Setelah meneguk secangkir kopi hangat, tiba-tiba terlintas ide untuk postingan hari ini, tentang ekor yang bernama “Tagline”. Apa sih tagline? Kusebut ekor karena biasanya tagline mengekor sebuah logo atau brand. Yang pasti berbeda dengan “Si ekor panjang“nya Chris Anderson. Tagline pada tahun 1960-an dikenal dengan sebutan slogan, marketing line atau bahkan trademark line namun saat ini sudah lebih populer dengan sebutan tagline. Sesuai dengan terminologinya, tagline adalah sebuah frase atau kalimat pendek yang dapat menyampaikan pesan atau maksud dari sebuah logo atau brand.

Seberapa sih pentingnya tagline? Ada sebuah perusahaan yang merubah tagline-nya sampai 3 kali pada tahun yang sama untuk sekedar memperkuat brand mereka. Seth Godin dalam bukunya yang berjudul Purple Cow menyebutkan :
Slogan biasanya penting karena Anda dapat memasukkannya dalam iklan TV dan menyebarkan pesan Anda hanya dalam beberapa detik. Kini, slogan itu penting, tetapi untuk alasan yang berbeda.
Slogan yang secara tepat menyampaikan inti Purple Cow Anda merupakan sebuah naskah. Naskah digunakan oleh penyebar virus (viral marketing-red) ketika ia berbicara dengan temannyanya. Slogan mengingatkan pengguna.
Lalu apa hubungannya tagline dengan internet marketing? Saat ini begitu banyak blog yang baru tumbuh dan berkembang. Bahkan banyak yang memiliki topik seragam dan terlihat sama. Coba saja hitung blog yang membahas tentang SEO/SEM (Search Engine Optimization/Marketing) atau internet marketing. Namun sedikit dari mereka yang benar-benar menggunakan tagline. Untuk itulah diperlukan sebuah pembeda yang “khas”, sebuah TAGLINE! Read More






10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog
Dapet artikel menarik nih dari si Coklat Baron tentang “10 Commandments Of Blog Commenting” atau sepuluh aturan dalam memberikan komentar pada blog. Hah?! Ngasi komentar pake aturan??!! Tunggu dulu, mari kita baca saja apa sih 10 aturan itu.
Kebanyakan dari kita berkunjung ke blog orang lain setiap hari dan meninggalkan komentar pada artikel yang kita sukai. Beberapa orang meninggalkan komentar pada blog lain untuk “meninggalkan jejak” dengan harapan meningkatkan traffik. Yang lain meninggalkan komentar karena mereka ingin berpartisipasi dan membuat teman baru. Dua alasan tersebut sah-sah saja. Namun banyak orang yang sering melupakan cara terbaik untuk melakukan sesuatu, termasuk memberikan komentar pada blog.
Nah, berikut adalah 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog:
1. Baca sebelum menulis – Sebelum menulis komentar, yakinkan kalau kita telah membaca dan mengerti postingan. Mengirim komentar dengan cepat yang tidak berhubungan dengan posting tidak akan memberikan blog kita beberapa pengunjung baru. Ulangi membaca komentar kita sebelum disubmit.
2. Sopan – Tata krama yang baik adalah hal penting ketika memberikan komentar pada blog lain. Kita tidak akan pergi ke rumah orang lain dan berperilaku tidak pantas kan? Sama halnya dengan blog. Hanyak karena kita tidak saling bertatap muka tidak berarti kita bisa bertingkah laku seperti idiot. Jika kita sopan, itu akan memudahkan kita di dalam membuat persahabatan baru dengan blogger lain. Read More »