Lafal Sumpah Dokter Indonesia

Hari ini saya menempelkan sebuah kertas berisi lafal Sumpah Dokter Indonesia di meja tempat saya biasa membaca, ngeblog, ngopi atau sekedar merenung. Semoga saya semakin diingatkan akan sumpah yang pernah terucap ketika dulu dilantik menjadi dokter. Hmm, yang belum tahu seperti apa sih Sumpah Dokter Indonesia yang merupakan gubahan dari Sumpah Hippocrates, ini dia lafalnya :

Saya bersumpah bahwa :

Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.

Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara terhormat dan bersusila, sesuai dengan martabat pekerjaan saya.

Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran.

Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter.

Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan.

Dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, saya berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian atau Kedudukan Sosial.

Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya.

Teman sejawat akan saya perlakukan sebagai saudara kandung.

Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.

Sekalipun diancam saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan.

Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya.

~0~

This entry was posted in Health and tagged , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

38 Comments

  1. Posted August 9, 2008 at 5:14 pm | Permalink

    ga ada sumpah bahwa akan menggratiskan teman sesama blogger yah? wekekek

  2. agoes
    Posted August 9, 2008 at 10:07 pm | Permalink

    mungkin perlu dibuat sumpah blogger indonesia yah dok?

    • Posted August 9, 2008 at 10:38 pm | Permalink

      Wah mas, klo blogger mah ga usa dibikinin aturan sumpah2an. Blogger itu kan menjunjung kebebasan. Hehe…

  3. Posted August 9, 2008 at 10:11 pm | Permalink

    tanggung Jawab seorang dokter sungguh berat..

  4. Posted August 10, 2008 at 12:09 am | Permalink

    Pak Dokter Deddy :smile:
    dugh bentar lagi si mery selesai koas minor..ditinggal deg gw ntar ma dia. hiks :( (

    • Posted August 13, 2008 at 6:53 am | Permalink

      Memangnya selese koas minor Mery mau kemana Njel?

      • Posted August 13, 2008 at 11:10 pm | Permalink

        hmm mo yg major nya. kan bakalan sibuk banget :p ga bisa jalan lagi deh :( abis ini dia ke jogja dlu sih seminggu :p

  5. Posted August 10, 2008 at 12:46 am | Permalink

    saya jadi ragu
    apa dokter kepresidenan itu mengucapkan sumpah yang sama ya, mulai bung karno sampai pak harto, kenapa perlakuan kok beda kalo sumpah itu bunyinya sama :smile:

    • Posted August 13, 2008 at 6:55 am | Permalink

      Perlakuan yang bagaimana? Kalau biaya pengobatan Presiden, Wakil Presiden dan mantan-mantannya memang ditanggung oleh negara. Ada UU yang mengaturnya…

  6. Posted August 10, 2008 at 1:52 am | Permalink

    semoga semua dokter di Indonesia menjalankan sumpah dokter itu

  7. Posted August 10, 2008 at 10:49 am | Permalink

    klo dokter blogger sumpahnya apa yaa? ada larangan copas gak yaa? :)

    • Posted August 13, 2008 at 6:58 am | Permalink

      Hehe… kalau itu sih ngga cuma dokter blogger aja. Semua blogger rasanya wajib tuh dilarang kopas.

  8. Posted August 10, 2008 at 2:45 pm | Permalink

    hmmm gak ada sumpah dosen ya? eh jadi inget pas sumpah pns kemaren. saya kan di barisan belakang jadi gak ikut ngucapin sumpah. cuman ikut2 mbuka mulut aja….
    :D

    • Posted August 13, 2008 at 7:01 am | Permalink

      Mudah-mudahan rasa tanggung jawab untuk menjalankan sumpah dengan baik masih ada ya pak… :neutral:

  9. Posted August 10, 2008 at 3:47 pm | Permalink

    Setuju dengan Fenny………… :twisted: :twisted:

  10. Posted August 11, 2008 at 1:03 am | Permalink

    dulu waktu saya dilantik kok gk pake acara sumpah² begini ya??? lha wong kuliahnya IT :D

  11. Posted August 12, 2008 at 8:15 am | Permalink

    Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.

    jaman skrg apa masih relevan ? semua kan bertumpu pada materi juga

    • Posted August 13, 2008 at 7:06 am | Permalink

      Materi memang penting, tapi kan bukan segala-galanya. Makanya sumpah seperti ini musti direnungin agar para dokter jadi inget akan jati dirinya…

  12. Posted August 12, 2008 at 2:22 pm | Permalink

    beda sumpah ama janji apaan ya?

    *OOT

  13. Posted August 12, 2008 at 4:32 pm | Permalink

    Pak Dokter, bagaimana klo ada dokter yg tanpa sengaja curhat ttg salah 1 pasien yg sakit ke teman ato istri ato keluarganya? Lalu tiba2 dlm 1 keadaan mereka semua hrs ketemu, shg teman curhat si dokter tau klo si pasien inilah yg selama ini diceritakan. Apakah itu termasuk melanggar sumpah?

    • Posted August 13, 2008 at 7:09 am | Permalink

      Pada dasarnya “iya”. Tapi banyak juga daerah abu-abu dalam menjalankan sumpah yang satu ini. Banyak contoh-contoh yang dibahas dalam etika kedokteran, mungkin pada posting-posting berikutnya akan saya ceritakan sedikit…

  14. Posted August 12, 2008 at 9:05 pm | Permalink

    Mungkin perlu juga diketahui beberapa latar belakang kenapa butir2 sumpahnya bisa jadi seperti yang sekarang, karena ini sebenarnya modifikasi dari sumpah hipocrates..dan masih berlaku di Indonesia saja. Permasalahan prioritas kolega, pembuahan, rahasia kedokteran juga banyak yang meminta dikaji ulang….

    Oya ini mampir sekalian mau minta tolong untuk berkenan membantu menyebarkan info tentang LOMBA BLOG REMAJA yang diselenggarakan oleh KISARA PKBI Bali, didukung oleh Bali Youth Foundation, Bali Blogger Community (BBC), Balebengong.net, 28sign.com, bluebrainer.com dan BaliFM. Thks. Info bisa diclick di http://remajabali.wordpress.com/lomba-blog-remaja-2008/

  15. Saras
    Posted August 14, 2008 at 1:03 am | Permalink

    Hihihi… :lol:
    Kayaknya emang smua dokter perlu diingetin lagi ama sumpah yang uda pernah diucapin itu ya…
    Setuju juga ama caramu itu Ded, tempel di tempat yang sering diliat, biar sering2 diliat n dibaca, paling ga kan jadi lumayan keinget apa aja isinya… :lol:

  16. Posted August 15, 2008 at 7:50 pm | Permalink

    owhh, ini toh sumpahnya ?

  17. Posted August 15, 2008 at 9:10 pm | Permalink

    Waduh begitu yah sumpah dokter. Kalo sumpah blogger gmana mas andaka ?? :grin:

  18. Posted August 20, 2008 at 4:18 pm | Permalink

    sesama blogger mungkin ga yaa kasih discount? :lol:

  19. Posted September 1, 2008 at 9:31 am | Permalink

    Baru tahu ternyata seperti itu ya sumpah dokter …….
    Btw, dokter boleh ngerokok gak ya ? :grin:

  20. Kiko
    Posted September 1, 2008 at 6:38 pm | Permalink

    Hik’s … bagus juga kalau semua profesi yang punya keterikatan dengan sumpah mau menaruh sumpah yang pernah diucap ditempat yang mudah dibaca:
    - Moga saja para hakim agung melakukan hal yang sama
    - Moga saja para anggota DPR tetap ingat akan sumpahnya ketimbang tidur saat ada Pidato dari presiden.
    - Moga saja …

  21. anti
    Posted September 3, 2008 at 9:20 pm | Permalink

    Sumpah hipocrates yang asli itu yang kayak gimana ya….?
    terus yang modifikasi sih……kayaknya gak perlu di afalin, apalagi ditempel di meja…..
    karena dari bayi baru lahir sampai nenek kejepit pintu…pasti tahu isinya……… :razz:

  22. qq
    Posted September 25, 2008 at 9:50 am | Permalink

    ini valid ga??

  23. Winaldi S.Ked
    Posted March 18, 2009 at 3:24 pm | Permalink

    Pgn gabung mas

  24. gembili
    Posted June 12, 2009 at 8:23 pm | Permalink

    Mas,
    Kebetulan atau disengaja, di sumpah dokter tak ada ikrar bahwa dokter harus bebas dari pertimbangan bisnis (yang ada pertimbangan politik, sosial, dll). Mungkinkah itu sebabnya sebagian dokter menjadi agen jualan obat dari perusahaan farmasi. Mereka meresepkan obat-obat tertentu demi mendapatkan komisi yang gede? Toh enggak melanggar sumpah.

    salam

  25. anto
    Posted December 3, 2009 at 8:50 pm | Permalink

    Saya sedang menyelesaikan disertasi analisis wacana kritis iklan layanan medis di tv dan internet di salah satu perguruan tinggi negeri bergengsi. saya berharap dengan pembuatan iklan layanan medis yang baik entah itu di tv dan internet bisa menambah informasi bagi masyarakat bagaimana masyarakat bisa memilih rumah sakit yang berkualitas. Untuk sementara website saya offline, tentang kajian pemikiran komunikasi termasuk komunikasi pelayanan medis.

  26. anto
    Posted December 3, 2009 at 8:56 pm | Permalink

    Teks media memang penting entah itu dalam bentuk tulisan atau ucapan. Saya sangat setuju dengan sumpah dokter ini, tapi sebagai komunikolog saya lebih tertarik membongkar makna dibalik teks.

  27. anto
    Posted December 3, 2009 at 8:56 pm | Permalink

    Teks media memang penting entah itu dalam bentuk tulisan atau ucapan. Saya sangat setuju dengan sumpah dokter ini, tapi sebagai komunikolog saya lebih tertarik membongkar makna dibalik teks.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting