008, yaitu Protecting Health from Climate Change atau Melindungi Kesehatan dari Perubahan Iklim. Sebenarnya masalah kesehatan merupakan masalah ‘hilir’ dari pemanasan global (Global Warming) dan perubahan iklim (Climate Change). Hulu permasalahannya ada pada bidang lain yang lebih dulu merasakan dampaknya. Dokter dan tenaga medis lainnya menjadi ‘tukang cuci piring‘ jika hanya mengobati saja. Karena itu, yang jauh lebih penting adalah upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah terjadi dan upaya untuk mengurangi dampak buruk dengan berbagai langkah pencegahan. [...]