Blogger Indonesia Peduli Global Warming

Masih berhubungan dengan Global Warming, banyak kalangan yang underestimate terhadap apa yang dirembugkan delegasi-delegasi negara di KTT Climate Change yang diselenggarakan di Bali. Sebagian besar memandang event ini hanya sebuah dagelan wacana belaka.

Global Warming

Terlepas dari semua itu, masalah pemanasan global tetap merupakan masalah yang mengancam. Pertanyaannya sekarang adalah, bila kesepakatan antar delegasi negara tersebut belum klop, apakah kita hanya berdiam diri?

Aku ingin mengutip sebuah kalimat yang pernah digunakan salah seorang politisi Indonesia ketika sedang berkampanye :

“Tangan saya kecil, tangan anda juga kecil… dan tangan seluruh rakyat Indonesia juga kecil. Namun bila tangan-tangan ini bersatu, gunung pun bisa kita geser”

Hiperbola memang… namun dari kalimat tersebut ada makna yang bisa kita petik. Komunitas Blogger Indonesia adalah komunitas yang besar. Berbeda sekali ketika aku mulai ngeblog tahun 2001 lalu dimana jumlah Blogger masih sedikit sekali. Bayangkan jika kita, setiap Blogger Indonesia, mau sedikit peduli terhadap pemanasan global tentunya akan memberi pengaruh yang besar. Jadi, mulailah dari diri sendiri!

Lalu apa yang bisa dilakukan seorang Blogger untuk ikut andil/peduli terhadap pemanasan global? Dilihat dari gambar paling atas, pemanasan global besar dipengaruhi oleh adanya emisi gas (diantaranya karbon dioksida). Dan 40% dari emisi karbon dihasilkan oleh sektor ketenagalistrikan. Dan selain “kebutuhan” akan listrik, dunia blogger juga dekat dengan penggunaan kertas dan tinta yang dalam proses produksinya juga menghasilkan gas emisi.

Diagram Hubungan Blogger - Global Warming

Seperti yang terlihat pada diagram hubungan antara Blogger dengan Pemanasan Global di atas, selain melakukan tindakan-tindakan secara umum untuk Stop Global Warming, sebenarnya Blogger bisa memfokuskan diri pada 2 hal menyangkut penghematan energi listrik dan barang-barang hasil produksi yang menghasilkan gas emisi, yaitu :

1. Hemat Penggunaan Komputer
Matikan saat tidak digunakan, stop melakukan download gila-gilaan yang menguras tenanga komputer sampai menyentuh titik panasnya. Blogger yang gemar main game (terutama game online) biasanya suka ngidupin komputer sampe pagi cuma buat vending tuh.

2. Hemat Penggunaan AC
Biar ngeblog tetep adem, buka jendela atau ganti AC dengan kipas angin, bila perlu pakai tenaga kipas-kipas tangan. Hehe…

3. Gunakan Lampu Hemat Energi
Berhubung belum dapet sponsor, silakan searching aja di google dengan keyword “Lampu Hemat Energi” *mudah-mudahan bukan blog ini yang nongol*

4. Kurangi penggunaan lampu di siang hari
Buka jendela, biarkan sinar matahari pagi masuk; kan baik juga buat kesehatan. Siang-siang juga buat apa ngidupin lampu? Selain ngefek ke pemanasan global, juga ngefek ke biaya listrik rumah atau kantormu. Mau?

5. Jangan biasakan ngeblog sambil menghidupkan TV
Kalau ngeblog ya ngeblog, kalau nonton ya nonton.

6. Pastikan indikator penanda arus listrik sudah padam saat tidak menggunakan alat elektronik
Kalau masih menyala berarti masih ada alirannya. Hal kecil memang, tapi bayangkan kalau hal ini terjadi sepanjang waktu. Banyak deh nyumbang untuk bikin bumi kita tenggelam.

7. Pantau penggunaan listrik bulanan
Kalau meningkat, bertekadlah untuk bulan depan musti turun. Sekarang juga sudah ada sistem voucher dari PLN. Sama kayak voucher ponsel, tapi yang ini ngga ada masa berlaku atau masa tenggangnya. Dipakai sampai habis trus jeglek! Makanya musti diisi sebelum voucernya habis. Dengan begini, pemakaian listrik bisa lebih terkontrol.

8. Hemat penggunaan kertas
Gunakan pada dua sisi kertas bantu pula menghemat dengan program seperti fineprint.

9. Hemat penggunaan tinta
Sama dengan kertas, tinda juga cukup akrab dengan dunia blogger.

10. Gali informasi tentang Global Warming
Siapa pun setuju kalau internet adalah gudang informasi. Sebagai seorang Blogger yang akrab dengan dunia internet akan sangat membantu didalam mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar pemanasan global.

11. Tulis postingan tentang Global Warming
Semakin banyak yang menulis tentang pemanasan global, semakin banyak yang akan membaca dan “tercerahkan”:D

12. Gunakan Themes yang ringan
Berat ringannya themes adalah relatif, masih tergantung koneksi internet. Setidaknya jangan menggunakan banyak grafik yang memperberat loading yang berarti memperlama penggunaan komputer.

13. Pasang Banner “Blogger Indonesia Peduli Global Warming”
Pasang juga link ke postingan ini agar Blogger Indonesia semakin peduli terhadap pemanasan global. Jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi?

Blogger Indonesia Peduli Global Warming

Sekian dulu hal-hal kecil yang bisa dilakukan seorang Blogger untuk global warming. Berikut adalah daftar blogger Indonesia yang peduli terhadap Global Warming, bila ada yang blognya juga membahas tentang Global Warming, silakan pasang di komentar, dengan senang hati akan di-backlink ;)

  1. Pemanasan Global (?!?), Apa yang kita (bisa) perbuat?
  2. Hemat Listrik Atasi Krisis Energi dan Pemanasan Global
  3. CDM: Untuk Siapakah (Sebenarnya) Engkau?
  4. Global Warming di Mata Newbie
  5. Destia Peduli Global Warming
  6. Global Warming Campaign
  7. Global warming ‘ngga bisa’ dicegah !
  8. Mengais di Nusa Dua
  9. Global Warming, Air, Sejarah Hidup Gue!
  10. Pemanasan Global (Global Warming)
  11. Iseng-iseng Ngomongin Global Warming
  12. Global Warming or Global Warning?
  13. Strategi Mereduksi Efek Global Warming
  14. Pemanasan Global (Global Warming) - Stop Sekarang Juga Demi Masa Depan
  15. Pemanasan Global, Tragedi Peradaban Modern
  16. Pemanfaatan Sampah Sebagai Upaya Mengurangi Pemanasan Global
  17. Global Warming, Apa dan Mengapa
  18. … Berikutnya giliranmu…

Tags:

RSS feed | Trackback URI

70 Responses to “Blogger Indonesia Peduli Global Warming”

    Gravatar
    Comment by ayahshiva
    2007-12-16 09:45:24

    kalo saya biasa nya nge-blog sambil nyalain tv, saya nge-blog, istri saya nonton tv :E

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-17 19:15:03

    Klo itu sih sambil menyelam minum air pak :D

     
     
    Gravatar
    Comment by Shireishou
    2007-12-16 12:01:31

    aku jeleknya nge game 24 jam. wah harus dikurangin tuh

    btw soal adsense aku kecil bgt T__T ad tips ga?

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-17 19:20:01

    Wah…emang susah klo uda maen game online, reality life bisa ga keurus… untungnya uda pensiun ngegame online macam RO, RYL, Tantra ect… Lega! Jadi ada waktu lebih banyak untuk ngurus adsense ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by sumber uang
    2007-12-16 21:34:05

    kirain waktu kecil dulu efek rumah kaca tuh gara2 rumah kaca yg ada di kebun2 gitu hehe

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-17 19:28:24

    Jujur aja… dulu aku juga mikir gitu :oops:

     
     
    Gravatar
    Comment by widarta
    2007-12-17 21:19:54

    Ok ded..
    Saya akan mulai dengan mengurangi merokok..

    Ngefek ngak bos ;))

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-18 07:18:49

    Semua bermula dari hal yang simple dar. Eh emang gampang ya berhenti merokok? :razz:

     
     
    Gravatar
    Comment by imcw
    2007-12-18 00:06:32

    Terima kasih atas peringatannya. :) Jadi tersadar bahwa selama ini kelakuan sendiri banyak merugikan alam.

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-18 07:21:17

    Sama-sama Dok…

     
     
    Gravatar
    Comment by andi bagus
    2007-12-18 09:25:36

    ayuk pedul global warming.kita jaga BUMI ini !!!

     
    Gravatar
    Comment by poer
    2007-12-18 11:04:49

    pembahasan yg menarik banget ttg ini ada di video/bukunya Al Gore, an inconvenient truth.

    aku sih lebih suka nonton videonya, ini video presentasinya dia pas acara apa gitu, ilustrasi, animasi, foto2 perbandingan kondisi dulu dan sekarang, dll keren banget dan gampang buat dimengerti.

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-18 15:59:16

    Thanks infonya mas Poer…

     
     
    Gravatar
    Comment by ladokutu
    2007-12-18 12:35:50

    make a change :idea:

     
    Gravatar
    Comment by Modaro
    2007-12-18 15:16:32

    Hadirrrrr……
    hehehe..
    Ada satu hal yang agak keberatan,”kurangi penggunaan komputer”
    :mrgreen:
    btw anyway busway url linknya krng “z” tuh
    kawkawkawkaw..

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-18 16:01:12

    Bukan kurangi, tapi dihemat. Kalau emang sedang perlu ya dipake, nah klo komputernya lagi nganggur ngga jelas gitu yang musti dimatiin. Hehe…
    Btw, url-nya uda di fix ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by ekowanz
    2007-12-18 15:23:53

    nice idea…..apalagi nomer 12 ngena banget ke aku hihihi… :p
    yup paling ga dimulai dari kita sendiri

     
    Gravatar
    Comment by deldaenk
    2007-12-18 17:13:19

    gue setuju banget !!! Apalagi sat ne di kalimantan jadinya berubah panasss bangettt !!! hutan2 juga udah engga jelas gitu deh, kasian anak cucu entar… gue dukung gerakan stop global warming.. nah kalo mo hemat, gue udahaan dulu ah…. :grin:

     
    Gravatar
    Comment by hendra
    2007-12-18 17:50:10

    :grin: :grin: :grin: :grin:
    simple aja. gw dukung bgt. saloooute

     
    Gravatar
    Comment by clara
    2007-12-19 12:19:41

    :razz:

    kapan lagi mao mulainya ??? mulai dari sekarang dan dari diri sendiri

    OK COY ? save our planet please…

     
    Gravatar
    Comment by Kunaifi
    2007-12-20 21:46:06

    Cocok jadi tim kampanye global warming nih mas.
    Salam kenal

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-22 15:20:52

    Hahaha… bisa aja. Yok sama2 mengkampanyekan stop global warming ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by Rozy
    2007-12-26 11:08:44

    Mas Deddy,

    Saya hanya bisa mendukung dengan memasang banner-nya di blog saya :)

    Wassalam

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-26 13:02:19

    Thanks mas Rozy. Sukses buat pencerahannya… :smile:

     
     
    Gravatar
    Comment by imsuryawan
    2007-12-26 14:24:47

    Globalwarming, memang lagi hangat2 nya dibahas! :)

     
    Gravatar
    Comment by Muhammad Luthfie
    2007-12-28 06:27:21

    Strategi Mereduksi Efek Global Warming

    “Potensi kerusakan yang begitu dahsyat akibat pemanasan global memerlukan strategi untuk mereduksi secara global pula.”

    Selain efeknya terhadap lingkungan, pemanasan global (global warming) yang mengakibatkan perubahan iklim (climate change), juga memberikan efek serius pada kehidupan sosial masyarakat, dan yang langsung kena efeknya adalah masyarakat miskin. Hal tersebut terjadi karena golongan masyarakat miskin tidak memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk melakukan tindakan adaptasi, terutama kelompok masyarakat yang kebutuhan hidupnya tergantung pada alam, seperti nelayan, petani, dan lain-lain.

    Nelayan harus berlayar ke tengah laut untuk menangkap ikan karena ikan-ikan banyak yang menjauhi daerah dekat pantai akibat pemutihan terumbu karang. Demikian juga petani, mereka akan kesulitan menanam tanaman dengan berubahnya iklim dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

    Apabila Indonesia tidak melakukan langkah konkrit untuk mengurangi efek pemanasan global maka diperkirakan akan terjadi hal-hal antara lain sebagai berikut:

    1. Kenaikan permukaan air laut hingga 1 m. apabila ini terjadi maka masyarakat nelayan yang tinggal di daerah pantai akan mengalami kesulitan karena tempat tinggal mereka terancam banjir, sumber penghasilan dari menangkap ikan terganggu, pendapatan dari sektor pariwisata juga turut terganggu. Sementara kota-kota besar di Indonesia yang sebagian besar berada di daerah pantai akan terendam air pasang sehingga dapat melumpuhkan system perekonomian, system pemerintahan, dan lainnya.

    2. Menurunnya produktivitas pertanian akibat perubahan suhu dan pola hujan yang tak tentu.

    3. Sejumlah keanekaragaman hayati terancam punah akibat peningkatan suhu bumi. Setiap spesies harus beradaptasi pada perubahan yang terjadi, sementara habitatnya akan terdegradasi.

    Ada beberapa strategi untuk mengurangi efek global warming, antara lain seperti yang tertulis dibawah ini.

    Strategi pertama. Mengubah perilaku individu. Tindakan yang lebih baik adalah dengan mengubah perilaku individu, karena pemahaman efek dari pemanasan global yang ‘ditanam’ hari ini berdampak besar pada anak cucu kita di kemudian hari. Beberapa langkah tindakan yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:

    1. Menghemat penggunaan air. Kadang kita tidak menyadari kalau air kran mengalir kira-kira 9 liter per menit. Pemakaian air yang terlalu banyak dan boros akan mempercepat habisnya ketersediaan air tanah. Jadi, jangan membiasakan diri membiarkan kran air mengalir tanpa digunakan.

    2. Hemat listrik. Apa hubungan hemat listrik dengan pemanasan global? Pemanasan global terjadi karena terlalu banyak gas rumah kaca yang lepas di atmosfer. Gas rumah kaca didominasi oleh karbon dioksida (CO2). Sebagian besar CO2 dihasilkan oleh pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Dengan demikian, hemat listrik, secara tidak langsung juga akan mengurangi kadar CO2 di atmosfer.

    3. Penanaman pohon. Oleh karena CO2 dipergunakan oleh tanaman dipergunakan oleh tanaman untuk fotosintesis maka penanaman pohon dalam jumlah banyak juga dapat menjadi solusi. Bila setiap orang menanam satu pohon maka di Indonesia akan bertambah lebih dari dua ratus juta tanaman yang ikut mengkonsumsi CO2. Di Sulawesi Utara, dibuat Peraturan Daerah yang mewajibkan menanam pohon bagi pasangan yang akan menikah.

    4. Penggunaan kendaraan bermotor dikurangi. Kendaraan bermotor sebagai penyumbang sumber CO2 terbesar di wilayah perkotaan juga perlu diantisipasi dengan mengubah perilaku hidup orang. Pencemaran udara 70% dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Menurut data Swiss Contact, Proyek Udara Bersih Jakarta, sumber pencemaran di Jakarta disumbang oleh kendaraan pribadi sekitar 90% dan sekitar 10% dari kendaraan umum, termasuk truk. Bila di lakukan pengurangan penggunaan kendaraan bermotor, maka kemacetan dan polusi udara dapat dikurangi.

    Strategi kedua. Berjuang secara kolektif. Upaya mengurangi efek pemanasan global dapat dilakukan secara bersama atau kolektif. Beberapa langkah perjuangan yang dapat dilakukan secara kolektif sebagai berikut:

    1. Mencari energi alternatif. Penggunaan energi alternatif yang dapat diperbarui perlu dilakukan di Indonesia. Pembangkit listrik di Indonesia kebanyakan menggunakan bahan bakar fosil: minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketiganya mengeluarkan CO2. Jadi, semakin kita boros menggunakan listrik, semakin banyak CO2 yang dikeluarkan. Daripada terus-terusan boros listrik dan pemerintah harus membangun pembangkit listrik berbahan fosil baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, lebih baik melakukan hemat listrik. Dengan penghematan ini, anggaran pemerintah untuk subsidi listrik yang besar bisa dipakai untuk membangun pembangkit listrik dengan energi bersih, seperti sinar matahari, air, angin, biomassa, dan panas bumi.

    2. Melestarikan hutan. Masyarakat dan pemerintah harus berupaya bersama-sama dalam menjaga hutan dari kebakaran. Negara-negara lain memandang kebakaran hutan yang kerap terjadi di Indonesia merupakan penyumbang CO2 terbesar di dunia. Bahkan, Indonesia dituding menjadi Negara ketiga penyumbang pemanasan global karena penebangan hutan dan pembakaran hutan yang cukup besar terjadi beberapa tahun belakangan ini.

    3. Penanaman pohon. Penanaman pohon secara masal juga perlu dilakukan, misalnya dengan membuat taman kota, hutan kota, dan kewajiban menanam bagi instansi, perumahan, atau lembaga lain.

    4. Memperbaiki kualitas kendaraan dengan uji emisi. Uji emisi adalah sarana untuk memperoleh kepastian mengenai kinerja mesin kendaraan apakah dalam kondisi prima atau sebaliknya. Melakukan uji emisi dengan benar terhadap kendaraan bermotor juga harus dilakukan karena mesin prima mengeliminer pembuangan gas karbon sehingga dapat ikut menjaga lingkungan dan hemat bahan bakar. Perlu sanksi yang tegas terhadap pelaku uji yang meloloskan kendaraan yang mesinnya bermasalah. Uji emisi yang benar antara lain dapat berfungsi untuk tiga hal berikut: a) Mengetahui efektivitas proses pembakaran bahan bakar pada mesin dengan cara menganalisis kandungan karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) yang terkandung di dalam gas buang. Tingginya kandungan HC yang diakibatkan oleh kerusakan kendaraan disebabkan oleh beberapa factor antara lain: seperti kebocoran pada system vakum, system pengapian yang tidak bekerja dengan baik, kerusakan pada engine control unit, kerusakan pada oksigen sensor, dan gangguan pada system pasokan udara. b) Mengetahui adanya kerusakan pada bagian-bagian mesin kendaraan. c) Membantu saat melakukan setting campuran udara dan bahan bakar yang tepat.

    5. Membina kelompok pelajar, mahasiswa, dan masyarakat pecinta lingkungan. Upaya sadar lingkungan mulai digerakkan sedini mungkin pada anak-anak dan remaja. Salah satu upayanya adalah dengan membentuk dan membina organisasi dan klub pecinta lingkungan.

    Walaupun hasilnya tidak dapat dilihat secara langsung dan cepat, setidaknya strategi serta upaya untuk mereduksi efek global warming haruslah didukung oleh segenap masyarakat. Pada akhirnya, masyarakat juga yang akan merasakan manfatnya. Efek pemanasan global tidak dapat dicegah hanya melalui individu, melainkan butuh kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika kita memulai upaya sadar lingkungan mulai saat ini demi generesai yang akan datang. Mari bertindak nyata untuk masa depan bersama.■ (11/2007)

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-28 07:55:14

    Terima kasih atas tulisannya mas. Semoga dengan makin gencarnya gerakan peduli terhadap global warming, kita blogger-blogger yang memiliki tangan kecil ini dapat menymbangkan sesuatu untuk bumi tercinta…

     
     
    Gravatar
    Comment by Muhammad Luthfie
    2007-12-28 06:29:28

    Efek Global Warming

    “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbutan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.” (QS. Ar-Rum : 41)

    Para ilmuan saat ini telah mendapatkan beberapa prakiraan mengenai efek pemanasan global (global warming). Efek tersebut antara lain pengaruh terhadap cuaca, pengaruh terhadap kenaikan permukaan laut, pengaruh terhadap pertanian, serta pengaruhnya terhadap kesehatan manusia.

    Pengaruh terhadap cuaca. Apabila daerah di bagian kutub utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di bumi. Dengan kondisi seperti ini maka akan berakibat di antaranya: gunung-gunung es akan mencair, daratan akan mengecil, akan lebih sedikit es yang terapung di perairan sebelah utara, daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi, di daerah subtropics, bagian pegunungan yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta salju akan lebih cepat mencair, badai akan lebih sering terjadi, air tanah akan lebih sering menguap, beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya, angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda, terjadinya badai topan akan menjadi lebih besar, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi, pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.

    Pengaruh terhadap kenaikan permukaan laut. Atmosfer menghangat, lapisan permukaan laut juga akan menghangat sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Peningkatan tinggi permukaan air laut berasal dari pencairan es dan sisanya berasal dari pemuaian air akibat peningkatan temperatur. Tinggi permukaan laut di seluruh dunia telah meningkat 10-25 cm selama abad ke-20. Apabila separuh es di Greenland dan Antartika meleleh maka terjadi kenaikan permukaan laut di dunia rata-rata setinggi 6-7 meter. Tinggi kenaikan rata-rata permukaan air laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi.

    Pengaruh terhadap pertanian. Efek pemanasan yang mengakibatkan perubahan iklim terhadap ketahanan pangan di Indonesia antara lain sebagai berikut: menurunkan produktivitas pertanian khususnya pada wilayah pantai akibat naiknya temperatur bumi, terjadinya iklim ekstrim yang meningkat sehingga sektor pertanian akan kehilangan produksi akibat bencana kering dan banjir yang silih berganti, kerawanan pangan akan meningkat di wilayah yang rawan bencana kering dan banjir.

    Pengaruh terhadap kesehatan manusia. Adapun pengaruh pemanasan global terhadap kesehatan manusia antara lain sebagai berikut: meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernapasan karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan, lebih banyak orang yang meninggal karena stress panas, mempengaruhi kesehatan tubuh manusia terhadap penyakit-penyakit tular vector seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Kasus DBD dipengaruhi oleh curah hujan dan jumlah hari hujan. Semakin tinggi dan banyak jumlah hari hujan maka semakin tinggi pula kasus DBD. Saat ini, 45% penduduk dunia tinggal di daerah yang rawan terhadap nyamuk pembawa parasit malaria. Persentase ini akan meningkat menjadi 60% jika temperatur meningkat.

    Upaya pengurangan efek pemanasan global harus dilakukan demi generasi mendatang, yakni demi anak cucu kita. Potensi kerusakan yang begitu dahsyat akibat pemanasan global memerlukan strategi untuk mereduksi secara global pula. Mari kita bersama-sama memikirkan dan mencari solusinya.■ (10/2007) :cool:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2007-12-28 07:59:08

    Setuju, jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi?
    Kalau dulu DBD sering terjadinya musiman. Sekarang hampir terjadi sepanjang tahun.

     
    Gravatar
    Comment by jon bon jonet
    2008-01-21 19:55:34

    :shock: setuju2 aja sich. lagian gue ngantor juga nyeker aja aka jalan. ada yg tau gak gimana ya caranya mendaur ulang air limbah RT?

     
    Gravatar
    Comment by putut s.b
    2008-04-24 19:24:41

    saya mencoba memulaidari diri saya sendiri dengan cara mengurangi emisi yang dihasilkan dari pembakaran kendaran bermotor saya, hasil uji dari pakar combustion (sistem yang bekerja dalam ruang pembakaran) dengan menggunakan pil MPG CAPS mampu menekan emisi hingga 75%, yang nota bene hasil dari pembakaran yang tidak menggunakan MPG CAPS (cara saya dalam berpartisipasi dalam mengurangi efek pemanasan global) itu merupakan penyumbang terbesar ke 2 setelah polusi yang dihasilkan industri.

    Gravatar
    Comment by Widji
    2008-04-29 16:08:41

    Saya setuju dengan pendampatnya, mulai dari diri sendiri jika semua nya memulai dari diri sendiri seperti yang dilakukan bung Putut maka minimal asap yang mengepul hasil dari pembakaran kendaraan bermotor bisa dikurangi maka langit kita ini bisa biru kembali, racun2 yang bertebaran diudara itu lambat laun akan berkurang, btw dimana saya bisa dapet pil itu, pakah memang ampuh… saya minta infonya dong kirim ke E-mail saya do widjim2003@yahoo.com. trims sebelumya

     
     
     
    Gravatar
    Comment by Martha
    2007-12-31 23:00:35

    SETUJU buanget!!!

    Selamatkan bumi kita demi anak cucu tercinta

    GO GREEN….!

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-01-01 09:54:32

    Wow! Kedatangan tamu istimewa nih, duta-nya Global Warming. Hehehe…

     
     
    Gravatar
    Comment by telmark
    2008-01-04 22:47:02

    saya puas baca ini……….
    sungguh…
    keep writing my bro …

     
    Gravatar
    Comment by dZy UAI
    2008-01-07 18:22:40

    Setuju bgt jika bukan qta siapa lagi yang hrs mencegahnya. Qta sebagai generasi muda hrs menjaga alam.hrs dimulai dari diri qta masing!!!dan memberiakn contoh kepada generasi muda berikutnya…. :grin:

     
    Gravatar
    Comment by Teguh
    2008-01-08 02:41:29

    wahh, thanks yahh, global warming campaign, bisa masuk nyampe sini, ak track back deh, hehehe..

    ayo cegah global warming..

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-01-08 17:01:07

    Sama2 Guh. Btw designer kan? Bikinin banner untuk Blogger Indonesia Peduli Global Warming dunk :mrgreen:

     
     
     
    Gravatar
    Comment by deryl
    2008-01-15 20:50:02

    salam knal

     
    Gravatar
    Comment by deryl
    2008-01-15 20:56:05

    ngomong2 d mana yah nyari sumber2 tentang efek rumah kaca tentang global warming!!!!! plizz yah tolong…..kasih tau aku……penting bgt nih!!!!!!! :cry:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-01-22 18:30:04

    Mana lagi kalau ga di google. Biar lebih afdol pake bahasa inggris. Di Wikipedia juga lumayan lengkap tuh…

     
     
    Gravatar
    Comment by Carin
    2008-01-22 17:54:34

    Hui dok…..
    q mci SMA nie… :oops:
    serem eah global warming…
    pengen minta tips donk…
    k’lo kita mw bkin event yang menarik tp tetep peduli global warming enag na apa ajah????? :?:

    mkasih eah dok… :shock:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-01-22 18:28:16

    Event yang peduli Global Warming ya… hmm… banyak sih, tapi ga tau menarik or ngga coz menarik itu kan relatif :wink: Mungkin bisa dipikirin:

    1. Menanam Pohon di lingkungan sekolah
    Bila perlu bikin lomba taman kelas + kebersihan. Selain peduli global warming, lingkungan sekolah juga jadi tambah asri kan?

    2. Lomba Mading tentang Global Warming
    Dengan begini secara tidak langsung juga menambah wawasan mereka yang membuat mading. Jangan lupa perhatikan penggunaan kertas daur ulang dapat poin plus :!:

    3. Lomba Poster Global Warming
    Yang juara ntar posternya dicetak dan ditempelkan di lingkungan sekolah.

    4. Pensi (Pentas Seni)
    Parade band biasanya yang paling banyak peminatnya. Tapi penggunaan sound yang berlebihan tentunya kurang pas dengan tema global warming friendly. Gimana kalau parade bandnya dibikin yang accoustic. Bisa dikombinasi dengan musikalisasi puisi tentang alam pasti lebih ciamik tuh…

    Ada ide lain…?

    Gravatar
    Comment by dind
    2008-02-05 15:06:08

    iyaaaah..
    mw ngadaind pensii..
    tp konseb go greennya gmana???

     
     
     
    Gravatar
    Comment by daniel
    2008-01-23 23:00:21

    iya ternyata apa yg qt alamin ini udh ga main2 lg.

    gila kan masa di Argentina udh terjadi hujan salju yg pertama kali pdhl kita semua tau klo Argentina itu negara tropis,di Cina banjir ga abis2,di negara kita tercinta pun Indonesia air laut pasang,pokoknya msh bnyk lg deh.jd makin ngeri deh gw.

    emang ini udh mw akhir zaman ibaratnya dunia ini posisinya udh ky kondisi Pak Harto (sorry ya).

    mdh2an dng adanya ini qt semua mkin sadar dan tergerak.

    love & peace

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-03 19:25:43

    Waktu kecil aku mikir, enak kali ya kalau di Indo turun salju. Tapi sekarang… ngga deh. Hehe…

     
     
    Gravatar
    Comment by 2007-65-017
    2008-01-31 20:39:29

    Jgn boros igak ok!!!
    kesian anak cucu kite kelak e….
    jorang yg nanggung e…
    mikir lah untuk ke depan e to bagus ape dak!!!! NGERTI??? :?:
    JGN GILA DONKZ :roll:
    Cape’ dewch eke…
    Tha…tha….thaaaaaaaaa……

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-03 19:38:59

    Aduh maaf ini sapa ya? Mas Eko, Ruben ato… madam Ivan Gunawan? :lol:

     
     
    Gravatar
    Comment by Kunyux
    2008-02-03 03:23:12

    Mungkin dengan berhenti menggunakan teknologi internet. Karena menggunakan listrik. Pake surat menyurat aja atau menggunakan media cetak. Ga perlu ngisi blogger cukup lewat surat pembaca.

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-03 19:42:00

    IMO sih ga perlu sebegitunya Nyux. Teknologi kalah dimanfaatkan dengan baik juga akan memberi dapak yang baik juga kok. Penyebaran informasi tentang Global Warming lewat internet tentunya lebih “awet” dibanding dengan nulis di surat pembaca kan? ;)

     
     
    Gravatar
    Comment by Selvy
    2008-02-04 00:56:47

    Aaaah, ternyata ada yg sepikiran sama saya! Senangnya! Saya link yah!

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-23 17:58:00

    Dengan senang hati… Thanks yah Sel…

     
     
    Gravatar
    Comment by ayu
    2008-02-22 13:49:53

    betul banget !! kita harus concern masalah global warming, apalgi stelah ntn an Inconvenient truth :cry:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-02-23 18:02:42

    Yang tak kalah penting adalah bagaimana kita membagi info ini untuk sesama… sedikit demi sedikit… lama-lama menjadi bukit ;)

     
     
     
    Gravatar
    Comment by tio
    2008-03-05 15:54:19

    makasih atas saran-saran nya
    tapi sebaik nya kita mulai dari diri kita sendiri
    ‘MARI CEGAH PEMANASAN INI’ :evil:

    Gravatar
    Comment by Deddy
    2008-03-06 17:30:26

    Sama2 Yo, memang sebaiknya kita memulai dari diri kita sendiri. Ah… andai semua blogger mempunyai pikiran begitu…

     
     
    Gravatar
    Comment by daeng limpo