Membuat “Selected Writings” di Wordpress Tanpa Plugin
Membuat daftar “Selected Writings” atau Tulisan Pilihan pada sebuah blog menurut saya adalah perlu. Hal ini akan membantu pengunjung baru untuk lebih mengenal siapa kita dari tulisan-tulisan yang kita tawarkan. Memang beberapa plugin seperti “Most Populer” dapat melakukan hal ini. Namun beberapa tulisan yang ingin kita “sampaikan” terkadang malah tidak muncul dalam daftar. Selected Writings juga sangat berguna mengingat blog menggunakan kronologi waktu dimana tulisan yang lama perlahan akan semakin terkubur dalam tumpukan arsip. Bila sudah begitu, akan kecil kemungkinan orang akan membacanya kecuali “terdampar” melalui search engine.
Lalu bagaimana cara membuat “Selected Writings“? Cara paling mudah ya tinggal bikin saja secara manual. Artinya setelah memilih beberapa tulisan kemudian tinggal dipasang pada sidebar secara manual dengan menyisipkan kode HTML, bisa berdasarkan urutan waktu atau judul tulisan. Terserah kita. Namun cara manual begini akan sedikit merepotkan terutama saat kita ingin merubah urutan atau berganti themes.
Itulah yang saya lakukan kita awal-awal saya memasang “Selected Writings” di blog ini. Sampai akhirnya Tyaz menanyakan tentang plugin yang saya gunakan untuk menampilkan Selected Writings di Plugin Parade. Lalu akhirnya saya mendapatkan ide untuk menggunakan fitur yang sudah terintegrasi pada Wordpress. Ya, sudah tersedia… dan tanpa plugin!
Fitur yang saya maksud adalah penggunaan WP List Bookmarks. Ya, fungsi yang sudah diperkenalkan sejak Wordpress 2.1 yang biasa kita gunakan untuk menampilkan blogroll ini dapat kita manfaatkan untuk membuat “Selected Writings” dengan langkah-langkah berikut:
-
Membuat Link Categories
Pertama-tama kita harus membuat Link Categories (Manage > Links Categories > add new) baru yang akan kita gunakan untuk menampung tulisan yang kita pilih. Buat saja namanya “Selected Writings“. Kemudian lihat dan catat ID kategori ini, misalnya saja 73. ID ini dapat dilihat dengan meletakkan cursor di atas (hover) kategori link yang baru saja dibuat, kemudian ID dilihat pada status bar pada pojok bawah kiri browser.

-
Masukkan Links
Setelah itu kita tinggal memasukkan tulisan yang ingin kita tampilkan sebagai “Selected Writings” seperti halnya memasukkan link pada blogroll (Manage > Links > add new). Jangan lupa masukkan link ini pada kategori yang sudah kita buat di atas. Asiknya, di sini kita bebas untuk membedakan antara title postingan dengan title yang tampak pada Selected Writings, seperti terlihat pada screenshot di bawah.

-
Tampilkan List
Yang terakhir, kita tinggal menampilkannya pada blog kita dengan menyisipkan kode berikut:
<?php wp_list_bookmarks('category_before=&category_after= &category=73&orderby=name‘); ?>Parameter “category_before” dan “category_after” sengaja tidak diberi value untuk menghilangkan tag <li> dan </li> yang secara dafault mengisi kedua parameter tersebut. Angka 73 pada parameter “category” disesuaikan dengan ID pada langkah pertama di atas. Sedangkan parameter “orderby” berfungsi untuk menampilkan urutan links berdasarkan abjad (name), penambahan (id), acak (rand) dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat di “Template Tags/wp list bookmarks“.
Mudah bukan? Dengan menyediakan “Selected Writings“, kita akan lebih terhubung lagi dengan pembaca blog. Anda tak ingin hanya menghidupkan kembang api yang dalam sekejap saja sudah hangus terbakar kan? Selected Writings adalah sebuah obor! Selamat mencoba…
Tags: Blog, Plugin, Selected Writings, Tips, Wordpress


Jurnal pribadi 






mantap dok! gak perlu pake plugin supaya gak bikin berat server
Yah, mudah2an bisa sedikit membantu… sekedar mau berbagi “energi” alternatif
wah perlu dicoba nih… btw udah turun jadi 21
ternyata tag br yang bener harus ada penutupnya yah
baru tau neh…
Sip, hajar tuh lagi 21
Btw, saya juga baru tau pas nyoba validasi. Hehe…selama ini pake br saja tanpa penutup lancar2 saja soalnya…
tau ga gimana cara nampilin semua post dalam satu kategory pada page terpisah? kalo tau tolong donk
Belum nyoba nih, tp sepertinya bisa diakali dengan tag untuk nampilin arsip…
aku masi pake manual ded..

kayaknya ngga bakal banyak2 soalnya biar sidebar pendek..
kapan2 deh nyobain list bookmark..
@hendri:
cmiiw ato ada pluginnya mungkin..spt yg nampilin 1 post di homepage, tp bs lbh dari 1 di arsip / kategori..lupa blm masuk dasbor lg..
sptnya mirip spt yg deddy blg..
buat page baru dari templat yg ada, modif archive.php, atur biar excerpt aja ato full post..tp implementasinya blm pernah nyoba..pemula je..
selected writing ini berubah2 sesui dengan postingan?
Ngga mas, yang itu “Related Post”. Klo selected writing tetep sesuai apa yang kita tambahkan. Tapi klo mau dibikin random juga bisa kok…
bagus, sangat bagus kang, tapi sayang harus sisip kode, jadi setiap kali ganti theme harus sisip kode lagi dong
tapi ini okay, bagus
Toh ganti themes ga sesering ganti baju mas
mantap uey, thx
Seep…artikelnya boleh dicoba nih.
trims, tak save dulu
Nah ini yang saya cari, jelas dan bisa saya terapkan.
hati hati pak dokter, jangan sampai salah resep nanti pasien bisa murus….
Maaf pak, salam sukses selalu.
Hmm… hubungan antara “Selected Writings” dengan salah resep apaan ya?
aku juga pakai cara itu, simple banget soalnya
Wah, bagus juga triknya, tsapi sayank g bisa html gua
weeeh pak dokter kita satu ini suka juga mendiagnosa wp script hehehe. manteb nih tipsnya, walaupun sederhana dan rasanya mudah bikinnya, tapi IDE nya itu lo yang mahal. orang kn gak kepikiran sebelumnya bikin begini
tips nya boleh juga, ntar dicoba dulu ah, trims
Respond from other blog
[...] mentok-mentok nih aku makan-makan ama temen-temen deket aja deh Haluuuuw Ichanx, Bayu, Zalukhu, Deddy, Krisna, Narayana, Yudi, Pak Alim Mahdi, Danu, Yanuar, Antown, p3durungan, mana ide [...]
Pingback by .:. F u n k y L o v e .:. » Saran buat ultahku, plis… — br> June 23, 2008 @ 7:54 pm