<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andaka.com &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://www.andaka.com/category/tips/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.andaka.com</link>
	<description>My Blog, My Rules : What's the story morning glory?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 01:58:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Menggunakan Sistem API kro.co</title>
		<link>http://www.andaka.com/cara-menggunakan-sistem-api-kro.co.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/cara-menggunakan-sistem-api-kro.co.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 15:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[API]]></category>
		<category><![CDATA[kro.co]]></category>
		<category><![CDATA[kroco]]></category>
		<category><![CDATA[TweetDeck]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=989</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai penyingkat URL, kro.co memang paling pas digunakan untuk berbagi tautan di Twitter. Keterbatasan karakter yang dapat kita gunakan (140 karakter) membuat semakin pendek URL yang kita bagi akan semakin baik, karena akan memberikan ruang berkomentar yang lebih banyak. Aktivitas ber-twitter ria akan lebih asik bila kita menggunakan aplikasi pendukung seperti TweetDeck, Twitter for iPhone/BlackBerry/Android, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Sebagai penyingkat URL, <strong><a title="kro.co" href="http://kro.co/" target="_blank">kro.co</a></strong> memang paling pas digunakan untuk berbagi tautan di Twitter. Keterbatasan karakter yang dapat kita gunakan (140 karakter) membuat semakin pendek URL yang kita bagi akan semakin baik, karena akan memberikan ruang berkomentar yang lebih banyak. Aktivitas ber-twitter ria akan lebih asik bila kita menggunakan aplikasi pendukung seperti <a href="http://www.tweetdeck.com/" target="_blank">TweetDeck</a>, Twitter for iPhone/BlackBerry/Android, atau juga UberTwitter. Nah, kro.co memiliki sebuah sistem API sederhana yang dapat menjadikan <em>sharing</em> URL via Twitter jadi lebih mengasikkan.</p>
<p><strong>API</strong> atau <em>application programming interface</em> adalah cara suatu aplikasi untuk berinteraksi dengan aplikasi yang lain. Sebagai contoh saya akan memberikan cara menggunakan sistem API kro.co pada TweetDeck. Untuk aplikasi lain umumnya juga sama, hanya tempat untuk settingnya saja yang bisa berbeda.</p>
<ul>
<li>Buka <strong>TweetDeck setting</strong>, kemudian pilih <strong>Services</strong>.</li>
<li>Pada &#8220;<strong><em>Select the service you wish to use to shorten URLs</em></strong>&#8221; pilih <strong>Others</strong>.</li>
<li>Pada &#8220;<strong><em>Other URL Shortening Endpoint</em></strong>&#8221; masukkan <strong>http://kro.co/api.php?url=%@</strong></li>
<li>Lalu klik &#8220;<strong>Save settings</strong>&#8220;</li>
</ul>
<p><a href="http://kro.co"><img class="aligncenter size-full wp-image-1168" title="Kroco API sistem" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2010/08/kroco-api-sistem.jpg" alt="" width="508" height="145" /></a></p>
<p>Setelah itu Anda tinggal mengaktifkan <strong>Auto URL Shortening -ON</strong> dan ketika status Anda memuat tautan URL, maka akan secara otomatis dipersingkat ke format http://kro.co/xxxx</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1169" title="Kroco API Sistem" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2010/08/kroco-api-sistem-2.jpg" alt="" width="508" height="98" /></p>
<p>Untuk aplikasi lain seperti Twitter for iPhone, setelah menulis tautan, Anda dapat memilih &#8220;<strong>Shrink URLs</strong>&#8221; untuk menyingkat URL. Jadi tidak perlu lagi bolak-balik ke situsnya kro.co, memposting link, menyalin, kemudian kembali lagi ke aplikasi-aplikasi Twitter.</p>
<p>Sekian dulu, semoga membantu <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/kro.co-tweet-not-just-another-twitter-client.php" rel="bookmark" class="crp_title">kro.co Tweet: Not just another Twitter Client</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/officially-28-kro.co.php" rel="bookmark" class="crp_title">Officially 28: kro.co!</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/komunitas-startup-lokal.php" rel="bookmark" class="crp_title">Komunitas StartUp Lokal</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/heello-situs-jejaring-sosial-baru-penantang-twitter.php" rel="bookmark" class="crp_title">heello: Situs Jejaring Sosial Baru Penantang Twitter</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/6-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-membuat-account-di-twitter.php" rel="bookmark" class="crp_title">6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membuat Account di Twitter</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/cara-menggunakan-sistem-api-kro.co.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Counter untuk 365 Blog Project</title>
		<link>http://www.andaka.com/cara-membuat-counter-untuk-365-blog-project.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/cara-membuat-counter-untuk-365-blog-project.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 09:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[365 Project]]></category>
		<category><![CDATA[Counter]]></category>
		<category><![CDATA[Kode]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=1106</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, Deni Surya menanyakan tentang cara membuat counter seperti di sidebar #365BlogProject. Hmm, karena saya bukan orang IT yang mengerti benar dengan bahasa PHP dan javascript, maka cara saya adalah cara &#8220;orang awam&#8221;. Jadi maklum saja kalau misalnya jalan saya agak memutar. Yang penting hasilnya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Hehe&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first"><img class="alignleft size-full wp-image-1115" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Counter 365 Blog Project" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2010/05/counter-365-blog-project.jpg" alt="" width="257" height="169" />Beberapa waktu yang lalu, <a href="http://deni.us/" target="_blank">Deni Surya</a> menanyakan tentang cara membuat <em>counter</em> seperti di <em>sidebar </em><a href="http://www.deddy.me/" target="_blank">#365BlogProject</a>. Hmm, karena saya bukan orang IT yang mengerti benar dengan bahasa PHP dan javascript, maka cara saya adalah cara &#8220;orang awam&#8221;. Jadi maklum saja kalau misalnya jalan saya agak memutar. Yang penting hasilnya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Hehe&#8230;</p>
<p>Pada dasarnya, <em>counter</em> ini menampilkan 3 informasi. Yang pertama adalah menunjukkan hari kesekian dari 365 hari. Lalu yang kedua adalah jumlah postingan yang sudah kita buat. Dan yang terakhir adalah progresifitas <em>project</em> ini. Nah, mari kita bahas satu per satu.<span id="more-1106"></span></p>
<p><strong><span style="color: #993300;">1. Menampilkan Hari ke-X dari 365 Hari</span></strong></p>
<p>Untuk menampilkan hari ke-X dari 365 hari saya menggunakan javascript untuk <em>count up</em>. Jadi kita tinggal menetapkan tanggal kita mulai, maka setiap hari dia bertambah terus. Kelemahan sistem ini adalah tidak ada rem-nya. Kalau sudah lewat 365 hari dia akan tetap bertambah terus. Solusinya, setelah 365 hari script ini bisa dihapus atau diganti manual. Ok ini dia sciptnya:</p>
<pre style="text-align: left;">&lt;script type="text/javascript"&gt;// &lt;![CDATA[
/*
365 Blog Count up by deddy.me
*/
var montharray=new Array("Jan","Feb","Mar","Apr","May","Jun","Jul",
"Aug","Sep","Oct","Nov","Dec")

function countup(yr,m,d){
var today=new Date()
var todayy=today.getYear()
if (todayy &lt; 1000)
todayy+=1900
var todaym=today.getMonth()
var todayd=today.getDate()
var todaystring=montharray[todaym]+" "+todayd+", "+todayy
var paststring=montharray[m-1]+" "+d+", "+yr
var difference=(Math.round((Date.parse(todaystring)-
Date.parse(paststring))/(24*60*60*1000))*1)
difference+=""
document.write("<span style="color: #ff0000;">Day</span> "+difference+" <span style="color: #ff0000;">of 365 Days</span>") }
//enter the count up date using the format year/month/day
countup(<span style="color: #ff0000;">2010,04,08</span>)
// ]]&gt;&lt;/script&gt;</pre>
<p>Warna merah adalah bagian yang dapat Anda edit. Yang pertama adalah kata-katanya, yang kedua adalah dengan tanggal Anda memulai postingan minus 1. Jadi jika Anda mulai tanggal 9 April 2010, maka yang Anda buat di sana adalah tanggal 8 April 2010.</p>
<p><strong><span style="color: #800000;">2. Menampilkan Total Postingan yang sudah dipublish</span></strong></p>
<p>Karena #365BlogProject saya menggunakan blog baru, jadi saya tinggal menyisipkan wp_count_post yang sudah terintegrasi dengan WordPress. Begini scriptnya:</p>
<p>&lt;li&gt;&lt;?php<br />
$count_posts = wp_count_posts();<br />
$published_posts = $count_posts-&gt;publish;<br />
echo &#8216;<span style="color: #ff0000;">Total:</span> &#8216;.$published_posts;<br />
?&gt; <span style="color: #ff0000;">Posts</span>&lt;/li&gt;</p>
<p>Bagi yang menggunakan blog yang sudah ada postingan saya belum cari tahu. Hehe&#8230; Mungkin ada yang mau menyumbangkan caranya? <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><span style="color: #800000;">3. Menampilkan Progresifitas</span></strong></p>
<p>Progresifitas ini adalah seberapa besar keberhasilan kita menjalankan proyek ini. Jadi kalau dalam 365 hari kita bisa membuat postingan 365 buah, maka progresifitasnya adalah 100%. Tentu saja syarat tetap 1 postingan per harinya. Karena itulah <a href="http://www.deddy.me/2010/05/19/41-kita-tidak-sedang-belajar-ngutang/" target="_blank">tidak ada sistem hutang</a> dalam #365BlogProject ini. Maka logikanya adalah: jumlah postingan dibagi 365 hari dikali 100. Saya juga menggunakan pembulatan 2 angka di belakang koma. Kodenya adalah seperti ini:</p>
<p>&lt;li&gt;<br />
&lt;?php<br />
$count_posts = wp_count_posts();<br />
$published_posts = $count_posts-&gt;publish;<br />
$hitung = $published_posts*100/365;<br />
$hitung = round($hitung,2);<br />
echo &#8216;<span style="color: #ff0000;">Progress: </span>&#8216;.$hitung;<br />
?&gt; %&lt;/li&gt;</p>
<p>Nah, semua script atau kode di atas tinggal disisipkan di bagian <em>sidebar</em> (Appearance &gt; Editor &gt; Sidebar). Kalau lewat widget sepertinya belum bisa. Maklum&#8230; cara-cara di atas adalah cara orang awam. Hehe&#8230;</p>
<p>Bagi yang sudah ikutan #365BlogProject, silakan dicoba cara-cara di atas.</p>
<p><em>Happy Blogging!</em></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/36-days-blog-project-2.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project (2)</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/breaking-the-w3c-code.php" rel="bookmark" class="crp_title">Breaking The W3C Code</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/365-days-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/membuat-selected-writings-di-wordpress-tanpa-plugin.php" rel="bookmark" class="crp_title">Membuat &#8220;Selected Writings&#8221; di WordPress Tanpa Plugin</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php" rel="bookmark" class="crp_title">Rotatee: Cara Mudah Merotasi Banner</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/cara-membuat-counter-untuk-365-blog-project.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Verifikasi Paypal dengan Rekening Bank (Tanpa Kartu Kredit)</title>
		<link>http://www.andaka.com/verifikasi-paypal-dengan-rekening-bank-tanpa-kartu-kredit.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/verifikasi-paypal-dengan-rekening-bank-tanpa-kartu-kredit.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 13:51:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[PayPal]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=890</guid>
		<description><![CDATA[Hehe&#8230; sepertinya judul di atas cukup mewakili isi dari postingan berikut. Iya, sejak awal tahun 2010 ini rekening Bank-bank yang ada di Indonesia sudah bisa digunakan untuk verifikasi Paypal. Tanpa kartu kredit! Kalau sebelumnya harus memiliki kartu kredit terlebih dadulu; atau bisa juga dengan VCC (Virtual Credit Card), sekarang sudah tidak perlu lagi. Cukup dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Hehe&#8230; sepertinya judul di atas cukup mewakili isi dari postingan berikut. Iya, sejak awal tahun 2010 ini rekening Bank-bank yang ada di Indonesia sudah bisa digunakan untuk verifikasi <a href="http://www.paypal.com" target="_blank">Paypal</a>. <strong>Tanpa kartu kredit!</strong> Kalau sebelumnya harus memiliki kartu kredit terlebih dadulu; atau bisa juga dengan VCC (<em>Virtual Credit Card</em>), sekarang sudah tidak perlu lagi. Cukup dengan rekening tabungan di Bank sudah bisa memiliki account Paypal yang verified! Legal pula&#8230;</p>
<p>Caranya pun cukup mudah:</p>
<ol>
<li>Tambahkan account Bank Anda ke account Paypal di <strong>My Account &gt; Profile &gt; Add/Edit Bank Account</strong>, lalu klik ADD.</li>
<li>Setelah itu Anda akan diminta untuk mengisi data <em>Country, Name on account, Bank name, Bank Code</em> dan <em>Account number</em>. Untuk <em>Name on account</em> harus sama antara nama rekening Bank dan nama di Paypal. Untuk <em>Bank name</em> dan <em>Bank Code</em> dapat dilihat di sebelah kotak <em>Bank code.</em> Atau bisa juga diakses di <a href="https://www.paypal.com/id/cgi-bin/webscr?cmd=xpt/Marketing/popup/BankCodeOfMajorBankinID" target="_blank">Daftar Kode Bank di Indonesia yang diterima Paypal</a> (login terlebih dahulu ke Paypal untuk melihat halaman tersebut), setelah itu CONTINUE. Nah, tahap menambahkan rekening bank ke Paypal cukup sampai di situ.</li>
<li>Untuk verifikasi, bisa dilakukan dari <strong>My Account &gt; Overview</strong>,  lalu bisa klik status verifikasinya. Ikuti langkah-langkah yang ada, nanti Paypal akan mengirimi uang ke rekening Anda (ada 2 transaksi), prosesnya bisa 2-4 hari, jumlah kedua nilai transaksi tersebut digunakan untuk verifikasi bahwa account Anda memang benar-benar dapat dikirimi uang. Hehe&#8230;</li>
</ol>
<p>Yep, sesederhana itu. Mudah-mudahan bisa diikuti meski tanpa screenshot. Setelah Paypal Whistlist akhir tahun lalu, proses verifikasi Paypal lewat rekening Bank ini cukup membawa hawa segar bagi pencari $ di Indonesia.</p>
<p>Ah iya, klo sudah berhasil memverifikasi Paypal Anda, saya ngga keberatan kok kalau ditraktir secangkir kopi lewat tombol di bawah ini. Hehe&#8230; <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<form action="https://www.paypal.com/cgi-bin/webscr" method="post">
<input type="hidden" name="cmd" value="_donations">
<input type="hidden" name="business" value="paypal@andaka.com">
<input type="hidden" name="lc" value="ID">
<input type="hidden" name="item_name" value="Andaka.com">
<input type="hidden" name="item_number" value="1">
<input type="hidden" name="currency_code" value="USD">
<input type="hidden" name="bn" value="PP-DonationsBF:btn_donateCC_LG.gif:NonHosted">
<input type="image" src="https://www.paypal.com/en_US/i/btn/btn_donateCC_LG.gif" border="0" name="submit" alt="PayPal - The safer, easier way to pay online!">
<img alt="" border="0" src="https://www.paypal.com/en_US/i/scr/pixel.gif" width="1" height="1"><br />
</form>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/dapat-us100-di-facebook-lewat-paypal-wishlist.-mau.php" rel="bookmark" class="crp_title">Dapat US$100 di Facebook lewat PayPal WishList. Mau?</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/menipu-pengunjung-dengan-auto-content.php" rel="bookmark" class="crp_title">Menipu Pengunjung dengan Auto Content</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php" rel="bookmark" class="crp_title">OpenID : Free Pass-nya Komentator</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/ada-banyak-jalan-menuju-roma.php" rel="bookmark" class="crp_title">Ada Banyak Jalan Menuju Roma</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php" rel="bookmark" class="crp_title">Rotatee: Cara Mudah Merotasi Banner</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/verifikasi-paypal-dengan-rekening-bank-tanpa-kartu-kredit.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</title>
		<link>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 11:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>
		<category><![CDATA[anniversary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: &#8220;Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog?&#8220; Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang &#8220;9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun&#8221;  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-803 aligncenter" title="9 Tahun andaka.com" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2010/02/9-sembilan-tahun-andaka.jpg" alt="" width="294" height="450" /></p>
<p>Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: &#8220;<em>Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog?</em>&#8220;<em> </em>Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang &#8220;<strong>9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun</strong>&#8221; <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':razz:' class='wp-smiley' />  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga untuk Anda.<span id="more-802"></span></p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">1. Blog sebagai buku harian online</span></strong><br />
Sembilan tahun yang lalu saya mulai menulis di blog. Seperti kebanyakan blog saat itu, bagi saya blog tak ubahnya seperti buku harian online. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman hidup dari hal yang bahagia, sedih, menjengkelkan, atau hal-hal lucu yang terjadi di sekitar kehidupan saya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menganggap blog sebagai sebuah online diary -tentu saja buku harian yang terbuka untuk umum.</p>
<p>Dan bagian terbaik dari menulis online diary adalah kita bisa dengan mudah melihat kilas balik ke belakang tentang kejadian-kejadian masa lalu. Nah, ketahui manfaat ngeblog (meski itu sekedar menulis buku harian online), lalu jangan ragu untuk mengekspresikan diri lewat blog. Coba baca blognya <a href="http://radityadika.com/" target="_blank">Raditya Dika</a> yang berisi cerita-cerita konyol dalam hidupnya. Blog itu malah menjadi blog pertama di Indonesia yang dijadikan buku! Hebat ngga?</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">2. Mulailah menulis dari hal yang kita suka</span></strong><br />
Jika merasa kehidupan kita bukan sesuatu hal yang menarik untuk dibagi ke orang lain, bukan berarti kita tidak punya alasan untuk ngeblog. Menulis tentang hal yang kita suka adalah suatu keharusan. Jika kita menyukai sesuatu, maka otomatis aktivitas lain yang berhubungan dengan sesuatu tersebut akan menjadi menyenangkan.</p>
<p>Misalnya saja yang punya hobby nonton film horor seperti teman kita <a href="http://sigilahoror.wordpress.com" target="_blank">Si Gila Horor</a>, tentunya bikin resensi tentang film horor adalah sesuatu yang menyenangkan baginya. Hal yang keliru adalah ketika kita mencoba &#8220;memaksakan diri&#8221; untuk menulis hal-hal yang tidak kita sukai dan tidak kita mengerti. Percaya deh, belum 1 semester blog itu bakal kayak kuburan alias sepi jarang update. Hehe&#8230;</p>
<p><span style="color: #9e0b0f;"><strong>3. Antara Traffic, Komentar dan Ranking</strong></span><br />
Jangan menjadikan traffic (jumlah kunjungan), komentar dan ranking blog sebagai prioritas utama ketika Anda baru mulai ngeblog. Karena semua itu dibangun berdasarkan usaha yang butuh waktu.  Memang ada cara-cara instant yang meningkatkan semua itu, tapi prinsip saya yang cepat panas akan cepat pula dinginnya -dan Anda akan kehabisan energi mengejar semua itu.</p>
<p>Tipsnya: buat target jangka waktu yang agak panjang untuk ngeblog. Misalnya dalam 2-3 tahun ke depan harus tetap konsisten menulis. Maka ketika dalam 6 bulan sampai 1 tahun pertama blog Anda masih sepi pengunjung, tidak ada komentar maupun tidak memiliki ranking Google maupun <a href="http://www.andaka.com/alexa.php" target="_blank">Alexa</a>, Anda harus tetap menulis.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">4. Ngeblog jangan dijadikan beban</span></strong><br />
Setelah menulis apa yang Anda sukai,  seiring berjalannya waktu blog Anda akan dikenal orang. Maka traffic, komentar dan ranking mulai berdatangan. Lalu Anda mulai merasa terbebani untuk terus menyajikan tulisan-tulisan yang bermutu tentang hal tersebut. Hmm&#8230; kalau sudah seperti itu sudah waktunya Anda introspeksi diri.</p>
<p>Kalau sudah ada beban, maka sesuatu yang menyenangkan tidak lagi menyenangkan. Maka sebaiknya Anda kembali melihat tips nomor 2 di atas.</p>
<p>Ada sebuah perumpamaan yang bagus. Segelas air putih itu cukup ringan untuk diangkat. Itu bukan menjadi beban untuk Anda, kan? Coba deh diangkat selama 1 menit, maka tangan Anda mulai merasa pegel. Dibiarkan lebih lama tangan Anda akan mulai bergoyang. Makin lama lagi dan Anda masih mengangkat gelas tersebut&#8230; wah, berarti Anda cukup bodoh (maaf) untuk tidak meletakkannya di meja.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">5. Ngeblog demi uang. Salahkah?</span></strong><br />
Kalau harus menjawab antara &#8220;Ya&#8221; dan &#8220;Tidak&#8221; maka saya akan menjawab &#8220;Tidak&#8221;. Kalau motivasi Anda memang ingin mencari uang lewat blog, bisa jadi itu malah membuat semangat Anda untuk tetap menulis menjadi berkali-kali lipat. Tapi ingat, semua butuh proses dan usaha (baca: kerja keras). Kalau Anda pikir mencari uang lewat blog itu mudah, siap-siap dalam 6 bulan pertama Anda akan kecewa berat.</p>
<p>Kalau memang motivasinya seperti ini, lihat tips #3, buat target jangka panjang. Dan banyaklah belajar dari meraka yang sudah sukses di jalur ini. Ingat, <a href="http://www.andaka.com/ada-banyak-jalan-menuju-roma.php" target="_blank">ada banyak jalan menuju Roma</a>.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">6. Seribu Tips Dahsyat untuk menulis (tapi saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda)</span></strong><br />
Pelit? Sabar&#8230; begini, beberapa orang sempat meminta tips kepada saya bagaimana caranya menulis blog yang baik. Saya tertegun sejenak. Memang tulisan blog saya sudah baik? Asumsi saya kalau mereka meminta itu ke saya, maka menurut mereka tulisan saya sudah baik. Jadi, terima kasih!</p>
<p>Jujur saja, saya merasa tulisan di blog ini masih jauh dari baik. Entah itu dalam penyampaian ide-idenya, maupun tata bahasanya. Tapi saya ngga malu untuk berbagi 1000 tips dahsyat yang saya jadikan pegangan untuk menulis. Namun seperti kata saya tadi, saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda.</p>
<p>Yang pertama adalah menulis, yang kedua adalah menulis, dan yang ketiga adalah tetap menulis. Mungkin Anda sudah bisa menebak 997 sisanya. Semua itu butuh proses. Dan disetiap prosesnya akan ada hal baru yang Anda pelajari.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">7. Cari Blogger yang dapat memberi inspirasi</span></strong><br />
Ketika melakukan blogwalking, jadikan aktivitas tersebut bermanfaat. Baca tulisan-tulisan mereka; jangan sekedar <em>hit and run</em> untuk meninggalkan komentar dan link url blog Anda. Banyak hal yang dapat Anda pelajari dari kaca mata orang lain.</p>
<p>Setelah beberapa kali blogwalking, biasanya saya menemukan blogger-blogger yang dapat memberi inspirasi ke saya. Maka saya pun meng-bookmark situs mereka atau berlangganan via email melalui fitus <a href="http://www.andaka.com/rss-pedang-bermata-dua.php" target="_blank">RSS</a> yang tersedia. Ketika semangat ngeblog turun, membaca blog-blog tersebut tetap update maka semangat ngeblog akan datang kembali.</p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">8. Jenuh Ngeblog? Hiatus saja&#8230;</span></strong><br />
Kalau sudah benar-benar merasa jenuh untuk ngeblog. Ya Hiatus saja. <a href="http://anzarra.multiply.com/journal/item/1179/HIATUS" target="_blank">Hiatus</a> adalah istilah yang umum digunakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas ngeblog dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam 9 tahun ini saya sempat beberapa kali hiatus. Apalagi kalau memang sedang ada &#8220;gawe besar&#8221; dalam hidup. Ingat, <em>don&#8217;t let your blog ruin your real life!</em></p>
<p><strong><span style="color: #9e0b0f;">9. My Blog, My Rules!</span></strong><br />
Ini dia tips terakhir dan terdahsyat yang dapat membuat saya bertahan ngeblog selama 9 tahun. Inilah jurus pamungkasnya. Haha&#8230; Sampai-sampai saya jadikan tagline di <em>header</em> blog ini. Blog Anda, Aturan Anda. Iya, sesederhana itu. Lupakan tentang &#8220;<a href="http://www.andaka.com/10-aturan-memberikan-komentar-pada-blog.php" target="_blank">10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog</a>&#8221; -karena itu adalah aturan di blog saya, bukan blog Anda. Tidak ada harus begini dan begitu. Tidak harus ikut arus. Ingat, itu adalah blog Anda. Maka Anda berhak atas blog Anda.</p>
<p>-termasuk untuk tidak mengikuti 9 tips di atas. <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Happy Blogging!</em></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/renungan-tahun-baru-2011.php" rel="bookmark" class="crp_title">Renungan Tahun Baru 2011</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/365-days-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project</a></li><li><a href="http://www.andaka.com" rel="bookmark" class="crp_title">Salam Terakhir&#8230;</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/6-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-membuat-account-di-twitter.php" rel="bookmark" class="crp_title">6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membuat Account di Twitter</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/36-days-blog-project-2.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project (2)</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/9-tips-untuk-tetap-eksis-ngeblog-selama-9-tahun.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>109</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Sebuah Nama</title>
		<link>http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 09:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Nama]]></category>
		<category><![CDATA[Spammer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=686</guid>
		<description><![CDATA[What&#8217;s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet. ~William Shakespeare~ Tak jarang saya jumpai komentar-komentar yang di akhir kalimatnya menuliskan &#8220;Salam kenal&#8221; namun mereka tidak mencantumkan identitas yang jelas. Atau paling tidak nickname yang biasa digunakan. Yang ada di kolom nama malah nama website mereka, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">
<p style="text-align: center;"><em>What&#8217;s in a name? That which we call a rose<br />
by any other name would smell as sweet.<br />
~William Shakespeare~</em></p>
<p>Tak jarang saya jumpai komentar-komentar yang di akhir kalimatnya menuliskan &#8220;Salam kenal&#8221; namun mereka tidak mencantumkan identitas yang jelas. Atau paling tidak <em>nickname</em> yang biasa digunakan. Yang ada di kolom nama malah nama website mereka, sebut saja misalnya <strong>Pemburu Dollar</strong>, masa mau saya panggil <strong>Dollar</strong> seperti nama pelawak dari Bali itu? Ada juga yang menuliskan <strong>Definisi </strong>sebagai namanya untuk mempromosikan website tentang definisi, atau jangan-jangan namanya memang <strong>Defi</strong> ya?</p>
<blockquote><p>Kalau itu dimaksudkan sebagai teknik SEO, ketahuilah&#8230; cara tersebut sudah terbukti TIDAK BERMAKNA!</p></blockquote>
<p>Apalah arti sebuah nama. Mungkin itu yang ada di benak mereka mengutip kata-kata sang pujangga <strong>William Shakespeare</strong>. Kalau kita hanya melihat sepenggal kalimat tersebut, memang seolah-olah nama bukanlah hal penting. Namun mari kita coba melihat lengkapnya kalimat tersebut.</p>
<p><em>Apalah arti sebuah nama? Meskipun kita menyebut mawar dengan nama lain, wanginya akan tetap harum.<span id="more-686"></span></em></p>
<p>Jadi jelas, wangi mawar akan tetap seperti itu meski kita menyebutnya kotoran kuda sekalipun. Nama bisa saja bukan hal yang penting bila kita bandingkan dengan tindakan kita. Orang bisa jadi tidak mengenal nama A, B atau C. Namun kalau tindakan kita baik maka akan ada cap &#8220;orang baik&#8221; ke kita. Begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Etika berinternet, seringkali dinilai dari apa yang Anda tulis dan cara Anda berkomentar. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang  &#8220;<strong><a href="http://www.andaka.com/10-aturan-memberikan-komentar-pada-blog.php" target="_blank">10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog</a></strong>&#8221; yang berisi aturan dasar berkomentar yang dapat meningkatkan <em>traffic</em> ke blog Anda. Ada juga &#8220;<a href="http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php" target="_blank"><strong>5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer</strong></a>&#8221; dimana cara #1 adalah &#8220;Gunakan Keyword sebagai pengganti nama&#8221;. Ya, itu cara untuk menjadi SPAMMER, bukan menaikkan PageRank (PR), ranking Alexa atau meningkatkan <em>traffic</em>!</p>
<blockquote><p>Apa sih susahnya mencantumkan nama Anda yang benar? Atau kalau Anda takut dengan masalah privasi atau keamanan identitas, Anda bisa mencantumkan <em>nickname</em> Anda kan?</p></blockquote>
<p><em>My Blog, My Rules.</em></p>
<p>Setiap blogger memiliki aturannya sendiri. Untuk blog ini, saya lebih menghargai mereka yang mau mencantumkan nama atau <em>nickname</em>-nya. Dan bila ada komentar-komentar yang menarik, saya tak segan-segan untuk mengutipnya (baca: <em>backlink</em>) di postingan saya berikutnya. Semenarik apa pun komentarnya, kalau Anda berlaku seperti spammer *maaf* saya sudah <em>ilpil</em> duluan. <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php" rel="bookmark" class="crp_title">5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer</a></li><li><a href="http://www.andaka.com" rel="bookmark" class="crp_title">Komentar Spam? Ke Laut Aja&#8230;</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/36-days-blog-project-2.php" rel="bookmark" class="crp_title">365 Days Blog Project (2)</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/ekstensi-.me-sebagai-nama-domain-blog-pribadi.php" rel="bookmark" class="crp_title">Ekstensi .ME sebagai Nama Domain Blog Pribadi</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/branding-your-name-online.php" rel="bookmark" class="crp_title">Branding Your Name Online</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA</title>
		<link>http://www.andaka.com/tembok-penghalang-berkomentar-bernama-captcha.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/tembok-penghalang-berkomentar-bernama-captcha.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[CAPTCHA]]></category>
		<category><![CDATA[Komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang, saya tidak menyukai CAPTCHA yang dipasang pada sistem komentar blog. Bagi yang belum tahu, CAPTCHA itu singkatan dari &#8220;Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart&#8220;, atau sebuah challenge-response test yang digunakan untuk memastikan bahwa sebuah input atau respon berasal dari manusia. Kalau digunakan untuk registrasi email, forum atau situs-situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Terus terang, saya tidak menyukai <strong>CAPTCHA</strong> yang dipasang pada sistem komentar blog. Bagi yang belum tahu, CAPTCHA itu singkatan dari &#8220;<strong><em>C</em></strong><em>ompletely </em><strong><em>A</em></strong><em>utomated </em><strong><em>P</em></strong><em>ublic </em><strong><em>T</em></strong><em>uring test to tell </em><strong><em>C</em></strong><em>omputers and </em><strong><em>H</em></strong><em>umans </em><strong><em>A</em></strong><em>part</em>&#8220;, atau sebuah <em>challenge-response test</em> yang digunakan untuk memastikan bahwa sebuah input atau respon berasal dari manusia. Kalau digunakan untuk registrasi email, forum atau situs-situs tertentu sih ngga masalah. Tapi untuk berkomentar pada blog, saya tidak setuju.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-553 aligncenter" title="captcha-cartoon" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2009/10/captcha-cartoon1.jpg" alt="captcha-cartoon" width="500" height="358" /></p>
<p>Ketika awal-awal muncul yang namanya komentar spam dan plugin anti-spam (<a title="Akismet" href="http://www.akismet.com/" target="_blank">Akismet</a>) belum berkembang seperti sekarang, CAPTCHA bisa dikatakan dewa penyelamat. Saya masih ingat masa-masa ketika dalam sehari saya harus menghapus ratusan (baca: RATUSAN) komentar-komentar sampah yang menawarkan <a href="http://www.andaka.com/antara-blogger-viagra-dan-spam.php" target="_blank">obat kuat</a> seperti viagra, cialis atau levitra. Banyak blogger yang kemudian memasang CAPTCHA untuk menangkal komentar yang dikerjakan oleh sistem tersebut.<span id="more-551"></span></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-554" title="Modern-captcha" src="http://www.andaka.com/wp-content/uploads/2009/10/Modern-captcha.jpg" alt="Modern-captcha" width="300" height="57" />CAPTCHA itu jenisnya macam-macam. Yang paling umum adalah kita harus mengetikkan kombinasi huruf dan angka yang ditampilkan pada gambar. Jenis lain ada juga yang harus menjawab penjumlahan sederhana atau pertanyaan yang bisa dijawab anak SD sekalipun.</p>
<p>Itu dulu&#8230;</p>
<p>Namun kini, menurut saya <strong>CAPTCHA tak ubahnya seperti sebuah tembok penghalang untuk berkomentar</strong>. Anda ingin blog Anda mendapatkan komentar dari pengunjung. Tapi Anda malah memasang sebuah tembok penghalang yang harus dipanjat terlebih dahulu oleh mereka yang ingin berkomentar. Bukankah hal ini merepotkan?</p>
<p>Cara yang paling mudah adalah dengan mempercayakan pada plugin antispam seperti Akismet. Mungkin saja ada satu atau dua komentar yang lolos, tapi mudah saja untuk memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog WordPress kita kan?</p>
<blockquote><p><strong>Sedikit saran untuk pengguna CAPTCHA, coba matikan sejenak plugin CAPTCHA Anda. Begitu juga bagi Anda yang masih mengaktifkan moderasi untuk komentar, matikan. Lalu aktifkan Akismet!</strong></p></blockquote>
<p>Intinya sederhana. Kurangi penghalang bagi pengunjung, meski itu sekedar menjawab 1+1=2. <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Happy Blogging!</p>
<p>*<em>Cartoon taken from <a title="Geek and Poke" href="http://geekandpoke.typepad.com/geekandpoke/2008/04/the-future-of-c.html" target="_blank">Geek and Poke</a></em>*</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com" rel="bookmark" class="crp_title">Komentar Spam? Ke Laut Aja&#8230;</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php" rel="bookmark" class="crp_title">5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/antara-blogger-viagra-dan-spam.php" rel="bookmark" class="crp_title">Antara Blogger, Viagra dan Spam</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php" rel="bookmark" class="crp_title">Arti Sebuah Nama</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/waktu-yang-tepat-untuk-posting-blog.php" rel="bookmark" class="crp_title">Waktu yang Tepat untuk Posting Blog</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/tembok-penghalang-berkomentar-bernama-captcha.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer</title>
		<link>http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 05:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Spammer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan <a title="Akismet" href="http://www.akismet.com" target="_blank">Akismet</a>.</p>
<p>Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-501 aligncenter" title="Don't act like spammer!" src="http://andaka.com/images/dont-act-like-spammer.jpg" alt="" width="500" height="239" /><br />
<strong>Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer</strong></p>
<p>Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang &#8220;<a title="10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog" href="http://www.andaka.com/10-aturan-memberikan-komentar-pada-blog.php" target="_blank">10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog</a>&#8220;, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan &#8220;5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer&#8221;. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.<span id="more-160"></span></p>
<p>Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :</p>
<p><strong>1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama</strong></p>
<p>Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.</p>
<p>Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. <span style="text-decoration: underline;">Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi!</span> Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi &#8220;MEMBOSANKAN&#8221;.</p>
<p>Sama halnya dengan analogi <a title="Seth Godin - Purple Cow" href="http://sethgodin.typepad.com/seths_blog/2007/03/purple_cow_redu.html" target="_blank">Seth Godin dengan sapi ungu</a>-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan&#8230; atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?</p>
<p>Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?</p>
<p><strong>2. Jangan menggunakan Avatar</strong></p>
<p>Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah <a title="Gravatar" href="http://www.gravatar.com/" target="_blank">Gravatar</a>, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.</p>
<p>Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.</p>
<p><strong>3. Berkomentar satu baris dan universal</strong></p>
<p>Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.</p>
<p><strong>4. Promosi produk</strong></p>
<p>Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.</p>
<p><strong>5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature</strong></p>
<p>Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">~o0o~</p>
<p>Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat&#8230; mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi&#8230; pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil.<strong> So, don&#8217;t act like spammer plz!</strong></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com" rel="bookmark" class="crp_title">Komentar Spam? Ke Laut Aja&#8230;</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php" rel="bookmark" class="crp_title">Arti Sebuah Nama</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/tembok-penghalang-berkomentar-bernama-captcha.php" rel="bookmark" class="crp_title">Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/antara-blogger-viagra-dan-spam.php" rel="bookmark" class="crp_title">Antara Blogger, Viagra dan Spam</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/10-aturan-memberikan-komentar-pada-blog.php" rel="bookmark" class="crp_title">10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/5-cara-agar-komentar-anda-seperti-spammer.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>106</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rotatee: Cara Mudah Merotasi Banner</title>
		<link>http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 14:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Rotatee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada event &#8220;Pasang Iklan Gratis di Andaka.COM&#8221; yang akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2008. Sebenarnya saya juga belum tahu apakah event tersebut akan benar-benar saya akhiri atau tidak. Beberapa diantara pemasang iklan ada yang menanyakan tentang plugin/script apa yang saya pakai untuk merotasi banner iklan. Maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada event &#8220;<a title="Pasang Iklan Gratis di Andaka.COM" href="http://www.andaka.com/pasang-iklan-gratis-di-andaka.com.php" target="_self">Pasang Iklan Gratis di Andaka.COM</a>&#8221; yang akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2008. Sebenarnya saya juga belum tahu apakah event tersebut akan benar-benar saya akhiri atau tidak. Beberapa diantara pemasang iklan ada yang menanyakan tentang plugin/script apa yang saya pakai untuk merotasi banner iklan. Maka melalui postingan kali ini saya akan mencoba menjawab hal tersebut.</p>
<p>Ada banyak cara untuk membuat rotasi banner pada blog atau website. Yang paling populer adalah menggunakan <a title="OpenX" href="http://www.openx.com" target="_blank">OpenX</a> yang cara menginstallasi dan tutorial penggunaannya sudah dijelaskan dengan baik pada blognya Cosa. Silakan lihat di &#8220;<a title="Panduan Instalasi OpenX bagian 1" href="http://www.cosaaranda.com/panduan-instalasi-openx-bagian-1.htm" target="_blank">Panduan Instalasi OpenX bagian 1</a>&#8221; dan &#8220;<a title="Panduan Instalasi OpenX bagian 2" href="http://www.cosaaranda.com/panduan-instalasi-openx-bagian-2.htm" target="_blank">bagian 2</a>&#8220;. OpenX memang komplit untuk urusan memasang iklan. Hal tersebut juga tercermin pada besarnya ukuran file dan banyaknya fitur yang tersedia. Tentu saja pengelola blog dengan hosting gratisan tidak bisa menggunakan OpenX.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone size-full wp-image-100 aligncenter" title="Rotatee Screenshot" src="http://www.andaka.com/images/rotatee_screenshot.jpg" alt="Rotatee Screenshot" width="430" height="357" /></p>
<p>Tapi jangan berkecil hati dulu. Internet penuh dengan orang-orang kreatif yang selalu menyediakan solusi terhadap permasalahan yang ada. Dan kali ini jawaban untuk masalah ini adalah <a title="Rotatee" href="http://www.rotatee.com" target="_blank">Rotatee</a>. Asalkan anda bisa menyisipkan sebaris SCRIPT pada template blog anda maka anda sudah bisa untuk menyediakan spot iklan banner.<span id="more-132"></span></p>
<p>Sesuai namanya, <a title="Rotatee" href="http://www.rotatee.com" target="_blank"><strong>Rotatee</strong></a> merupakan penyedia layanan untuk merotasikan iklan banner yang hendak ditampilkan di blog atau website anda. Asiknya, layanan ini <strong>GRATIS!</strong> Apa saja fitur standar yang disediakan Rotatee?</p>
<ul>
<blockquote>
<li>Interface yang sederhana dan <em>user friendly</em></li>
<li>Lima slot untuk kampanye iklan</li>
<li>Masing-masing slot dapat diisi iklan yang tidak terbatas!</li>
<li>Kebebasan untuk mengontrol frekuensi munculnya iklan</li>
<li>Kebebasan mengatur <em>Style</em> atau tampilan iklan melalui CSS</li>
<li>Pie Charts yang mudah dimengerti untuk statistik sederhana</li>
</blockquote>
</ul>
<p>Semua fitur standar tersebut dapat digunakan dengan cuma-cuma alias gratis. Biaya hanya dikenakan bagi mereka yang ingin meng-upgrade fitur pada account mereka seperti penambahan slot untuk kampanye iklan. Namun saya rasa jika untuk merotasi iklan banner, account standar sudah cukup <em>mumpuni</em>.</p>
<p>Caranya menggunakannya pun cukup mudah. Ketika akan mendaftar, kita akan diminta memasukkan kode invitation. Masukkan saja &#8220;<strong>andaka</strong>&#8220;, setelah itu kita akan dibawa ke sebuah form pendaftaran sederhana. Tenang saja, saya tidak mendapatkan keuntungan apapun dari merekomendasikan situs ini kepada anda. Ini murni sebuah BUZZ Marketing. Setelah mendaftar, anda hanya perlu 3 langkah berikut :</p>
<ol>
<li>
<h3><strong>Create Campaign</strong></h3>
<p><strong> </strong>Iklan-iklan yang akan ditampilkan pada satu spot iklan dijadikan dalam satu <em>Campaign</em> atau Kampanye. Biasanya iklan dikelompokkan menurut ukuran bannernya, apakah ukuran 125&#215;125 pixel, 468&#215;60 pixel atau yang lainnya. Fitur standar memperbolehkan kita membuat 5 <em>Campaign</em>. Sebagi contoh, spot iklan yang saya gunakan untuk menampilkan iklan gratis disebut 1 <em>Campaign</em>.</li>
<li>
<h3><strong>Add Ads</strong></h3>
<p><img class="alignleft alignnone size-full wp-image-86" style="margin: 10px; float: left;" title="Andaka.COM : Be Healthy, Be Happy!" src="http://www.andaka.com/ads/andaka_125x125.png" alt="Andaka.COM : Be Healthy, Be Happy!" width="125" height="125" /><strong> </strong>Setelah itu kita memasukkan iklan ke dalam  <em>Campaign</em> tersebut. Di sini kita memasukkan nama banner, frekuensi munculnya iklan dan <em>anchor link</em> yang mengarah pada pemasang iklan. Nama banner dapat kita gunakan nama website banner sehingga akan mudah membedakan dengan yang lain. Untuk frekuensi pemasangan iklan, disediakan 3 variabel: 10, 30 dan 50 dimana 10 berarti memiliki peluang muncul hanya 10% begitu juga 30 dan dan paling besar kemungkinan muncul adalah 50. Untuk contoh sekaligus praktek pemasangan kode iklan, dapat dimasukkan kode seperti berikut (dan saya tidak keberatan jika banner saya tetap dipajang nantinya <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  ):</p>
<pre>&lt;a href="http://www.andaka.com" target="_blank"&gt;
&lt;img src="http://www.andaka.com/ads/andaka125x125.png"
alt="Andaka.COM : Be Healthy, Be Happy" width="125" height="125" /&gt;&lt;/a&gt;</pre>
</li>
<li>
<h3><strong>Get Code</strong></h3>
<p>Lalu kita tinggal mendapatkan code untuk menampilkan <em>campaign</em> iklan dan menyisipkannya pada template blog kita. Contoh codenya seperti berikut:</p>
<pre>&lt;script src="http://rotatee.com/rotate.php?campid=171&amp;s=6&amp;c=rotatee"
type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;</pre>
<p>Saya sedikit memodifikasi kode di atas tanpa merubah fungsinya agar menjadi <a title="Breaking The W3C Code" href="http://www.andaka.com/breaking-the-w3c-code.php" target="_self">valid menurut W3C</a> dengan mengganti tanda &#8216;&amp;&#8217; dengan &#8216;<code>&amp;</code>amp;&#8217; sehingga menjadi:</p>
<pre>&lt;script src="http://rotatee.com/rotate.php?campid=171<code>&amp;</code>amp;s=6<code>&amp;</code>amp;
c=rotatee" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;</pre>
</li>
</ol>
<p>Beres! Sekarang anda sudah memiliki sebuah spot iklan banner pada blog atau website anda. Sekian yang dapat saya bagi kali ini. Saya hanya membayangkan, bila setiap blogger saling menampilkan banner di blog mereka, maka sesungguhnya saling bertukar banner dapat menjadi aktivitas baru yang menyenangkan selain bertukar <em>blogroll</em>. Selamat mencoba! <img src='http://www.andaka.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/pasang-iklan-gratis-di-andaka.com.php" rel="bookmark" class="crp_title">Pasang Iklan Gratis di Andaka.COM</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/breaking-the-w3c-code.php" rel="bookmark" class="crp_title">Breaking The W3C Code</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/membuat-selected-writings-di-wordpress-tanpa-plugin.php" rel="bookmark" class="crp_title">Membuat &#8220;Selected Writings&#8221; di WordPress Tanpa Plugin</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/andaka-3.0-7th-years-of-blogging.php" rel="bookmark" class="crp_title">Andaka 3.0 : 7th Years of Blogging</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/cara-membuat-counter-untuk-365-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">Cara Membuat Counter untuk 365 Blog Project</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat &#8220;Selected Writings&#8221; di WordPress Tanpa Plugin</title>
		<link>http://www.andaka.com/membuat-selected-writings-di-wordpress-tanpa-plugin.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/membuat-selected-writings-di-wordpress-tanpa-plugin.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 08:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Plugin]]></category>
		<category><![CDATA[Selected Writings]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Membuat daftar &#8220;Selected Writings&#8221; atau Tulisan Pilihan pada sebuah blog menurut saya adalah perlu. Hal ini akan membantu pengunjung baru untuk lebih mengenal siapa kita dari tulisan-tulisan yang kita tawarkan. Memang beberapa plugin seperti &#8220;Most Populer&#8221; dapat melakukan hal ini. Namun beberapa tulisan yang ingin kita &#8220;sampaikan&#8221; terkadang malah tidak muncul dalam daftar. Selected Writings [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Membuat daftar &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8221; atau Tulisan Pilihan pada sebuah blog menurut saya adalah perlu. Hal ini akan membantu pengunjung baru untuk lebih mengenal siapa kita dari tulisan-tulisan yang kita tawarkan. Memang beberapa plugin seperti &#8220;Most Populer&#8221; dapat melakukan hal ini. Namun beberapa tulisan yang ingin kita &#8220;sampaikan&#8221; terkadang malah tidak muncul dalam daftar. <em>Selected Writings</em> juga sangat berguna mengingat blog menggunakan kronologi waktu dimana tulisan yang lama perlahan akan semakin terkubur dalam tumpukan arsip. Bila sudah begitu, akan kecil kemungkinan orang akan membacanya kecuali &#8220;terdampar&#8221; melalui <em>search engine</em>.</p>
<p>Lalu bagaimana cara membuat &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8220;? Cara paling mudah ya tinggal bikin saja secara manual. Artinya setelah memilih beberapa tulisan kemudian tinggal dipasang pada <em>sidebar</em> secara manual dengan menyisipkan kode HTML, bisa berdasarkan urutan waktu atau judul tulisan. Terserah kita. Namun cara manual begini akan sedikit merepotkan terutama saat kita ingin merubah urutan atau berganti themes.</p>
<p>Itulah yang saya lakukan kita awal-awal saya memasang &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8221; di blog ini. Sampai akhirnya  <a title="Tyazmania" href="http://blog.128fotografi.com/?p=159" target="_blank">Tyaz</a> menanyakan tentang plugin yang saya gunakan untuk menampilkan <em>Selected Writings</em> di Plugin Parade.  Lalu akhirnya saya mendapatkan ide untuk menggunakan fitur yang sudah terintegrasi  pada WordPress. Ya, sudah tersedia&#8230; dan tanpa plugin!<span id="more-129"></span></p>
<p>Fitur yang saya maksud adalah penggunaan <strong>WP List Bookmarks</strong>. Ya, fungsi yang sudah diperkenalkan sejak WordPress 2.1 yang biasa kita gunakan untuk menampilkan blogroll ini dapat kita manfaatkan untuk membuat &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8221; dengan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>
<h3>Membuat Link Categories</h3>
<p>Pertama-tama kita harus membuat Link Categories (<strong>Manage &gt; Links Categories &gt; add new</strong>) baru yang akan kita gunakan untuk menampung tulisan yang kita pilih. Buat saja namanya &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8220;. Kemudian lihat dan catat ID kategori ini, misalnya saja 73. ID ini dapat dilihat dengan meletakkan cursor di atas (hover) kategori link yang baru saja dibuat, kemudian ID dilihat pada status bar pada pojok bawah kiri browser.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-103" title="Selected Writings" src="http://www.andaka.com/images/selected_writings.jpg" alt="Selected Writings" width="500" height="149" /></li>
<li>
<h3>Masukkan Links</h3>
<p>Setelah itu kita tinggal memasukkan tulisan yang ingin kita tampilkan sebagai &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8221; seperti halnya memasukkan link pada <em>blogroll</em> (<strong>Manage &gt; Links &gt; add new</strong>). Jangan lupa masukkan link ini pada kategori yang sudah kita buat di atas. Asiknya, di sini kita bebas untuk membedakan antara title postingan dengan title yang tampak pada <em>Selected Writings</em>, seperti terlihat pada screenshot di bawah.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-104" title="Add Selected Writing" src="http://www.andaka.com/images/add_selected_writing.jpg" alt="Add Selected Writing" width="500" height="265" /></li>
<li>
<h3>Tampilkan List</h3>
<p>Yang terakhir, kita tinggal menampilkannya pada blog kita dengan menyisipkan kode berikut:</p>
<pre>&lt;?php wp_list_bookmarks('category_before=&amp;category_after=
&amp;category=<span style="color: #ff0000;">73</span>&amp;orderby=<span style="color: #ff0000;">name</span>'); ?&gt;</pre>
<p>Parameter &#8220;category_before&#8221; dan &#8220;category_after&#8221; sengaja tidak diberi value untuk menghilangkan tag &lt;li&gt; dan &lt;/li&gt; yang secara dafault mengisi kedua parameter tersebut. Angka 73 pada parameter &#8220;category&#8221; disesuaikan dengan ID pada langkah pertama di atas. Sedangkan parameter &#8220;orderby&#8221; berfungsi untuk menampilkan urutan links berdasarkan abjad (name), penambahan (id), acak (rand) dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat di &#8220;<a title="Wp List Bookmarks" href="http://codex.wordpress.org/Template_Tags/wp_list_bookmarks" target="_blank">Template Tags/wp list bookmarks</a>&#8220;.</li>
</ol>
<p>Mudah bukan? Dengan menyediakan &#8220;<em>Selected Writings</em>&#8220;, kita akan lebih terhubung lagi dengan pembaca blog. Anda tak ingin hanya menghidupkan kembang api yang dalam sekejap saja sudah hangus terbakar kan? <em>Selected Writings</em> adalah sebuah obor! Selamat mencoba&#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/breaking-the-w3c-code.php" rel="bookmark" class="crp_title">Breaking The W3C Code</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php" rel="bookmark" class="crp_title">Rotatee: Cara Mudah Merotasi Banner</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/cara-membuat-counter-untuk-365-blog-project.php" rel="bookmark" class="crp_title">Cara Membuat Counter untuk 365 Blog Project</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php" rel="bookmark" class="crp_title">OpenID : Free Pass-nya Komentator</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/verifikasi-paypal-dengan-rekening-bank-tanpa-kartu-kredit.php" rel="bookmark" class="crp_title">Verifikasi Paypal dengan Rekening Bank (Tanpa Kartu Kredit)</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/membuat-selected-writings-di-wordpress-tanpa-plugin.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OpenID : Free Pass-nya Komentator</title>
		<link>http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php</link>
		<comments>http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 07:53:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deddy Andaka</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Comment]]></category>
		<category><![CDATA[OpenID]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php</guid>
		<description><![CDATA[Semenjak Blogger memberlakukan aturan yang ribet masalah posting komentar di blogspot, secara tak langsung mereka menggiring kita untuk menggunakan OpenID. Awalnya kupikir males juga kalau harus bikin account lagi. Pada beberapa kesempatan aku lebih memilih menggunakan nickname &#8220;andaka.com&#8221; untuk memberi komentar. Namun kelemahan cara ini adalah pilihan nickname tidak terhubung dengan URL. Karena ngga tahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p class="dropcap-first">Semenjak <a href="http://www.blogger.com" target="_blank">Blogger</a> memberlakukan aturan yang ribet masalah posting komentar di blogspot, secara tak langsung mereka menggiring kita untuk menggunakan <a href="http://openid.net/" target="_blank">OpenID</a>. Awalnya kupikir males juga kalau harus bikin account lagi. Pada beberapa kesempatan aku lebih memilih menggunakan <em>nickname</em> &#8220;andaka.com&#8221; untuk memberi komentar. Namun kelemahan cara ini adalah pilihan <em>nickname</em> tidak terhubung dengan URL. Karena ngga tahan dengan <a href="http://jurnal.snydez.com/id/1288/blogspotcommentsystem" target="_blank">aturan yang tidak blogawi</a> ini, mulailah <strong>pengguna blogspot eksodus</strong> ke blog engine gratis yang lain seperti <a href="http://www.wordpress.com" target="_blank">WordPress</a>. Jangan buru-buru pindah. Kenapa ngga coba berkenalan dulu dengan si OpenID, Free Pass-nya komentator.</p>
<p><strong>Apa sih OpenID?</strong><br />
<em><img src="http://www.andaka.com/images/openid-logo.gif" title="OpenID Logo" alt="OpenID Logo" align="left" height="53" width="160" /><a href="http://www.openid.net" target="_blank">OpenID</a> is an open, decentralized, free framework for user-centric digital identity</em>. Jadi, di dunia internet terdapat berbagai macam framework yang digunakan oleh user. Dan pada masing-masing framework tersebut memiliki aturan sendiri-sendiri. Sepertinya misalnya <a href="http://www.blogger.com" target="_blank">Blogger</a> lebih membuka akses komentar untuk sesama pengguna Blogger. Hal ini membuat pengunjung yang tidak mempunyai account di Blogger akan kerepotan untuk meninggalkan jejaknya (<em>baca: URL-red</em>) di Blogger. Di sinilah OpenID berperan, menjembatani berbagai framework tersebut di bawah satu bendera; OpenID.<span id="more-73"></span></p>
<p>OpenID sendiri lebih merupakan &#8220;konsep&#8221;, sedangkan aplikasinya diperantarai oleh website-website provider seperti <a href="http://claimid.com/" target="_blank">ClaimID</a>, <a href="http://www.myopenid.com" target="_blank">MyOpenID</a>, <a href="http://www.myid.net" target="_blank">MyID</a>, <a href="http://www.myvidoop.com" target="_blank">MyVidoop</a> dan <a href="https://pip.verisignlabs.com/" target="_blank">VeriSigg Lab</a> yang akan langsung bersentuhan dengan <a href="https://www.myopenid.com/directory" target="_blank">website-website yang OpenID enable</a>.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www.andaka.com/images/openid.jpg" title="OpenID" alt="OpenID" /></p>
<p><strong>Apa Keuntungan Menggunakan OpenID?</strong><br />
Kita ngga perlu repot-repot membuat account kalau ingin memberi komentar di blog dengan framework yang berbeda. Tinggal tulis komentar dan masukkan URL website kita, beres deh. Eits&#8230; tunggu dulu! <u>Untuk pemilik blog dengan hosting sendiri</u>, agar yang muncul di komentar adalah URL website kita dan bukan URL OpenID kita, perlu dilakukan sedikit &#8220;penyesuaian&#8221;.  Dan ini tergantung pada provider mana yang kita gunakan. Beda provider beda cara&#8230; tapi ngga ruwet kok.</p>
<p><u>Cara Memunculkam URL Blog Kita di Comment :</u><br />
Kalau menggunakan <a href="http://www.claimid.com" target="_blank">ClaimID</a> (berhubung aku menggunakan ClaimID) caranya sebagai berikut:<br />
1. Masukkan kode berikut di antara <code>&lt;head&gt;</code> dan <code>&lt;/head&gt;</code> blog kita (untuk verifikasi kepemilikan blog) :</p>
<blockquote><p><code>&lt;link rel="openid.server"<br />
href="http://openid.claimid.com/server" /&gt;<br />
&lt;link rel="openid.delegate"<br />
href="http://openid.claimid.com/<strong>namaclaimidkamu</strong>" /&gt;</code></p></blockquote>
<p>2. Lalu masuk ke bagian <strong>account</strong> di ClaimID dan add URL blog kita di bagian <strong>Your OpenID Identities</strong>, tunggu sebentar sampai verifikasi selesai, beres dah!</p>
<p>Setelah itu kita sudah bisa menggunakan URL blog kita untuk ditampilkan di blog yang support OpenID tentunya. Selamat mencoba!</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://www.andaka.com/rotatee-cara-mudah-merotasi-banner.php" rel="bookmark" class="crp_title">Rotatee: Cara Mudah Merotasi Banner</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/breaking-the-w3c-code.php" rel="bookmark" class="crp_title">Breaking The W3C Code</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/verifikasi-paypal-dengan-rekening-bank-tanpa-kartu-kredit.php" rel="bookmark" class="crp_title">Verifikasi Paypal dengan Rekening Bank (Tanpa Kartu Kredit)</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/connect-your-blog-to-facebook.php" rel="bookmark" class="crp_title">Connect Your Blog to Facebook</a></li><li><a href="http://www.andaka.com/arti-sebuah-nama.php" rel="bookmark" class="crp_title">Arti Sebuah Nama</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.andaka.com/openid-free-pass-nya-komentator.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

