Menangkap Ide Menjadi Tulisan
Sulitnya mengakses Internet di Pupuan memberikanku cukup waktu untuk merenung dan menangkap ide-ide yang selama ini lalu lalang di benakku untuk menjadi sebuah tulisan. *Termasuk postingan kali ini* Walhasil, beberapa judul postingan kini ngantre di Draft Wordpress-ku
Ide bisa dateng kapan saja dan di mana saja tanpa diduga, jika tidak segera ditangkap ia bisa terbang begitu saja.
Bagi seorang Blogger, ide menulis dapat menjadi sesuatu yang bikin gemes. Bayangkan saja, kadang kala kita kehabisan ide untuk menulis disaat kita ingin menulis, namun di waktu yang lain ide dapat muncul secara beruntun dan sekaligus banyak disaat kita malah tidak di depan komputer.
Mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalami hal ini, sudah enak duduk di depan komputer berteman kopi atau teh anget *apalagi ditambah pisang goreng* dengan ide yang dirasa begitu banyak namun ketika mencoba menulis tak ada satu pun yang jadi. Ujung-ujungnya seperti yang pernah aku alami, postingan yang keluar cuma : “Selamat pagi, apa kabar dunia?” Ha ha…
Dari pengalaman itu aku lalu mencoba untuk menangkap ide ketika dia muncul. Cukup simpel. Tak perlu menjadi tulisan yang lengkap terlebih dahulu. Langkah yang penting adalah tangkap, catat! Karena ide bisa muncul kapan saja dan di mana saja ( WC - red), sebaiknya selembar kertas dan pulpen ada di dalam kantong. Atau kalau lagi di depan komputer bisa diketik pada text editor semacam Word atau notepad. Bahkan menyimpan pada draft SMS ponsel juga dapat dilakukan. Tidak peduli ide yang muncul bagus atau tidak, benar atau salah, yang penting catat. Dan di sini hal yang penting dicatat adalah kata kunci atau keyword yang bisa mengingatkan kita pada ide awal.
Seperti kata pepatah yang mengatakan pikiran kita ibarat kera yang melompat kesana-kemari, dalam proses mencatat ini pun kadang kala muncul ide lain yang tidak berhubungan dengan ide sebelumnya. Tak apa… buka notepad baru, catat saja, save lalu dapat kembali ke ide semula *atau ke ide yang mengalir paling deras*.
Buatlah ide-ide tersebut menjadi sebuah list atau daftar. Manfaatkan Draft pada mesin blog. Ketika ide-ide tersebut dicatat pada kertas, selesai maupun tidak selesai, tuangkan pada Draft mesin blog. Bila suatu saat ada ide dengan tema sejenis muncul tinggal ditambahkan. Dan ketika tulisan sudah lengkap… tinggal dipublish deh!
Namun jangan pula memaksakan diri. Hiduplah seperti air, biarkan dia mengalir. Ketika ngga ada ide yang muncul ya jangan dipaksakan. Inspirasi menulis bisa dirangsang dari berbahai hal seperti blogwalking, ngegame atau nonton TV. Bila ide tak kunjung datang, matikan komputer sejenak, cari udara segar di luar. Mungkin pikiran kita lagi jenuh.
Yak, sekian dulu ide yang berhasil kupanaskan lalu kutuangkan pada sebuah cangkir dan dihidangkan pada menu bernama “blog”… Selamat menangkap si ide ![]()

Journal pribadi 





” Buatlah ide-ide tersebut menjadi sebuah list atau daftar.”
Yup gw sering lakuin yang ini , apa lagi gw ada rencana mau nuils yang aga sedikit serius. makasih bro atas tulisannya
Mas landy, sekarang kok susah banget ngisi comment di blogspot ya…?
lho, ded, ini udah gue tulis di vlog gue soal blogspot comment system
OOT: dee nya jawabnya di koment nya dia, bukan di koment gue
padahal khan ngarep di koment sama seleb yang ngeblog (bukan sekedar seleblog :D)
Thanks infonya Son, gara2 susah nyari akses inet nih… jadi setelah 1 minggu baru bisa nyentuh internet dan blogwalking…
kalo gue kebanyakan ide… tapi kemampuan merubahnya jadi tulisan sangat rendah
jadi.. ketika di tuliskan , lho koq malah jadi katro
(you can see them in most of my postingan :D)
Halah… Tulisanmu mah ga katro Son…
Aku katro2 gini yang penting pede! Haha…
aku kebanyakan ide … tapi sering lupa nyatet ….
jadinya sring ilang
padahal ide tuh kayak mobil lewat di jalan … selalu ada aja …
Klo uda ilang nyesel deh… Hehe…
spt prinsipnya pak BR..tulis teruuuss..idenya gak abis2..
wah tips keren, layak dicoba…
btw, themes sama, baru kali ini nemu ada yang pake minyx,
saya, layak berguru sama anda, terlebih tentang design minyx saya yang amburadul, keberatan?
Ide datang blom tentu mood menulis ikut serta, begitu juga sebaliknya. Timing yg bagus adalah saat keduanya datang bersamaan.
hawayu pak dokteL??? hehehe… am coming again neh, ngeblog lagi….. hidup fenny! eh salah dink, hidup deddy!!! kapan nyembuhin aku, dok? tapi ga punya askeskin neh… *eh bener yak namanya askeskin?* hehe
Wow! Welcome back Fen. Pa kabaaaar???
Fenny nyari Askeskin? Apa Kata Dunia?™
Gw juga selalu mikirin ide cerita pas pulang dari kampus diatas motor. Kalo gak ada cerita kadang maksa ^^
Klo lagi di atas motor ga bisa nyatet dunk Lix?
Yah, mau ga mau ya musti diingetin…tapi sambil merenung gitu pas naek motor… ati2 nabrak. Hehe…
wehehehe,,emang neh inspirasi kalo pas dateng tiba2 emang kudu langsung di ‘keep’ , media juga bisa macam2,,ada temen saya yang nulis di telapak tangan or tisu ,,hehe
Pas lagi be’ol, nulis di tisu trus kelupaan bisa gawat tuh…
wow ini dia yang ku cari…Pak dokter, aku bookmark website anda…