Kampanye Global Warming, Seperti Apa?

Beberapa minggu yang lalu saya sempat berbincang-bincang di messenger dengan Fenny, salah seorang marketer dari Radio Suara Sakti Semarang (105.2 FM). Kebetulan radio tersebut hendak membuat acara kampanye Global Warming. Seperti apa sih kampanye Global Warming?

Tentu saja banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam kampanye Global Warming. Salah satunya adalah karakteristik dari target kampanye. Karena beda target tentu saja pendekatan berbeda. Apakah targetnya sekitar kalangan pelajar yang homogen ataukah masyarakat umum yang heterogen. Pertimbangan yang tak kalah pentingnya adalah menetapkan masalahnya ada di mana. Dalam penelitian kesehatan, ada 3 hal yang sering dijadikan patokan yaitu: Pengetahuan, Sikap dan Perilaku.

Apakah pengetahuan tentang Global Warming yang kurang, sikapnya yang tidak setuju, atau perilakunya yang tidak sesuai?

Memang untuk menggambarkan adanya kecenderungan atau keterkaitan dari ketiga hal tersebut perlu dilakukan suatu survey atau penelitian lebih lanjut. Karena bisa jadi pengetahuan yang cukup tidak dapat merubah sikap, apalagi perilakunya. Namun ada kalanya kita melihat orang dengan perilaku yang mencerminkan peduli pemanasan global namun tanpa mengetahui apa itu pemanasan global.

Lalu kita mulai dari mana? Keterbatasan akan kurangnya penelitian mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap Global Warming bukanlah alasan untuk tidak mengkampanyekan Global Warming. Seperti kata Fenny, kita bisa memulainya dengan menekankan pada aspek “Pengetahuan” ditambah sedikit latihan untuk merubah sikap.

Nah, ayo kampanyekan Global Warming!

This entry was posted in Green Marketing and tagged , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

24 Comments

  1. Posted May 18, 2008 at 2:44 pm | Permalink

    ya… kita berdoa aja moga2 bumi kita akan bisa terhindar dari bahaya global warming ini

  2. Posted May 18, 2008 at 10:30 pm | Permalink

    mulai dengan hemat energi kali ya

    • Posted May 19, 2008 at 8:48 am | Permalink

      yupe, dimulai dari hal2 kecil aja bli… hemat energi listrik… juga BBM. mumpung harga BBM mau naik nih, mending dihemat aja. Hehe…

  3. Posted May 18, 2008 at 11:46 pm | Permalink

    wah saya sejujurnya saya pribadi belum berani full ikut support kampanye ini, walau sudah mulai sedikit-sedikit merubah prilaku.karena memang selagi masih ada banyak keterbatasan akses yang tersedia sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan dan energi.global warming campaign kan juga ditujukan buat pengurangan konsumsi energi listrik dan panas bumi kan? apalagi di dunia medis yang dituntut makin canggih dan nontraumatik pasti akan banyak mengkonsumsi energi lewat alat-alat medis berteknologi terbaru yang seringkali tidak ramah lingkungan, apalagi sekarang adalah jaman informasi dan tersedianya kemudahan yang mengahbiskan penggunaan banyak waktu dengan media bantu informasi termasuk komputer dan internet, ini juga mengkonsumsi energi.sebenarnya era global itu artinya era pengkonsumsian energi besar2an..sebenarnya masih banyak aktivis lingkungan yang teriak-teriak peduli lingkungan, saving energi tetapi tidak benar2 mengerti yang dilakukan. sebagai contoh beberapa konser musik dan pentas aksi peduli lingkungan dan stop global warming yang lalu malah ternyata dilakukan dengan pentas-pentas musik dengan sound dan lighting puluhan ribu watt??? juga waktu demo besar2an tentang global warming kebanyakan spanduk yang jumlahnya puluhan tersebut yang digunakan adalah berbahan dasar plastik (ini contoh kecil saja untuk aksi peduli lingkungan), terus yang demo ramai-ramai tentang global warming juga turun dengan konvoi berkendaraan motor ratusan orang dan ratusan kendaraan (berapa tuh emisinya ya). tetapi setuju banget bila ingin menyelamatkan masa depan maka harus dari diri sendiri dulu take action…yuk matiin AC di kamar, di mobil, dan jangan lama-lama ngeblog(upps..yang ini bisa nggak ya)

    • Posted May 19, 2008 at 8:43 am | Permalink

      menurut saya, untuk memulai hal besar tentunya dimulai dari hal kecil kan? ngga perlu kita ujug2 langsung mengganti kendaraan dengan yang hybrid atau komputer dengan yang green computing. peduli global warming jangan pula sampai menghambat produktifitas. jika memang dirasanya perlu, ya digunakan… peduli global warming sebenernya bisa dimulai dengan “hidup sewajarnya”.

      saya setuju dengan masih banyaknya kampanye global warming yang tidak mencerminkan tindakan untuk peduli. karena itulah saya rasa pemahaman tentang global warming masih perlu disebar luaskan…

  4. Posted May 19, 2008 at 9:31 am | Permalink

    kalau saya sih masih sebatas untuk diri sendiri aja, belum bisa berbuat banyak untuk mencegah global warming

    • Posted May 21, 2008 at 4:57 pm | Permalink

      Mulai dari diri sendiri pak… tangan kita memang kecil, tapi bila tangan2 kecil ini bersatu tentunya bisa menjadi besar…

  5. Posted May 19, 2008 at 11:54 am | Permalink

    Iya Mas Deddy,

    Saya sendiri termasuk salah satu orang yg kurang pengetahuannya tentang apa itu Global Warming walau ingin mengkampanyekannya :mrgreen:

    Akan ada tulisan lanjutan tentang ini?

    Jika ada, saya nantikan :wink:

    • Posted May 21, 2008 at 5:10 pm | Permalink

      Mudah2an ada lanjutannya mas. Malah pengen untuk bikin sebuah situs yang khusus membahas global warming. Doakan saja ya mas…

  6. Posted May 19, 2008 at 12:54 pm | Permalink

    Semoga Bumi tidak semakin panas…
    Gak tahan kalau siang2 biarpun kantor ruangan ber AC tapi halah..Puanase…………….

    • Posted May 21, 2008 at 5:14 pm | Permalink

      dan secara tidak langsung penggunaan AC malah memperparah pemanasan global ya… seperti lingkaran setan… :twisted:

  7. Posted May 19, 2008 at 5:22 pm | Permalink

    ndak ada kata terlambat buat peduli akan lingkungan…

    keep word green…

  8. Posted May 19, 2008 at 6:40 pm | Permalink

    mulai deh dengan yang gampang2 aja… matiin hape waktu malem… udah boros energi en sapa pula sih yang mo nelpon pagi2 buta gto… hemat energi dan memperpanjang usia hape anda… pis…

    • Posted May 21, 2008 at 5:20 pm | Permalink

      sepertinya kita perlu bikin hal2 kecil yang bisa diperbuat untuk mencegah pemanasan global ya gus… setuju banget kalau ga usa yang heboh2 dulu…

  9. Posted May 20, 2008 at 1:39 pm | Permalink

    Ntar lagi kan BBM naik. Pasti index (saham gabungan) polusi akan terkoreksi…
    Alias pengiritan… :lol:

    • Posted May 21, 2008 at 5:25 pm | Permalink

      Tp untuk aksi protes kenaikan BBM, demo2 dengan kendaraan bermotor malah buang2 BBM :D

  10. Posted May 21, 2008 at 3:20 pm | Permalink

    Kalo saya, dengan menjual motor saya dan sekarang hanya punya sepeda gayung dan motor istri doang heheheheheheehehehehe…

    ngeri juga kalo ngeliat glacier2 itu mulai mencair, rasanya kok seperti balik ke jaman Nabi Nuh aja :grin:

    • Posted May 21, 2008 at 5:29 pm | Permalink

      saya salut dengan komunitas sepeda gayung bali yang cukup solid dan sering bikin kegiatan bareng. serius… salut… saya belum bisa seperti itu…

  11. Posted October 28, 2008 at 1:50 pm | Permalink

    dengan mengubah perilaku insya Allah global warming climatic change bisa kt cegah

  12. Posted October 28, 2008 at 1:51 pm | Permalink

    dengan mengubah perilaku insya Allah global warming climatic change bisa kt cegah :neutral:

  13. Posted January 11, 2010 at 9:44 am | Permalink

    Global warming ??? siapa takut……… :grin:

    http://geourban.wordpress.com/2010/01/09/gosip-global-warming/

  14. sri hartati
    Posted January 21, 2010 at 9:37 pm | Permalink

    betul pak, pemahaman tentang efek rumah kaca itu masih banyak yang belum dipahami. Murid2 saya banyak mengira bahwa semua itu disebabkan oleh banyaknya bahan, rumah n bangunan yang menggunakan bahan2 dari kaca.

3 Trackbacks

  1. [...] header image diatas . Untuk masalah global warming lebih jelasnya baca tulisan dokter Deddy disini, disini dan disini [...]

  2. [...] [...]

  3. By uhg TKut glOBal waRm!n9 gtu…!! « Andemin’s Blog on January 21, 2009 at 10:05 am

    [...] Kampanye Global Warming, Seperti Apa? [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe without commenting