Tanggal 13 lalu, saya menerima SMS dari XL yang berbunyi: “Terima kasih, masa berlangganan XL RBT Anda telah diperpanjang utk 30 hari. Utk lagu lain kirim TPA… bla… bla… bla…”. Jadi heran, kapan saya daftarnya ya? Kok tiba-tiba sudah diperpanjang aja… Karena waktu itu lagi ada kesibukan, saya abaikan saja pesan ini.
Flash back ke beberapa hari sebelumnya, saya baru ingat kalau istri sempat menanyakan RBT di hape saya. Tapi karena tidak merasa berlangganan RBT, saya tidak mencari tahu lebih lanjut. Saya pikir bisa saja XL lagi error. Namun semakin hari semakin bertambah saja orang yang menanyakan tentang RBT tersebut. Malah ada yang berpikir kalau saya lagi ribut dengan istri. Hmm… jadi tambah penasaran RBT seperti apa yang nangkring di hape saya.
Hari ini saya coba dengerin, begini liriknya:
Sayangku maafkanlah diriku
ku tahu ku salah menyakitimu
Sayang terimalah aku lagi
ku masih mencintaimu
Buset! Pantesan saja istri dan orang-orang pada nanyain. Karena merasa asing dengan suara penyanyi dan liriknya, maka saya coba search di Google dan jreeeeng… muncullah nama GRUVI – Ku Masih Mencintaimu yang foto penyanyinya ada di bawah ini. Aduh, siapa pula mereka?

Hari ini saya langsung UNSUB. Terlepas dari saya memang tidak suka lagunya (maaf), saya sangat menyayangkan pihak XL yang (menurut saya) seenaknya sendiri. Bukan masalah Rp 7000,- yang hilang karena tidak berhenti berlangganan, bukan pula karena Rp 350,- yang terpotong untuk UNSUB. Tapi saya tidak suka caranya. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya tentang pemberian RBT gratis ini. Seharusnya konsumen punya hak untuk menolak atau menerima RBT tersebut. Meski itu RBT gratis sekalipun!
Ternyata bukan hanya saya yang mengalami hal seperti ini, ada Thomas, Haryanto MT, Agus, Rizkanirma Annisa, Tigor dan entah siapa lagi. Melalui postingan ini, tidak ada niat sama sekali untuk pencemaran nama baik. Tidak pula ada pihak-pihak yang “menunggangi” agar saya posting seperti ini. Ini sekedar masukan agar pihak XL akan berpikir dua kali (atau bahkan 100 kali) untuk hal-hal seperti ini.
Bagi yang ingin berhenti berlangganan bisa ketik UNSUB dan kirim ke 1818.
Hmm… ternyata RBT yang paling bagus itu tetep yang bunyinya *tuuutt…tuuutt…tuuutt…*
Arti Sebuah Nama
What’s in a name? That which we call a rose
by any other name would smell as sweet.
~William Shakespeare~
Tak jarang saya jumpai komentar-komentar yang di akhir kalimatnya menuliskan “Salam kenal” namun mereka tidak mencantumkan identitas yang jelas. Atau paling tidak nickname yang biasa digunakan. Yang ada di kolom nama malah nama website mereka, sebut saja misalnya Pemburu Dollar, masa mau saya panggil Dollar seperti nama pelawak dari Bali itu? Ada juga yang menuliskan Definisi sebagai namanya untuk mempromosikan website tentang definisi, atau jangan-jangan namanya memang Defi ya?
Apalah arti sebuah nama. Mungkin itu yang ada di benak mereka mengutip kata-kata sang pujangga William Shakespeare. Kalau kita hanya melihat sepenggal kalimat tersebut, memang seolah-olah nama bukanlah hal penting. Namun mari kita coba melihat lengkapnya kalimat tersebut.
Apalah arti sebuah nama? Meskipun kita menyebut mawar dengan nama lain, wanginya akan tetap harum. Read More »