<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andaka.com &#187; Writing</title>
	<atom:link href="http://www.andaka.com/category/writing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.andaka.com</link>
	<description>My Blog, My Rules : What's the story morning glory?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 01:58:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Renungan Tahun Baru 2012</title>
		<link>http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2012.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2012.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 15:43:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[Reflection]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=1562</guid>
		<description><![CDATA[Sejak pertama kali melihat wallpaper galaksi Andromeda di atas saya langsung jatuh cinta. Saya bahkan menjadikan wallpaper bawaan OSX Lion Mac itu sebagai wallpaper untuk iPhone dan iPad saya. Wallpaper tersebut selalu mengingatkan saya bahwa kita ini begitu kecil. Apa yang kita miliki seolah tak berarti bila kita memandangnya dari sudut alam semesta. Jangankan tanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first"><a href="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2011/12/osx_lion_desktop_galaxy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1563" title="osx_lion_desktop_galaxy" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2011/12/osx_lion_desktop_galaxy.jpg" alt="" width="485" height="373" /></a></p>
<p>Sejak pertama kali melihat wallpaper galaksi Andromeda di atas saya langsung jatuh cinta. Saya bahkan menjadikan wallpaper bawaan OSX Lion Mac itu sebagai wallpaper untuk iPhone dan iPad saya. Wallpaper tersebut selalu mengingatkan saya bahwa kita ini begitu kecil.</p>
<p>Apa yang kita miliki seolah tak berarti bila kita memandangnya dari sudut alam semesta. Jangankan tanah yang sering menjadi sengketa sampai menimbulkan korban jiwa, Bumi kita pun tak ubahnya seperti setitik debu dalam lingkaran galaksi yang maha besar. Kita harusnya merasa malu!</p>
<p>Pernahkah ada dalam benak kita, untuk apa kita lahir? Kenapa harus ada kehidupan seperti saat ini? Kenapa ada kematian? Apa jadinya setelah kematian? Siapa kita? Lalu&#8230; siapa Tuhan?</p>
<blockquote><p>Who are we? We are the life force power of the universe with manual dexterity and two cognitive minds. &#8211; Jill Bolte Taylor</p></blockquote>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya sempat memposting di akun Twitter saya (<a title="@DeddyAndaka" href="http://twitter.com/deddyandaka" target="_blank">@DeddyAndaka</a>) sebuah video YouTube dari <strong>Jill Bolte Taylor</strong>,seorang Neuroanatomist, yang menceritakan pengalamannya terkena stroke.</p>
<p><iframe width="520" height="294" src="http://www.youtube.com/embed/UyyjU8fzEYU?rel=0" frameborder="0" allowfullscreen></iframe><br />
Pada sebuah acara TV <strong><a href="http://www.ted.com/talks" target="_blank">TED Talks</a></strong>, beliau memaparkan tentang dua belahan otak manusia, otak kanan dan kiri. Kedua belahan otak tersebut mengolah informasi yang berbeda. Mereka memikirkan dan peduli tentang hal yang berbeda, dan juga memiliki kepribadian yang berbeda.</p>
<p>Otak kanan memikirkan tentang hal yang terjadi saat ini. Apa yang kita lihat, rasa, cium, dengar, sentuh, dan segala informasi sensorik yang dapat kita terima. Otak kanan menghubungkan kita satu dengan yang lainnya. Otak kanan menjadikan kita satu dengan semesta.</p>
<p>Sedangkan otak kiri berpikir secara linier. Otak kiri memikirkan tentang masa lalu, mencoba mengumpulkan kepingan-kepingan kehidupan, mengelompokkannya dalam kategori-kategori tertentu, lalu mencoba memproyeksikannya menjadi sebuah gambaran masa depan. Otak kiri memisahkan kita dengan yang lain. Otak kiri menjadikan &#8220;AKU&#8221; ada.</p>
<p>Tahun 2012 adalah masa depan dan tak lama lagi tahun 2011 adalah masa lalu. Resolusi tahun baru adalah bagian dari kinerja otak kiri kita. Maka sudah seharusnya kita juga mempekerjakan otak kanan kita untuk berbuat sesuatu saat ini agar resolusi tersebut menjadi nyata.</p>
<p>Hidup adalah keseimbangan.</p>
<h1><span style="color: #ff0000;">Selamat Tahun Baru 2012.</span></h1>
<p>Be Healthy, Be Happy!</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/otak-kanan-dulu-baru-otak-kiri.php" rel="bookmark" class="crp_title">Otak Kanan Dulu, Baru Otak Kiri</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/ipad-2-bukti-kreativitas-apple-yang-tak-pernah-mati.php" rel="bookmark" class="crp_title">iPad 2: Bukti Kreativitas Apple yang Tak Pernah Mati</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/tahun-naga-25632012.php" rel="bookmark" class="crp_title">Tahun Naga 2563/2012</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2010.php" rel="bookmark" class="crp_title">Renungan Tahun Baru 2010</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/pelajaran-terakhir-dari-ibu.php" rel="bookmark" class="crp_title">Pelajaran Terakhir dari Ibu</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2012.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</title>
		<link>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 11:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[anniversary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: &#8220;Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog?&#8220; Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang &#8220;9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun&#8221;  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-803 aligncenter" title="9 Tahun andaka.com" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2010/02/9-sembilan-tahun-andaka.jpg" alt="" width="294" height="450" /></p>
<p>Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: &#8220;<em>Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog?</em>&#8220;<em> </em>Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang &#8220;<strong>9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</strong>&#8221; <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':razz:' class='wp-smiley' />  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga untuk Anda.<span id="more-802"></span></p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">1. Blog sebagai buku harian online</span></strong><br />
Sembilan tahun yang lalu saya mulai menulis di blog. Seperti kebanyakan blog saat itu, bagi saya blog tak ubahnya seperti buku harian online. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman hidup dari hal yang bahagia, sedih, menjengkelkan, atau hal-hal lucu yang terjadi di sekitar kehidupan saya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menganggap blog sebagai sebuah online diary -tentu saja buku harian yang terbuka untuk umum.</p>
<p>Dan bagian terbaik dari menulis online diary adalah kita bisa dengan mudah melihat kilas balik ke belakang tentang kejadian-kejadian masa lalu. Nah, ketahui manfaat ngeblog (meski itu sekedar menulis buku harian online), lalu jangan ragu untuk mengekspresikan diri lewat blog. Coba baca blognya <a href="http://radityadika.com/" target="_blank">Raditya Dika</a> yang berisi cerita-cerita konyol dalam hidupnya. Blog itu malah menjadi blog pertama di Indonesia yang dijadikan buku! Hebat ngga?</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">2. Mulailah menulis dari hal yang kita suka</span></strong><br />
Jika merasa kehidupan kita bukan sesuatu hal yang menarik untuk dibagi ke orang lain, bukan berarti kita tidak punya alasan untuk ngeblog. Menulis tentang hal yang kita suka adalah suatu keharusan. Jika kita menyukai sesuatu, maka otomatis aktivitas lain yang berhubungan dengan sesuatu tersebut akan menjadi menyenangkan.</p>
<p>Misalnya saja yang punya hobby nonton film horor seperti teman kita <a href="http://sigilahoror.wordpress.com" target="_blank">Si Gila Horor</a>, tentunya bikin resensi tentang film horor adalah sesuatu yang menyenangkan baginya. Hal yang keliru adalah ketika kita mencoba &#8220;memaksakan diri&#8221; untuk menulis hal-hal yang tidak kita sukai dan tidak kita mengerti. Percaya deh, belum 1 semester blog itu bakal kayak kuburan alias sepi jarang update. Hehe&#8230;</p>
<p><span style="color: #9e0b0f;"><strong>3. Antara Traffic, Komentar dan Ranking</strong></span><br />
Jangan menjadikan traffic (jumlah kunjungan), komentar dan ranking blog sebagai prioritas utama ketika Anda baru mulai ngeblog. Karena semua itu dibangun berdasarkan usaha yang butuh waktu.  Memang ada cara-cara instant yang meningkatkan semua itu, tapi prinsip saya yang cepat panas akan cepat pula dinginnya -dan Anda akan kehabisan energi mengejar semua itu.</p>
<p>Tipsnya: buat target jangka waktu yang agak panjang untuk ngeblog. Misalnya dalam 2-3 tahun ke depan harus tetap konsisten menulis. Maka ketika dalam 6 bulan sampai 1 tahun pertama blog Anda masih sepi pengunjung, tidak ada komentar maupun tidak memiliki ranking Google maupun <a href="http://www.andaka.com/alexa.php" target="_blank">Alexa</a>, Anda harus tetap menulis.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">4. Ngeblog jangan dijadikan beban</span></strong><br />
Setelah menulis apa yang Anda sukai,  seiring berjalannya waktu blog Anda akan dikenal orang. Maka traffic, komentar dan ranking mulai berdatangan. Lalu Anda mulai merasa terbebani untuk terus menyajikan tulisan-tulisan yang bermutu tentang hal tersebut. Hmm&#8230; kalau sudah seperti itu sudah waktunya Anda introspeksi diri.</p>
<p>Kalau sudah ada beban, maka sesuatu yang menyenangkan tidak lagi menyenangkan. Maka sebaiknya Anda kembali melihat tips nomor 2 di atas.</p>
<p>Ada sebuah perumpamaan yang bagus. Segelas air putih itu cukup ringan untuk diangkat. Itu bukan menjadi beban untuk Anda, kan? Coba deh diangkat selama 1 menit, maka tangan Anda mulai merasa pegel. Dibiarkan lebih lama tangan Anda akan mulai bergoyang. Makin lama lagi dan Anda masih mengangkat gelas tersebut&#8230; wah, berarti Anda cukup bodoh (maaf) untuk tidak meletakkannya di meja.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">5. Ngeblog demi uang. Salahkah?</span></strong><br />
Kalau harus menjawab antara &#8220;Ya&#8221; dan &#8220;Tidak&#8221; maka saya akan menjawab &#8220;Tidak&#8221;. Kalau motivasi Anda memang ingin mencari uang lewat blog, bisa jadi itu malah membuat semangat Anda untuk tetap menulis menjadi berkali-kali lipat. Tapi ingat, semua butuh proses dan usaha (baca: kerja keras). Kalau Anda pikir mencari uang lewat blog itu mudah, siap-siap dalam 6 bulan pertama Anda akan kecewa berat.</p>
<p>Kalau memang motivasinya seperti ini, lihat tips #3, buat target jangka panjang. Dan banyaklah belajar dari meraka yang sudah sukses di jalur ini. Ingat, <a href="http://www.andaka.com/ada-banyak-jalan-menuju-roma.php" target="_blank">ada banyak jalan menuju Roma</a>.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">6. Seribu Tips Dahsyat untuk menulis (tapi saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda)</span></strong><br />
Pelit? Sabar&#8230; begini, beberapa orang sempat meminta tips kepada saya bagaimana caranya menulis blog yang baik. Saya tertegun sejenak. Memang tulisan blog saya sudah baik? Asumsi saya kalau mereka meminta itu ke saya, maka menurut mereka tulisan saya sudah baik. Jadi, terima kasih!</p>
<p>Jujur saja, saya merasa tulisan di blog ini masih jauh dari baik. Entah itu dalam penyampaian ide-idenya, maupun tata bahasanya. Tapi saya ngga malu untuk berbagi 1000 tips dahsyat yang saya jadikan pegangan untuk menulis. Namun seperti kata saya tadi, saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda.</p>
<p>Yang pertama adalah menulis, yang kedua adalah menulis, dan yang ketiga adalah tetap menulis. Mungkin Anda sudah bisa menebak 997 sisanya. Semua itu butuh proses. Dan disetiap prosesnya akan ada hal baru yang Anda pelajari.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">7. Cari Blogger yang dapat memberi inspirasi</span></strong><br />
Ketika melakukan blogwalking, jadikan aktivitas tersebut bermanfaat. Baca tulisan-tulisan mereka; jangan sekedar <em>hit and run</em> untuk meninggalkan komentar dan link url blog Anda. Banyak hal yang dapat Anda pelajari dari kaca mata orang lain.</p>
<p>Setelah beberapa kali blogwalking, biasanya saya menemukan blogger-blogger yang dapat memberi inspirasi ke saya. Maka saya pun meng-bookmark situs mereka atau berlangganan via email melalui fitus <a href="http://www.andaka.com/rss-pedang-bermata-dua.php" target="_blank">RSS</a> yang tersedia. Ketika semangat ngeblog turun, membaca blog-blog tersebut tetap update maka semangat ngeblog akan datang kembali.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">8. Jenuh Ngeblog? Hiatus saja&#8230;</span></strong><br />
Kalau sudah benar-benar merasa jenuh untuk ngeblog. Ya Hiatus saja. <a href="http://anzarra.multiply.com/journal/item/1179/HIATUS" target="_blank">Hiatus</a> adalah istilah yang umum digunakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas ngeblog dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam 9 tahun ini saya sempat beberapa kali hiatus. Apalagi kalau memang sedang ada &#8220;gawe besar&#8221; dalam hidup. Ingat, <em>don&#8217;t let your blog ruin your real life!</em></p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">9. My Blog, My Rules!</span></strong><br />
Ini dia tips terakhir dan terdahsyat yang dapat membuat saya bertahan ngeblog selama 9 tahun. Inilah jurus pamungkasnya. Haha&#8230; Sampai-sampai saya jadikan tagline di <em>header</em> blog ini. Blog Anda, Aturan Anda. Iya, sesederhana itu. Lupakan tentang &#8220;<a href="http://www.andaka.com/10-aturan-memberikan-komentar-pada-blog.php" target="_blank">10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog</a>&#8221; -karena itu adalah aturan di blog saya, bukan blog Anda. Tidak ada harus begini dan begitu. Tidak harus ikut arus. Ingat, itu adalah blog Anda. Maka Anda berhak atas blog Anda.</p>
<p>-termasuk untuk tidak mengikuti 9 tips di atas. <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Happy Blogging!</em></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2011.php" rel="bookmark" class="crp_title">Renungan Tahun Baru 2011</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/365-days-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project</a></li><li><a href="http://www.andaka.com" rel="bookmark" class="crp_title">Salam Terakhir&#8230;</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/6-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-membuat-account-di-twitter.php" rel="bookmark" class="crp_title">6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membuat Account di Twitter</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/36-days-blog-project-2.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project (2)</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>109</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waktu yang Tepat untuk Posting Blog</title>
		<link>http://www.andaka.com/waktu-yang-tepat-untuk-posting-blog.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/waktu-yang-tepat-untuk-posting-blog.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 13:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Anda boleh tidak percaya, tapi saya pernah mendapat pertanyaan seperti ini: &#8220;Kapan sih waktu yang tepat untuk posting blog?&#8220;. Saya tertegun sejenak dan berpikir. Orang ini pastilah kebanjiran ide untuk menulis, sampai-sampai yang dipermasalahkan bukan pada mencari ide tulisan, tapi &#8220;waktu yang tepat&#8221; untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya. Sebenarnya saya lebih tertarik pada alasan kenapa pertanyaan itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Anda boleh tidak percaya, tapi saya pernah mendapat pertanyaan seperti ini: &#8220;<strong>Kapan sih waktu yang tepat untuk posting blog?</strong>&#8220;. Saya tertegun sejenak dan berpikir. Orang ini pastilah kebanjiran ide untuk menulis, sampai-sampai yang dipermasalahkan bukan pada <a href="http://www.andaka.com/menangkap-ide-menjadi-tulisan.php">mencari ide tulisan</a>, tapi &#8220;waktu yang tepat&#8221; untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-544 aligncenter" title="Mechanical Clock" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2009/10/mechanical-clock.jpg" alt="Mechanical Clock" width="500" height="375" /></p>
<p>Sebenarnya saya lebih tertarik pada alasan kenapa pertanyaan itu muncul. Apa bedanya kalau tulisan Anda diposting pagi hari, siang, sore, malam atau subuh? Apa bedanya kalau tulisan tersebut diposting hari ini, besok atau mungkin sebulan lagi? Apakah &#8220;waktu yang tepat&#8221; akan mempengaruhi jumlah komentar dan jumlah kunjungan? Mungkin jawaban-jawaban atas pertanyaan seperti itu yang ingin didengar oleh si penanya.<span id="more-434"></span></p>
<p>Untuk itu, saya akan menjawab dari dua sudut pandang. Pertama, berdasarkan <strong>Statistik</strong> dan kedua, berdasarkan <strong>Trend</strong>.</p>
<ol>
<li><strong>Statistik</strong><br />
Statistik yang saya maksud adalah statistik pengunjung blog Anda. Biasanya setiap penyedia jasa <em>traffic tracking</em> menampilkan &#8220;kebiasaan&#8221; pengunjung suatu situs. Dengan melihat kebiasaan-kebiasaan itu, Anda akan bisa mengambil kesimpulan singkat (misalnya: pada jam berapa dan hari apa biasanya blog Anda mendapatkan banyak kunjungan). Dengan kombinasi kebiasaan-kebiasaan seperti itu bisa jadi Anda akan menemukan waktu yang tepat untuk mempublikasikan tulisan Anda.</p>
<p>Misalnya saja blog ini, menurut catatan <a href="http://extremetracking.com" target="_blank">eXTReMe Tracking</a>, kunjungan paling banyak adalah hari Rabu antara jam 2 sampai 3 sore. Mungkin saja, waktu tersebut adalah waktu yang paling tepat untuk posting di blog ini.</li>
<li><strong>Trend</strong><br />
Trend itu menyerupai kurva berbentuk &#8220;U&#8221; terbalik. Suatu berita akan muncul, menanjak, mencapai puncak, bertahan sebentar, mulai menurun untuk akhirnya dilupakan. Bentuk kurva mungkin saja fluktuatif, namun secara umum akan seperti itu. Bila Anda mempunyai ide tulisan tentang suatu topik, tulislah ketika tulisan tersebut mulai muncul, menanjak dan mencapai puncaknya.</p>
<p>Misalnya, untuk saat ini topik yang sedang hangat adalah kontroversi kedatangan Miyabi alias Maria Ozawa ke Indonesia. Atau yang lebih panas lagi tentang susunan Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tentu saja pencarian orang di mesin pencari sangat tergantung pada trend seperti ini.</li>
</ol>
<p>Kalau yang Anda targetkan adalah jumlah komentar dan traffic, mungkin hal-hal seperti ini juga perlu diperhatikan. Mungkin? Iya&#8230; saya sih belum dapat memastikan kalau cara-cara di atas bisa meningkatkan jumlah komentar dan kunjungan di blog Anda. Tapi masuk akal kan?</p>
<p>Namun kalau Anda ingin benar-benar mengetahui pendapat saya tentang pertanyaan di atas. Maka saya akan menjawab, &#8220;<strong>Saat ide yang Anda miliki sudah berhasil Anda endapkan menjadi sebuah tulisan, posting-lah!</strong>&#8220;. Tidak peduli pagi, siang, sore, malam atau subuh. Tak usah hiraukan kalau topik yang ingin Anda tulis sudah basi. Ketika kondisi memungkinkan, <em>publish</em> saja. Kalau keseringan menunda, bisa jadi tulisan tersebut benar-benar tidak akan pernah Anda publikasikan.</p>
<p>Happy Blogging! <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/warning-blogosphere-hampir-penuh.php" rel="bookmark" class="crp_title">Warning: Blogosphere hampir Penuh!</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/seo-is-dead.php" rel="bookmark" class="crp_title">SEO is Dead</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php" rel="bookmark" class="crp_title">9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/seo-adalah-sebuah-investasi.php" rel="bookmark" class="crp_title">SEO adalah Sebuah Investasi</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/menangkap-ide-menjadi-tulisan.php" rel="bookmark" class="crp_title">Menangkap Ide Menjadi Tulisan</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/waktu-yang-tepat-untuk-posting-blog.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog: Antara Attention dan Media Berekspresi</title>
		<link>http://www.andaka.com/blog-antara-attention-dan-media-berekspresi.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/blog-antara-attention-dan-media-berekspresi.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 09:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Attention]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Meski saya sudah ngeblog selama 8 tahun, bukan berarti saya tahu segalanya tentang blog. Saya bukanlah pakar, bukan penulis handal, bukan ahli ngoprek theme-nya WordPress. Saya hanyalah seorang blogger biasa yang senang berbagi. Itu saja. Dalam perjalanan ngeblog ini, saya kerap kali mendapatkan email yang menanyakan tentang seluk-beluk blog. Saya selalu coba menjawab sebisanya, dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Meski saya sudah ngeblog selama 8 tahun, bukan berarti saya tahu segalanya tentang blog. Saya bukanlah pakar, bukan penulis handal, bukan ahli ngoprek <em>theme</em>-nya WordPress. Saya hanyalah seorang blogger biasa yang senang berbagi. Itu saja. Dalam perjalanan ngeblog ini, saya kerap kali mendapatkan email yang menanyakan tentang seluk-beluk blog. Saya selalu coba menjawab sebisanya, dari sudut pandang saya tentunya. Diterima ya syukur, dibantah ya sudah.</p>
<p>Ada sebuah pertanyaan yang pernah mampir ke email saya dan akan saya bagi kali ini. Begini isinya:</p>
<blockquote><p>Dok, saya seorang blogger pemula. Saya sudah mencoba menulis blog yang orisinal, tidak copy paste, dan menurut saya bermanfaat untuk orang-orang. Saya pun sudah melakukan blogwalking dan berkomentar yang sopan di blog-blog tersebut. Tapi kenapa ya masih sedikit sekali yang memberi kunjungan balik dan berkomentar di blog saya?</p></blockquote>
<p>Dahulu, kita lumayan susah mencari ruang atau media untuk berekspresi. Saya masih ingat ketika SMP saya mengirimkan puisi-puisi saya ke redaksi surat kabar Wiyata Mandala (<em>korannya pelajar-red</em>) dan menunggu dalam ketidakpastian untuk sekedar agar karya saya dibaca orang. Dan ketika dimuat, senangnya bukan kepalang (padahal ga dapet honor). Surat kabar, televisi atau radio adalah media berekspresi yang cukup handal saat itu. Mereka memiliki orang-orang yang siap memberi perhatian (<em>attention</em>).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Antara Attention dan Media Berekspresi" src="http://www.andaka.com/images/attention-media.jpg" alt="" width="429" height="377" /></p>
<p>Saat ini, media berkespresi begitu terbuka. Blog dan Youtube adalah contoh yang sempurna untuk menggambarkan hal ini. Sekarang siapa saja dengan mudah membuat blog dan mengungkapkan apa yang ada di dalam pikirannya. Siapa saja dengan mudah membuat video tentang dirinya agar bisa ditonton orang-orang. Masalahnya, perhatian (<em>attention</em>) yang semakin susah untuk dicari.<span id="more-453"></span></p>
<p>Masalah tersebut kurang lebih dapat saya gambarkan seperti grafik di atas. Ketika media berekspresi (warna hijau) semakin terbuka seiring bertambahnya waktu (grafik naik ke atas), perhatian (warna merah) justru semakin susah untuk didapatkan (grafik turun ke bawah).</p>
<p>Ketika tahun 2000-2002, blogger masihlah sedikit. Munculnya blogger baru dengan mudah diketahui orang-orang. Tahun 2005 saja Technorati mencatat blog baru muncul setiap 2,2 detik atau 38.000 blog baru setiap hari. Apalagi sekarang&#8230;</p>
<p>Lalu apa donk solusi untuk pertanyaan email di atas? Saya sih menyarankan untuk kembali ke hakekatnya; <strong>bahwa blog itu untuk berbagi, bukan untuk mencari perhatian, apalagi mencari sensasi</strong>. Kalau sudah begitu, dapet ga dapat pengunjung, ada atau tidak ada komentar, ngeblog jalan terus! Setuju? <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/warning-blogosphere-hampir-penuh.php" rel="bookmark" class="crp_title">Warning: Blogosphere hampir Penuh!</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/blog-sebagai-karya-jurnalistik.php" rel="bookmark" class="crp_title">Blog sebagai Karya Jurnalistik?</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php" rel="bookmark" class="crp_title">9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php" rel="bookmark" class="crp_title">5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/mengumpat-dengan-media-sosial.php" rel="bookmark" class="crp_title">Mengumpat dengan Media Sosial</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/blog-antara-attention-dan-media-berekspresi.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Otak Kanan Dulu, Baru Otak Kiri</title>
		<link>http://www.andaka.com/otak-kanan-dulu-baru-otak-kiri.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/otak-kanan-dulu-baru-otak-kiri.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 07:57:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Tak bisa dipungkiri kalau aktivitas utama ngeblog itu ya menulis. Dan menurut saya menulis itu pekerjaan yang gampang-gampang susah (atau susah-susah gampang). Kalau lagi in the mood alias kebanjiran ide, kita bisa menulis kayak orang kesetanan. Tapi begitu mandek, bisa-bisa sebulan ga ada nulis postingan. Mas Jonru dalam bukunya yang berjudul &#8220;Menerbitkan Buku Itu Gampang&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Tak bisa dipungkiri kalau aktivitas utama ngeblog itu ya menulis. Dan menurut saya menulis itu pekerjaan yang gampang-gampang susah (atau susah-susah gampang). Kalau lagi <em>in the mood</em> alias kebanjiran ide, kita bisa menulis kayak orang kesetanan. Tapi begitu mandek, bisa-bisa sebulan ga ada nulis postingan. <a title="Jonru" href="http://www.jonru.net/mengubah-kecanduan-internet-menjadi-hal-yang-positif-dan-produktif" target="_blank"><strong>Mas Jonru</strong></a> dalam bukunya yang berjudul &#8220;<strong>Menerbitkan Buku Itu Gampang</strong>&#8221; memberi sebuah tips yang menurut saya oke banget. Gunakan otak kanan dulu, baru otak kiri.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Otak Kiri dan Otak Kanan" src="http://www.andaka.com/images/left-brain-right-brain.jpg" alt="" width="308" height="318" /></p>
<p>Seperti yang kita ketahui, otak kanan merupakan gudangnya kreativitas dan spontanitas. Sedangkan otak kiri adalah otak yang suka menganalisis dan banyak pertimbangan. Jadi ketika mulai menulis biarkan otak kanan dulu yang bekerja. Jangan menggunakan aturan ini itu, musti gini musti gitu. Tak perlu memperhatikan tata bahasa dan aturannya. Yang penting tulis dulu sampai selesai. Setelah itu istirahatkan otak kanan dan barulah giliran otak kiri yang bekerja. Mulailah memperhatikan tata bahasa yang sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan bacalah keseluruhan tulisan untuk memperhatikan hubungan antar kalimat secara utuh.</p>
<p>Ada sebuah test menarik yang saya ambil dari situs <a title="The Daily Telegraph" href="http://www.news.com.au/dailytelegraph/story/0,22049,22535838-5012895,00.html" target="_blank"><strong>The Daily Telegraph</strong></a>, sebuah test yang menguji otak mana yang sedang Anda gunakan. Coba perhatikan gambar penari di bawah ini. Apakah Anda melihat penari tersebut berputar searah jarum jam? Ataukah malah sebaliknya?<span id="more-334"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Dancing right or left?" src="http://www.andaka.com/images/dancing-right-left.gif" alt="" width="300" height="400" /></p>
<p>Apabila Anda melihatnya berputar searah jarum jam, berarti Anda lebih banyak menggunakan otak kanan Anda, begitu juga sebaliknya. Nah setelah itu fokus dan cobalah merubah arah putaran untuk memberikan kesempatan kepada bagian lain otak Anda untuk bekerja. Ayo&#8230; Anda pasti bisa! <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kanan&#8230; Kiri&#8230; Kanan&#8230; Kiri&#8230; Kanan&#8230; Kiri&#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2012.php" rel="bookmark" class="crp_title">Renungan Tahun Baru 2012</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/bengkala-deaf-village-part-i.php" rel="bookmark" class="crp_title">Bengkala: Deaf Village part I</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/the-doctors.php" rel="bookmark" class="crp_title">The Doctors</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/ada-banyak-jalan-menuju-roma.php" rel="bookmark" class="crp_title">Ada Banyak Jalan Menuju Roma</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php" rel="bookmark" class="crp_title">9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/otak-kanan-dulu-baru-otak-kiri.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>256</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menangkap Ide Menjadi Tulisan</title>
		<link>http://www.andaka.com/menangkap-ide-menjadi-tulisan.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/menangkap-ide-menjadi-tulisan.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Ide]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/2007/12/09/menangkap-ide-menjadi-tulisan/</guid>
		<description><![CDATA[Sulitnya mengakses Internet di Pupuan memberikanku cukup waktu untuk merenung dan menangkap ide-ide yang selama ini lalu lalang di benakku untuk menjadi sebuah tulisan. *Termasuk postingan kali ini* Walhasil, beberapa judul postingan kini ngantre di Draft WordPress-ku Ide bisa datang kapan saja dan di mana saja tanpa diduga, jika tidak segera ditangkap ia bisa terbang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Sulitnya mengakses Internet di Pupuan memberikanku cukup waktu untuk merenung dan menangkap ide-ide yang selama ini lalu lalang di benakku untuk menjadi sebuah tulisan. *Termasuk postingan kali ini* Walhasil, beberapa judul postingan kini ngantre di Draft WordPress-ku <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Ide bisa datang kapan saja dan di mana saja tanpa diduga, jika tidak segera ditangkap ia bisa terbang begitu saja.</p></blockquote>
<p>Bagi seorang Blogger, ide menulis dapat menjadi sesuatu yang bikin gemes. Bayangkan saja, kadang kala kita kehabisan ide untuk menulis disaat kita ingin menulis, namun di waktu yang lain ide dapat muncul secara beruntun dan sekaligus banyak disaat kita malah tidak di depan komputer.</p>
<p>Mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalami hal ini, sudah enak duduk di depan komputer berteman kopi atau teh anget *apalagi ditambah pisang goreng* dengan ide yang dirasa begitu banyak namun ketika mencoba menulis tak ada satu pun yang jadi. Ujung-ujungnya seperti yang pernah aku alami, postingan yang keluar cuma : &#8220;Selamat pagi, apa kabar dunia?&#8221; Ha ha&#8230;<span id="more-70"></span></p>
<p>Dari pengalaman itu aku lalu mencoba untuk menangkap ide ketika dia muncul. Cukup simpel. Tak perlu menjadi tulisan yang lengkap terlebih dahulu. <strong>Langkah yang penting adalah tangkap, catat! </strong>Karena ide bisa muncul kapan saja dan di mana saja ( <em>WC &#8211; red</em>), sebaiknya selembar kertas dan pulpen ada di dalam kantong. Atau kalau lagi di depan komputer bisa diketik pada text editor semacam Word atau notepad. Bahkan menyimpan pada draft SMS ponsel juga dapat dilakukan. Tidak peduli ide yang muncul bagus atau tidak, benar atau salah, yang penting catat. Dan di sini hal yang penting dicatat adalah <span style="text-decoration: underline;">kata kunci</span> atau<em> keyword</em> yang bisa mengingatkan kita pada ide awal.</p>
<p>Seperti kata pepatah yang mengatakan pikiran kita ibarat kera yang melompat kesana-kemari, dalam proses mencatat ini pun kadang kala muncul ide lain yang tidak berhubungan dengan ide sebelumnya. Tak apa&#8230; buka notepad baru, catat saja, save lalu dapat kembali ke ide semula *atau ke ide yang mengalir paling deras*.</p>
<p><strong>Buatlah ide-ide tersebut menjadi sebuah list atau daftar.</strong> Manfaatkan Draft pada mesin blog. Ketika ide-ide tersebut dicatat pada kertas, selesai maupun tidak selesai, tuangkan pada Draft mesin blog.  Bila suatu saat ada ide dengan tema sejenis muncul tinggal ditambahkan. Dan ketika tulisan sudah lengkap&#8230; tinggal dipublish deh!</p>
<p>Namun jangan pula memaksakan diri. Hiduplah seperti air, biarkan dia mengalir. Ketika ngga ada ide yang muncul ya jangan dipaksakan. Inspirasi menulis bisa dirangsang dari berbahai hal seperti <em>blogwalking</em>, ngegame atau nonton TV. Bila ide tak kunjung datang, matikan komputer sejenak, cari udara segar di luar. Mungkin pikiran kita lagi jenuh.</p>
<p>Yak, sekian dulu ide yang berhasil kupanaskan lalu kutuangkan pada sebuah cangkir dan dihidangkan pada menu bernama &#8220;blog&#8221;&#8230; Selamat menangkap si ide <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/warning-blogosphere-hampir-penuh.php" rel="bookmark" class="crp_title">Warning: Blogosphere hampir Penuh!</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/waktu-yang-tepat-untuk-posting-blog.php" rel="bookmark" class="crp_title">Waktu yang Tepat untuk Posting Blog</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/waktunya-sibuk.php" rel="bookmark" class="crp_title">Waktunya Sibuk</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/controversial-marketing-hati-hati-menjadi-bumerang.php" rel="bookmark" class="crp_title">Controversial Marketing: Hati-hati Menjadi Bumerang</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/connect-your-blog-to-facebook.php" rel="bookmark" class="crp_title">Connect Your Blog to Facebook</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/menangkap-ide-menjadi-tulisan.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Menulis &#8220;About Me&#8221; Page untuk Blog</title>
		<link>http://www.andaka.com/panduan-menulis-about-me-page-untuk-blog.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/panduan-menulis-about-me-page-untuk-blog.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 03:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[about me]]></category>
		<category><![CDATA[guide]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/2007/10/08/panduan-menulis-about-me-page-untuk-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja selesai merapikan halaman About Me untuk blog ini, suatu perkerjaan yang berat bagiku karena bukan hal yang mudah untuk menceritakan tentang diri sendiri. Namun suatu pekerjaan akan lebih mudah jika kita mempunyai konsep kan? Ya&#8230; aku berbicara tentang sebuah cara, tips, guide atau panduan untuk menulis &#8220;About Me&#8221; page untuk blog berdasarkan pencarian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Baru saja selesai merapikan halaman <a href="http://www.andaka.com/about/" target="_blank">About Me</a> untuk blog ini, suatu perkerjaan yang berat bagiku karena bukan hal yang mudah untuk menceritakan tentang diri sendiri. Namun suatu pekerjaan akan lebih mudah jika kita mempunyai <strong>konsep</strong> kan? Ya&#8230; aku berbicara tentang sebuah cara, tips, guide atau panduan untuk menulis &#8220;About Me&#8221; page untuk blog berdasarkan pencarian di google dan melihat beberapa contoh yang ada.</p>
<blockquote><p><em>Do you have an &#8220;About Me&#8221; page? You should. They are the next best thing to a fully interactive Web site and a great way to promote your auctions. &#8211; Jim Crawford (Internet Marketing Consultant)</em></p></blockquote>
<p><strong>1. Isi<br />
</strong>Apa sih isi atau yang musti digambarkan di halaman About Me? Problogger menyebutkan ada 4 hal yang digambarkan di halaman About Me, yaitu:</p>
<ul>
<li>Who you are.</li>
<li>Your expertise and how it addresses.</li>
<li>Their problem or goal, and how they can.</li>
<li>Contact you.</li>
</ul>
<p>Nah dari 4 tersebut selanjutnya akan kita kembangkan lagi untuk menjadi sebuah kerangka konsep.<span id="more-58"></span></p>
<p><strong>2. Kerangka Konsep</strong><br />
Dalam pelajaran bahasa Indonesia, tentunya kita telah mengenal yang namanya kerangka karangan yang berisikan tentang point-point yang akan kita memudahkan kita didalam menulis, membuat kita masih di dalam jalur ide dan tidak memperlebar isi atau maksud tulisan yang ingin kita sampaikan. Begitu pula dengan Kerangka Konsep sebuah tulisan About Me untuk blog. Namun mungkin sedikit berbeda dengan kerangka karangan yang terdiri dari pendahuluan, puncak dan penyelesaian, kerangka untuk sebuah about me lebih bersifat<em> flat</em> atau datar. Berikut adalah sebuah contoh kerangka konsep yang aku petik dari profile <a href="http://indiwiki.bloggerian.or.id/wiki/Anzarra" target="_blank">IndiWiki</a>-nya <a href="http://anzarra.multiply.com/" target="_blank">Anzarra</a> :</p>
<ol>
<li>Biografi<br />
Menceritakan tentang siapa dan riwayat hidupmu secara ringkas. Dari nama ayah ibu, saudara, masa kecil, pendidikan sampai kamu seperti sekarang.</li>
<li>Sejarah Blog<br />
Bisa diceritakan tentang asal muasal mulai ngeblog, kenapa dan tujuan ngeblog.</li>
<li>B-Sites<br />
Merupakan list atau daftar situs-situs blog lain yang juga ditulis selain situs blog utama.</li>
<li>Mesin Blog<br />
Blog engine yang digunakan. Apakah itu WordPress, Blogger, Pitas, atau yang lainnya. Setidaknya ini dapat memberi sedikit gambaran tentang perjalananmu dalam menggunakan blog engine tersebut.</li>
<li>Komunitas Blog<br />
Berisi tentang komunitas blog yang diikuti. Sehingga bila ada orang lain di komunitas yang sama namun belum mengenalmu, akan ada benang penyambung yang jelas.</li>
<li>Di Luar Blog<br />
Ceritakan sedikit tentang aktivitasmu di luar blog, seperti kesibukanmu sekarang dll&#8230;</li>
<li>Pemikiran dan Hal-Hal Favorit<br />
Tentu saja menceritakan tentang hobby atau hal-hal yang menjadi favoritmu.</li>
<li>Kehidupan Sehari-Hari<br />
Tulisan-tulisan singkat tentang fact about you. Misalnya : Deddy bukan perokok.</li>
<li>Link<br />
Kumpulan link-link yang menyangkut tentang dirimu. Bisa disambungkan ke profile frienster, facebook atau yang lainnya.</li>
<li>Contact : Bagaimana cara  orang lain menghubungimu.  Bisa pasang alamat email, messenger, atau kalau pede pasang nomor telp (<em>not recomended</em>).</li>
</ol>
<p><strong>3. Gaya Bahasa</strong><br />
Kebebasan memilih gaya bahasa adalah hak masing-masing. Apapun pilihannya, yang penting cobalah untuk <u>konsisten</u>. Dan sebaiknya gaya bahasa ini ditentukan dari awal, apakah menggunakan <strong>sudut pandang</strong> orang pertama atau sudut pandang orang orang ketiga. Setelah itu menggunakan gaya bahasa yang <strong>santai atau serius</strong> juga perlu dipertimbangkan.  Satu hal yang penting adalah memasukkan esensi <strong>humor</strong> di dalamnya agar tulisan jadi tidak membosankan, namun perlu diingat juga tujuan dari penulisan blog. Akan menjadi kurang pas rasanya bila suatu blog yang dimaksudkan untuk membangun suatu kepercayaan malah dijejali humor di halaman about me.</p>
<p><strong>4. Lain-lain </strong></p>
<ul>
<li>Beberapa unsur lain yang bisa ditambahkan dalam halaman about me seperti:<br />
- foto : jangan pula terlalu banyak, karena akan memperberat loading halaman<br />
- portfolio : pajangan hasil karyamu</li>
<li>Tambahan dari <a href="http://jurnal.snydez.com/" target="_blank">Sony</a>, Bijaksanalah menaruh informasi tentang dirimu di blog. Hal-hal yang bersifat pribadi lebih baik dihindari untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan untuk menaruh alamat rumah pun sebaiknya dipikir dulu. Rasanya lebih baik jika menulis kota atau daerahnya saja.</li>
</ul>
<p>Ok, sekian dulu Panduan Menulis &#8220;About Me&#8221; Page untuk Blog. Halaman ini akan diupdate bila ada ide menyangkut halaman about me. Karena itu kritik dan sarannya sangat dinantikan.</p>
<p>Nah, tunggu apa lagi, ayo kita coba menceritakan tentang diri kita sekarang juga. Hehe&#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/365-days-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/agloco-get-paid-cash-to-surf-the-web.php" rel="bookmark" class="crp_title">Agloco : Get Paid Cash To Surf the Web</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/pasang-iklan-gratis-di-andaka.com.php" rel="bookmark" class="crp_title">Pasang Iklan Gratis di Andaka.COM</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/delapan-kebiasaan-seorang-deddy.php" rel="bookmark" class="crp_title">Delapan Kebiasaan seorang Deddy</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/akhirnya-pindah-server-juga.php" rel="bookmark" class="crp_title">Akhirnya Pindah Server Juga</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/panduan-menulis-about-me-page-untuk-blog.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gallery Puisi: Coretan si Bocah</title>
		<link>http://www.andaka.com/gallery-puisi-coretan-si-bocah.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/gallery-puisi-coretan-si-bocah.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 07:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Bocah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/2007/10/02/gallery-puisi-coretan-si-bocah/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah hampir 4 tahun berhibernasi. Kini si bocah kembali mencoba menoreskan penanya. Jari-jari ini sudah membeku&#8230; namun hatinya masih hangat. Cinta baru membuatnya berdetak kembali&#8230; -si bocah- Dulu (iya dulu&#8230;) aku lumayan rajin nulis puisi nyoret kata-kata yang aku posting di &#8220;Coretan si Bocah&#8220;. Hampir 4 tahun aku ga nyoret di sana. Walaupun sebenernya aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first"><em>Setelah hampir 4 tahun berhibernasi. Kini si bocah kembali mencoba menoreskan penanya.</em><em> Jari-jari ini sudah membeku&#8230; </em><em>namun hatinya masih hangat.</em><em> Cinta baru membuatnya berdetak kembali&#8230;</em></p>
<p><em>-si bocah-</em></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i33.photobucket.com/albums/d52/equindrum/coretan_si_bocah_cover.jpg" title="Gallery Puisi: Coretan si Bocah" alt="Gallery Puisi: Coretan si Bocah" height="431" width="391" /></p>
<p>Dulu (iya dulu&#8230;) aku lumayan rajin <strike>nulis puisi</strike> nyoret kata-kata yang aku posting di &#8220;<a href="http://coretansibocah.blogspot.com/" target="_blank">Coretan si Bocah</a>&#8220;. Hampir 4 tahun aku ga nyoret di sana. Walaupun sebenernya aku masih nyoret kata-kata&#8230; tapi ngga dipublish. Hehe&#8230; Nah, hari ini aku nyatakan kalau Coretan si Bocah kembali terbuka untuk umum. Selamat melototin coretan-coretan si bocah&#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/branding-your-name-online.php" rel="bookmark" class="crp_title">Branding Your Name Online</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/surat-cinta-berbahasa-bali.php" rel="bookmark" class="crp_title">Surat Cinta Berbahasa Bali</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/ten-years-of-blogging.php" rel="bookmark" class="crp_title">Ten Years of Blogging</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/daun-cemara.php" rel="bookmark" class="crp_title">Daun Cemara</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/if-loving-you-is-wrong-i-dont-want-to-be-right.php" rel="bookmark" class="crp_title">If Loving You Is Wrong, I Don&#8217;t Want to Be Right</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/gallery-puisi-coretan-si-bocah.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Branding Your Name Online</title>
		<link>http://www.andaka.com/branding-your-name-online.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/branding-your-name-online.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 07:25:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Brand]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/2007/09/12/branding-your-name-online/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap ada yang bertanya tentang mengapa menggunakan &#8220;andaka&#8221; sebagai nama domain, aku selalu bertanya balik, &#8220;Kenapa ngga?&#8221;. Domain name seperti sebuah identitas, sebuah brand, dan tidak mudah untuk memelihara brand. So, kenapa ngga gunakan saja nama yang sudah melekat dengan kita selama bertahun-tahun tersebut sebagai nama domain? Pertama kali mencoba ngeblog, aku mikir sampai beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Setiap ada yang bertanya tentang mengapa menggunakan &#8220;andaka&#8221; sebagai nama domain, aku selalu bertanya balik, &#8220;Kenapa ngga?&#8221;. Domain name seperti sebuah identitas, sebuah <em>brand</em>, dan tidak mudah untuk memelihara brand. So, kenapa ngga gunakan saja nama yang sudah melekat dengan kita selama bertahun-tahun tersebut sebagai nama domain?</p>
<p>Pertama  kali mencoba ngeblog, aku mikir sampai beberapa hari untuk mencari sebuah brand, sebuah identitas yang orang akan berkata, &#8220;Oh&#8230; itu blognya si Deddy&#8221;. Waktu itu pilihanku jatuh pada &#8220;bocah&#8221;. Entah apa yang ada dipikiranku saat itu, aku pikir nama &#8220;bocah&#8221; cukup unik untuk aku pake sebagai domain name sebuah blog. Maka hosting gratisan di f2s aku pake nama bocah, begitu juga ketika harus tergusur sampe nebeng hosting di green-tea pun aku pake nama bocah. Kalau kamu termasuk blogger lawas pastinya tau kalo aku dahulu identik dengan nama bocah. *sok terkenal* haha&#8230;<span id="more-44"></span></p>
<p>Ketika jaman hosting gratisan berakhir, aku memutuskan untuk meregister domain.  Dan untuk domain yang berbayar, rasanya sayang kalo pake nama bocah <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Berhubung waktu itu lagi getol-getolnya nge-design, maka aku menggunakan nama dezain.org sebagai domain. Namun ternyata dalam perjalanan hasrat untuk nge-designku ternyata naek turun (lebih banyak turunnya sih&#8230;), maka setelah dua tahun aku pun putus kontrak dengan dezain.org</p>
<p>Seperti yang sudah aku katakan sebelumnya,  <strong>tidak mudah memelihara brand</strong>. Dengan pertimbangan itulah aku menggunakan nama keluarga, andaka, sebagai nama domain. Ternyata pertimbanganku itu sejalan dengan <a href="http://www.fabwebwriter.com/writing/branding-your-name-online-your-name-is-you-use-it-36/" target="_blank">pendapat</a> Angela Booth, seorang penulis dari <a href="http://www.fabwebwriter.com" target="_blank">FabWebWrite.com</a></p>
<blockquote><p>The primary reason for using your own name is that it&#8217;s <strong>HARD to brand any name, so why attempt to brand a business you may not be running a year from now?</strong> -Angela Booth-</p></blockquote>
<p>Dari sisi lain, nama &#8220;andaka&#8221; cukup unik juga kan? Simple, unik dan *mudah-mudahan* gampang diingat.</p>
<blockquote><p><strong>an.da.ka</strong> <em>kl n</em> banteng<br />
- <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamus_Besar_Bahasa_Indonesia" target="_blank">Kamus Besar Bahasa Indonesia</a> -</p></blockquote>
<p>Dan yang paling asik, kita bisa bikin email pake nama kita seperti yang aku pake: deddy (at) andaka.com. Hehe&#8230; so, kenapa ngga pake nama-mu sebagai domain name?</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/ekstensi-.me-sebagai-nama-domain-blog-pribadi.php" rel="bookmark" class="crp_title">Ekstensi .ME sebagai Nama Domain Blog Pribadi</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/gallery-puisi-coretan-si-bocah.php" rel="bookmark" class="crp_title">Gallery Puisi: Coretan si Bocah</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/36-days-blog-project-2.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project (2)</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/harga-domain-.com-dan-.net-naik-per-1-juli-2010.php" rel="bookmark" class="crp_title">Harga Domain .COM dan .NET Naik per 1 Juli 2010</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/suicide-sebuah-percakapan-dengan-hujan.php" rel="bookmark" class="crp_title">Suicide (Sebuah Percakapan dengan Hujan)</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/branding-your-name-online.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

