Menonton Sepak Bola dan Penyakit Jantung

by Deddy Andaka on June 8, 2008

Kemarin malam Piala Eropa 2008 telah dibuka. Itu artinya berbagai elemen yang terlibat mulai super sibuk menyambut event 4 tahunan itu. Mulai dari pemain, pelatih, suporter, polisi, pedagang souvenir sampai dokter juga akan disibukkan oleh pesta sepakbola sekelas Piala Dunia tersebut. Lho… kok dokter juga ikutan sibuk? Bukan hanya karena cedera akibat tawuran antar suporter lho…

Sepak Bola dan Penyakit Jantung

Belajar dari hasil penelitian 2 tahun lalu ketika Piala Dunia 2006, Dr Ute Wilbert-Lampen dkk dalam jurnal kedokteran The New England Journal of Medicine (NEJM) yang berjudul “Cardiovascular Events during World Cup Soccer” atau “Kejadian Kardiovaskuler saat Piala Dunia” melaporkan serangan jantung akut didapatkan pada 4279 orang pasien. Pada hari yang melibatkan tim tuan rumah Jerman didapatkan angka kejadian untuk serangan jantung meningkat 3,26 kali dibandingkan dengan angka kejadian pada periode kontrol; untuk laki-laki. Sedangkan pada wanita, angka kejadian meningkat 1,82 kali dibandingkan dengan angka kejadian pada periode kontrol. Periode kontrol adalah angka kejadian serangan jantung bulan Mei-Juli di tahun 2003 dan 2005. Selama penelitian ini, peneliti hanya melibatkan fans Jerman yang mengalami gangguan jantung. Peneliti menyebutkan ketika menonton pertandingan yang penuh dengan tekanan (stres) dapat menimbulkan ketegangan otot jantung yang berujung pada kasus serangan jantung.

Pada grafik di atas dapat dilihat angka 1-8, yaitu hari ketika terjadi pertandingan yang melibatkan tuan rumah dan pertandingan final, sebagai berikut: (1) Jerman vs Costa Rika, (2) Jerman vs Polandia, (3) Jerman vs Ekuador, (4) Jerman vs Swedia, (5) Jerman vs Argentina, (6) Jerman vs Italia, (7) Jerman vs Portugal dan (8) pertandingan final Italia vs Prancis.

Dari hal tersebut dapat kita lihat angka kejadian serangan jantung tinggi pada partai-partai krusial dan menentukan seperti ketika Jerman berhadapan dengan Argentina dan Italia (No 5 dan 6). Namun ketika Jerman bermain pada pertandingan yang tidak begitu membuat stress seperti ketika berhadapan dengan Ekuador (No 3) angka kejadian menurun. Begitu pula ketika Jerman berhadapan dengan Portugal untuk memperebutkan posisi ketiga dan keempat, pertandingan ini sudah dianggap tidak begitu menarik. Pertandingan final yang tidak melibatkan tuan rumah juga tidak dianggap menarik sehingga tidak menimbulkan stres yang berlebih.

Penelitian ini menyimpulkan : Menonton pertandingan sepakbola yang penuh tekanan (stres) dapat meningkatkan resiko serangan jantung dua kali lipat. Melihat resiko ini, pasien dengan riwayat penyakit jantung disarankan untuk melakukan usaha pencegahan seperti minum obat sebelum menonton pertandingan sepakbola karena hasilnya cukup bermanfaat.

Dengan hasil penelitan ini, mungkin pendukung Inggris sedikit bersyukur karena tim nasional mereka tidak masuk pada putaran final Euro 2008 karena itu berarti lebih banyak yang masih sehat sebagai hasilnya. πŸ™‚

Referensi:
Wilbert-Lampen et al. 2008. “Cardiovascular Events during World Cup Soccer“. The New England Journal of Medicine (NEJM) 358;5. Page 475-83. Accessed: June 8, 2008.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 60 comments… read them below or add one }

imcw June 8, 2008 at 2:00 pm

Intinya, nontonlah dengan santai dan seperlunya. πŸ˜‰

Reply

Deddy June 8, 2008 at 5:34 pm

setuju dok. nonton seperlunya yang kita jagokan saja. dan jangan lerlalu fanatik sampai taruhan segala ya… πŸ˜‰

Reply

Wiellyam June 8, 2008 at 2:28 pm

wah. πŸ˜• nggak ngerti maksudnya…

Reply

Deddy June 8, 2008 at 5:35 pm

Intinya yang punya penyakit jantung musti waspada nonton sepak bola Wiel…

Reply

ochim June 8, 2008 at 4:24 pm

hahha,,
mudah2 han saya gak termasuk,,, golongan jantunga,
tp swear tadi pagi pas portugal vs turki itu gila abis,,
ronaldo ketat sekali kawalannya,,,
untuk dpt 2 gol,,,,
harapanku itali nante ketemu portugal,,,

regard

Reply

Deddy June 8, 2008 at 5:36 pm

Siapa pun lawannya saya harap sih Italy masuk final… 😎
Btw, ada nonton bareng Euro 2008 di pantai Kuta ga?

Reply

okanegara June 8, 2008 at 4:54 pm

wah seru juga nih..
tetapi kenapa pas pertandingan ke 7 (jerman vs portugal) jadi tidak menarik ya, malah kalah jauh dari tegangnya final yang nggak ada jermannya ya…jauh banget soalnya wave distorsinya..padahal dulu katanya pertandingan melawan portugal juga pertaruhan gengsi tuan rumah..terus antara tanggal 15-30 july ada juga ketegangan lagi, apaan tuh ya?

Reply

Deddy June 8, 2008 at 5:42 pm

Mungkin karena masyarakat Jerman terlalu berharap dapat lolos ke final dengan mengalahkan Italy. Namun yang terjadi malah sebaliknya… bisa jadi hal tersebut membuat kekecewaan yang besar sehingga pertandingan untuk peringkat ketiga tidak lagi dirasakan menarik bagi mereka. Yang bilang pertaruhan gengsi tuan rumah kan komentator kita πŸ˜›

Nah, setelah final masih ada peningkatan lagi. Tapi kata jurnalnya itu masih dalam tingkat moderate. Mungkin karena kaget ngeliat Zidane nyundul Materazzi kali ya? πŸ˜†

Reply

pLuTo June 8, 2008 at 8:05 pm

angka yang fantastis ya om :mrgreen:

Reply

Deddy June 8, 2008 at 8:19 pm

fantastis sih fantastis… tp mas salah ketik tuh di permalink-nya. Sekarang itu lagi demam EURO mas… bukan UERO πŸ˜†

Reply

Riri Audiya June 8, 2008 at 8:25 pm

di jerman kan antusiasme penontonnya tinggi banget.

Reply

Deddy June 8, 2008 at 9:48 pm

Memang belum ada penelitian pembanding tentang resiko serangan jantung selama event sepak bola di negara lain. Tapi tentunya tak jauh berbeda selama ada “fanatisme” yang berlebihan… Penonton Inggis juga terkenal fanatik tuh…

Reply

dani June 8, 2008 at 8:52 pm

yang taruhan harusnya cek kesehatan jantung dulu..br bole taruhan resmi.. πŸ™‚
euroforia bikin ketar-ketir ngga cuman penonton..tp jg yg berlokasi sekitar stadion..rusuh ngganya itu lho..

Reply

Deddy June 8, 2008 at 9:50 pm

Bakalan sibuk banget ya polisi untuk mengamankan event sekelas Piala Dunia dan EURO. Tapi dari berita di TV, antar suporter sih berjanji bakal damai-damai saja. Tapi kalau sudah kena yang namanya “alkohol”, memangnya masih ada yang peduli janji? πŸ˜‰

Reply

Belajar Internet Marketing June 8, 2008 at 9:14 pm

Wah Mantap Postingannya!

Ternyata nonton bola berhubungan ke jantungan juga! πŸ™‚

Kalau yang nggak taruhan nggak masalah kali. Enjoy aja!

Saya pegang Croatia dan Portugal saja!

Mantap!

Reply

Deddy June 8, 2008 at 9:52 pm

Klo taruhan Rp 10.000 ga masalah kali ya mas? Hehe… tapi “stress” akibat ngeliat tim favoritnya kalah itu yang bikin beresiko…

Reply

dollar June 8, 2008 at 9:53 pm

sayang EuRO kali ini ga bisa sport jantung ku 😐 soale di acak tuh siaran

Reply

Deddy June 8, 2008 at 10:03 pm

Langganan siaran aja mas dollar. Duh, namanya dollar ya? Kayak nama pelawak di Bali πŸ˜†

Reply

okta sihotang June 8, 2008 at 10:24 pm

santai aja nontonnya, jangan tegang bgt πŸ˜‰

Reply

Deddy June 9, 2008 at 7:30 am

di Indonesia sih rasanya semua pada “santai” saja ya. beban hidup sudah berat, sepak bola jadi hiburan… bukan masalah. hehe…

Reply

tipis June 9, 2008 at 12:08 am

Tiap noNton bola saya malah kena serangan kantuk yg sangat hebat. Sampai bolak balik cuci muka πŸ˜€

Reply

Deddy June 9, 2008 at 7:25 am

ditemani secangkir kopi tambah sip dah… asal ngga masuk ke kelompok orang anti kopi. Lengkapnya, silakan baca di “7 Tips Sehat Minum Kopi

Reply

chodirin June 9, 2008 at 1:34 am

analisanya yg menarik. kalo penduduk indonesia kan jadi hiburan.. mungkin malah jadi pada sehat. tapi ada juga gak sehatnya. gak sehatnya ya mungkin karena harus begadang πŸ˜€

Reply

Deddy June 9, 2008 at 7:26 am

Betul, rasanya akan berbeda bila penelitian ini diadakan di Indonesia. Karena dokter ngga direpotkan dengan masalah serangan jantung, tapi serangan antar suporter πŸ˜†

Reply

devari June 9, 2008 at 5:34 am

dok apa ada penelitian ttg menonton sepakbola dan gairah sexual? πŸ™‚
kemaren piala dunia..sering dapat protes πŸ™‚

Reply

Deddy June 9, 2008 at 7:33 am

Pernah baca di surat kabar yang menyebutkan menonton sepak bola dapat meningkatkan gairah seksual pada wanita. Apalagi klo pemainnya ganteng-ganteng. Ga tau deh klo di Indonesia. Tapi sampai saat ini saya belum menemukan jurnal kedokteran yang terpercaya yang mengungkapkan penelitian ini.

Reply

jimmy June 9, 2008 at 7:42 am

penonton di tivi aja bisa kena serangan jantung, apalagi si pelatih ya? pasti dia lebih stress lagi..

Reply

Deddy June 9, 2008 at 9:08 am

Karena itu untuk menjadi pelatih sepak bola juga musti cek kesehatan lho…

Reply

Ady June 9, 2008 at 8:29 am

Soccer-induced heart attack πŸ˜€ boleh dibikin penelitiannya buat Indoneisan neh.. Cuman karena ga ikut Euro atau Piala Dunia, bikin pas badminton aja.. jadi Badminton-induced heart attack… Kumpulin data serangan jantung pas piala Thomas yang lalu Ded πŸ˜€

Reply

Deddy June 9, 2008 at 9:11 am

Haha… menarik juga dok. Memang sih klo di Indonesia lebih seru nonton Badminton dari pada sepak bola-nya. Tapi yang perlu ditanyakan adalah apakah fanatisme kita terhadap Badminton sebesar fanatisme Jerman terhadap tim nasional sepak bola mereka?

Reply

snydez June 9, 2008 at 8:38 am

semakin tinggi kejadian ‘sakit jantung’nya, semakin menarik kah pertandingannya? ..
*perlu penelitian lagi πŸ˜‰

Reply

Deddy June 9, 2008 at 9:14 am

Menurut saya ngga bisa dibalik gitu Son. Karena “menarik” itu kan subjective. Banyak faktor lain yang mempengaruhi, semenarik apapun sebuah pertandingan bagi orang lain kalau itu bukan tim favourite kita tentunya tidak akan memberikan stressor seperti ketika menonton tim favourite kita.

Reply

Adis June 9, 2008 at 8:47 am

Tapi kalo tim indonesia yang maen aku malah gak pernah deg2an tuh….sering kalah sih..hehe…

Reply

Deddy June 9, 2008 at 9:16 am

Itu sisi positif orang Indonesia. Sudah terbiasa kalah bikin kita lebih nerimo. Coba suatu saat tim nasional Indonesia masuk Piala Dunia… πŸ˜‰

Reply

wira June 9, 2008 at 11:16 am

waduh, jadi takut nonton bola nih..

Reply

Deddy June 9, 2008 at 5:14 pm

Ga perlu takutlah…
Penyakit perlu diketahui untuk kita cegah…

Reply

Raffaell June 9, 2008 at 11:49 am

Untung blom punya tipi, ehehehehe πŸ˜€

Reply

Deddy June 9, 2008 at 5:15 pm

Hahaha… bisa saja mas, repot juga ya ga ada TV. klo mau nonton EURO gimana dunk?

Reply

ahsin muslim June 9, 2008 at 12:59 pm

wow, mesti hati-hati jaga jantung nich.
biar gak berdetak terlalu kencang dan akhirnya….. .
kebablasan.

Reply

@del June 9, 2008 at 1:00 pm

pastinya dok, EURO 2008 mendatangkan banyak kerjaan buat dokter. Korban tidak hanya yang nonton secara langsung, tapi dari rumah dan efeknya juga. Kurang tidur, banyak rokok dan makanan ringan tentu tidak baik dengan kesehatan.

buat para blogger juga ini ladang posting artikel. Buat dokter yang juga blogger berarti double faedahnya πŸ˜€

Reply

Deddy June 9, 2008 at 5:21 pm

SEOer Indonesia lagi demam EURO 2008 yah. Keliling keliling semua pada nembak keyword ini… wuih, seru banget liatnya. Ga ada kontes SEO tentang EURO 2008 ya?

Reply

Bambosi June 9, 2008 at 2:40 pm

untungnya gw gak jantungan… Tapi tetep aja deg2an 200 volt

Reply

Yanuar June 9, 2008 at 2:54 pm

nonton jantung aja biar nggak bola’an. πŸ˜€
nonton bola kok jantungan.
mendingan tidur aja πŸ˜†

Reply

maminya vaya June 9, 2008 at 3:58 pm

ya pasti sakit jantung, apalagi klo pake taruhan……… πŸ˜€

Reply

ghozan June 9, 2008 at 6:31 pm

apalagi kalo nontonnya pake taruhan, udah begadang trus taruhan kalah pula… wah langsung dah penyakit jantungnya keluar tuh πŸ˜€

Reply

Ruud June 10, 2008 at 10:02 am

Betul mas ghozan..
Udah malemnya tidur di kuburan. Eehh nebak skor meleset lagi…
Habis dah uang makan satu bulan..
Jantung kumat… :mrgreen:

Reply

ick June 10, 2008 at 2:48 pm

dag dig dug juga kalau tim kesayangan kalah… di tambah pacar yang ndak suka bola kadang komplain saya teriak2 di sampingnya [pas lagi begadang nonton bola… ] πŸ˜€ he..he..he..

Reply

sherly June 10, 2008 at 4:28 pm

nontonnya terlalu tegang tuh hehehe…. makanya jantungan dehhh

Reply

Ramayadi June 10, 2008 at 5:01 pm

Bener Ded..apalagii ditambah bumbu taruhan…wah spot jantung tambah tinggi.

makanya sekarang aku cuman nonton ulasan-ulasannya aja, males takut jagoan ku kalah soalnya hahahahahhahaha :mrgreen:

Reply

aLe June 10, 2008 at 6:38 pm

hehe, aLe ‘kurang’ suka bola :mrgreen:

Reply

yudi June 10, 2008 at 10:41 pm

kalo yang ini emang betul pak deddy, dada saya sering sesek ga keruan kalo lagi tegang nonton bola untuk tim yang dijagokan. apalagi kalo menit2 terakhir.
jangan2 besok bisa sakit jantung gara2 demen nonton bola 😯

Reply

iin June 11, 2008 at 12:29 pm

yups, bakalan super sibuk, pada demam-demam soalnya. huehehhe..demam sepak bola gtu maxudnya

Reply

fenny June 11, 2008 at 4:51 pm

waduh.. untung uda ga gibol n di rumah ga ada yg hobi nonton bola….

Reply

Angel June 11, 2008 at 9:35 pm

huaaaa… ga bisa nontpn euro :((
kabelvision payah nihh. dari sejak yg piala dunia ga pernah megang hak siar. larinya ke indovision smua. grrr..kecewa kecwaa πŸ˜•

disini ky nya jrg yg kena serangan jantung pas ntn bola, klo ntn nya pake taruhan yg gede2 .. mungkin jantungan juga πŸ˜†

Reply

ekads June 17, 2008 at 3:02 pm

untungnya saya bukan salah satu penggemar bola…. :mrgreen:

Reply

Performance car loans June 17, 2008 at 6:39 pm

Jatungan terjadi ketika bola dijadikan judi, taruhannya sih ga mahal2 ama cuman 1 bungkus rokok tapi deg deg an nya kaya taruhan 1 M πŸ˜›

Reply

Shugoshin September 1, 2008 at 12:28 am

Oh jd ada relasi antara menonton sepak bola dengan penyakit jantung, saya baru tahu.

Reply

cari uang di internet October 15, 2009 at 2:27 pm

wah memang pertandingan sepakbola adalah yg paling oke kalo ditonton apalagi kalo ada cemilannya,,,bakal asyik banget,,,tapi jangan penuh tekanan stress nanti bisa sakit jantung juga jadinya

salam

fikri

Reply

TAmriN GAnTEnK August 14, 2010 at 8:31 pm

Bah PARRAH juGA y … AtI atI BUAt YAnG PunYA PEnYAKiT JAntung, MEndiNGAn JANgAN noNton BoLA dah, MEndinGAN NONtoN LAwaKAN aJE … BIAR KETawA TErUS … HE he

aRMStrOng_ProDucT@yahOo.co.ID

Reply

Midi September 24, 2011 at 10:13 am

mudah2 han saya gak termasuk,,, golongan jantunga,
tp swear tadi pagi pas portugal vs turki itu gila abis,,
ronaldo ketat sekali kawalannya,,,
untuk dpt 2 gol,,

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: