New Wave: The New Era of People Power

by Deddy Andaka on November 22, 2009

Saat ini kita sedang berada di masa transisi. Web 2.0 sedang berada di titik akhir kesempurnaannya. Di sisi lain, Web 3.0 sedang mencari bentuknya. Tidak ada definisi pasti yang dapat menggambarkan masing-masing era perkembangan Web. Saya lebih suka mengatakan bahwa Web 1.0 adalah era yang statis dan ego sentris, Web 2.0 adalah era yang dinamis dengan komponen komunitas dan kontribusi, sedangkan Web 3.0 adalah era kolaborasi dan masih mengandalkan komunitas di dalamnya. Bedanya, komunitas yang ada kini semakin kuat dan semakin memiliki jati diri.

the-new-wave-people-power

Bisa jadi Teori Motivasi dari Abraham Maslow adalah benar, bahwa manusia secara psikologis membutuhkan komunitas untuk aktualisasi diri. Tapi mungkin dia tidak akan menyangka bahwa komunitas akan berkembang menjadi bentuk seperti yang kita lihat saat ini. Komunitas yang ada bukan lagi sekedar sekelompok orang-orang yang memiliki ketertarikan, pekerjaan atau aktivitas yang sama. Mereka menggerakkan. Mereka ingin berbuat sesuatu. Dan mereka tahu… mereka memiliki kekuatan untuk itu. Kini, “People Power” pun memasuki sebuah era baru, era The New Wave.

Tak asing lagi bagi kita, di televisi sering muncul berita mengenai dukungan suatu kelompok di komunitas jejaring Facebook. Masih ingatkah Anda tentang kisah seorang pasien bernama ibu Prita Mulyasari yang menuntut keadilan namun malah dia yang masuk penjara? Masyarakat pun memberikan dukungan melalui situs jejaring Facebook. Ketika artikel ini ditulis, Kelompok “Dukung Prita Mulyasari” berjumlah 94.480 anggota. Jumlah tersebut menurun dibandingkan bulan Juni lalu yang sempat mencatat angka 144.307 anggota. Namun itulah era New Wave dimana setiap orang memiliki kebebasan untuk menentukan apakah mereka bergabung atau tidak.

Kasus yang saat ini sedang panas-panasnya antara cicak dan buaya KPK dan POLRI, dukungan untuk kedua pihak juga mengalir lewat Facebook. Meski bernama “200-juta Dukungan Untuk POLRI Ungkap Kasus Pimpinan KPK, Chandra Hamzah & Bibit Samad Rianto“, nyatanya sampai saat ini baru tercatat 72.705 anggota. Masih kalah jauh dibanding dengan kelompok “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto” yang sudah mencatat 1.328.302 anggota! Suatu komunitas dapat berkembang dengan begitu cepatnya. Digital People Power benar-benar sebuah kekuatan baru untuk membentuk opini publik.

Jelas, ini adalah sebuah kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan pak Presiden SBY pun memperhitungkan hal ini dalam menentukan sikapnya terhadap isu-isu yang ada, seperti yang termuat dalam artikel berikut:

Sebelumnya SBY menyatakan satu bulan terakhir ini dia terus mengikuti berbagai isu dan wacana masyarakat terkait kemelut proses hukum Bibit-Chandra baik lewat media massa, SMS, jejaring Facebook dan Blackberry. Gelombang pro dan kontra, hilangnya rasa kepercayaan dan kecurigaan yang muncul, bagi SBY sejauh ini masih dalam batasan yang wajar. – detiknews.com

Kita telah sampai pada sebuah era baru, dimana “sebuah pesan” begitu mudah disampaikan. Sebuah era dimana telah tersedia media yang memungkinkan virus-virus ide dapat berkembang biak dengan lebih cepat dibanding sebelumnya.

Selamat Datang!

*Artikel ini ditulis sebagai bentuk partisipasi dalam acara Bloggers @ MarkPlus Conference 2010*

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 25 comments… read them below or add one }

the riza de kasela November 22, 2009 at 1:29 am

Salam kenal Pak
______________________________________________
Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:26 pm

Salam kenal juga. Tidak menolak juga kunjungan balik Anda 😛

Reply

wira November 22, 2009 at 6:48 am

teknologi memang mendukung jaman web 3.0 ini, dan internet adalah media yang memungkinkan segala sesuatu terjadi..

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:27 pm

Iya bli, ga kebayang gimana dunia tanpa internet…

Reply

MasEDI Belajar Ngeblog November 22, 2009 at 4:54 pm

waw, jadi intinya ada pd situs2 jejaring sosial yg semakin canggih dan saling terhubungnya antara situs yg satu dgn yg lainnya itu ya ❓

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:28 pm

Facebook cuma salah satu contohnya. Mudah2an semakin jelasnya bentuk Web 3.0 akan semakin banyak contoh2 yang bisa kita lihat.

