Black Hat SEO: Si Topi Hitam yang Dijadikan Kambing Hitam

by Deddy Andaka on August 23, 2009

Tadi pagi dapet pencerahan nih dari Widarta; pakarnya SEO, lewat sebuah komentar di tulisan saya yang berjudul “All SEO’ers are Liar“. Biar lebih banyak yang baca, berhubung tulisan itu sudah cukup lama dipublish (April 2008), maka saya angkat ke dalam sebuah postingan 🙂 *Memang ide membuat postingan bisa muncul dari mana saja ya…*

Tukang tembak keywords itu ada bersamaan dengan SEO dan search engine itu ada. Masih ingat Google bomb George Bush? Itu suatu efek sistem terbuka. tidak ada sistem sempurna sebelum di uji ke muka umum. Google akan selalu berusaha berbenah diri…

Bagaimana menyikapi?
Kecap ABC selalu muncul di TV bilang dia kecap no 1. Mau beli atau ngak, itu urusan ibu-ibu.
Situs Kecap Mas Agung (saya ngga tahu mas Agung siapa yang dimaksud -red) muncul no 1 di Google. Nah… mau beli atau ngak itu urusan ibu-ibu yang suka ngenet… hehehehehe

Satu catatan…
Selama saya mencari keyword-keyword yang ‘bukan’ keywords asal asalan…
Ngak ada tuch tukang tembak yang duduk di atas search engine…

Satu lagi… tentang kutipan Seth Godin di atas:
“Bila melakukan optimalisasi yang benar, barulah investasi SEO Anda akan memberikan keuntungan“.

Lalu kenapa keuntungan BlackHat-ers selalu lebih banyak…
Tanya kenapa ???

Memang, kalau hasil pencarian Google tidak sesuai seperti yang kita inginkan ada beberapa hal yang mungkin terjadi.

1. Keyword yang tidak tepat
2. Skill pencari yang kurang jago   😯
3. Info yang dicari memang tidak tersedia
4. Black Hat SEO

Nah, Black Hat SEO sengaja saya taruh paling bawah biar kita ngga keburu mengkambinghitamkan si topi hitam. Coba evaluasi lagi, apakah kita sudah menggunakan keyword yang spesifik? Apakah kita sudah menggunakan teknik-teknik pencarian di search engine (menggunakan tanda petik, tanda + atau -, filetype dll…) ? Atau mungkin informasi yang kita cari memang tidak tersedia di Internet? Kalau itu sudah dilakukan namun hasil pencarian masih juga menyesatkan, baru bolehlah kita menunjuk ke Black Hat SEO sebagai biang keladinya.

Mengenai keuntungan BlackHat-ers yang selalu lebih banyak saya ngga berani menarik kesimpulan seperti itu. Memang berapa sih penghasilan Black Hat SEO atau White Hat SEO per bulan? 😉

Menurut saya, teknik White Hat SEO memang cenderung lebih lama untuk mengimplementasikan dan melihat hasilnya. Namun efeknya umumnya bertahan lebih lama dibandingkan dengan Black Hat SEO. Seperti halnya meningkatkan Page Rank (PR) Google. Black Hat SEO bisa saja dalam waktu singkat mendapat PR yang lumayan. Namun sangat tidak stabil karena sewaktu-waktu bisa terancam masuk ke kotak pasirnya Google. Sedangkan PR White Hat SEO bertahan lebih lama.

Beda cara, beda juga cara menghasilkan keuntungan 🙂

*images taken from: TheOutsourcingCompany.com*

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)

{ 8 comments… read them below or add one }

blog panas January 15, 2010 at 1:42 pm

wahh di seo juga ada black-blackan ya….
tapi bagus nihh artikelnya

Reply

Muliardy Banun Online January 28, 2010 at 12:42 am

salam kenal,
artikelnya mantap.

salam.

Reply

indra March 25, 2010 at 4:44 am

wah..faktanya begitu ya..padahal bagi gw yg pemula ini malah bela-belain cari info masalah tehnik seo 😥

Reply

penerjemah April 27, 2010 at 11:17 pm

wahh manteb kang infonya…

Reply

Yohan May 11, 2010 at 12:14 am

semprul ki … kalo nyari kok nemunya kayak gitu mulu, dalam bahasa jawa black hat seo dianggap nyebahi tur njelehi, tapi rasanya lama jika google menghukumnya. Salam kenal ya

Reply

jasmine July 29, 2010 at 2:57 pm

😆 aku sih yang alami aja,biar panjang umur,heheheee

Reply

operator berita January 7, 2011 at 2:53 pm

Mantab mas.

Memang yang praktis selalu lebih banyak peminatnya. Umpamakan saja di sebuah gedung yang tinggi, ada sebuah lift yang berdampingan dengan banyak pasang tangga. Kira- kira yang mana yang akan dipilih untuk digunakan. tanya apa alasannya?
saya kira semua tahu alasannya. 😆

Reply

w3id web March 15, 2011 at 11:29 am

salut buat om andaka.. selalu menyikapi semua hal dengan sikap netral dan dengan sudut pandang banyak arah :d

Reply

Leave a Comment

{ 2 trackbacks }

Previous post:

Next post: