10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog
Dapet artikel menarik nih dari si Coklat Baron tentang “10 Commandments Of Blog Commenting” atau sepuluh aturan dalam memberikan komentar pada blog. Hah?! Ngasi komentar pake aturan??!! Tunggu dulu, mari kita baca saja apa sih 10 aturan itu.
Kebanyakan dari kita berkunjung ke blog orang lain setiap hari dan meninggalkan komentar pada artikel yang kita sukai. Beberapa orang meninggalkan komentar pada blog lain untuk “meninggalkan jejak” dengan harapan meningkatkan traffik. Yang lain meninggalkan komentar karena mereka ingin berpartisipasi dan membuat teman baru. Dua alasan tersebut sah-sah saja. Namun banyak orang yang sering melupakan cara terbaik untuk melakukan sesuatu, termasuk memberikan komentar pada blog.

Nah, berikut adalah 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog:
1. Baca sebelum menulis - Sebelum menulis komentar, yakinkan kalau kita telah membaca dan mengerti postingan. Mengirim komentar dengan cepat yang tidak berhubungan dengan posting tidak akan memberikan blog kita beberapa pengunjung baru. Ulangi membaca komentar kita sebelum disubmit.
2. Sopan - Tata krama yang baik adalah hal penting ketika memberikan komentar pada blog lain. Kita tidak akan pergi ke rumah orang lain dan berperilaku tidak pantas kan? Sama halnya dengan blog. Hanyak karena kita tidak saling bertatap muka tidak berarti kita bisa bertingkah laku seperti idiot. Jika kita sopan, itu akan memudahkan kita di dalam membuat persahabatan baru dengan blogger lain.
3. Senyum - Emoticon bagus ditambahkan dalam memberikan komentar. Sebuah senyuman dapat membuat perbedaan besar. Bila memberikan pujian kepada penulis, senyumlah. Bila menyuarakan pendapat berbeda, senyumlah. Sebuah senyuman dapat mengeluarkan getaran persahabatan. Percayalah!
4. Kontribusi - Sebanyak mungkin, cobalah untuk meninggalkan komentar yang menambah nilai pada diskusi. Komentar seperti, “Saya juga!”, atau “Wow nice!” sering menyebabkan kerutan pada dahi dan menunjukkan bahwa pendapat kita tidak layak dibaca. Secara pribadi, aku tidak mempermasalahkan komentar seperti ini, tapi untuk blog lain, lebih baik untuk meninggalkan komentar yang mempunyai “nilai”.
5. Jangan rendah diri - Ketika melihat kesalahan pada sebuah postingan, atau tidak setuju dengan pendapat penulis, lakukan dengan cara yang baik. Kita bisa saja menjadi orang paling pintar sedunia namun jangan menyebabkan gesekan pada orang lain. Suarakan pendapat kita dengan cara yang bersahabat dan kita akan mendapat teman baru. Ingat, yang benar-benar baik tidak harus membual.
6. Ketika ragu, tanyalah - Ketika kita membaca sebuah posting yang kita sangat ingin berkomentar namun tidak bisa karena kita tidak mengerti benar, lakukan dan bertanyalah untuk klarifikasi. Kebanyakan penulis akan senang menguraikan secara terperinci pada postingan mereka. Kebanyakan penulis blog akan menghargai ketika pembaca mereka menunjukkan ketertarikan pada artikel dengan bertanya.
7. Buatlah kesan yang baik - Berkomentar pada blog lain adalah cara lain untuk memasarkan diri dan blog kita. Apabila kebanyakan komentar kita secara jelas adalah komentar hit and run untuk mendapatkan backlinks atau masuk ke dalam daftar “Top Komentator”, kita tidak sedang menggambarkan diri kita dengan baik. Menulis komentar yang berarti dan merespon pada komentar lain adalah cara yang bagus untuk meninggalkan kesan yang baik pada penulis blog dan pembacanya.
8. Jangan nyolot - Bila kita merasa perlu berkomentar pada sebuah postingan yang tidak kita suka atau pada sebuah artikel yang tidak kita setujui, jangan memulai dengan nyolot (flame-red). Hinaan, saling mengatai dan komentar yang sarkastik tidak akan memberi kita pembaca baru atau teman. Bila kita tidak dapat membantu namun merasa berlawanan dengan penulis, jangan membuang-buang waktu dan energi. Just leave. Ada ribuan blog yang dapat kita kunjungi.
9. Humor - Setiap orang suka tertawa yang sehat. Cobalah memasukan sedikit humor pada komentar kita. Bila kita dapat membuat penulis dan pemberi komentar yang lain tertawa, ada kemungkinan besar mereka akan berkunjung ke blog kita dan menjadi pembaca yang setia.
10. Kembalilah - Bila sudah selesai dengan semua hal di atas. Selanjutnya apa? Kita harus mencoba kembali pada blog yang kita kunjungi untuk berkontribusi. Itu cara terbaik untuk “meninggalkan jejak”. Kebanyakan penulis blog akan mengingat mereka yang secara reguler meninggalkan komentar dan biasanya menjadi pemberi komentar yang reguler juga pada blog orang tersebut.
Nah, demikian “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” yang aku terjemahkan langsung dari blognya Brown Baron. Semoga dapat menginspirasi kita semua dan membuat dunia blog Indonesia menjadi lebih baik…

Journal pribadi
pertamax boleh kan mas?
wah ada yang nyangkut nih
Sah-sah saja orang mau koment apa mas Dodot.
Btw apanya yang nyangkut? Rok-nya?
hm…betul juga sih…kadang -kadang juga males ngasih komentar pada blog lain..kalau nggak memang bener2 perlu
Daripada keluar komen asal2an mending komen di tulisan yang emang diniatin ya Wiel…
setuju sekali, tapi paling paling setuju sama yang nomor 8
Hahaha… sering ada yang nyolot ya Jim?
Sabar… sabar…
Mau senyum aja ah
Saya juga ikut senyum aja deh mas
Baru mau komentar seenaknya..
Eh, ternyata postingannya tentang komentar! Terpaksa baca dulu..
** membaca…
Hehehe… Kepanjangan, langsung komentar aja dah! Hehehe…
Panjang mana ama postingan “Bahan Kampanye Untuk Para Calon Gubernur Bali” ?
Tidak semua memang bisa sebagai komentator yang baik, kebanyakan hanya sebagai junker.
Mudah2an kita ga harus ikut arus ya dok…
Point ke 10 yang buat saya sering komentar di blog ini ^^
Thanks Lix. Itu juga yang membuatku berkunjung ke blog temen2
wah tips bagus mas..selama ini mungkin semuanya tidak terpikir oloeh kita..
thanks..
Sama2 Bin. Sukses terus buat Naruto-nya
hmm.. gak berlaku buat seleb blog kaya’nya
Wah yang itu no comment dah.
Pertamax, keduax dan ketigax-nya tidak terbendung
saya pikir ada benarnya juga, tetapi kalau sudah akrab kadang lupa akhirnya komentarnya jadi guyon
Guyon masih cocok ama aturan nomor 9 mas
wah,,, mantap prend,,,, kebetulan aku juga sering menggunakan yang sampean tulis ini,,,
regard
Tepatnya yang saya terjemahkan
Sumber aslinya tercantum kok…
aturan absurd, mereka bilang aturan dibuat utk dilanggar (diriku adalah korban para komentator ngaco (terutama para kroner) yg sering sengaja jahil ngasih komentar a la point no.1, no.8. dan no.9 alias OOT). Tapi gue ya gpp (anaknya asik soalnya).
Salam kenal.
Haha… ngeblog juga buat melatih kesabaran In
btw blognya asik!
Salam kenal juga…
Mas Deddy,
Selain dari 10 aturan di atas, Mas Deddy sendiri punya peraturan tambahan nggak?
Saya tunggu jawabannya ya
Rasanya 10 aturan itu uda cukup mas Rozy.
Kebanyakan aturan ntar malah ga jalan. Hehe…
yang no 8 itu, nusuk deh disini *nunjuk2 dada* soalna kmrn aku sempet nyolotin yg ngasi komen…
tapi akhirnya kuhapus.. tapi ngapusnya ga gara2 postingannya deddy kooook sumpah deee *nah kan, ini juga nyolot nih komennya*
Kalau emang ga sreg hapus aja Fen. Your Blog, Your Rules!
MERDEKA! Eh apa coba?
Kalo tiba-tiba ada yang bilang “wordpress itu kebanyakan aturan dan ga demokrasi !!! mau comment aja diatur. suka-suka gue dong wong yang nulis comment gue kok. udah untung gue comment blog elu. daripada sepi !!!” Nah gimana mas kalo tiba-tiba muncul topik seperti itu ?? wah saya kabur aja !!!
Hmm… mudah-mudahan ga ada yang bilang gitu.
Secara aturan ini ga ada tulisan “Untuk Wordpress”
aturan main yang bagus, nih, mas, hehehehe
komentar di sebuah blog memang bisa menjadi bukti ketertarikan pembaca terhadap sebuah postingan. namun, seringkali teknik fast-reading sering juga diterapkan untuk mengantisipasi banyaknya blog yang hendak dikunjungi sebagai upaya untuk menjalin silaturahmi.
mudah-mudahan teknik fast reading tidak diikuti dengan teknik hit and run
lho, ada aturannya ya?
tapi memang harus begitu ya, supaya bisa juga memberikan masukan yang postif dari postingannya. karena comment yang baik adalah yang bisa memberi nilai yang kritis dan apresiatif terhadapm tulisan yang diposting. maju terus ded….
Setuju dok… semoga dunia blogger Indonesia menjadi tempat yang lebih nyaman
lah,, kalo kebanyakan becanda gimana…? lha aku tu seringnya tiba2 muncul emoword (huwaduh,, maksudnya kata2 yang menggambarkan emotion kita,, huehe).. tu kan,, tiba2 muncul huehe,, wkeke,, plak!,, dkk..
sebenernya sih ga masalah klo di blog ini
Walah. Mau komen aja ada aturannya ya. Eh, yang komen terakhir itu kayaknya berat banget buat saya. Lha wong saya nggak bisa internetan tiap hari. Itu pun gak mesti ingat blog2 mana aja yang saya kunjungi. Tapi tetep ada lah blog2 wajib yang kapan2 saya kunjungi. Saya suka tulisan2 blog menarik.
<– ini juga senyum
Ralat: Bukan komen terakhir. Tapi “poin terakhir” alias poin kesepuluh.
<– smilie lagi
Ic ic… memang sekarang dengan banyaknya blog kita jadi bingung juga. waktu jadi habis buat jalan2 yah. haha… tapi itulah gunanya RSS
inti dari ngoment kan adalah mengomentari isi dari postingan itu.

yah diungkapan diatas lebih sekedar bagaimana menjalin hubungan baik dengan yg punya blog, karena memang blog itu mempunyai kelebihan dalam sosial networknya terutama blogwalkingnya itu.
btw terima kasih tipznya.. ntar dimanfaatkan ah
Wow nice.
Hehe… sama2 mas Arul…
sukses yah…
Yang No.4 itu tuh, banyak banged yg kayak gitu…
Tp memang baik sekali bila memberi komen yg ada hubungannya dgn konten postingan, jd bukan sekedar menuliskan ‘pertamax’ doang. Inilah yang paling penting.
itu sudah jadi trend ya Zee. untungnya terjadi pada blog celebs aja
secara saya bukan celebs, jadi aman deh…
*nunjuk2 comment yg d atas* hidup generasi bocah!! dulu deddy yang make bocah… skr deddy uda jd doktel, bukan bocah lagi… So, bayu yg jadi bocahnya deh ;)) *OOT*
hahaha… kmu tu fen… jadi kangen nih pake nama “bocah”
Comment by Zee
“Tp memang baik sekali bila memberi komen yg ada hubungannya dgn konten postingan, jd bukan sekedar menuliskan ‘pertamax’ doang. Inilah yang paling penting.”
Gw sering lihat comen “pertamax” maksudnya apa yah?
Seringnya sih ga ada hubungan sama “content” yang ada di atasnya.
pertamax biasa dipakai untuk posting komentar pertama. itu biasa terjadi di blog celebs kok. orang2 berlomba untuk menjadi yang pertama. tenang… mudah2an di sini ga jualan pertamax
memberi solusi tentang topik yang dibahas, saya kira cukup bagus sekaligus buat caper (cari perhatian) yang empunya blog, sapa tahu kita dapat review gratis
wah gambarnya, prasaan aku ga gitu-gitu bangget dech.
Mau nanya
Saya kan baru bikin blog sekitar 3 minggu yang lalu
Mulai 3 Minggu kemaren sampe sekarang terakhir saya lagi gencar2nya nge posting artikel&Tutorial tentang design. Saya juga udah pake Feed $ Bookmark, pokoknya publikasi mati-matian lah pak dokter.
Tapi kenapa ya di blog saya masih jarang/sepi komen.

Apa saya terlalu tergesa-gesa/berlebihan?apa posting saya tidak menarik?atau bagaimana?
Saya minta pendapatnya dokter deddy.
Kalo berkenan mohon kunjungi blog saya http://anime7graphic.blogspot.com sekedar liat dan ngasih komentar buat bahan introspeksi dan koreksi.
Makasih sebelumnya.
Sukses selalu dokter deddy
Hi Ofan,
Terima Kasih atas komentarnya. Mohon maaf kalau saya baru dapat mereview dan membalas komentar ini sekarang.
Setelah saya berkunjung ke website saudara, mungkin ada beberapa pemikiran yang dapat saya sharing:
* Keluhan sepi komentar sering dialami pengguna blogspot. Berdasarkan pengalaman saya, berkomentar di blogspot memang sedikit merepotkan dibandingkan pada Wordpress. Seringkali proses komentar terbentur karena tidak terbukanya halaman komentar, tidak dibukanya space untuk komentator bebas (di luar blogger dan Open ID), atau repot karena harus verifikasi huruf (anti spam). Dan tak jarang setelah memencet tombol submit yang ada malah halaman errror. Mungkin hal tersebut membuat orang2 jadi sedikit males untuk meninggalkan komentar.
* Dari segi tampilan menurut saya sudah bagus, mungkin kalau bisa besar font dapat diperbesar sedikit karena pada pengguna layar lebar tulisannya terasa sedikit kecil.
* Pemilihan judul juga hal yang penting, judul yang menarik membuat orang akan membaca dan pada akhirnya akan meninggalkan komentar.Sebagai contoh, coba bandingkan judul “Wallpaper Desktop Interactive Introducing” dengan “Tips Membuat Wallpaper menjadi Atraktif”. Lebih terasa menarik judul kedua kan? Meski isinya sama saja. Jangan lupa untuk menambahkan beberapa gambar untuk mempermudah panduan.
* Nah yang terakhir, menurut saya yang paling penting, adalah target pengunjung. Kita tidak bisa memaksakan setiap pengunjung untuk berkomentar. Alih2 mendapatkan 100 komentar namun asal2an, akan terasa lebih baik jika mendapat 1-2 komentar namun bermakna. Kembali ke target pengujung, sudahkah promosi gencar2annya dilakukan ke kelompok yang tepat? Sebagai contoh, bila kita membuat website tentang game, akan kurang tepat sasaran bila kita promosinya ke komunitas dokter. Tentunya akan lebih tepat bila promosi yang gencar dilakukan ke komunitas gamer terlebih dahulu. Begitu juga bila membuat artikel tentang design. Sudahkah memulai dari komunitas designer?
Sekian dulu sharing yang dapat saya berikan.
Betul mas andaka, rata-rata cuma pengin dikunjungi balik dan bilang klo blognya bagus
. Cuma itu tok, kan lebih baik komentar dikit kan gpp ya to?
Btw thx buat tips ini, bermanfaat bgt.
Iya gpp kok. Toh ngeblog itu juga untuk bersosialisasi…
Terima kasih atas tipsnya, Pak Dokter.
emang ada aturannya didunia maya meskipun gak tertulis ya.
mungkin bisa disebut netiket.
Bagus juga NETiket… etika dalam dunia internet…
Hallo Mas Deddy,
. Mengenai artikel diatas bagus sekali dan baru pertama kali ini saya membaca tips untuk membuat suatu comments. dari tips diatas kayaknya saya mendapatkan suatu inputan yang bagus yakni tentang emoticon yang belum saya lengkapi di blog saya. Sekali lagi thanks ya atas tipsnya. Mudah2an makin banyak blogger yang menyadari hal diatas. 
salam kenal dari saya. Saya baru tahu bila profesi mas adalah seorang dokter. Hebat bahwa seorang dokter yang biasanya sudah padat dengan jadwal praktek masih menyempatkan diri untuk ngeblog. Kalau mas dokter (profesi sebenarnya) maka saya adalah pengacara (pengangguran banyak acara)
salam kenal juga mas Jimmy, kebetulan saya sudah menjadi blogger dulu sebelum menjadi dokter. Hehe… Mudah2an artikel ini bisa disandingkan dengan kebutuhan “Do Follow” sehingga tetap terjadi keseimbangan di dunia blog Indonesia
jadi tambah wawasan nih. makasih ya
salam sukses
Para komentar spam sepertinya wajib baca yang ini….
Ini pertama kali saya lawat situs anda dan trus ke rencana ini untuk mengetahui butir-butir sbelum memberi komentar saya.
terima kasih untuk infonya pak.. btw saya suka banget komen soalnya ga tahan aja pengen komen terus bawaaanya,hehe
Respond from other blog
[...] Archives Be Healthy, Be Happy! Berikut adalah tulisan sederhana yang dimasak dengan resep SEHAT, dituangkan dalam piring KEBAHAGIAAN dan disajikan pada menu bernama “Blog”. Selamat menikmati… (Deddy Andaka, BALI, ID) « 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog [...]
Pingback by Kesuksesan sebuah Blog | Andaka.com — br> March 26, 2008 @ 5:47 pm
[...] So if you leave any comments on this blog and provide a link to your page then your page will be credited and have a free backlink. You can leave as many comments as you want but please remember that there are also manners on how to give good comments so it won’t be thought of as spam. Read another article written by my friend, Deddy Andaka, on how to write good comments. [...]
Pingback by You comment, I follow | My World — br> May 27, 2008 @ 9:24 am