Bengkala: Deaf Village :
- Bengkala: Deaf Village part I
Hari minggu (30/10-2005), jam 7 pagi aku sudah berangkat ke RS Sanglah. Bagian THT RS Sanglah mau ngadain Yankes gratis untuk warga di Desa Bengkala. Setelah nyiapin ini itu, jam 8 pagi bersama 13 temen lainnya dan beberapa orang residen THT, berangkatlah kita menuju ke Desa Bengkala.

Desa Bengkala terletak di daerah utara pulau Bali, tepatnya di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Jika lewat rute Sukawati – Kintamani, perjalanan dari Denpasar memakan waktu sekitar 2 jam. Perjalanannya tidak membosankan. Karena kita akan bisa melihat keindahan panorama Gunung Batur dan danaunya dari daerah Kintamani. Setelah itu perjalanan akan melewati daerah pegunungan yang sejuk dan banyak perkebunan cengkeh di kanan kiri jalan.
Mengapa kita jauh-jauh memilih Desa Bengkala sebagai tempat untuk melakukan yankes, salah satunya adalah karena di sana ada suatu komunitas masyarakat kolok (tuli bisu -red). Mungkin bukan hal aneh jika di suatu desa ada penduduk yang tuli bisu. Tapi akan menjadi janggal jika 2% dari penduduknya adalah tuli bisu. Total penduduk Bengkala 2185 dan ada 47 orang yang tuli bisu (1995). Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi?




{ 2 comments… read them below or add one }
Saya bekerja di RCTI dan tertarik untuk meliput kehidupan masyarakat di desa Bengkala , terutama mereka yang menyandang bisu tuli.
saya ingin sekali bisa mendapatkan kontak nomor telpon yang bisa dihubungi untuk keperluan liputan.
terima kasih
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Nanti akan saya usahakan untuk mencari nomor kontak yang bisa dihubungi.
{ 1 trackback }