5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer

by Deddy Andaka on October 12, 2008

Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan Akismet.

Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).


Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer

Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog“, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer”. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.

Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :

1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama

Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.

Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi! Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi “MEMBOSANKAN”.

Sama halnya dengan analogi Seth Godin dengan sapi ungu-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan… atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?

Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?

2. Jangan menggunakan Avatar

Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah Gravatar, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.

Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.

3. Berkomentar satu baris dan universal

Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.

4. Promosi produk

Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.

5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature

Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya 😉

~o0o~

Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat… mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi… pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil. So, don’t act like spammer plz!

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 7.0/10 (3 votes cast)
5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer, 7.0 out of 10 based on 3 ratings

{ 9 comments… read them below or add one }

Republican Wasp August 18, 2011 at 3:07 pm

Hahaha, ada-ada aja. Baru kali ini ada yg sengaja bikin artikel buat “memandu” spammer 😀

Oh ya, kalau ninggalin alamat situs di bagian bawah komentar, saya sendiri sih ga terlalu ambil pusing. Saya biarin aja selama komentarnya sendiri masih punya keterkaitan dengan artikel…

Reply

sutta September 2, 2011 at 11:17 am

Trim’s ya omm andaka.com, infonya menarik sekali. Cara untuk membuat komentar di situs-situs….

Reply

gusti ngurah pawana wijaya January 11, 2012 at 10:55 am

wah ternyata sebelum-sebelumnya komentar-komentar saya seperti komentar seorang spammer dong. mumpung tahun baru saya harus siap belajar hal-hal baru. terima kasih banyak tipsnya mas. saya usahakan untuk tidak menggunakannya. :mrgreen:

Reply

tas chloe terbaru June 26, 2012 at 5:27 pm

iya, padahal saya juga banyak kyk gitu Mas, komentar2nya hehehee, salam kenalnya, makasih ya tipsnya 🙂

Reply

@mylastof February 22, 2012 at 1:51 pm

😯 *membaca dengan cermat*

Reply

sudana April 24, 2012 at 4:41 pm

nimbrung dong

Reply

sudana April 24, 2012 at 4:45 pm

:mrgreen: 😎 ➡ ❓

Reply

spencer May 8, 2012 at 5:45 pm

keren juga tuh
wkwkk
tiru2 ah 🙂 😮 :mrgreen: 😀

Reply

Jackie Purnama October 22, 2012 at 10:23 pm

baca tulisan di atas jadi inget kelakuan saya dulu 😀 trims deh pencerahannya

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: