Lafal Sumpah Dokter Indonesia

by Deddy Andaka on August 9, 2008

Hari ini saya menempelkan sebuah kertas berisi lafal Sumpah Dokter Indonesia di meja tempat saya biasa membaca, ngeblog, ngopi atau sekedar merenung. Semoga saya semakin diingatkan akan sumpah yang pernah terucap ketika dulu dilantik menjadi dokter. Hmm, yang belum tahu seperti apa sih Sumpah Dokter Indonesia yang merupakan gubahan dari Sumpah Hippocrates, ini dia lafalnya :

Saya bersumpah bahwa :

Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.

Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara terhormat dan bersusila, sesuai dengan martabat pekerjaan saya.

Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran.

Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter.

Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan.

Dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, saya berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian atau Kedudukan Sosial.

Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya.

Teman sejawat akan saya perlakukan sebagai saudara kandung.

Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.

Sekalipun diancam saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan.

Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya.

~0~

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 9.4/10 (5 votes cast)
Lafal Sumpah Dokter Indonesia, 9.4 out of 10 based on 5 ratings

{ 46 comments… read them below or add one }

fenny August 9, 2008 at 5:14 pm

ga ada sumpah bahwa akan menggratiskan teman sesama blogger yah? wekekek

Reply

Deddy Andaka August 9, 2008 at 5:25 pm

Hahaha… bisa aja kmu Fen… sayangnya belum ada tuh :grin:

Reply

antono pratanu dr, SpU October 9, 2011 at 7:08 pm

sy sbg senior anda meski tdk kenal lgs teramat sgt salut; keprihatinan anda jg kieprihatinan sy selama bertahun ini; saat ini sy sdg berusaha menulis novel medis (judulnya belum pasti ” a secret behind medical practices that u must know”) mengulas mengenai praktik2 medis yang “menyimpang” baik dr sumpah kita, UU praktik kedokteran/kedok.gigi, PP perumahsakitan dll. Sy bukan lg muda;bukan urolog yg tdk laku & sy tergol berhasil; tp kerap hati sy menangis melihat perilaku para TS……..Sy support anda seribu persen. Rejeki di tangan Tuhan. Sy amat bangga dengan anda, syukur bila suatu saat Tuhan bs pertemukan kita. “WE ARE TRAPPING IN A BIG MEDICAL BUSSINESS” and “PATIENTS ARE THE VICTIMS”

Reply

agoes August 9, 2008 at 10:07 pm

mungkin perlu dibuat sumpah blogger indonesia yah dok?

Reply

Deddy Andaka August 9, 2008 at 10:38 pm

Wah mas, klo blogger mah ga usa dibikinin aturan sumpah2an. Blogger itu kan menjunjung kebebasan. Hehe…

Reply

Dhimas August 9, 2008 at 10:11 pm

tanggung Jawab seorang dokter sungguh berat..

Reply

Angel August 10, 2008 at 12:09 am

Pak Dokter Deddy :smile:
dugh bentar lagi si mery selesai koas minor..ditinggal deg gw ntar ma dia. hiks :( (

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 6:53 am

Memangnya selese koas minor Mery mau kemana Njel?

Reply

Angel August 13, 2008 at 11:10 pm

hmm mo yg major nya. kan bakalan sibuk banget :p ga bisa jalan lagi deh :( abis ini dia ke jogja dlu sih seminggu :p

Reply

pudakonline August 10, 2008 at 12:46 am

saya jadi ragu
apa dokter kepresidenan itu mengucapkan sumpah yang sama ya, mulai bung karno sampai pak harto, kenapa perlakuan kok beda kalo sumpah itu bunyinya sama :smile:

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 6:55 am

Perlakuan yang bagaimana? Kalau biaya pengobatan Presiden, Wakil Presiden dan mantan-mantannya memang ditanggung oleh negara. Ada UU yang mengaturnya…

Reply

jimmy August 10, 2008 at 1:52 am

semoga semua dokter di Indonesia menjalankan sumpah dokter itu

Reply

adit August 10, 2008 at 10:49 am

klo dokter blogger sumpahnya apa yaa? ada larangan copas gak yaa? :)

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 6:58 am

Hehe… kalau itu sih ngga cuma dokter blogger aja. Semua blogger rasanya wajib tuh dilarang kopas.

Reply

sluman slumun slamet August 10, 2008 at 2:45 pm

hmmm gak ada sumpah dosen ya? eh jadi inget pas sumpah pns kemaren. saya kan di barisan belakang jadi gak ikut ngucapin sumpah. cuman ikut2 mbuka mulut aja….
:D

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 7:01 am

Mudah-mudahan rasa tanggung jawab untuk menjalankan sumpah dengan baik masih ada ya pak… :neutral:

Reply

Nias Zalukhu August 10, 2008 at 3:47 pm

Setuju dengan Fenny………… :twisted: :twisted:

Reply

tipis August 11, 2008 at 1:03 am

dulu waktu saya dilantik kok gk pake acara sumpah² begini ya??? lha wong kuliahnya IT :D

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 7:04 am

Ga ada sumpah IT ya mas? :D

Reply

mm August 12, 2008 at 8:15 am

Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.

jaman skrg apa masih relevan ? semua kan bertumpu pada materi juga

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 7:06 am

Materi memang penting, tapi kan bukan segala-galanya. Makanya sumpah seperti ini musti direnungin agar para dokter jadi inget akan jati dirinya…

Reply

wira August 12, 2008 at 2:22 pm

beda sumpah ama janji apaan ya?

*OOT

Reply

zee August 12, 2008 at 4:32 pm

Pak Dokter, bagaimana klo ada dokter yg tanpa sengaja curhat ttg salah 1 pasien yg sakit ke teman ato istri ato keluarganya? Lalu tiba2 dlm 1 keadaan mereka semua hrs ketemu, shg teman curhat si dokter tau klo si pasien inilah yg selama ini diceritakan. Apakah itu termasuk melanggar sumpah?

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 7:09 am

Pada dasarnya “iya”. Tapi banyak juga daerah abu-abu dalam menjalankan sumpah yang satu ini. Banyak contoh-contoh yang dibahas dalam etika kedokteran, mungkin pada posting-posting berikutnya akan saya ceritakan sedikit…

Reply

okanegara August 12, 2008 at 9:05 pm

Mungkin perlu juga diketahui beberapa latar belakang kenapa butir2 sumpahnya bisa jadi seperti yang sekarang, karena ini sebenarnya modifikasi dari sumpah hipocrates..dan masih berlaku di Indonesia saja. Permasalahan prioritas kolega, pembuahan, rahasia kedokteran juga banyak yang meminta dikaji ulang….

Oya ini mampir sekalian mau minta tolong untuk berkenan membantu menyebarkan info tentang LOMBA BLOG REMAJA yang diselenggarakan oleh KISARA PKBI Bali, didukung oleh Bali Youth Foundation, Bali Blogger Community (BBC), Balebengong.net, 28sign.com, bluebrainer.com dan BaliFM. Thks. Info bisa diclick di http://remajabali.wordpress.com/lomba-blog-remaja-2008/

Reply

Deddy Andaka August 13, 2008 at 7:10 am

Sampai 24 tahun ya dok? Aduh… saya uda ngga bisa ikutan nih :oops:

Reply

Saras August 14, 2008 at 1:03 am

Hihihi… :lol:
Kayaknya emang smua dokter perlu diingetin lagi ama sumpah yang uda pernah diucapin itu ya…
Setuju juga ama caramu itu Ded, tempel di tempat yang sering diliat, biar sering2 diliat n dibaca, paling ga kan jadi lumayan keinget apa aja isinya… :lol:

Reply

Blog Bisnis August 15, 2008 at 7:50 pm

owhh, ini toh sumpahnya ?

Reply

bocah August 15, 2008 at 9:10 pm

Waduh begitu yah sumpah dokter. Kalo sumpah blogger gmana mas andaka ?? :grin:

Reply

'wan August 20, 2008 at 4:18 pm

sesama blogger mungkin ga yaa kasih discount? :lol:

Reply

Permana Jayanta September 1, 2008 at 9:31 am

Baru tahu ternyata seperti itu ya sumpah dokter …….
Btw, dokter boleh ngerokok gak ya ? :grin:

Reply

Kiko September 1, 2008 at 6:38 pm

Hik’s … bagus juga kalau semua profesi yang punya keterikatan dengan sumpah mau menaruh sumpah yang pernah diucap ditempat yang mudah dibaca:
- Moga saja para hakim agung melakukan hal yang sama
- Moga saja para anggota DPR tetap ingat akan sumpahnya ketimbang tidur saat ada Pidato dari presiden.
- Moga saja …

Reply

anti September 3, 2008 at 9:20 pm

Sumpah hipocrates yang asli itu yang kayak gimana ya….?
terus yang modifikasi sih……kayaknya gak perlu di afalin, apalagi ditempel di meja…..
karena dari bayi baru lahir sampai nenek kejepit pintu…pasti tahu isinya……… :razz:

Reply

qq September 25, 2008 at 9:50 am

ini valid ga??

Reply

Winaldi S.Ked March 18, 2009 at 3:24 pm

Pgn gabung mas

Reply

gembili June 12, 2009 at 8:23 pm

Mas,
Kebetulan atau disengaja, di sumpah dokter tak ada ikrar bahwa dokter harus bebas dari pertimbangan bisnis (yang ada pertimbangan politik, sosial, dll). Mungkinkah itu sebabnya sebagian dokter menjadi agen jualan obat dari perusahaan farmasi. Mereka meresepkan obat-obat tertentu demi mendapatkan komisi yang gede? Toh enggak melanggar sumpah.

salam

Reply

Patrick October 20, 2010 at 8:43 am

Kalau soal itu ada di kode etik kedokteran Indonesia.