Reply

afwan auliyar November 23, 2009 at 11:51 am

Benar-benar kekuatan opini publik akan berefek besar pada negara demokrasi …
sehingga saat ini personal branding sudah menjadi keharusan 🙂

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:33 pm

Mungkin ini yang namanya Democracy 2.0 🙂 Iya, sekarang personal branding sudah harga mutlak. “Trust” menjadi harga yang begitu mahal. Tak akan rugi berinvestasi di sana 🙂

Reply

menambahtinggi badan November 23, 2009 at 3:04 pm

semua manusia membutuhkan motivasi …dan Mas andaka ini adlaah motivator
terbaik….amiiin

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:37 pm

saya bukan motivator pak. saya blogger :mrgreen:

Reply

hielmy November 23, 2009 at 4:01 pm

evan brimob adalah contoh “korban” people power 😀

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:44 pm

setidaknya kita belajar satu hal, mengisi status di facebook musti dengan pertimbangan karena kita berhadapan dengan manusia, bukan hanya foto dan tulisan semata.

Reply

muslih72 November 24, 2009 at 9:34 am

😐 masyarakat sekarang semakin pintar, bukan zamannya lagi pembodohan…..

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:52 pm

karena informasi begitu cepat tersebar ya… tapi kita musti pasang filter juga untuk diri sendiri. Jangan sampai info2 yang ngga bener yang malah tersebar.

Reply

Ejakulasi Tahan Lama November 25, 2009 at 1:44 pm

Jaman sekarang banyak orang yang butuh seorang motivator, entah itu motivasi untuk aktivitas positif maupun yg negatif. Yang jelas MOTIVASI sangat perlu untuk hidup lebih baik.

Salam dari Agen Pulsa Murah

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:53 pm

mudah2an motivasi untuk hal yang positif ya…

Reply

liza November 25, 2009 at 8:27 pm

setuju banget dok, di era digital ini akses kita semakin mudah..

salam kenal

Reply

Deddy Andaka, dr November 25, 2009 at 8:57 pm

Salam kenal juga. Teknologi memiliki dua sisi, bisa menguntungkan, bisa juga merugikan. Tergantung bagaimana kita menggunakannya. So, be wise! 😉

Reply

sri fennika December 6, 2009 at 7:34 pm

Kak, sedih banget. Saya dah pengen banget ikutan conferencenya. Tapi ga dapet. Kak, sedih banget 😥
Kak, ajarin saya buat blog yang baik yah
pliz
saya pengen banget bisa berkompetisi sama kayak kakak
mau kan kak? 😥

Reply

Deddy Andaka December 7, 2009 at 3:31 pm

Sri, saya ada berita baik. Silakan cek email atau msg di Facebook 🙂

Reply

Sri Fennika December 12, 2009 at 3:14 pm

Kak…… 😳
Kaget banget kmaren nama kakak diganti jadi nama saya
Knapa kak??
Padahal jelas banget blog kakak lebih pantes dari blog saya
But, jujur banget..Makasih banget kak, seumur umur saya blum pernah nginjakin kaki di tempat semewah itu
Tapi sedih juga, saya ga bisa langsung ngucapin makasih ma kakak
Kakak punya facebook ga?
Add Aq yah kak
SRI FENNIKA
Makasih sebanget bangetnya ya kak 😥
Maaf lama ngucapin makasihnya
gih sibuk banget kul nya
hehehe 🙂

Reply

Sri Fennika December 12, 2009 at 3:16 pm

Ups,kakak dokter yah
wah,baek banget kak
maksih ya kak

Reply

made gelgel January 30, 2010 at 2:38 am

saya pribadi kurang paham denga web 1, 2 an 3 :mrgreen:

Reply

Review Specifications December 5, 2010 at 2:47 pm

teknologi memang mendukung jaman web 3.0 ini, dimana internet adalah media yang memungkinkan segala hal bisa aja terjadi..

Reply

168sdbet March 19, 2014 at 6:49 am

Terima kasih gan atas informasinya, sudah beberapa hari ini saya mencari informasi ini, ini sungguh sangat membantu saya . mulai sekarang saya akan bookmark blog ini agar saya bisa kembali dan melihat informasi yang terbaru.
mungkin agan atau pengunjung blog agan juga membutuh kan infomasi dari saya, silahkan liat artilek saya yang sangat Mohon kunjungi website kami
http://www.168sdbet.com
Terima kasih

Reply

Leave a Comment

{ 4 trackbacks }

Previous post:

Next post: