Author Archives: Deddy Andaka

Kaytwo

Beberapa hari yang lalu kemampuan upload internetku jeblok! Mau login ke gmail not found mulu, upload foto di friendster juga kandas, bahkan… yang lebih kejam… untuk posting di blog ini aja susah banget. Kayaknya perlu nunggu hari baek gitu. Untunglah sekarang uda back to normal setelah tadi hampir 3 jam diutak atik ama mas-mas dari [...]
Posted in Internet | Tagged , | 2 Comments

Daun Cemara

“Apa sih bentuk daun cemara?” Aku punya temen, sebut saja namanya Ableh. Ableh adalah seorang gamer yang hobi bermain game online. Dibandingkan game offline, game online sarat akan gengsi. Entah itu level character yang tinggi atau equipment langka yang bikin mata orang mentereng. Untuk mencapai itu, jelas: Jam terbang di dunia online musti tinggi. Lalu [...]
Posted in Blog | Tagged | 5 Comments

Weker Inside

Waktu SMU, aku punya kebiasaan susah bangun pagi. Biar kata uda pasang 2-3 weker tetep aja susah. Klo wekernya deket, tinggal geplok langsung mati alarmnya. Klo jauh… suaranya ngga cukup buat bikin bangun. Ha ha ha… Untungnya uda akrab ama pak satpam, tapi seru juga kucing-kucingan ama mr. Headmaster (Sorry ye pak Tumbuh). Papaku pernah [...]
Posted in Personal Life | Tagged | 5 Comments

Andaka Returns

Kalau blog seperti film, entah kali ini uda sekuel yang keberapa Yupe, hari ini aku ngeblog lagi. Uda lama juga ngga ngeblog. Klo ngga salah posting terakhir tentang minta izin buat hiatus ya? Ternyata jadi hiatus beneran. He he… Banyak hal dalam beberapa bulan terakhir ini yang bikin nafsu ngeblogku jadi turun banget. Peringkat pertama [...]
Posted in Blog | Tagged | 9 Comments

Dina’s Wedding

Waktu bisa terasa begitu lambat, … atau begitu c e p a t … Kupejamkan mataku. Kubiarkan diriku meresap dalam waktu; memutar balik arlojinya Chronos, sampai ketika kamu masih seorang gadis kecil. Masih kuingat ketika kita bermain-main di bukit belakang rumah, memanjat pohon jambu agar bisa melihat rumah-rumah penduduk dari ketinggian… Masih kuingat ketika kita [...]
Posted in Personal Life | Tagged , | Leave a comment

Perubahan

Not like I really care with what people said, but I think 6 years make people changes. And not having boy friend is not the parameter. And why is in this world people think that having those kind relationship is the most important things in life? Where that shallow thinking comes from? – Astri Prima [...]
Posted in Renungan | Tagged | 1 Comment

Mengejar Ujung Pelangi

Aku lagi baca buku berjudul “Be Happy” karya Sri Dhammananda, sebuah buku bersampul hitam dengan gambar mr.smile di covernya. Pada sampul belakangnya, tertulis kata-kata berikut: Bagi kebanyakan orang, takut dan cemas tampaknya sudah menjadi bingkisan dari kehidupan manusia. Langkah penting untuk mengatasi takut dan cemas adalah memahami bahwa mereka adalah buatan kita sendiri. Mereka muncul [...]
Posted in Book, Renungan | Tagged , , | Leave a comment

Suicide (Sebuah Percakapan dengan Hujan)

Sore ini, lagi tidur-tiduran setelah bikin tugas buat ujian, tiba-tiba aku dikagetkan ama bunyi HP yang kebetulan saat itu deket banget dari kupingku. Kulihat nama di layar, sebut saja Rain (bukan nama sebenarnya). “Death!” Terdengar suara Rain dari ujung sana. “Ya?” Entah bilang ‘death‘ atau ‘Ded’ kujawab aja suara lemah itu. [Hening... sesekali terdengar isak [...]
Posted in Renungan | Tagged , , | 1 Comment