Reply

anto December 3, 2009 at 8:50 pm

Saya sedang menyelesaikan disertasi analisis wacana kritis iklan layanan medis di tv dan internet di salah satu perguruan tinggi negeri bergengsi. saya berharap dengan pembuatan iklan layanan medis yang baik entah itu di tv dan internet bisa menambah informasi bagi masyarakat bagaimana masyarakat bisa memilih rumah sakit yang berkualitas. Untuk sementara website saya offline, tentang kajian pemikiran komunikasi termasuk komunikasi pelayanan medis.

Reply

anto December 3, 2009 at 8:56 pm

Teks media memang penting entah itu dalam bentuk tulisan atau ucapan. Saya sangat setuju dengan sumpah dokter ini, tapi sebagai komunikolog saya lebih tertarik membongkar makna dibalik teks.

Reply

anto December 3, 2009 at 8:56 pm

Teks media memang penting entah itu dalam bentuk tulisan atau ucapan. Saya sangat setuju dengan sumpah dokter ini, tapi sebagai komunikolog saya lebih tertarik membongkar makna dibalik teks.

Reply

J. Haryadi August 8, 2010 at 6:54 am

Saya sedng menulis sebuah buku tentang praktek kotor yang dilakukan oleh dokter “Nakal” di Indonesia dengan tujuan agar dokter lainnya tidak nakal dan menjalankan pekerjaannya sesuai dengan profesi dan sumpah dokternya serta mencerdaskan masyarakat yang umumnya masih awam .
Ada beberapa pertanyaan yang perlu saya lontarkan, mudah-mudahan Anda bisa membantu menjawab pertanyaan tersebut, yang sangat ber guna untuk menambah wawasan saya dan bahan referensi bagi buku tersebut.
1. Mengapa dokter cenderung bersikap tertutup jika ditanya tentang kasus malpraktek yang melibatkan teman seprofesinya, sehingga timbul persepsi bahwa kuatnya solidaritas sesama dokter ini akan menutup kebenaran yang hakiki dan membuat dokter seakan-akan selalu benar dalam segala tindakan medis yang dilakukannya ?
2. Dokter adalah manusia biasa yang tidak terluput dari kesalahan dan kekurangan. bagaimana opini Anda mengenai hal ini ?
3. Benarkah ada praktek yang dilakukan oknum dokter umum yang bekerjasama dengan dokter bedah tertentu yang menggiring pasiennya agar di operasi padahal seharusnya tidak perlu ? Tujuannya tentu saja agar mereka mendapatkan keuntungan dari perbuatan mereka. bagaimana opini Anda ?
4. Benarkah dokter2 muda yang baru dilantik cenderung melakukan “kelinci percobaan” terhadap pasiennya dengan memberikan obat-2 an tertentu yang belum tentu sesuai dengan penyakit yang diderita pasien ?
Mohon dengan hormat agar jawaban Anda ditulis sejujurnya, apa adanya demi kebenaran. Mohon jawaban dialamatkan ke email Saya.
Atas bantuannya Saya ucapkan terima kasih .
Wasalam
J. haryadi

Reply

Patrick October 20, 2010 at 8:41 am

Poin ke 8 ga salah ya?
Bukannya udah diganti dengan “Saya akan memperlakukan teman sejawat saya sebagaimana saya ingin diperlakukan.”
Karena kalau dianggap saudara kandung, maka perkawinan sesama dokter artinya melanggar sumpah.

Reply

Hannurofik April 1, 2011 at 10:48 pm

Bagus n’ ferfect sumpahnya….
namun ada dokter yang makan sumpah!
hari ini jam 9.30/ (21.30) “dr. Retno Di alamat kelurahan Rengas Condong Muara Bulian Kabupaten Batanghari Jambi kode pos 36613

Saya bawa anak tuk berobat, karena panas tiba2… akan tetapi di tolak “dengan alasan ” Saya capek” besok saja …..
Silahkan Komentar Masyarakat Indonesia…..
Wassalam
Hannurofik

Reply

alvindzzz June 13, 2011 at 3:44 am

hehehe…. poin yang saudara kandung sepertinya ada yang berubah mas… :)
saudara kandung yang boleh dinikahi cuma ada di kedokteran yaa…

Reply

nursin June 16, 2011 at 9:50 pm

isi sumpah’y sii bagus .. tp qu lihat masih banyak dokter yg gg perduli sama rakyat miskin … ada uang yh pasti diutamakan tp klo gg da uang tar dlu ajj … so dokter indonesia hayooo dr hatii menjalankan tugas jgn dr materi ajj .. aku ajj mao jd dokter tp pa da tak da biaya

Reply

pak wo June 5, 2013 at 3:48 pm

” Sekalipun diancam saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan. ”

setiap dokter yang melakukan imunisasi dan vaksinasi melanggar sumpahnya.
dan masih banyak lagi… yang di lakukan tidak ber perikemanusiaan,, walaupun tidak semua seperti itu !

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: