Officially 27: Renungan Tentang Kematian

by Deddy Andaka on July 27, 2009

Hari ini saya tepat berusia 27 tahun. Berbicara tentang ulang tahun, sesungguhnya kita dapat melihatnya dari dua sisi. Pertama, sudah seberapa lama kita menjalani hidup. Kedua, sudah seberapa dekat kita dengan kematian. Iya, KEMATIAN! *sengaja saya tulis dengan huruf kapital* Bagi sebagian orang, berbicara tentang kematian masih dianggap tabu, namun menurut saya hal seperti ini justru harus sering kali kita renungkan agar kita dapat lebih menghargai lagi yang namanya “kehidupan”.

Mungkin dapat dianalogikan seperti gambar di atas, sebuah kapal laut berangkat dari dermaga (A) menuju ke arah pulau (C). Ketika kapal laut berada di titik tengah (B), maka kapal tersebut dapat dikatakan semakin menjauhi dermaga dan secara bersamaan mendekati pulau tujuan. Yang membedakan dengan kehidupan yang kita jalani adalah kita tidak tahu kapan kita akan sampai di pulau seberang. Mungkin sepuluh tahun lagi. Mungkin setahun. Mungkin sebulan lagi. Mungkin besok. Atau nanti. Tidak ada yang tahu…

Ajahn Chah dalam bukunya “No Ajahn Chah” menyebutkan:

Our birth and death are just one thing. You can’t have one without the other. It’s a little funny to see how at a death people are so tearful and sad, and at a birth how happy and delighted. It’s delusion. I think if you really want to cry, then it would be better to do so when someone’s born. Cry at the root, for if there were no birth, there would be no death. Can you understand this?.

Yang kalau diterjemahkan kurang lebih begini: Kelahiran dan kematian kita adalah satu hal. Anda tidak bisa mendapatkan yang satu tanpa yang lainnya. Terlihat agak lucu; bagaimana pada saat ada kematian, orang-orang menangis dan sedih; sedangkan pada saat ada kelahiran, orang-orang gembira dan senang. Itu hanyalah khayalan. Saya rasa jika Anda benar-benar ingin menangis, lebih baik melakukannya pada saat seseorang dilahirkan. Menangislah pada awalnya, karena bila tidak ada kelahiran, maka tidak akan ada kematian. Apakah Anda bisa mengerti hal ini?

Memang terdengar ekstrim, namun kalau direnungkan kalimat di atas sungguh memiliki makna yang dalam sekali. Pertanyaannya adalah, “Sudah siapkah Anda ketika kematian datang menjemput?”.

Kelahiran dan kematian kita adalah satu hal. Anda tidak bisa mendapatkan yang satu
tanpa yang lainnya. Terlihat agak lucu; bagaimana pada saat ada kematian, orang-orang
menangis dan sedih; sedangkan pada saat ada kelahiran, orang-rang gembira dan
senang. Itu hanyalah khayalan. Saya rasa jika Anda benar-benar ingin menangis, lebih
baik melakukannya pada saat seseorang dilahirkan. Menangislah pada awalnya, karena
bila tidak ada kelahiran, maka tidak akan ada kematian. Apakah Anda bisa mengerti hal
ini?
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 38 comments… read them below or add one }

Anonymous January 1, 1970 at 8:00 am
Nasir July 27, 2009 at 4:35 pm

Hore…
Pertamax…
Met ultah dok…semoga kehidupan kemarin selalu mendapat berkah dari Tuhan dan kehidupan selanjutnya bisa lebih baik, semangat, selalu sukses sehingga selalu siap menghadapi kematian ketika ajal menjemput…Amien…

Reply

Deddy Andaka, dr July 27, 2009 at 7:26 pm

Terima kasih dok. Mudah2an saya selalu siap kapan pun ajal menjemput. Ayo… persiapkan diri dengan baik. Semangat! :)

Reply

ansav July 29, 2009 at 10:55 am

jadi inget masih banyak dosa neh :oops: :oops:

Reply

Angels July 27, 2009 at 5:07 pm

Happy Birthday :razz:

Reply

Deddy Andaka, dr July 27, 2009 at 7:29 pm

Thanks Njel. Uda mulai ikutan paid review ya? ;)

Reply

Nyubi July 27, 2009 at 8:52 pm

Met ultah Dok… :) kalimat terakhir di postingan bli, diri saya belum berani menjawabnya.
Coward huh? Just not ready yet

Reply

Puri Andarini July 27, 2009 at 4:39 pm

happy bday dok..

Reply

Putu Yindy Kurniawan July 27, 2009 at 6:07 pm

Hepi B'day Ded! seberapa deket kita dengen Kematian jgan direnungkan lama2 ya, mendingan renungkan seberapa banyak Kebaikan yang masih bisa dilakuin sampe Kematian..hehe pasti banyak ide bagus2, aku rela kok sebagai korban kebaikan :) Happy Bday!! Tambah Sukses!!

Reply

Ayu Sugi Astiti July 27, 2009 at 7:01 pm

makanya,jalani hidup sebaik mungkin seakan kita akan mati besok…minggu2 ini kita banyak dikejutkan sama kematian, ya guru kita, ya kakak kelas kita, musibah bom,satu yg pasti ntar pasti ada giliran kita….hepy bday …

Reply

Deddy Andaka July 27, 2009 at 7:08 pm

@Yindy: maksudnya juga gt Yin. Biar makin tergugah untuk berbuat kebaikan. Masih di Jerman tah? Kapan pulang?@Sugi: renungan ini terinspirasi mereka Gi. Hidup itu tidak pasti, yang pasti itu kematian… r.i.p…

Reply

Dhimas July 28, 2009 at 6:41 am

Selamat Ulang Tahun Mas.. Semoga yang Mas inginkan segera tercapai.. ;-)

Reply

wira July 28, 2009 at 8:47 am

met ultah dok, moga sukses selalu di sisa kehidupan ini, hehe…

btw, tentang tulisan diatas, saya selalu melihat orang menangis kok ketika ada kelahiran, yang nangis bayinya, hehehehe…

Reply

Putu Yindy Kurniawan July 28, 2009 at 12:57 am

belum tau Ded, selama duit buat hidup masi ngalirnya disini, setaon sekali baru pulang, renc Des. kamu di bali?

Reply

kodil July 28, 2009 at 11:20 am

wah sedang ber ulang taon toch..selamat ya bro…mudah-mudahan makin sukses selalu..

Reply

tipis July 28, 2009 at 11:51 am

ketika kapal berangkat ke pulau, diperjalanan selalu mengumpulkan bekal. bekal itu untuk kehidupan yang kekal dipulau. Nah dunia inilah tempat mengumpulkan bekal itu. bekal baik yang kita bawa akan baik pula buat kita dipulau, bila bekal buruk yang kita bawa, maka keburukan akan menemani kita dipulau. jadi, perbanyaklah bekal baik didunia ini. memang berat, penuh godaan dan cobaan. tapi kita tetap harus menjalaninya, tidak bisa menghindar :)

Reply

Deddy Andaka, dr July 28, 2009 at 11:00 pm

Tambahan ilustrasi yang bagus mas :) Thanks ya…

Reply

Aksesoris Wanita July 28, 2009 at 12:04 pm

Salam kenal ya mas..

menurut saya profesi sebagai dokter,sering berhubungan dengan manusia yang dalam kondisi hidup dan mati semakin membantu kita untuk lebih mengingatkan pada kematian.

Introspeksi dan perbaikan diri,itu penting…supaya kita menjadi manusia yang lebih baik

Reply

internet gratis July 28, 2009 at 11:11 pm

met ultah mas..
moga panjang umur n tambah rizky..

oiya salam kenal ya..

Reply

hopskole July 29, 2009 at 1:11 am

Biarpun telat, karena semuanya ngucapin met ultah… makanya saya juga ikutan mo ucapin… Selamat ulang tahun pak dokter… :D

Reply

Indonesian Furniture-Jepara Furniture Manufacturer July 29, 2009 at 10:05 am

ha…tulisannya bagus tuh…ada cupiklan ni.. ” beribadahlah seakan akan kamu mati esok pagi, dan bekerjalah seakan akan kamu hidup selamanya”

Reply

Cadink July 29, 2009 at 11:29 am

Met ultah yach bro… walau udah lewat…. ;-)

Reply

afwan auliyar July 29, 2009 at 4:25 pm

selamat ulang taon …
semoga sisa umurnya bisa berguna dan lbh baik lagi :D

Reply

the fachia July 29, 2009 at 9:03 pm

kapan pun seharusnya kita harus siap mas.. ;-)

Reply

yusuf July 31, 2009 at 10:10 pm

kayanya hampir 100% orang akan bilang tidak siap klo anda bertanya seperti itu.
mungkin pertanyaan yang lebih baik ditanyakan adalah
apa yang akan anda bawa dan anda tinggalkan saat anda mati ?…………

Reply

Remaja Helda August 1, 2009 at 11:05 am

Kalo ditanya ke saya, Dok, jawabannya: ngga siap.
:mrgreen:

Btw, panjang umur buat Pak Dokter.
*Perkataan adalah do’a
:D

Reply

ititut4rya August 5, 2009 at 6:30 am

Tidak banyak yang berani memperbincangkan kematian pada hari ulang tahunnya. Dan kita juga tidak pernah berani untuk mengingatkan orang pada kematian saat mengucapkan selamat ulang tahun pada seseorang…

Reply

Deddy Andaka, dr August 9, 2009 at 8:03 am

Kalau ke aku, boleh kok sering2 diingetin Ar ;-)

Reply

nindrianto August 6, 2009 at 5:15 pm

emang siap ndak siap…sepertinya klo udah waktunya….gmn lagi…hehe…:) :roll:

Reply

nyegik August 7, 2009 at 1:49 am

wakh aku pikir sudah sekarat nih….dok, ilustrasi akan hutnya keren banged…..

Reply

Deddy Andaka, dr August 9, 2009 at 8:05 am

Thanks, itu bikinnya pake font standar yang ada di Windows kok. Klo ga salah namanya Webdings :mrgreen:

Reply

Pujiono August 7, 2009 at 10:57 am

aduh jadi inget dosa

Reply

uiio August 7, 2009 at 10:58 am

:cry: :cry: maafin semua kesalahan ku..

Reply

Media Nusantara August 7, 2009 at 12:24 pm

Agar tidak membuat stres, kehidupan dan kematian dapat disamakan dengan istilah yang sering kita dengar : “Ada pertemuan dan ada perpisahan”. Kematian bisa diartikan sebagai perpisahan dengan orang-orang yang kita cintai selama menjalani kehidupan.

Oleh karena itu, selama masih dalam perjalanan kehidupan, kita dapat menggunakan kesempatan untuk berbagi segala hal yang baik dengan sesama kita. Berbagai media dapat dimanfaatkan untuk hal yang baik tersebut. Selamat Ulang Tahun.

Reply

kris August 7, 2009 at 6:38 pm

ngeri inget mati mah..
msh banyak dosa

Reply

snydez August 10, 2009 at 12:07 pm

waaah..
slamat ultah *sorry telat :)

Reply

ulfa September 9, 2009 at 3:08 pm

Orang yg paling cerdas di dunia ini adlh bukan org yg kaya ataupun yg punya titel bayak ataupun yg punya jabatan tinggi. Melainkan orang yg paling banyak mengingat kematian dan mempersiapkan bekal kematian tersebut…

Reply

Aplikasi CRM September 17, 2009 at 3:50 pm

I love your quote of Ajahn Chah. ;-)

Reply

Leave a Comment

{ 3 trackbacks }

Previous post:

Next post: