Baru saja saya nyoblos untuk pemilihan kepala daerah; Pilkada Bali untuk masa pemerintahan 5 tahun ke depan. Hari ini merupakan puncak dari pesta demokrasi rakyat Bali setelah dalam beberapa bulan ini dijejali dengan propaganda dan kampanye-kampanye baik di jalan-jalan, surat kabar ataupun media elektronik yang lain.
Pemilihan Gubernur kali ini memang cukup istimewa mengingat untuk pertama kalinya Gubernur akan dipilih secara langsung oleh rakyat. Karena itu, pendekatan para calon Gubernur pun berbeda dibandingkan dulu yang lebih ke lobi-lobi di tingkat atas. Mau tidak mau sekarang para calon Gubernur harus down to earth alias merakyat. Berbagai strategi pun dilakukan untuk menarik simpati rakyat dari secara langsung berkunjung ke desa-desa, mendengar keluhan mereka, pembagian bantuan, pemberian pengobatan gratis, dll…
Kata orang dunia politik itu keras. Strategi tidak hanya dilakukan dengan meningkatkan citra diri kandidat yang diusung, tapi juga berusaha untuk menurunkan citra diri kandidat lain. Hal-hal semacam ini lebih dikenal dengan sebutan Black Campaign yang tentunya tidak sehat untuk iklim demokrasi. Bahkan kampanye seperti ini dapat menimbulkan gesekan-gesekan secara horizontal pada masyarakat yang fanatik terhadap calon masing-masing.
Pesta sudah dimulai. Siapakah yang akan terpilih?
Apakah Winasa dan Alit Putra?
Apakah Cok Budi Suryawan dan Suweta?
Apakah Mangku Pastika dan Puspayoga?
Pada akhirnya rakyatlah yang menentukan. Dalam 2 jam setelah TPS (tempat pemungutan suara) ditutup pk 13.00 WITA, kita sudah dapat mengetahui prediksi hasil Pilkada dari penghitungan cepat Quick Count. Siapa pun yang menang, itu adalah kemenangan rakyat Bali. Siapa pun yang terpilih, itu adalah pilihan rakyat Bali. Semoga Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih dapat membawa Bali ke arah yang lebih baik lagi.
UPDATE!
Hasil sementara Pilkada Bali sampai pk 13.00 WITA (10 Juli 2008)
Winasa – Alit Putra 18,7%
Cok Budi Suryawan -Suweta 25,8%
Mangku Pastika – Puspayoga 55,1%
Sepertinya sudah jelas siapa pemenangnya…


35 Comments
wah, langsung diposting.masih hangat nih.tinta dijempol belum luntur tuh.ini seperti live report jadinya.oke ded doain saja hasilnya yang bagus buat bali.sayangnya tidak ada orang muda lagi yang jadi pemimpin…..jangan-jangan yang terpilih nanti adalah pemimpi.
Sepertinya tinta kali ini lumayan asli. Terbukti tidak mudah dihilangkan dengan air dan sabun. Berbeda dengan pas Pemilu lalu yang digosok aja sudah hilang…
ga bisa nyoblos
kejauhan bli klo KPU musti kesitu
Semoga pemimpinnya tidak menjual janji2 lagi
Janji sudah diucapkan di depan publik. Sudah direkam pula di TV Nasional. Sebagai rakyat… kita tinggal menagihnya…
Nga Bisa nyoblos soalnya tidak terdaftar sbg calon pemilih alias tdk mendapat kartu pemilih, semoga pemimpin bali kedepan lebih peduli dgn rakyat miskin dan lebih mengutamakan kesejahteraan pegawai no pemerintahan yg kehidupannya pas-pasan
Sayang sekali… padahal di media surat kabar dan elektronik sudah selalu didengungkan agar masyarakat yang lebih aktif dalammemperjuangkan suaranya… tunggu Pemilu aja bli…
sayah ndak nyoblos, pak dokter….. golput aja deh… soalnya baru pindahan rumah, jadi ga dapet kartu pemilih
Hare gene golput?
Klo sy baru 1x ikutan nyoblos wkt pilkada di Medan. Untung ga milih calon yg sekarang jd tersangka KPK
Dengan makin gencarnya KPK belakangan ini kok masih saja ya ada yang berani korupsi. Tanya kenapa?
Mudah-mudahan Bali mendapat pemimpin yang lebih baik lagi. Plus, tentu saja semoga tidak rusush seperti yang ada di daerah lain (gak mau nyebut namanya). Btw, lam kenal.
Sejauh ini masih aman-aman saja kok
Wah bareng PILKADA Maluku dong…
Oh bareng ya Dis? Ditunggu repotnya langsung dari Maluku
sekarang yang menang jadinya siapa bli ??
Sepertinya sudah jelas yang menang pasangan Mangku Pastika – Puspayoga. Pasangan lain juga sudah menerima kekalahan dengan lapang dada… Ini baru Bali
nggak ikutan nyoblos…
masih nggak sreg sama calon-calon pemimpin yang pemimpi.
*kabur ahh.. sebelum ditimpuk team sukses*
Tinggal milih diantara yang ada aja kan Bli. Klo nunggu sreg banget bisa ga nyoblos-nyoblos donk?
semoga hasil pilgub ini memang yg terbaik buat rakyat Bali
*yg menang taruhan inget makan2
Yang kalah jangan lupa potong alis dan kumis sebelah.
Koq jempol sih yang di cap tinta, saya kelingking.
Biar beda dok
cap jempol biar sah dan mantap! akhirnya jagoannya menang mutlak juga
selamat!
Ah iya, biar mantab juga. Masalah saya menjagokan siapa… no comment yah. Rahasia!
Apapun makanannya yang penting bisa bermanfaat buat rakyat banyak. Itu saja harapan rakyat kecil
“Baru saja saya nyoblos untuk pemilihan kepada daerah; Pilkada Bali untuk masa pemerintahan 5 tahun ke depan.”
Bos andakan ntu kok kepada daerah ?? apa bukan kepala daerah bos ?? koreksi aja nih sapa tahu salah tulis
Semoga dengan kepala daerah baru bali makin yang pertamaxxxxx
Terima kasih atas koreksinya
Salah tulisan sangat fatal untuk SEO ya?
Malah ada TEMAN yang suka nyalah-nyalaih penulisan kata. Katanya biar pas searching pake google bisa jadi keyword yang bagus.
**whalah…
.
Sekiranya tujuannya bukan mengejar kekuasaan, niscaya Black Campaign itu tak akan ada. Dan jika yg jadi tujuan adalah dalam rangka mencapai visi dan misi menjadikan bangsa dan negaranya ke arah yg lebih baik, sejahtera secara ekonomi, moral, dll, maka yang ada tidak lain adalah sinergi yg indah
[sekedar pendapat pribadi
]
Visi misinya sih bagus mas. Tapi tim suksesnya itu lho yang sering menghalalkan segala cara. Mudah-mudahan mereka diberi pencerahan ya…
bali damai…. senang
coba semua propinsi begitu…
di sby masih belum, ntar tgl 23, pusing mikirin politik
Jangan pusing-pusing Wiel. Tinggal nyoblos aja kok repot… *Gus Dur style*