Kemarin malam Piala Eropa 2008 telah dibuka. Itu artinya berbagai elemen yang terlibat mulai super sibuk menyambut event 4 tahunan itu. Mulai dari pemain, pelatih, suporter, polisi, pedagang souvenir sampai dokter juga akan disibukkan oleh pesta sepakbola sekelas Piala Dunia tersebut. Lho… kok dokter juga ikutan sibuk? Bukan hanya karena cedera akibat tawuran antar suporter lho…

Belajar dari hasil penelitian 2 tahun lalu ketika Piala Dunia 2006, Dr Ute Wilbert-Lampen dkk dalam jurnal kedokteran The New England Journal of Medicine (NEJM) yang berjudul “Cardiovascular Events during World Cup Soccer” atau “Kejadian Kardiovaskuler saat Piala Dunia” melaporkan serangan jantung akut didapatkan pada 4279 orang pasien. Pada hari yang melibatkan tim tuan rumah Jerman didapatkan angka kejadian untuk serangan jantung meningkat 3,26 kali dibandingkan dengan angka kejadian pada periode kontrol; untuk laki-laki. Sedangkan pada wanita, angka kejadian meningkat 1,82 kali dibandingkan dengan angka kejadian pada periode kontrol. Periode kontrol adalah angka kejadian serangan jantung bulan Mei-Juli di tahun 2003 dan 2005. Selama penelitian ini, peneliti hanya melibatkan fans Jerman yang mengalami gangguan jantung. Peneliti menyebutkan ketika menonton pertandingan yang penuh dengan tekanan (stres) dapat menimbulkan ketegangan otot jantung yang berujung pada kasus serangan jantung.
Pada grafik di atas dapat dilihat angka 1-8, yaitu hari ketika terjadi pertandingan yang melibatkan tuan rumah dan pertandingan final, sebagai berikut: (1) Jerman vs Costa Rika, (2) Jerman vs Polandia, (3) Jerman vs Ekuador, (4) Jerman vs Swedia, (5) Jerman vs Argentina, (6) Jerman vs Italia, (7) Jerman vs Portugal dan (8) pertandingan final Italia vs Prancis.
Dari hal tersebut dapat kita lihat angka kejadian serangan jantung tinggi pada partai-partai krusial dan menentukan seperti ketika Jerman berhadapan dengan Argentina dan Italia (No 5 dan 6). Namun ketika Jerman bermain pada pertandingan yang tidak begitu membuat stress seperti ketika berhadapan dengan Ekuador (No 3) angka kejadian menurun. Begitu pula ketika Jerman berhadapan dengan Portugal untuk memperebutkan posisi ketiga dan keempat, pertandingan ini sudah dianggap tidak begitu menarik. Pertandingan final yang tidak melibatkan tuan rumah juga tidak dianggap menarik sehingga tidak menimbulkan stres yang berlebih.
Penelitian ini menyimpulkan : Menonton pertandingan sepakbola yang penuh tekanan (stres) dapat meningkatkan resiko serangan jantung dua kali lipat. Melihat resiko ini, pasien dengan riwayat penyakit jantung disarankan untuk melakukan usaha pencegahan seperti minum obat sebelum menonton pertandingan sepakbola karena hasilnya cukup bermanfaat.
Dengan hasil penelitan ini, mungkin pendukung Inggris sedikit bersyukur karena tim nasional mereka tidak masuk pada putaran final Euro 2008 karena itu berarti lebih banyak yang masih sehat sebagai hasilnya.
Referensi:
Wilbert-Lampen et al. 2008. “Cardiovascular Events during World Cup Soccer“. The New England Journal of Medicine (NEJM) 358;5. Page 475-83. Accessed: June 8, 2008.


58 Comments
Intinya, nontonlah dengan santai dan seperlunya.
setuju dok. nonton seperlunya yang kita jagokan saja. dan jangan lerlalu fanatik sampai taruhan segala ya…
wah.
nggak ngerti maksudnya…
Intinya yang punya penyakit jantung musti waspada nonton sepak bola Wiel…
hahha,,
mudah2 han saya gak termasuk,,, golongan jantunga,
tp swear tadi pagi pas portugal vs turki itu gila abis,,
ronaldo ketat sekali kawalannya,,,
untuk dpt 2 gol,,,,
harapanku itali nante ketemu portugal,,,
regard
Siapa pun lawannya saya harap sih Italy masuk final…
Btw, ada nonton bareng Euro 2008 di pantai Kuta ga?
wah seru juga nih..
tetapi kenapa pas pertandingan ke 7 (jerman vs portugal) jadi tidak menarik ya, malah kalah jauh dari tegangnya final yang nggak ada jermannya ya…jauh banget soalnya wave distorsinya..padahal dulu katanya pertandingan melawan portugal juga pertaruhan gengsi tuan rumah..terus antara tanggal 15-30 july ada juga ketegangan lagi, apaan tuh ya?
Mungkin karena masyarakat Jerman terlalu berharap dapat lolos ke final dengan mengalahkan Italy. Namun yang terjadi malah sebaliknya… bisa jadi hal tersebut membuat kekecewaan yang besar sehingga pertandingan untuk peringkat ketiga tidak lagi dirasakan menarik bagi mereka. Yang bilang pertaruhan gengsi tuan rumah kan komentator kita
Nah, setelah final masih ada peningkatan lagi. Tapi kata jurnalnya itu masih dalam tingkat moderate. Mungkin karena kaget ngeliat Zidane nyundul Materazzi kali ya?
angka yang fantastis ya om
fantastis sih fantastis… tp mas salah ketik tuh di permalink-nya. Sekarang itu lagi demam EURO mas… bukan UERO
di jerman kan antusiasme penontonnya tinggi banget.
Memang belum ada penelitian pembanding tentang resiko serangan jantung selama event sepak bola di negara lain. Tapi tentunya tak jauh berbeda selama ada “fanatisme” yang berlebihan… Penonton Inggis juga terkenal fanatik tuh…
yang taruhan harusnya cek kesehatan jantung dulu..br bole taruhan resmi..
euroforia bikin ketar-ketir ngga cuman penonton..tp jg yg berlokasi sekitar stadion..rusuh ngganya itu lho..
Bakalan sibuk banget ya polisi untuk mengamankan event sekelas Piala Dunia dan EURO. Tapi dari berita di TV, antar suporter sih berjanji bakal damai-damai saja. Tapi kalau sudah kena yang namanya “alkohol”, memangnya masih ada yang peduli janji?
Wah Mantap Postingannya!
Ternyata nonton bola berhubungan ke jantungan juga!
Kalau yang nggak taruhan nggak masalah kali. Enjoy aja!
Saya pegang Croatia dan Portugal saja!
Mantap!
Klo taruhan Rp 10.000 ga masalah kali ya mas? Hehe… tapi “stress” akibat ngeliat tim favoritnya kalah itu yang bikin beresiko…
sayang EuRO kali ini ga bisa sport jantung ku
soale di acak tuh siaran
Langganan siaran aja mas dollar. Duh, namanya dollar ya? Kayak nama pelawak di Bali
santai aja nontonnya, jangan tegang bgt
di Indonesia sih rasanya semua pada “santai” saja ya. beban hidup sudah berat, sepak bola jadi hiburan… bukan masalah. hehe…
Tiap noNton bola saya malah kena serangan kantuk yg sangat hebat. Sampai bolak balik cuci muka
ditemani secangkir kopi tambah sip dah… asal ngga masuk ke kelompok orang anti kopi. Lengkapnya, silakan baca di “7 Tips Sehat Minum Kopi“
analisanya yg menarik. kalo penduduk indonesia kan jadi hiburan.. mungkin malah jadi pada sehat. tapi ada juga gak sehatnya. gak sehatnya ya mungkin karena harus begadang
Betul, rasanya akan berbeda bila penelitian ini diadakan di Indonesia. Karena dokter ngga direpotkan dengan masalah serangan jantung, tapi serangan antar suporter
dok apa ada penelitian ttg menonton sepakbola dan gairah sexual?
kemaren piala dunia..sering dapat protes
Pernah baca di surat kabar yang menyebutkan menonton sepak bola dapat meningkatkan gairah seksual pada wanita. Apalagi klo pemainnya ganteng-ganteng. Ga tau deh klo di Indonesia. Tapi sampai saat ini saya belum menemukan jurnal kedokteran yang terpercaya yang mengungkapkan penelitian ini.
penonton di tivi aja bisa kena serangan jantung, apalagi si pelatih ya? pasti dia lebih stress lagi..
Karena itu untuk menjadi pelatih sepak bola juga musti cek kesehatan lho…
Soccer-induced heart attack
boleh dibikin penelitiannya buat Indoneisan neh.. Cuman karena ga ikut Euro atau Piala Dunia, bikin pas badminton aja.. jadi Badminton-induced heart attack… Kumpulin data serangan jantung pas piala Thomas yang lalu Ded
Haha… menarik juga dok. Memang sih klo di Indonesia lebih seru nonton Badminton dari pada sepak bola-nya. Tapi yang perlu ditanyakan adalah apakah fanatisme kita terhadap Badminton sebesar fanatisme Jerman terhadap tim nasional sepak bola mereka?
semakin tinggi kejadian ’sakit jantung’nya, semakin menarik kah pertandingannya? ..
*perlu penelitian lagi
Menurut saya ngga bisa dibalik gitu Son. Karena “menarik” itu kan subjective. Banyak faktor lain yang mempengaruhi, semenarik apapun sebuah pertandingan bagi orang lain kalau itu bukan tim favourite kita tentunya tidak akan memberikan stressor seperti ketika menonton tim favourite kita.
Tapi kalo tim indonesia yang maen aku malah gak pernah deg2an tuh….sering kalah sih..hehe…
Itu sisi positif orang Indonesia. Sudah terbiasa kalah bikin kita lebih nerimo. Coba suatu saat tim nasional Indonesia masuk Piala Dunia…
waduh, jadi takut nonton bola nih..
Ga perlu takutlah…
Penyakit perlu diketahui untuk kita cegah…
Untung blom punya tipi, ehehehehe
Hahaha… bisa saja mas, repot juga ya ga ada TV. klo mau nonton EURO gimana dunk?
wow, mesti hati-hati jaga jantung nich.
biar gak berdetak terlalu kencang dan akhirnya….. .
kebablasan.
pastinya dok, EURO 2008 mendatangkan banyak kerjaan buat dokter. Korban tidak hanya yang nonton secara langsung, tapi dari rumah dan efeknya juga. Kurang tidur, banyak rokok dan makanan ringan tentu tidak baik dengan kesehatan.
buat para blogger juga ini ladang posting artikel. Buat dokter yang juga blogger berarti double faedahnya
SEOer Indonesia lagi demam EURO 2008 yah. Keliling keliling semua pada nembak keyword ini… wuih, seru banget liatnya. Ga ada kontes SEO tentang EURO 2008 ya?
untungnya gw gak jantungan… Tapi tetep aja deg2an 200 volt
nonton jantung aja biar nggak bola’an.
nonton bola kok jantungan.
mendingan tidur aja
ya pasti sakit jantung, apalagi klo pake taruhan………
apalagi kalo nontonnya pake taruhan, udah begadang trus taruhan kalah pula… wah langsung dah penyakit jantungnya keluar tuh
Betul mas ghozan..
Udah malemnya tidur di kuburan. Eehh nebak skor meleset lagi…
Habis dah uang makan satu bulan..
Jantung kumat…
dag dig dug juga kalau tim kesayangan kalah… di tambah pacar yang ndak suka bola kadang komplain saya teriak2 di sampingnya [pas lagi begadang nonton bola... ]
he..he..he..
nontonnya terlalu tegang tuh hehehe…. makanya jantungan dehhh
Bener Ded..apalagii ditambah bumbu taruhan…wah spot jantung tambah tinggi.
makanya sekarang aku cuman nonton ulasan-ulasannya aja, males takut jagoan ku kalah soalnya hahahahahhahaha
hehe, aLe ‘kurang’ suka bola
kalo yang ini emang betul pak deddy, dada saya sering sesek ga keruan kalo lagi tegang nonton bola untuk tim yang dijagokan. apalagi kalo menit2 terakhir.
jangan2 besok bisa sakit jantung gara2 demen nonton bola
yups, bakalan super sibuk, pada demam-demam soalnya. huehehhe..demam sepak bola gtu maxudnya
waduh.. untung uda ga gibol n di rumah ga ada yg hobi nonton bola….
huaaaa… ga bisa nontpn euro
(
kabelvision payah nihh. dari sejak yg piala dunia ga pernah megang hak siar. larinya ke indovision smua. grrr..kecewa kecwaa
disini ky nya jrg yg kena serangan jantung pas ntn bola, klo ntn nya pake taruhan yg gede2 .. mungkin jantungan juga
untungnya saya bukan salah satu penggemar bola….
Jatungan terjadi ketika bola dijadikan judi, taruhannya sih ga mahal2 ama cuman 1 bungkus rokok tapi deg deg an nya kaya taruhan 1 M
Oh jd ada relasi antara menonton sepak bola dengan penyakit jantung, saya baru tahu.
wah memang pertandingan sepakbola adalah yg paling oke kalo ditonton apalagi kalo ada cemilannya,,,bakal asyik banget,,,tapi jangan penuh tekanan stress nanti bisa sakit jantung juga jadinya
salam
fikri