Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana

by Deddy Andaka on October 18, 2008

“aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu…

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…”
— Sapardi Djoko Damono

Terima kasih pak atas kata-katanya yang begitu indah…

ps: Surabaya, I’m coming…

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 8.9/10 (7 votes cast)
Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana, 8.9 out of 10 based on 7 ratings

{ 91 comments… read them below or add one }

Dhimas October 18, 2008 at 5:23 pm

Sungguh kata-kata yang indah nan romantis.. :grin:

Reply

eris October 18, 2008 at 9:02 pm

sungguh indah bagaimana menggambarkan cintanya seseorang kepada penciptanya

Reply

Anas October 18, 2008 at 10:44 pm

Lumayan.. :mrgreen:

Reply

Ecko October 19, 2008 at 7:20 pm

Waaa, kutipannya Pak Sapardi!!! Saya termasuk beruntung bisa bertemu dengan adik kandung beliau, malah saya diajak jalan-jalan ke kampung halaman Pak Sapardi di Wonogiri, tepatnya Giriwoyo. :D Kapan yah ketemu Pak Sapardinya??? :D

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:42 pm

Wah, beruntung sekali mas. Kalau ketemu pak Sapardi, saya titip salam ya… hehe…

Reply

widarta October 19, 2008 at 9:43 pm

sejak kapan ded..
tertarik ama yang romantis2 :D
kul nya di surabaya yach ?

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:44 pm

Kulnya di Bali kok dar. Kebetulan ada “misi” ke surabaya ;)

Reply

masarif October 19, 2008 at 11:46 pm

Ke Surabaya? Wah… :idea:

Reply

malapu October 20, 2008 at 12:39 am

wih katanya2nya simple tapi dalam… romantis banget

Reply

Eka K. October 20, 2008 at 11:25 am

Simple, modestly, unpretentious….. it’s all beautifull :smile:

Reply

zoel October 20, 2008 at 11:28 am

:grin: hmmm boleh juga tuhh,, boleh di copas g’

Reply

snydez October 20, 2008 at 1:42 pm

sambungan yang kemaren ya? :)

btw, ded, kenapa ya gue dapet referer dari blog elo ini berbentuk favicon lah, [some image].gif lah, .. aneh..

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:46 pm

Iya Son… sambungan kemaren :)

Heh… gimana tuh? referer berbentuk favicon? Ngga ngerti aku Son…

Reply

suamimalas October 20, 2008 at 2:48 pm

Sudah berapa kali saya baca puisi ini…tapi efeknya masih sama…maknyuuuussss…keren bener… :shock:

Reply

Adi October 21, 2008 at 3:00 pm

Hm, ngefans sama pak Sapardi juga yah :mrgreen:
Dah jarang seniman kayak gitu sekarang yah.
Puisinya mantep banget, saya dah ngefans pas baca puisinya & belum tau orangnya. Pas tau orangnya pas diliput salah satu TV Nasional tambah ngefans lagi…

Reply

alma October 23, 2008 at 4:48 pm

kalo gak salahpernah dibuat lagu ya…..

Reply

Sofwan October 23, 2008 at 5:46 pm

jadi teringat film “Love”, itu lho film yang isinya dari awal sampai akhir tentang cinta, hanya cinta. film yang menggugah dan romantis sekali, film tentang segala jenis cinta mulai dari cinta anak sama orang tua, cinta remaja, pengorbanan cinta.

film yang membahas cinta secara universal….

oh……cinta

Reply

ekkei October 24, 2008 at 12:38 pm

huaaaa…………. mengingatkanku akan sebuah kenangan :lol:
syair yang sungguh syahdu mendayu bak buluh perindu :halah:

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:48 pm

Mudah2an kenangan yang bagus ya… :)

Reply

furniture October 24, 2008 at 1:45 pm

wah kata2nya romantis ya

Reply

tipis October 25, 2008 at 6:51 am

penter bener yg bikin puisinya :) eh dok kapan ke sby?? hehe telat ya

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:50 pm

Tanggal 18 kemaren mas Sandi. Dan tanggal 19 sore sudah balik Bali lagi kok… hehe…

Reply

ick October 25, 2008 at 5:42 pm

buat saya dok yah? puisinya?

Reply

Deddy Andaka October 25, 2008 at 5:52 pm

Buat semua pembaca blog ini deh bli :lol:

Reply

agoenk03 October 27, 2008 at 10:53 am

Salam kenal ya, saya gunk lanank dan saya masih newbie…
Terima kasih :)

Reply

schatzi October 28, 2008 at 8:27 am

puitis oi,….:)

Reply

chuded October 28, 2008 at 3:37 pm

bgs jg tuh puisi na bg…
tp maen2 dunk ke blog na chuded y bg… :grin:
slam knal bg

Reply

triindi October 30, 2008 at 8:50 am

Hanya beberapa kalimat saja, Maknanya bisa beribu-ribu kalimat.
Dibaca sekali .. bikin penasaran,
Dibaca dua kali .. ada yang kurang ..
Dibaca berkali-kali .. mengingatkan kenangan ..
:sad:
Kenangan bersama pasangan ..
Pasangan yang jadi tunangan ..
:cry:
Tunangan yang hilang dan sekarang bukan (jadi) pasangan (hidup) …

bytheway anyway busway, tukeran blogroll boleh gak?
Saya sudah pasang tu..

Reply

Vina October 30, 2008 at 1:49 pm

$o SweeT dech… Hehehe ^.^

Reply

Hasannuh October 31, 2008 at 3:01 am

Dari kata-katanya sepertinya indah sekali, sayangnya saya tidak mengerti maksud yang sebenarnya,

“…dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu”

“…isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…”

Saya senang dengan keindahan tetapi u mengerti puisi seperti ini …. bingung :)

Reply

Martha November 1, 2008 at 10:01 pm

Aku mencintaimu lebih dari kata sederhana…..

Reply

Vega November 11, 2008 at 3:08 pm

so sweet.. :wink:

Reply

ragyl December 21, 2008 at 9:41 pm

:oops: so sweet..

Reply

elmo December 25, 2008 at 10:26 am

kata-katanya indah :)

Reply

mr.X December 27, 2008 at 2:03 pm

seperti punya gibran. sama percis. dah dapet izin yah!
hebat2 :smile:

Reply

Deddy Andaka December 27, 2008 at 3:02 pm

Ini bukan karyanya Khalil Gibran. Ini karyanya pak Sapardi Djoko Damono…

Reply

ulee06 February 2, 2009 at 10:35 pm

Kekayaan seringkali dipetik dari kesederhanaan. Buah kali :wink:
Eh.. tapi ada kata-kata bagus juga neh (ga berani bilang puisi) buat yang lagi ga’ akur sama sobatnya atau sama pasangannya.
“Jika persamaan tak lagi sanggup merekatkan kita
semoga perbedaan bisa saling melengkapi kita .
Bukankah kesempurnaan bukan milik kita ?
Kebutuhanlah yang memanggil kita
Aku bukanlah emas 24 karat
Dan kamu bukan intan permata
Kita bukanlah kesempurnaan
Perbedaanlah yang membuat kita
lengkap ” :lol:

Reply

margaretha June 20, 2009 at 12:59 am

Gw Suka banget puisi ini, sederhana tapi dalem !! :roll:

Reply

Tia July 29, 2009 at 12:19 pm

:razz:

Saya suka skali puisi ini…ngena bgt… :mrgreen:

Reply

miftah September 8, 2009 at 10:59 am

kayaknya kata kata itu pernah aku baca di kahlil gibran…..
maaf yahhh…

Reply

miftah September 8, 2009 at 11:01 am

owwhhh…begituu………..makasih yahh….
aku juga pernah menerima tulisan itu dengan lengkapp….
pada tahun 2007…………

Reply

Helza Nova Lita October 12, 2009 at 7:55 am

karena sederhana itu indah……

Reply

supersonic October 17, 2009 at 10:33 am

ehm,,,
kATA2 KAHLIL GIBRAN,,,,, :oops: :oops:

Reply

semar November 28, 2009 at 8:18 pm

karya kahlil gibran …
kok di caplok sih ??

Reply

dibba March 8, 2010 at 10:14 pm

mencintai dengan sederhana adalah puisi favourite ku sepanjang masa… ;-) huft kapan ya aku bisa dapet cow yang bisa mencintaiku dengan sederhana… :roll:

Reply

andika March 8, 2010 at 10:16 pm

waw… pasti da lah yang mencintai kita dengan sederhana…. buktinya gue mau kok mencintai lo dengan sederhana :smile: ;-) :?:

Reply

debby March 8, 2010 at 10:19 pm

dibba sayang… diriku mau kok menjadi seseorang yang dapat mencintaimu dengan sederhana… :oops:

Reply

Indriyani April 1, 2010 at 12:17 pm

hmm,,,enakyah,,,bisa ktmu sapardi djoko damono,,,
klo saya bisa ga ya ktmu ma beliau ???

Reply

tedy April 18, 2010 at 4:30 pm

kok gak ada kutipan dari kahllil gibrannya boss… kasian dunk yang ngarang ditinggalkan :mrgreen:

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: